PAKET MENDAKI GUNUNG RINJANI VIA SENARU

SEKILAS TENTANG GUNUNG RINJANI

Kalau anda seorang pendaki sejati pasti lah anda akan kenal dengan gunung Rinjani, gunung yang terindah di Indonesia, oleh karena itu jangan sampai ketinggalan, mari kenali lebih dekat. Yuk kunjungi gunung Rinjani, dapatkan pengalaman yang terbaik dan yang terindah dalam pengalaman pendakian anda. Bila hendak mendaki gunung Rinjani bisa anda lakukan melalui beberapa akses pendakian diantaranya akses masuk ; Desa Senaru, Desa Torean, desa Sembalun Lawang, desa Sajang, desa Tetebatu dan desa Aik Berik (Batukliang utara) pada umumnya kebanyakan pendaki melakukan pendakian melalui akses desa Senaru atau desa Sembalun Lawang terutama bagi pendaki yang hanya ingin menaklukkan puncak Rinjani yang ketinggiannya 3.726 m dpl akses yang paling dekat adalah melalui Sembalun Lawang.

Jalur pendakian via Aik Berik kab. Lombok Tengah

Dalam jangka waktu dekat ini pemerintah kabupaten Lombok Tengah ada wacana untuk andil ambil bagian terlibat dalam organize pendakian gunung Rinjani melalui kabupaten Lombok Tengah secara praktis karena sebelumnya memang sudah ada tapi tidak se ribut melalui jalur pendakian Senaru dan Sembalun yang berlokasi secara geografis berada di wilayah kabupaten Lombok Utara ( Senaru ) dan kabupaten Lombok Timur ( Sembalun ) rupanya Kabupaten Lombok Tengah juga tidak ingin menjadi penonton terus-menerus hingga rencana ini akan diusahakan dengan konsep yang inovatif dengan merencanakan pembuatan jalan atau pembukaan jalur baru sehingga para pendaki sedapat mungkin bisa berkendara se-dekat mungkin di mulut kawah Segara Anak karena ini adalah bagian dari alternatif bagi yang secara fisik sudah tidak kuat lagi melakukan pendakian dengan medan seperti jalur Senaru dan jalur Sembalun.

Danau Segara Anak via Pelawangan Aik Berik (sisi selatan kawah) kab. Lombok tengah

Sembalun adalah akses yang paling dekat untuk perjalanan menuju puncak, karena artinya anda akan memulai pendakian dari ketinggian 1.156 m dpl sementara pendakian melalui akses Senaru dimulai dari ketinggian 601 m dpl, gunung Rinjani adalah gunung vulkano yang tertinggi nomer 2 di Indonesia setelah gunung Kerinci di Jambi ( Sumatera ) 3.805 m dpl, gunung Rinjani sudah beberapa kali erupsi dan para ahli gunung berapi beranggapan bahwa gunung Rinjani dulu sebelum meletus ketinggiannya diperkirakan kira – kira 5.000 meter berbentuk kerucut namun setelah dua kali mengalami erupsi besar hingga gunung ini membentuk kawah di tengah bekas letusan nya seperti-halnya menyerupai mangkuk, mengakomodasi air hujan pada kawah nya yang terdapat di tengahnya danau air hujan yang disebut danau ‘Segara Anak’ yang berada pada elevasi ketinggian 2008 m dpl yang mempunyai luapan di bagian utara.

Air terjun Mangku sakti yang airnya berasal dari luapan danau Segara anak

Air luapan dari danau Segara Anak membentuk sungai kecil, airnya berwarna putih hingga orang lokal setempat memberi nama Kali ini dengan sebutan “kokok Putek” dalam bahasa sasak yang artinya Kali putih, dimana aliran air yang berasal dari luapan danau Segara anak ini memunculkan banyak air terjun pada alirannya diantaranya ada beberapa yang sedang populer untuk dikunjungi yaitu : Air terjun Mangku Sakti dan Air terjun Mayung Putek ( rusa putih) dan air terjun Umar Maya. Taman nasional gunung Rinjani mulai dikembangkan menjadi industri pariwisata sejak tahun 1999 dan diikuti dengan terbentuknya lembaga RTMB ( Rinjani Trekking Management Board ) yang melatih dan mendidik seluruh komponen yang terlibat dalam organize pendakian gunung Rinjani.

Garis merah merupakan Rute Perjalanan pendakian via Senaru

Gunung Rinjani pernah meletus untuk yang kesekian kalinya pada tahun 2004, akibat letusan ini tidak ada efek yang diakibatkan hanya dentuman kecil yang terdengar hingga kota Mataram dan berpusat pada kerucut vulkano yang terkurung oleh dinding-dinding kawah yang bertebing tinggi dan yang terakhir kalinya meletus pada tanggal 3 November 2015 selama 2 minggu yang berakibat terganggu nya lalulintas penerbangan terutama pada bandara internasional Ngurah Rai di Bali dan bandara internasional Lombok ( BIL ) karena efek dari hujan abu vulkanik yang ditiupkan ke udara hingga menghalangi jarak pandang untuk penerbangan tapi ironis nya bagi yang tinggal di sekitar lereng gunung Rinjani samasekali tidak mendapatkan efek dari hujan debu hanya mereka yang paling jelas mendengar setiap dentuman saat terjadi erupsi.

Gunung Baru Jari meletupkan abu vulkanik

Dampak meletus nya gunung Rinjani cukup memberikan efek terhadap para pelaku pariwisata yang sangat merasakan dampak dari bencana abu vulkanik erupsi gunung Baru Jari karena banyak tamu-tamu travel agen dan tamu-tamu hotel membatalkan kedatangannya karena penerbangan untuk rute bandara internasional Ngurah Rai Denpasar ( Bali ) dan Bandara internasional Lombok ( BIL ) di tutup untuk sementara waktu, termasuk para pelaku bisnis pendakian gunung Rinjani, yang pasti juga para wisatawan yang sudah terlanjur membayar uang muka untuk penginapan hotel yang berlokasi di Lombok.

Gunung Rinjani dari desa Senaru, terlihat bangunan para organizer pendakian.

Kawasan gunung Rinjani merupakan bagian dari taman nasional yang terdiri dari 40 taman nasional yang berada di nusantara yang meliputi luas kawasan 41.330 ha dan juga tergabung dalam hutan lindung dengan luas 66.000 ha kelestarian hutan dan binatang yang terkandung di dalamnya dilindungi oleh negara, di sekitar lereng gunung Rinjani terdapat 20 desa tradisional yang mengelilinginya, kawah gunung Rinjani terbentuk sangat indah hingga banyak para penikmat gunung datang mengunjungi nya, selain melihat alam yang mempesona para pendaki juga dapat melakukan kegiatan memancing di danau Segara Anak.

Danau Segara Anak saat turun dari arah pintu pendakian Senaru

Ikan-ikan ini dulunya berasal dari benih yang ditabur oleh presiden Republik Indonesia yang kedua yaitu presiden Suharto yang sampai sekarang ini berkembang biak hingga menjadi ukuran-ukuran besar terutama ikan mujair, para pendaki dengan sesuka hati bisa memancing di danau ini tapi menurut keterangan dari para pemancing ikan-ikan yang terdapat di danau ini sedikit berbeda dibanding dengan ikan yang umum didapat di air tawar yang berada di bawah yaitu ikan-ikan ini memiliki kepala sedikit lebih besar mungkin akibat kekurangan asupan makanan hingga ikan-ikan yang terdapat di danau sangatlah lapar sehingga para pemancing sangat mudah untuk mendapatkannya dan yang pasti ikan-ikan ini saat dimasak atau saat dihidangkan sedikit terasa bau belerang.

Danau Segara Anak saat mendekati pos peristirahatan

Danau ini dinamakan danau Segara Anak oleh orang Lombok sudah bisa ditebak dari pemberian nama danau ini bahwa yang memberi nama adalah orang lokal ( orang Lombok ) Pada zaman dulu orang Lombok apabila melihat air yang ter genang luas seperti-halnya saat melihat lautan mereka menyebutnya dengan sebutan “segara” begitu pula halnya dengan danau Segara Anak yang airnya menyerupai lautan kecil orang Lombok menyebutnya segara, bisa jadi orang Lombok saat dulu melihat danau pada kawah gunung Rinjani ini menyerupai anak dari lautan hingga diberi nama anak lautan atau ”Segara Anak.”

Gunung Baru Jari nampak indah dari bawah Pelawangan desa Senaru

Begitu juga halnya dengan kerucut vulkano yang puncaknya ber elevasi 2.351 m dpl yang ada di pinggir danau yang diberi nama Gunung baru jari atau Gunung Baru Jadi karna orang Lombok dulu beranggapan kerucut volkano tersebut adalah gunung yang baru jadi atau baru muncul tanpa mereka tahu bahwa itu adalah efek geologi yang diakibatkan tekanan magma yang mendorong permukaan bumi hingga berbentuk seperti kerucut, tanpa pernah tahu bahwa kawah itu bekas letusan pada masa lampau yang sangat dahsyat, secara umum 20 tahunan yang lalu orang Indonesia pernah mengenal gunung Rinjani lewat gambar pada uang kertas yang bernilai Rp 10.000.

Camping side POS III via Sembalun

Untuk kegiatan pendakian gunung Rinjani sudah terorganisasi dengan baik di bawah naungan RTMB ( Rinjani Trekking Management Board ) dimana organisasi ini memberdayakan penduduk setempat untuk terlibat menikmati anugerah keindahan Taman Nasional Gunung Rinjani yang diberikan Tuhan yang maha Esa bekerja sebagai organizer, pemandu wisata dan porter di sekitar desa Senaru dan Sembalun, mereka ini dilatih ( para porter dan guide ) cara-cara memperlakukan wisatawan selama dalam pendakian gunung Rinjani terutama cara memasak, membuat masakan ala eropa karena pendaki juga sebagian besar adalah ( warga negara asing ) para pelaku wisata pendakian gunung Rinjani dilatih cara-cara tindakan penyelamatan, melestarikan lingkungan dan alam sekitar terutama menjaga kebersihan gunung Rinjani dari sampah terutama sampah plastik. Adapun paket-paket yang kami tawarkan untuk pendakian gunung Rinjani yaitu :

PROGRAM: CRATER RIM SENARU (3H/2M) Rp 1.900.000 / ORANG

Pada hari pertama kedatangan di desa Senaru anda bisa mengunjungi air terjun Tiu Kelep, air terjun terindah di pulau Lombok.

Hari pertama pen-jemputan untuk di bawa ke desa Senaru karena 1 hari sebelum mendaki sangat baik untuk bermalam di desa Senaru untuk persiapan, karena desa Senaru selain start poin juga terdapat 2 lokasi Air Terjun cukup dikenal yaitu : air terjun Sendang Gila dan air terjun Tiu Kelep yang merupakan air terjun yang paling indah di pulau Lombok dan juga lokasi air terjun Sendang Gila yang lebih dekat dari pintu masuk menuju air terjun yang lebih tinggi dari pada air terjun Tiu Kelep, jadi bisa melakukan soft Trekking 1 hari sebelumnya ke lokasi kedua air terjun tersebut.

Suasana memasak di area tepi danau Segara Anak

Pendakian dimulai lusa pagi jam 07:00 am dari desa Senaru 601 m dpl menuju Crater Rim 1 dengan melakukan 7 jam perjalanan mendaki menerobos 70% hutan tropis dan 30% savana, sepanjang perjalanan sudah ada beberapa post tempat per-istirahatan, berhenti di Post 2 pada ketinggian 1.500 m dpl untuk beristirahat memasak untuk makan siang dan minum teh atau kopi sejenak setelahnya sebelum melanjutkan perjalanan menuju Rim 1 atau Pelawangan Senaru, sampai pada sore hari kira-kira jam 06.00 pm para pendaki bisa beristirahat sambil menikmati matahari terbenam di balik gunung Agung yang terdapat di pulau Bali dan dapat melihat siluet kerucut puncak gunung Agung yang sangat indah.

Dari Pelawangan Sembalun turun ke danau Segara Anak

Menginap semalam di Rim Senaru pada posisi ketinggian 2.641 m dpl dan paginya rombongan pendaki bisa menikmati matahari terbit menyinari panorama alam yang begitu menakjubkan dipandang mata serta menikmati kawah yang di-bentengi oleh dinding-dinding tebing kawah danau Segara Anak yang sangat tinggi serta pemandangan kearah kerucut vulkano gunung Baru Jari sudah pasti tanpa komando tangan akan membidikkan kamera ke semua penjuru untuk mengabadikan keindahan-keindahan sekeliling.

Setelah sarapan rombongan akan diajak kembali ke desa Senaru melalui jalan yang sama yang diperkirakan akan sampai kira-kira pada pukul 2 siang di kantor perwakilan di desa Senaru untuk mengambil semua barang titipan back pack anda untuk selanjutnya melanjutkan trip anda ke tujuan berikutnya menuju 3 Gili ( Trawangan, Meno dan Air ) Senggigi, Mataram atau tempat lainnya tapi harus ada kesepakatan harga transport lagi bila tujuan selanjutnya sangat jauh dari lokasi yang sudah  disepakati.

PROGRAM : RIM SENARU, DANAU & RIM SEMBALUN (4H/3M) Rp 2.100.000 / ORANG

Dan Whilley wisatawan asal Inggris

Paket yang ke dua ini sama dengan yang kita lakukan pada paket pertama hanya saat bangun pagi pada hari ke 3 di Rim Senaru atau Pelawangan Senaru setelah sarapan lalu kita lanjutkan perjalanan untuk turun ke danau melalui dinding tebing yang curam, di sini para pendaki dituntut untuk lebih berhati-hati karena ada bagian bagian tempat tertentu yang nampak bahaya saat kita berjalan turun melintasi trek yang sangat sempit dan jurang yang sangat curam dan tinggi namun dari pengelola taman nasional gunung Rinjani sudah membuat relling pengaman dengan besi pada tempat-tempat tertentu untuk berpegangan saat kita melintas, waktu yang kita butuhkan untuk turun ke danau kurang lebih 2,5 – 3 jam tapi di sini tidak ada post peristirahatan seperti yang kita jumpai di trek sebelumnya hingga tiba di danau Segara Anak baru ada post peristirahatan dan  anda berada pada posisi ketinggian 2.008 m dpl.

Nasi Goreng Menu makan siang atau Malam ala camping Rinjani

Guide dan porter segera melakukan persiapan untuk memasak makan siang tapi sebelumnya guide akan mengajak rombongan ke tempat pemandian air panas dulu untuk berendam yang berada di bawah elevasi permukaan danau persis nya di daerah luapan air danau Segara Anak, dari danau ke lokasi air panas hanya ditempuh dengan berjalan kaki kira-kira 15 menit dari post peristirahatan danau, di sini ada 4 kolam yang sudah di petak-petak secara sederhana untuk membedakan level temperatur panas air.

Suasana berendam di Aik Kalak atau Aik Bangkal (bhs. Lombok) Artinya air mendidih

Pada petak-petak air panas juga terdapat aliran pipa untuk mengarahkan air hangat ke masing-masing petak kolam tempat berendam, di sini anda dapat mencelupkan badan atau berendam tapi sebelumnya harus anda tanyakan ke pemandu level-level yang mana yang harus anda dahului, karena harus memulai dari temperatur yang rendah dulu hingga sampai yang paling hangat. Sebaiknya badan dimasukkan ke tempat air yang hangat kemudian setelah beberapa saat anda berpindah ke yang lebih hangat, kemudian ke level cukup panas. Berendam di sini yang akan kita rasakan semua lelah kita terasa hilang seakan mendapatkan energi tenaga layaknya seperti baru mengawali pendakian, kira-kira setelah berendam selama kurang lebih satu jam pemandu akan menyambangi dan mengajak rombongan balik ke danau untuk makan siang. Kira-kira setengah jam setelah makan siang kita lanjutkan perjalanan ke crater rim Sembalun.

Saya sudah tak mampu lagi menekuk kaki dan pasrah di tebing ini, pak Alam guide Rinjani mengambil tas yang saya bawa baru saya bisa jalan lagi.

Dari danau ke Rim Sembalun dibutuhkan waktu kira-kira 3 jam perjalanan untuk sampai di Rim Sembalun pada posisi ketinggian 2.639 m dpl, perjalanan ini diawali dengan perjalanan yang tidak begitu berat sesekali kita menoleh kearah kanan ke arah danau seakan akan ada perasaan kita akan berpisah meninggalkan kenangan dengan sesuatu yang sulit untuk kita lupakan karena saat berjalan meninggalkan danau sedikit demi sedikit danau Segara Anak menghilang dari pandangan arah belakang kita.

Kemudian setelah 1 jam perjalanan kita akan merasakan medan semakin berat sambil berjalan sesekali kita tanyakan ke pemandu arah yang akan kita tuju seakan terasa mustahil melalui tebing yang begitu curam tegak bagai dinding dari kejauhan cadas dan panas, ketika matahari condong ke arah barat, ternyata rute yang tadinya dari kejauhan seperti dinding tebing vertikal ternyata masih ada jalan selebar 1,5 meter di atas tebing dan bila melihat ke arah bawah wow…!!! tebing yang sangat curam dan dalam, saya sarankan waspada dan ber-konsentrasi saja, di sini bukan tempat bergurau, semakin dekat ke tempat tujuan medan sedikit berubah yang tadinya pijakan kita tanah cadas kali ini agak berpasir yang membuat sedikit lebih berat saat berpijak.

Porter yang siap dan selalu sedia untuk anda

Setelah sampai di tempat tujuan Rim Sembalun di sini kita bermalam untuk yang kedua kalinya, dalam perjalanan ini biasanya porter terlebih dahulu sampai karena mereka harus segera memasang tenda kemah dan segera menyiapkan masakan malam, yang pasti perjalanan hari ke dua ini sangat melelahkan terutama saat melewati dinding tebing yang sangat curam tadi, otot kaki sungguh sudah terasa lemas dan sesekali waktu terdengar erangan dari peserta lain yang tidak terbiasa melakukan trekking, terkadang juga ada di antara pendaki yang kakinya keram termasuk saya saat itu juga mengalami keram kaki dan peserta yang mengerang tadi itu juga saya, heheheheee…!!! jadi malu deh.

Gunung Baru Jari tak tampak dari Rim Sembalun

Rim Sembalun tidak seindah rim Senaru karena di sini yang nampak danau Segara anak hanya kelihatan setengah saja dan kerucut volkano gunung Baru Jari tidak kelihatan samasekali, setelah makan malam selesai akan sangat indah jika ada bulan purnama dan angin tidak bertiup kencang kemudian setelah bangun pagi guide dan porter sudah terlebih dahulu bangun untuk menyiapkan sarapan pagi termasuk menyiapkan teh hangat, disarankan bangun pagi supaya bisa menyaksikan fajar pagi dan matahari terbit dari arah timur.

Pos peristirahatan di Sembalun hampir tak ada pohon di tengah savana

Kira-kira jam 7 pagi kita lanjutkan perjalanan turun menuju desa Sembalun dengan menyusuri savana hampir tidak ada pepohonan dan trik matahari akan sangat menyengat tapi kita tidak menyadari itu karena savana yang luas yang terbentuk indah oleh punggung bukit kaki gunung Rinjani, di sini ada terdapat banyak post-post pemberhentian untuk beristirahat yang mirip menyerupai post siskamling yang sudah disediakan oleh pengelola taman nasional gunung Rinjani yang diperuntukkan sebagai tempat beristirahatnya para pendaki termasuk tujuan untuk beristirahat memasak makan siang, biasanya pendaki tiba di desa Sembalun ditarget kira – kira jam 2 sore sudah sampai di Sembalun Lawang desa Bawak Nao di pinggir jalan karena desa Bawak Nao merupakan akses keluar yang lebih dekat menuju jalan aspal ketimbang berjalan menuju gerbang masuk pendakian Sembalun dan disini sudah ada mobil penjemputan yang di belakang tanpa atap hanya sekedar untuk menjemput rombongan untuk balik ke desa Senaru dengan berkendara kira-kira 30 menit untuk mengambil barang-barang titipan dan membersihkan badan lalu ketempat tujuan terakhir yaitu transport ke Senggigi atau ke 3 Gili, jika ada tujuan lain seperti-halnya ke Kuta Lombok, Lembar atau Bandara akan dikenakan biaya tambahan.

PROGRAM: CRATER RIM, DANAU & PUNCAK  (5H/4M) Rp 2.250.000 / ORANG

Paket ke tiga ini sama persis dengan paket yang kedua hanya ada sedikit perbedaan saat tiba di Rim Sembalun atau pelawangan Sembalun pendaki akan diajak bangun pagi sekitar jam 3 malam untuk menuju puncak dengan berjalan kaki tengah malam dengan menggunakan lampu senter sebagai alat penerangan yang sebelumnya sudah disiapkan dari sebelum memulai pendakian yang pasti terlebih dahulu para porter menyiapkan teh hangat dan biskuit sebelum berjalan tengah malam, perjalanan ini diperkirakan para pendaki akan tiba di puncak sekitar jam 6 pagi agar bisa melihat dan menikmati matahari terbit dari puncak pada ketinggian 3.726 m dpl kira-kira pendaki akan berada di puncak hanya sekitar 15 menit saja dan di puncak sudah ada tersedia plat berwarna merah yang bertuliskan angka ketinggian puncak gunung Rinjani 3.726 m dpl.

Pendaki dari Inggris dan Saya

Perjalanan naik menuju puncak dari pelawangan Sembalun diperkirakan menghabiskan waktu 3 jam dan untuk turun yang pasti lebih cepat karena medannya berpasir jadi saat mendaki ketika pendaki memijakkan kaki di pasir telapak kaki akan terseret 1/4 pijakan ke bawah dan akan membuat pendakian menjadi lebih lama dan akan beda ketika perjalanan turun dengan medan berpasir akan lebih cepat, jadi untuk perjalanan turun dari puncak Rinjani ke rim 2 atau Pelawanagan Sembalun akan menghabiskan waktu kira-kira 2 jam.

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menuju Sembalun Lawang tapi sebelumnya sarapan dulu di Rim Sembalun baru turun untuk menemui peserta yang tidak ikut ke puncak yang sudah menunggu menemani porter memasak pada jalur yang sudah jelas terlihat bekas pijakan para pendaki pada titik yang tidak pasti sesuai kesepakatan di mana harus berhenti untuk beristirahat memasak untuk makan siang dan setelah santap siang perjalanan dilanjutkan menuju Sembalun Bawak Nao disaat ini kita akan melintasi savana yang sangat luas dengan pemandangan pundak-pundak kaki gunung Rinjani dan hampir tidak ada pepohonan hingga membuat perjalanan ini sedikit menantang terik matahari.

Tapi bagus juga untuk berfoto-foto sepanjang jalan kenangan, dari lereng rute Sembalun akan nampak jelas sebuah danau buatan untuk pengairan proyek agrobisnis milik PT. Sampurna yang diperoleh dengan menaikkan air menggunakan sumur bor. Di desa Bawak Nao rombongan sudah ditunggu oleh mobil jemputan yang menyerupai mobil bak terbuka karena pendaki saat itu dalam keadaan kotor banyak debu dan berkeringat, dari Bawak Nao rombongan akan dibawa ke Senaru dengan berkendara kira-kira 30 menit akan tiba di Senaru untuk mengambil barang-barang titipan di kantor sambil membersihkan badan sebelum penghantaran dengan mobil yang lebih nyaman dan ber AC ke tempat tujuan berikutnya yaitu ke Senggigi, Mataram atau ke Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air ( free ) kalau ada tujuan lain seperti Kuta Lombok atau Bandara tentu harus ada kesepakatan harga paket sebelumnya.

( MINIMAL 2 ORANG UNTUK PAKET INI )

ADAPUN MENU MASAKAN SELAMA PENDAKIAN YAITU :

  • SARAPAN ; pancake, Martabak tepung, Pisang goreng dan fruit salad
  • MAKAN SIANG ; Mie rebus dengan sayuran, Ayam, Kentang goreng, Ayam goreng dan nasi putih
  • MAKAN MALAM ; Nasi goreng spesial, Telur dadar, Ayam goreng dan nasi putih
  • MINUMAN ; Air mineral kemasan botol, Teh, Kopi, jeruk panas, Susu kaleng ( pilihan sehabis makan )

HARGA PAKET SUDAH TERMASUK :

  1. TRANSPORT : Pen-jemputan dari semua tempat di pulau Lombok dan transport hantar balik di semua tempat dipulau Lombok.
  2. MAKAN: Sarapan pagi, Makan siang dan makan malam ( setiap saat minum kopi atau teh kami juga menghidangkan makanan sekelas biskuit atau roti )
  3. MINUM : Air minum sangat utama selama pendakian, saat memulai pendakian kami menyediakan air minum kemasan 1 botol 1,5 lt namun setelah habis air minum kita peroleh dari sumber mata air karena untuk suplai air tidak mungkin membawanya dari awal pendakian.
  4. TENDA : Untuk satu tenda untuk 2 orang ( perlengkapan ini dibawa oleh porter )
  5. SLEEPING BAG : Sangat penting saat tidur di gunung karena cuaca sangat dingin.
  6. PORTER : Porter sangat berperan penting dalam pendakian, untuk 2 orang pendaki akan dibantu 1 orang porter dan sudah merangkap guide.
  7. TIKET MASUK : Setiap pendaki diwajibkan membayar tiket masuk demi kepentingan administrasi dan registrasi.
  8. PENGINAPAN DI SENARU : Sebelum melakukan pendakian peserta harus mempersiapkan diri di desa Senaru 1 hari sebelumnya untuk mempersiapkan segala sesuatu termasuk bertemu dengan Master trek agar bisa melakukan komunikasi dan tanya jawab mengenai medan pendakian di gunung Rinjani.

HARGA PAKET PRIVATE

Program 2H/1M ( Tanpa menginap )

2 – 4 orang Rp 1.500.000 / orang

5 orang ke atas Rp 1.300.000 / orang

Program ( 3 HARI / 2 MALAM )

2 – 4 orang Rp 2.500.000 / orang

5 orang ke atas Rp 2.200.000 / orang

Program ( 4 HARI / 3 MALAM )

2 – 4 orang Rp 3.100.000 / orang

5 orang ke atas Rp 2.900.000 / orang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *