SEWA SEPEDA DI GILI TRAWANGAN

Bersepeda di Gili Trawangan sepertinya harus jika hendak tinggal lebih dari satu hari, walaupun sebenarnya menyewa sepeda di Gili Trawangan  dianggap mahal, namun jika dibanding dengan keperluan anda untuk harus mengexplore Gili Trawangan tentu harga sewanya tidak terlalu berarti jika dibandingkan dengan keperluan anda untuk banyak tau tentang banyak hal di Gili Trawangan. Karena dengan sepeda anda bisa mengelilingi pulau Gili Trawangan, pergi ngeluyur ke segala penjuru di Gili Trawangan.

Tempat lokasi penyewaan sepeda di Gili Trawangan

Adapun alasan mengapa menyewa sepeda di Gili Trawanagan harga sewanya sangat mahal : Pertama karena sepeda di Gili Trawangan lebih cepat rusak karena sangat rentan dengan tiupan angin laut yang membawa uap air asin yang mengakibatkan body sepeda cepat keratan, yang kedua karena sewa lahan tempat menaruh sepeda di Gili Trawangan sangat mahal. Harga sewa sepeda tergantung kondisi sepeda, harga sewa sepeda rata-rata dipatok Rp 50.000 / hari dan juga bisa disewa dengan hitungan Rp 15.000 / jam, Rp 30.000 / 3 jam dan Rp 40.000 ( after Sunseat / hingga sore ) dan untuk satu hari Rp 50.000

Harga sewa sepeda pada musim kunjungan akan disewakan lebih mahal lagi hingga Rp 75.000 / hari ini artinya setara dengan kita menyewa sepeda motor perhari bahkan bisa lebih murah jika di kota tapi ini adalah karena pilihan terpaksa dari pada tidak. Terutama pada bulan Juli, Agustus dan September ( musim kunjungan Eropa ) bulan Desember menjelang natal dan tahun baru hingga 5 hari setelah tahun baru harga sewa sepeda di Gili Trawangan sudah di luar nalar tapi mau bagaimana lagi, yah hitung-hitung sekali kapan lah.

Sepeda didominasi seperti bentuk yang ini

Ada bermacam macam jenis sepeda yang disewakan di Gili Trawangan, mulai dari sepeda cewek yang ada keranjang di muka sepeda, ada jenis sepeda MTB, ada sepeda Tandem yang bentuknya panjang yang bisa di goncang oleh pengendara yang di belakang, ada sepeda yang ban depan dan ban belakang besar seperti ukuran ban sepeda motor honda Tiger dan ada juga yang baru-baru ini merambah di Gili Trawangan yaitu sepeda listrik, sepada ini memiliki lampu layaknya sepeda motor dan hampir mirip dengan sepeda motor Matic jenis Mio keluaran pertama tapi yang membedakan ada pedal penggoncang cadangan di kala baterai habis sebelum di charge.

Sepeda ini bisa juga di goncang tapi sedikit lebih berat dibandingkan dengan sepeda biasa pada umumnya tapi jenis sepeda ini tidak disewakan, yang nampak yang banyak menggunakan adalah kalangan orang tua yang sudah lanjut usia dan anak – anak remaja perempuan, selain itu yang paling menonjol adalah kalangan pengusaha karena dituntut cepat dan rutin dalam aktivitas bisnisnya untuk mengecek barang – barang yang datang di pelabuhan, nah yang jarang sepeda untuk anak ada tapi sangat jarang sekali yang sekelas MBX atau sepeda mini .

Dengan tampilan seperti ini anda sudah bisa ditebak berada di Gili Trawangan

Jenis yang paling banyak disewakan di Gili Trawangan adalah jenis sepeda perempuan yang ada keranjang di depan, hampir 80% dan bila anda cowok jangan risih untuk menggunakan jenis sepeda ini karena di Gili Trawangan cowok lebih kelihatan trendy menggunakan jenis sepeda ini karena lebih terkesan sebagai wisatawan, umumnya orang lebih melihat sisi praktisnya karena dengan sepeda yang ada keranjang bisa digunakan untuk menaruh barang bawaan, umumnya para bule – bule menggunakannya sebagai tempat menaruh handuk dan air minum sambil mencari arah pantai tempat bersnorkeling atau tempat berjemur, jadi kalau ada yang merasa tidak maco memakai sepeda yang berkeranjang nyarinya jangan di pulau Gili Trawangan ya.

Selain itu ada sepeda jenis tandem yang kelihatannya keren atau terkesan romantis kalau digunakan bersama pasangan tapi sebenarnya menggunakan sepeda ini harus latihan dulu karena akan sulit bagi yang baru mencobanya, terutama saat menyatukan irama saat mengayuh atau menggoncang pedal yang harus se irama bersamaan, selain itu pengendara yang depan akan merasakan lebih sulit dibandingkan dengan sepeda yang umum digunakan, ada juga sepeda yang baru trendy yaitu: dengan menggunakan sepeda ban besar, jenis ini lebih berat sedikit dengan yang jenis biasa tapi sangat cocok untuk medan berpasir sementara ruas jalan di Gili Trawangan hanya 500 meter saja  yang berpasir itupun di bagian belakang atau sisi utara pulau Gili Trawangan.

Situasi di sisi utara Gili Trawangan memaksa kita untuk menenteng sepeda

Perlu saya ingatkan jangan lupa di tempat penyewaan sepeda anda harus meminta kunci atau gembok sepeda setelah me reservasi, biasanya penyewa mencatat dimana hotel tempat anda tinggal, nomor kamar, kode nomor sepeda, jam mulai menyewa, tanggal menyewa dan tanda tangan karena saat-saat sekarang ini urusan sepeda sering bermasalah  di Gili Trawangan karena jumlah sepeda sudah terlalu banyak, selain didapat dari tempat penyewaan sepeda juga didapat dari fasilitas hotel-hotel (sewa) sehingga sering terjadi  ter tukar dengan yang lainnya.

Ada kalanya dipakai sama orang-orang yang tidak bertanggung jawab setelah selesai ditaruh di tempat yang jauh atau tidak ditaruh ditempat semula, sehingga penyewa akan kaget ketika hendak mengambil sepeda sewaan-nya ternyata tidak ada di tempat mereka parkir, bisa jadi juga sepeda dicuri lalu warna cat-nya diganti, bila hal ini diabaikan maka bersiap-siap untuk berurusan dengan orang di tempat anda menyewa sepeda, bisa jadi mereka akan minta ganti rugi seharga sepeda baru.

Sisi bagian utara Gili Trawangan masih terlihat asri karena tidak ada pengerasan jalan hanya berupa hamparan pasir putih.

Bila ingin mengelilingi Gili Trawangan dengan bersepeda kira-kira membutuhkan waktu 45 menit jika anda bersepeda tanpa berhenti. Panjang keliling Gili Trawangan kira-kira 8 km dengan kondisi jalan 40% sudah dirabat setebal 10 cm yang bagian pesisir timur dari pulau Gili Trawangan karena merupakan bagian yang ter-ramai, jika dilihat dari lokasi sebagian besar akomodasi penginapan hotel, katanya sih rabat jalan yang sudah sebagian dikerjakan dan sudah selesai sekarang ini merupakan pondasi dari rencana badan jalan yang nantinya akan di aspal keliling menurut keterangan seorang mandor saat mengawasi pekerjaan rabat waktu itu.

Ada jalur jalan menuju tengah pulau Gili Trawangan yang sebagian belum ter-struktur secara merata ada yang sudah diberi pekerasan paving blok tapi sudah rusak karena pukulan sepatu kuda atau rusak karena dokar dan Cidomo dan ada yang masih berupa jalan tanah padat, di beberapa tempat ada jalan yang berdebu saat musim panas dan berlumpur saat musim hujan tapi yang jelas di Gili Trawangan kalau banjir paling hitungan setengah jam saja air hujan sudah pada minggat ke laut.

Suasana di tengah pulau Gili Trawangan

Dengan sepeda anda bisa melihat-lihat ke arah tengah Gili Trawangan di sini anda bisa melihat gaya hidup penduduk asli pulau Gili Trawangan tapi sekarang kesan kumuh sudah tergeser karena orang Gili Trawngan sudah pada kaya semua. Juga di tengah-tengah pulau ini masih bisa menemukan resort hotel atau villa dengan konsep arsitektur pulau yang sangat mewah dan ada juga yang berkonsep arsitektur modern, sebagian adalah rumah para bule-bule expert yang bekerja di Gili Trawangan atau bule – bule pemilik usaha diving atau-pun hotel dan restoran, selain itu anda bisa melihat aktivitas pembuatan batako tapi material pasir-nya dibawa dari daratan pulau Lombok karena di 3 Gili ada larangan untuk menambang pasir, juga ada bengkel sepeda, toko-toko grosir, agen air galon, jasa laundry, sebagian masih terdapat ladang dan kebun yang cukup luas, lapangan sepak bola serta pasar tradisional yang tidak jauh dari pelabuhan umum selain itu di tengah tengah pulau Gili Trawangan masih ada beberapa ternak seperti kambing dan sapi digembalakan.

Sisi timur bagian utara pulau Gili Trawangan lebih teduh karena masih banyak terdapat pohon-pohon cemara.

Pada sore hari saya sarankan untuk mengunjungi Sunset area atau bersepeda ke arah Sunset untuk menyaksikan saat-saat matahari terbenam karena setiap sore ada bar khusus yang untuk dikunjungi pas saat matahari terbenam, pengelola restoran akan menjejer meja dan bangku di atas hamparan pasir  putih yang cukup luas nah di sana anda bisa memesan minuman kemudian duduk bersantai sambil mendengar dentuman musik barat karena pengunjung biasanya akan di dominasi oleh pengunjung bule-bule, selain itu untuk bersepeda pada siang hari di Gili Trawangan kurang menyenangkan karena suhu udara sangat panas maklum karena pinggir pantai daerah tropis pastilah begitu, kalau saat siang saya sarankan bersepeda ke arah utara karena masih banyak terdapat pohon cemara yang rindang dan bisa mampir ke tempat penangkaran Penyu lokasinya kira -kira 1,5 km ke arah utara dari pelabuhan.

Di bagian sisi Timur Laut akan memaksa anda untuk berhati-hati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *