KECAMATAN SEMBALUN LOMBOK TIMUR

Kecamatan Sembalun secara geografis memiliki sisi keunikan tersendiri yang terletak pada ketinggian tidak jauh dari lereng gunung Rinjani pada lembah Sembalun yang dikelilingi bukit bukit cadas yang ditumbuhi semak dan rerumputan dengan ketinggian hingga ribuan meter, daratan Sembalun berada pada elevasi  antara 800 mdpl – 1.100 mdpl yang masuk dalam wilayah kabupaten Lombok timur dengan luas wilayah 217,8 km persegi dan diperkirakan jumlah penduduk sekitar 20.000 jiwa dikutip dari Wikipedia yang berjarak kurang dari 100 km dari kota Mataram jika kita datang dari arah kabupaten Lombok Tengah.

Nampak bukit Pergasingan dari jalan utama

Sebelumnya kecamatan Sembalun masih merupakan bagian dari kecamatan Aikmel kabupaten Lombok Timur tetapi setelah terjadi pemekaran kini Sembalun sudah menjadi Kecamatan yang berbatasan langsung dengan kabupaten Lombok Utara kecamatan Bayan yang dipisahkan oleh aliran sungai yang terbentuk oleh luapan danau air hujan “Segar Anak” pada kawah gunung Rinjani yang membentuk beberapa air terjun yang kini menjadi incaran para traveler.

Rinjani dari dusun Lelongken desa Sajang kec. Sembalun

Pengunjung sebagian besar dari warga kota Mataram atau masyarakat Lombok khususnya dan traveler nusantara pada umumnya diantaranya adalah : air terjun Penimbung, air terjun Mangku Sakti, air terjun Mangku Kodek, air terjun Kuda Sembrani, air terjun Mayung Putek, air terjun Madu, air terjun Umar Maya dan akan menyusul nama-nama baru lagi mengingat hal ini bisa terjadi setelah banyak pengunjung yang datang dan akan segera dibuatkan nama, rentetan air terjun ini berada di desa Sajang dan desa Bilok Petung kecamatan Sembalun.

Kecamatan Sembalun dari atas bukit Pergasingan

Sembalun memiliki kontur tanah yang datar dan di-dindingi oleh bukit-bukit cadas berbatu terjal yang ditumbuhi rumput hijau dan dataran di bawahnya merupakan lahan persawahan yang sangat subur yang pada umumnya ditanami umbi-umbi an seperti kentang, wortel, ubi jalar dan lain-lain. Juga biji-bijian seperti Jagung, buncis, kecipir dan lainnya, sayur mayur tomat dan lainnya sangat subur di lahan ini, terutama lokasi ini pernah dikenal sebagai penghasil bawang putih dan bawang merah hingga pada jalan utama nanti anda bisa melihat monumen bawang putih setinggi 5 meter. Kecamatan Sembalun terdiri dari beberapa desa yang baru-baru ini dimekarkan hingga berjumlah 6 desa yaitu : desa Sembalun Bumbung, desa Sembalun, desa Timbak Gading, desa Sembalun Lawang, desa Sajang dan desa Bilok Petung yang paling utara atau yang berbatasan dengan laut dan datarannya yang ter rendah.

Air terjun Mangku sakti di desa Sajang kec. Sembalun

Selain itu Sembalun memiliki padang savana yang luas hingga berujung pada lereng kaki gunung Rinjani ada sebagian lahan ini dipergunakan sebagai lahan proyek agrobisnis yang nampak mencolok terlihat di desa Sembalun Lawang dengan banyak nya tenda-tenda transparan atau green house yang berjejer hingga mencakup luas ratusan hektar yang di kelola oleh PT. Sampoerna dan kini terakhir orang setempat menyebutnya proyek SKE tanpa mereka tau kepanjangan dari singkatan SKE ( Sembalun Kesuna Emas) “kesuna dalm bahasa Sasak artinya bawang putih.

Gunung Rinjadi dari bukit Selong di Sembalun

Adapun komoditi dari tanaman agro bisnis ini merupakan tanaman unggulan yang tidak biasa tumbuh di lahan pada umumnya diantaranya : tanaman melon, stobery, apel dan umbi akar seperti kentang, wortel dan umbi pohon seperti Terong, tomat, paprika dan lain-lain. Proyek ini didukung dengan sistem pengairan yang diperoleh dari air tanah dengan cara dipompa dengan sistem dukungan sumur bor dan ditempatkan seperti kubangan air tergenang seperti kolam yang sangat nampak mencolok bila kita lihat dari atas Pelawangan pendakian Rinjani via Sembalun.

Medan pendakian menuju puncak bukit Pergasingan

Selain itu Sembalun kini sudah nampak semakin berkembang tahap demi tahap sejak dijadikan pintu masuk pendakian gunung Rinjani yang sudah berdiri cukup lama dan memiliki kantor sebagai tempat me-registrasi dan reservasi setiap pendaki yang ingin melakukan kegiatan trekking ke puncak gunung Rinjani atau berwisata ke danau Segara Anak, sudah banyak hotel-hotel yang dibangun bahkan ada yang berbintang satu “Pesona Rinjani” persis di jalan utama yang lebarnya hanya 3,5 meter dan menghadap ke arah gunung Rinjani.

Tidak jauh dari situ ada Rudy’s yang sedang dalam tahap pengerjaan dan sudah hampir mau selesai, Sembalun Agro villa, Rinjani Garden, Lembah Rinjani, Nauli Bungalow ( sudah lama ) Rinjani Family bahkan yang sudah lama seperti Cemara Siu dan lainnya sangat banyak dan ada juga penginapan yang seharga dibawah 100.000 / malam hampir semua penginapan berlokasi di lembah Sembalun antara Sembalun Lawang dan Sembalun Bumbung yang terpisah secara sporadis. Selain itu sekarang sudah banyak unit ATM yang tersebar antara Sembalun Bumbung dan Sembalun Lawang, sudah ada terlihat ATM BNI di beberapa tempat, ATM Mandiri dan ATM BRI yang lokasinya tidak jauh dari gerbang Rinjani Geopark. 

Hamparan persawahan dari Bukit Selong

Adapun hal-hal lain yang menarik di kecamatan Sembalun selain dari suhu udara yang dingin karena berada pada ketinggian adalah bukit-bukit yang berada di sekitarnya yang mengelilingi lembah kecamatan Sembalun yang saat ini sangat rutin dikunjungi terutama setiap hari libur sekolah oleh para kaum muda Lombok yang suka berpetualang diantaranya ada beberapa akses naik ke bukit-bukit yang mengelilinginya yaitu : bukit Pergasingan, bukit Selong, bukit Nanggi, bukit Anak Dara, bukit Dandaun dan bukit Berugak.

Nampak bukit Selong dan yang puncak itu bukit Anak Dara

Semua bukit-bukit tersebut saat ini menjadi objek lokasi camping ground atau lokasi berkemah dan jika ingin lebih spesial bisa anda organize trip camping di lokasi ini hingga anda tidak perlu repot-repot membawa alat-alat camping semua sudah disediakan anda hanya butuh tenaga untuk naik ke atas bukit hingga 2,5 jam perjalanan mendaki untuk sampai di puncak bukit Pergasingan misalnya dengan ketinggian 1.700 mdpl dan bisa menikmati hening nya malam yang dingin bertemankan bintang-bintang berkedip diatas langit.

Menjelang pagi di atas bukit-bukit ini akan bisa kita lihat eksotisme pemandangan sinar matahari menyinari lembah Sembalun dari atas ketinggian yang nampak rumah-rumah penduduk berkelompok-kelompok dan yang terutama hamparan persawahan sangat terlihat unik berbentuk kotak-kotak bagaikan karpet hijau, kuning dan coklat yang saat ini ramai di-posting di instagram dan Facebook oleh para traveler pecinta alam dari luar daerah Lombok.

Pemukim di Sembalun belum bisa mengimbangi mulusnya konstruksi jalan aspal saat ini

Adapun perkembangan pada akhir tahun 2017 pekerjaan pengaspalan untuk lintas sembalun sudah dilebarkan dengan lebar 6 meter dengan marka jalan yang masih sangat terlihat baru, rambu-rambu lalulintas sangat mendukung pelebaran jalan ini, kualitas pengaspalan sangat berbanding terbalik dengan kondisi pemukim di pinggir jalan sembalun, kualitas pekerasan jalan tak kalah dengan di ibukota kabupaten hanya banyak nampak masjid-masjid berkubah besar yang mampu menandingi kualitas pekerasan jalan ini, sayang pekerasan jalan yang lebar ini untuk sementara hanya bisa sampai di Sembalun Lawang belum sampai ke desa Sajang dan desa Bilok Petung, nampaknya semua jalan di kecamatan Sembalun akan sama rata hanya masih menunggu anggaran APBD untuk bisa dapat melanjutkan-nya.

Bukit Pergasingan dari bukit Selong

Selain itu pintu gerbang menuju Sembalun yaitu Pusuk Pass sedang dalam pengerjaan pengeprasan tebing dengan volume galian yang sangat besar karena pekerjaan ini memaksakan harus menggali tebing yang sangat tinggi, karena di lokasi ini sangat sering terjadi longsor dan sangat sering menutup badan jalan pada saat musim hujan, selain itu juga dengan pekerjaan pengeprasan jalan ini bisa menambah lebar badan jalan dari yang sebelumnya sangat sempit, yang pasti sampai saat ini belum pernah ada bus yang berkapasitas 25 penumpang bisa melintas di lokasi ini, dikarenakan ruas jalan sangat sempit dan tanjakan terlalu curam.

Baru-baru ini terjadi, tadi pagi tanggal 29 Juli 2018, bencana Gempa Bumi di Sembalun yang berkekuatan 6,4 SR berpusat di Lombok Utara yang menelan 2 orang korban di Sembalun salah satunya berkebangsaan Malaysia sementara di tempat lain di kecamatan Sambelia korban berjumlah 10 orang. Di Gunung Rinjadi di danau “Segara Anak” sedang berlangsung evakuasi penyelamatan para pendaki yang diperkirakan berjumlah 300 an orang yang terjebak oleh longsoran tanah karena efek goncangan hingga menimbun jalur pendakian tertutup material longsor.

Lokasi di desa Sembalun Bumbung dusun Jorong

PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 6.4 SR
Tanggal : 29-Jul-2018
Waktu Gempa : 05:47:39 WIB
Lintang : 8.26 LS
Bujur : 116.55 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Sumbawa Region, Indonesia

Keterangan:
28 km BaratLaut LOMBOKTIMUR-NTB
32 km TimurLaut LOMBOKUTARA-NTB
57 km TimurLaut LOMBOKTENGAH-NTB
61 km TimurLaut MATARAM-NTB
1105 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini berpotensi TSUNAMI Di BALIKPAPAN

DATA PARA KORBAN YANG TERPERANGKAP DI DANAU SEGARA ANAK GUNUNG RINJANI.

Progres terkait Gempa di Kec. Sembalun Kab. Lotim sehingga menyebabkan para pengunjung terjebak di Gunung Rinjani.

Fakta-fakta:

A. Pada hari Minggu tanggal 29 Juli 2018 pukul 24.00 wita bertempat di kantor camat Sembalun, telah dilaksanakan rapat koordinasi yang dihadiri oleh:

– Forkompimda Lotim
– Forkompinca Sembalun
– Kadis Pariwisata NTB
– Kadis BPBD NTB
– Basarnas
– Perwakilan Porter

Yang Membahas antara lain:

– Penanganan pasca Gempa

– Rencana Evakuasi para pendaki yang masih berada di posisi KM 10 Pelawangan G.rinjani sekitar 500 orang dan salah satu pendaki yang MD di Pelawangan an. Muhamad Ainul Taksim A,26 tahun, Mahasiswa alamat Makasar.

– Rencana evakuasi start sembalun pukul 08.00 wita.

– Pelibatan team Basarnas, TNI-Polri,Porter dan Team Medis.

B. Pukul 24.05 wita bertempat di Balenta Sembalun Outdoor Desa Sembalun Kec. Sembalun Kab. Lotim telah dilakukan pengecekan di Buku Register pengunjung Gunung Rinjani yang dilakukan petugas TNGR dengan hasil perhitungan total dari petugas TNGR sebanyak 524 orang (WNA 358 orang + WNI 166 orang):

WNA antara lain:

1. Pengunjung asal Negara Malaysia 21 orang
2. Pengunjung asal Negara Prancis 35 orang
3. Pengunjung asal Negara Belanda 23 orang
4.Pengunjung asal Negara Thailand 174 orang
5. Pengunjung asal Negara India 5 orang
6.Pengunjung asal Negara Singapura 5 orang
7. Pengunjung asal Negara Italia 3 orang
8. Pengunjung asal Negara U.K 6 orang
9. Pengunjung asal Negara USA 5 orang
10. Pengunjung asal Negara Spain 5 orang
11. Pengunjung asal Negara Belgia 7 orang
12. Pengunjung asal Negara Swiss 13 orang
13. Pengunjung asal Negara China 7 orang
14. Pengunjung asal Negara Canada 8 orang
15.Pengunjung asal Negara Denmark 4 orang
16. Pengunjung asal Negara Swedia 2 orang
17.Pengunjung asal Negara Australia 2 orang
18. Pengunjung asal Negara Kroasia 1 orang
19.Pengunjung asal Negara Myanmar 1 orang
20.Pengunjung asal Negara Jerman 13 orang
21. Pengunjung asal Negara Austria 5 orang
22. Pengunjung asal Negara Jepang 2 orang Polandia 2 orang
23. Pengunjung asal Negara Bahrain 1 orang
24. Pengunjung asal Negara Pakistan 1 orang

WNI antara lain:

1. Pengunjung asal Jakarta 15 orang
2. Pengunjung asal Malang 2 orang
3. Pengunjung asal Probolinggo 4 orang
4. Pengunjung asal Banyuwangi 1 orang
5. Pengunjung asal Cirebon 1 orang
6. Pengunjung asal Tangerang 2 orang
7. Pengunjung asal Jombang 1 orang
8. Pengunjung asal Cilegon 1 orang
9. Pengunjung asal Gresik 2 orang
10. Pengunjung asal Solo 4 orang
11. Pengunjung asal Aik Beriq 1 orang
12. Pengunjung asal Mataram 2 orang
13. Pengunjung asal Loteng 1 orang
14. Pengunjung asal Lingsar 1 orang
15. Pengunjung asal Janapria 1 orang
16. Pengunjung asal KLU 4 orang
17. Pengunjung asal Lotim 5 orang
18. Pengunjung asal Lombok 12 orang
19. Pengunjung yang tidak mengisi Registrasi sembilan (9) orang

C. Pada hari Senin tgl 30 Juli 2018 akan dilakukan evakuasi dari TNI, Polri, para Relawan terhadap pengunjung yang masih terperangkap di atas Gunung Rinjani, yang terperangkap sekitar 500 orang (di Danau Segara Anak dan Pelawangan). Dikarenakan terjadi Longsor yang menutupi akses jalan untuk turun ke bawa

Adapun tempat pintu masuk menuju Gunung Rinjani adalah:

1. Pintu masuk Desa Senaru Kec. Bayan Kab. Lotim

2. Pintu masuk Desa Sembalun Kec. Sembalun Kab. Lotim

3. Pintu masuk DesaTimba Nuh Desa Tete Batu Kec. Sikur Kab. Lotim

4. Pintu masuk AIK berik Kec. Batu Kliang Utara Kab. Loteng

5. Pintu masuk Desa Loloan Torean Kec. Bayan Kab. Lotim (Jalur tidak resmi)

Catatan:

A. Di Posko bersama telah tergabung pasukan TNI, Polri, TNGR, Tim Kesehatan RS Kota Mataram 4 orang, Blue Island Medical.Klinik 7 orang, RS Unram 3 orang, Dikes Kesehatan Provinsi 3 orang, Relawan-relawan dan besok pada hari Senin akan mendirikan Pos Kesehatan di Pos II.

B. Dari keterangan pengunjung yang sudah turun Gunung Rinjani, di atas terperangkap sekitar 500 orang (di Danau Segara Anak dan Pelawangan). Dikarenakan terjadi Longsor yang menutupi akses jalan untuk turun ke bawah.

C. Terhitung hari Minggu tgl 29 Juli 2018 pendakian Gunung Rinjani ditutup, dan selanjutnya Pada hari Senin tgl 30 Juli 2018 akan dilakukan evakuasi dari TNI, Polri, para Relawan terhadap pengunjung yang masih terperangkap di atas Gunung Rinjani.

Sumber berita dari group WhatsAap APGI Rinjani NTB

6 Replies to “KECAMATAN SEMBALUN LOMBOK TIMUR”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *