GILI KEDIS SEKOTONG BARAT LOMBOK

Musholla di Gili Kedis

Gili Kedis atau dalam bahasa setempat Kedis artinya kecil, memang ukuran Gili atau pulau ini sangatlah kecil diperkirakan ukurannya sekitar 10 are yang saat ini sudah terdapat fasilitas gazebo untuk bersantai, toilet sederhana musholla, ayunan, sand bad dan ada kantin juga di situ, lokasi Gili Kedis terdapat pada gugusan pulau pulau yang ada di perairan kecamatan Sekotong Barat yang berjejer berdekatan dengan Gili Nanggu, Gili Tangkong dan Gili Sudak di sisi selatan tepat di selatan Gili Sudak kira-kira berjarak 300 meter, juga di sisi selatan Gili Kedis dekat dengan daratan pulau Lombok kira-kira 1 km.

Gili Kedis 100% berpasir putih, di sisi selatan terdapat bebatuan cadas dan terdapat rimbunan pepohonan, semak-semak liar di bagian tengah pulau ini tapi saat ini lebih tertata, lokasi ini sangat bagus untuk pengambilan gambar atau berfoto-ria karena bila kita membidikkan kamera ke arah mana saja akan

Terdapat banyak Bintang Laut di pinggir pantai Gili Kedis

panorama yang indah, seperti halnya jika kita bidik-kan ke arah utara nampak Gili Sudak, ke arah timur nampak perbukitan cadas yang hijau jika saat musim hujan dan nampak kering jika sudah masuk musim panas, ke arah selatan nampak daratan Sekotong Barat dengan kontur berbukit-bukit dan nampak beberapa resort hotel dari kejauhan bila kita bidik-kan kamera ke arah barat maka yang akan tampak Gili Penyu dari kejauhan dengan bentuk seperti penyu raksasa sementara Gili Nanggu tidak tampak karena berada di balik Gili Tangkong.

Pemandangan ke arah timur di Gili Kedis

Suasana permukaan air sangat tenang dan tergolong dangkal hingga pada saat air surut sering nampak orang sedang berjalan dari arah Gili Sudak ke daratan Lombok dengan keadaan kaki tercelup hingga se-dengkul, biasanya yang sering melintas di sini karyawan yang bekerja di restoran yang berada di Gili Sudak jika air dalam keadaan surut dan jika tidak mereka akan terlihat menggunakan perahu motor kecil untuk mengambil segala kebutuhan restoran yang di miliki oleh salah seorang sesepuh yang sudah lama berkecimpung di dunia pariwisata yaitu bapak Awan Aswinabawan yang berpostur tinggi dengan mata sipit yang mengindikasikan dari keturunan Tiong Hoa, beliau adalah pemilik A&T Tour and Travel juga sekalian pemilik agen transport Wahana Loka yang berada di jalan Adi Sucipto kecamatan Ampenan berikut kantor terbarunya.

Pulau Gili Kedis nampak seperti jantung simbol Cinta dilihat dari atas

Pulau kecil ini sangat di-idolakan oleh para wisatawan dari negara Itali, Prancis dan Belanda karena setiap kali saya guiding ke lokasi ini selalu orang-orang dari negara tersebut yang sering saya bawa, di se-putaran pulau ini sangat banyak Star Fish atau Bintang Laut yang terdampar di mana-mana, jika para pengunjung yang datang berwisata ke Gili Nanggu sepertinya pulau ini wajib untuk dikunjungi sebagai ekstra destinasi tambahan karena memang sangat sayang untuk dilewatkan sebagai destinasi terakhir jangan lupa harus puas-puas-in berfoto di sini karena sekarang ada dikenakan biaya tiket masuk wisata di pulau ini, kemudian setelah itu Guide akan mengajak anda untuk balik ke daratan menuju pelabuhan Tawun, wisata pantai Cemara atau menuju pelabuhan Lembar.

Gili Kedis di waktu sore

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *