Pesona Keindahan Wisata Pulau Gili Kondo Dan Pasir Putihnya

gili di lombok timur

English

Gili Kondo pulau di kabupaten Lombok Timur di selat alas. Kali ini kita akan mengunjungi Gili Kondo dan pasir putihnya yang indah, yah dilihat dari nama Kondo mirip-mirip seperti ejaan bahasa Jepang ya ?

Tentang nama Kondo ini coba coba saja nanti kita tanya orang setempat mungkin ada yang tau asal atau alasan hingga pulau ini diberi nama Kondo.

Lokasi pulau ini terletak di Timur Laut pulau Lombok atau sebelah utara pelabuhan Kayangan penyeberangan Ferry ke pulau Sumbawa.

Jarak dari kota Mataram jika berkendara kira-kira 87 km melalui jalan utama atau jalan provinsi, kendala untuk saat ini ruas jalan sedikit macet karena volume kendaraan saat ini di Lombok sepertinya semakin bertambah.

Tapi kemacetan sering terjadi hingga di kecamatan Aikmel Lombok Timur setelah itu arus kendaraan bisa sedikit longgar dan sekitar Labuhan Kayangan ke arah utara bisa dibilang sepi.

Pohon Purba Lian Langka tak jauh dari pantai Pidana

Ada jalur alternatif, melalui kecamatan Batukliang Utara tapi ini saya tidak rekomendasi kan karena tidak umum dilintasi dan banyak persimpangan yang sedikit membingungkan.

Tapi bagi yang sering berkendara di pulau Lombok sepertinya tidak ada Masalah. jika masalah jalan ini kita sudah paham mari kita langsung saja bicara ke objek wisata Gili Kondo menuju pelabuhan yang terletak di kecamatan Sambelia.

Dari pertigaan ke kanan menuju dermaga pelabuhan Ferry tapi kita lolos saja sedikit menikung ke kiri menuju kecamatan Sambelia melintasi kecamatan Pringgabaya.

Lihat Paket Tour: TOUR HARIAN SNORKELING GILI KONDO kode: TH02

Sebelum tiba di pelabuhan penyeberangan ke Gili Kondo kita mampir sejenak ke objek wisata pohon Purba kira-kira 7 km sebelum pelabuhan penyeberangan ke Gili Kondo.

Objek wisata ini diberi nama POHON PURBA LIAN LANGKA tentang hal ini nanti kita bicarakan secara spesifik di blog lainnya. Kira-kira 15 – 30 menit kita lanjutkan perjalanan menuju pelabuhan penyeberangan.

Berangkat dari pelabuhan Pasir Putih menuju Gili Kondo

Kita lanjutkan perjalanan ke arah utara 7 km ke arah utara nanti di pinggir jalan ada tulisan penyeberangan ke Gili Kondo dengan diberikan pengarah anak panah 200 m belok kanan.

Melalui jalan tanah, tapi sebelumnya kita lihat bangunan pembangkit listrik tenaga uap dengan cat warna biru dan sedikit warna merah

Setelah tiba di pelabuhan sudah disiapkan tempat parkir oleh pengelola untuk parkir mobil dengan atap seng dan untuk motor di bawah pohon rindang.

Biaya parkir motor Rp 3,000 dan untuk mobil Rp 10.000 untuk musim ramai atau musim liburan suasana tempat parkir sedikit berjubel sering terjadi calon penumpang yang akan menyeberang.

Harus menunggu dulu Boat yang balik dari Gili Kondo atau Gili lainnya karena di sini ada tujuan lain, di sekitar pulau atau Gili Kondo ada 3 pulau lainnya lagi yaitu Gili Bidara, Gili Kapal, Gili Petagan.

pengunjung
Menikmati perjalanan menuju Gili Kondo dengan saat cuaca cerah dan air laut tidak berombak

Untuk berkunjung hanya satu Gili saja seperti Gili Kondo, biaya charter antar jemput akan dikenakan biaya Rp 260.000 maximal penumpang 10 orang.

Jika ingin mengunjungi 4 Gili biaya carter Boat Rp 460.000 melalui pelabuhan pantai Pasir Putih. Di lokasi ini juga ada pos Angkatan Laut, juga terlihat ada kegiatan tempat pendaratan aspal panas dengan menggunakan kapal tongkang.

Tampak di atasnya terlihat ekskavator sedang memasukkan material aspal panas ke atas truk karena jalan utama tadi saat kita melintas ada pengerjaan penebalan permukaan jalan aspal.

Di lokasi pelabuhan terdapat loket tiket penyeberangan sangat sederhana sekali, jadi ingat saat Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air waktu baru berkembang, loket tiket masih pakai pagar bedek dan dilengkapi pengeras suara begitu juga di pelabuhan penyeberangan ini.

Bedanya di pelabuhan Pasir Putih ini terdapat banyak pohon tempat berteduh dan ada beberapa gazebo di pinggir pantai untuk ruang tunggu, juga banyak yang berjualan makanan ala piknik, disisi lain ada gazebo juga tapi milik pedagang untuk tempat menyajikan pelanggan yang berbelanja.

wisatawan Lokal
Resiko saat datang terlambat ke pulau ini semua gazebo sudah ditempati pengunjung lain

Sebelum menyeberang ke Gili Kondo pastikan anda sudah membeli air minum karena di lokasi atau di pulau Gili Kondo yang berjualan hanya cuma ada satu warung saja yang pasti bisa jadi lebih mahal.

Eh tapi saya beli air botol 1,5 ml di pelabuhan ini lumayan mahal juga Rp 8,000 padahal di rumah cuma Rp 4,000 saja waduh apalagi kalau beli air di pulau Gili Kondo pasti lebih mahal lagi.

Cukup beli air saja, jadi berhitung kalau mau beli-beli yang lainnya lagi untung saja tadi teman-teman ada yang beli kue-kue dan air minum mineral juga minuman bersoda di Mataram.

Setelah dipanggil dari pengeras suara pemberangkatan kami dengan menyebut salah satu nama teman yang membeli tiket akhirnya kita berangkat, buka sandal berjalan kaki ke pantai yang tidak berombak juga berpasir putih ini, naik boat lewat tangga perahu dan berangkat.

Gili Kondo
Sambutan selamat datang di dermaga Gili Kondo

Boat yang kami tumpangi melaju ke arah timur menuju Gili Kondo dan Tampak juga daratan pulau Sumbawa terlihat samar-samar berwarna coklat tandus karena posisi objek wisata ini berada di selat Alas.

Penyeberangan ini hanya 10 menit saja kita akan sampai di Gili Kondo, setelah pertengahan jalan barulah sedikit Tampak lebih jelas pulau ini, sangat terlihat jelas perahu-perahu parkir di sebelah kiri pulau berarti pelabuhan Gili Kondo berada di bagian sisi utara pulau.

Semakin dekat ke arah pelabuhan terlihat warna air belang belang hijau dan biru sangat jernih, di daratannya terdapat bangunan-bangunan sederhana berkonstruksi kayu, terdapat beberapa pohon dan di bagian sisi lain Tampak padang rumput.

Setelah tiba menginjakkan kaki di pulau ini kita akan disambut oleh tulisan SELAMAT DATANG di GILI KONDO silakan bersantai menikmati pulau ini.

Terdapat ada beberapa gazebo berjejer tapi jika musim kunjungan lagi ramai mohon besarkan hati, cukup duduk di bawah rindang nya pepohonan.

pantai
Mengintip gunung Rinjani (3.726 ) di daratan pulau Lombok dari Gili Kondo

Pulau ini sangat belum tertata maksimal jika ada investor yang bersedia mengelola pulau ini atau pemerintah daerah menganggarkan untuk pengembangan pariwisata ini pasti akan tambah cantik sekali lokasi ini.

karena seperti ini saja sudah luar biasa indahnya, sebelumnya tempat ini pernah dikelola oleh “Perama Tour” di mana lokasi ini pernah dijadikan tempat konservasi pelestarian terumbu karang.

Karena dari setiap kapal Perama Tour yang bertujuan ke pulau Komodo membuat program untuk tamu-tamu wisatawan nya untuk berdonasi replentasi terumbu karang sehingga sebelumnya pulau ini disebut atau punya nama lain yaitu “Perama Resort”

Hingga pada akhirnya berselisih dengan penduduk sekitar dan akhirnya pulau ini dikelola oleh pemerintah kecamatan setempat.

Di pulau ini sudah ada beberapa fasilitas untuk pengunjung di antaranya yang sudah disebut tadi yaitu ada gazebo, ada Musholla yang terbuat dari kayu, ada tempat menunggu sementara Boat datang menjemput, ada juga tanaman pohon Kurma.

Dulu pernah berbuah sih kata teman yang pernah ke lokasi ini sebelumnya tapi buahnya kecil-kecil katanya juga pohon kurma ini batangnya baru setinggi dengkul  sementara daunnya menyebar kayak bulu landak.

pantai
Pesisir pantai nampak masih alami tempat kesukaan para penyu datang untuk bertelur

Pulau ini sangat ramah bagi kedatangan penyu karena lokasi ini sangat sepi jika malam, sangat tidak menutup kemungkinan penyu akan datang untuk bertelur di sini.

Untuk itu pemerintah sangat melindungi lokasi ini dari pengambilan penyu atau mencuri penyu di lokasi ini karena tidak ada alasan untuk pembenaran untuk mengexploitasi penyu karena sudah terancam punah.

Oleh karena itu sangat dilindungi oleh undang-undang tahun 1990, melarang setiap perdagangan penyu hidup atau mati termasuk bagian-bagiannya, bahkan jika melihat penyu bertelur harus dilaporkan BKSDA NTB (0370) 627851

Ada 6 jenis penyu yang berada di perairan Indonesia di antaranya: Penyu Belimbing, Penyu Tempayan, Penyu Hijau, Penyu Pipih, Penyu Sisik dan Penyu Lekang.

tampak pulau Bidara
Pelabuhan Gili Kondo di bagian sisi utara pulau

Jika kita jalan kelilingi pulau ini lumayan bisa habiskan waktu 30 menit kata Boatman yang saya tanya saat menancapkan jangkar, di pantai banyak orang-orang yang bersenorkeling.

Tadi di pelabuhan Pasir Putih ada saya lihat tempat penyewaan alat-alat snorkeling, anak-anak kecil juga banyak mandi di pinggir pantai karena tidak berombak.

Berombak tapi kecil saja tidak ada pasir yang berwarna hitam pulau di seberangnya Gili Bidara, terlihat ada bangunan rekonstruksi kayu tapi malah di sana tampak ada atap gentengnya.

Eh, ya di pulau ini juga gazebonya ada yang beratapkan genteng dua unit yang lain beratapkan ilalang tapi sudah terlihat rusak, di sisi lain saya dekati ibu yang lagi berwudu dengan botol gelas Aqua, bu kalau yang lain berwudu pakai apa itu  mungkin ada tempatnya ?

Ibu itu menjawab mereka berwudu dengan air laut dan kalau mau membilasnya bisa pakai air gelas seperti ini juga sambil menunjuk botol kemasan gelas, oh sepertinya tadi ibu ini berwudu dengan air laut juga sebelumnya, hanya untuk bagian muka dibilas dengan air minum.

Musholla
Musholla di Gili Kondo hanya 30 meter dari pesisir pantai

Musholla ini terlihat baru dibuat juga dengan konsep rumah panggung terbuka dengan beratapkan ilalang yang masih terlihat baru juga dan Musholla ini diberi nama AL-MUKHLISIN yang artinya saya tidak tahu. 😆 😆 😆

Mesti buka kamus bahasa Arab dulu. Cukup dulu cerita kita sampai di sini sekarang harus tunggu jemputan perahu yang sama katanya nanti jam 4 sore pak Adi (boatman) akan menjemput kita.

Tapi setelah jam 4 lebih sedikit belum juga ada Boat pak Adi yang terlihat, akhirnya kita telpon pak Adi lewat nomor telepon yang ada di tiket.

Eh, ternyata yang jemput itu Boat RIZKY pantesan dari tadi Boatmannya angkat tangan ke arah kami.

Ya sudah sepertinya kali ini kami harus segera balik ke pinggir karena di lokasi ini tidak ada rumah makan apa lagi restoran jadi sudah lapar dari tadi kami cuma makan roti, kue kering dan nanas.

daratan Sumbawa
Daratan pulau Sumbawa dari Gili Kondo
Rinjani
Daratan pulau Lombok dari Gili Kondo
pulau wisata
Letak Gili Kondo terhadap pulau sekitarnya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Berlayar Ke Pulau Komodo dari Pelabuhan Ferry Kayangan Lombok Timur

English

Lombok – Sumbawa – Komodo – Flores

(Berangkat: Senin, Rabu. Kamis dan Sabtu)

Trip ini dioperasikan oleh beberapa perusahaan yang tentunya terdaftar dan berizin untuk mengoperasikan trip berlayar ke pulau Komodo 4H/ 3M dan selesai atau finis di Labuan Bajo (Flores) pada sore atau malam hari. Semua peserta selanjutnya dipersilahkan mengemas barang bawaan menuju hotel atau penginapan.

Kami sebagai agen perjalanan wisata siap menerima atau melayani informasi dan reservasi trip ini berdasarkan  jadwal keberangkatan dan mengatur lokasi meeting point sesuai perusahaan yang mengoperasikan saat itu.

Harga Paket:

DECK Rp 3.600.000 

CABIN Rp 4.200.000 

DETAIL TRIPS

  • Hari Pertama: Meeting Point – Pelabuhan Kayangan – Pulau Kenawa
  • Hari Kedua: Mengunjungi Hiu Paus di Teluk Saleh
  • Hari Ketiga: Berkunjung ke Taman Nasional Pulau Komodo – Berjemur atau Snorkeling di Pantai Pink Pulau Komodo – Hiking Ke Puncak Pulau Padar
  • Hari Keempat: Pulau Manjarite – Pulau Kelor – Labuan Bajo (Finish)

 

HARGA SUDAH TERMASUK:

  • Makan 3 x Sehari di Kapal
  • Tersedia Kopi dan Teh tak terbatas
  • Entrance Fee
  • Ranger Fee
  • Guide Berbahasa Inggris
  • Pen jemputan dari, Mataram, Senggigi & Bangsal
  • Free Tiket Publik Boat dari Ketiga Gili ATM

Pesan:

  • Silahkan Hubungi kami dan mintalah brosur perusahaan yang ter jadwal menjalankan trip
  • Bayarlah deposit 50% agar reservasi anda menjadi prioritas, karena jika boat penuh yang kami tolak adalah yang belum melakukan deposit
Hiu Paus
Salah satu tempat yang akan kita kunjungi Hiu paus di teluk Saleh di Sumbawa. Suatu waktu bisa muncul dan bisa berenang bersamanya.

ILUSTRASI TRIP  BERLAYAR KE PULAU KOMODO 10 – 20 TAHUN YANG LALU 

Berlayar ke pulau Komodo, trip pulau Komodo  ini sudah kami kemas 4 x pemberangkatan dalam waktu seminggu “Senin, Rabu, Kamis & Sabtu” dengan menggunakan kapal motor kayu yang sederhana berkapasitas 25 – 30 penumpang dan 4 orang awak kapal. Tour Berlayar ke pulau Komodo ini menyusuri pantai utara pulau Lombok, Sumbawa dan mengitari pulau-pulau kecil di perairan pulau Komodo, hingga Trip ini berakhir di Flores barat (Labuan Bajo).

Dengan menyuguhkan berbagai macam aktivitas selama dalam perjalanan seperti: Bersenorkeling, Memancing, hiking, exploring dan berkunjung di berbagai tempat objek wisata. Segera saja Anda booking tripnya.

HARI PERTAMA TRIP PULAU KOMODO

berlayar ke pulau Komodo
Salah satu contoh Boat trip yang kami gunakan dalam Boat trip ke pulau Komodo start dari Lombok

Trip pulau Komodo diawali dengan Check in jam 09:00 am di tempat yang sudah di tentukan di “DIKKY Cafe” atau di “Lombok Cafe” yang tidak jauh dari dermaga pelabuhan Bangsal, kecamatan Pemenang, kabupaten Lombok Utara.

Sambil menunggu waktu pemberangkatan jam 11:30 am peserta bisa memesan sarapan di restoran tempat lokasi check in (bayar). Sambil memesan makanan dan minuman ekstra untuk kebutuhan dalam perjalanan berperahu (4 hari / 3 malam)

Dalam tour Berlayar ke pulau Komodo ini harga sudah termasuk: Makan Makan 3 X sehari, minuman air botol mineral 1.500 ml sudah disiapkan 6 botol selama dalam perjalanan untuk jatah 1 orang peserta.

Sebagian besar yang ikut dalam trip pulau Komodo ini biasanya terdiri dari wisatawan mancanegara yang budget Back packer.

Umumnya trip pulau Komodo ini ditawarkan oleh jasa wisata yang berada di konter-konter ticketing (tour dan travel) di 3 Gili yaitu: Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Termasuk area Senggigi dan kawasan Kuta Lombok bahkan di sebagian front Office hotel.

Terutama bungalo juga ada yang menjual paket Trip ini untuk itu sangat memungkinkan trip ini sangat cepat terjual dan kapasitas penumpang akan cepat penuh, untuk itu saya sarankan untuk booking 1 bulan sebelumnya karena sangat sering terjadi full booking untuk trip Berlayar ke pulau Komodo ini.

Lombok Cafe
Lokasi check in di pelabuhan Bangsal kec. Pemenang

Para peserta yang berada di sekitar kawasan Senggigi akan dijemput oleh mobil Shuttle (free) kemudian yang berangkat dari Kuta Lombok satu hari sebelumnya harus pindah hotel di kawasan Senggigi.

Bisa juga berangkat jam 07:00 am dari Kuta Lombok menuju pelabuhan Bangsal tapi biaya transport tanggung sendiri, sementara yang berangkat dari 3 Gili akan diberikan tiket publik Boat (free) untuk penyeberangan ke pelabuhan Bangsal.

Publik boat akan diberangkatkan setelah penuh sekitar jam 08.00 am, kira-kira sampai di pelabuhan Bangsal sekitar kurang dari jam 09:00 am lalu menuju tempat lokasi check in yang sudah ditentukan di sebuah restoran (Lombok Cafe atau DIKKY Cafe).

Nanti ada pengurus dari Trip ini yang jemput di pelabuhan Bangsal untuk mengarahkan check in di cafe tersebut, sambil menunggu waktu perahu diberangkatkan jam 11:30 am disinilah kesempatan peserta untuk memesan kebutuhan ekstra selama perjalanan Trip berperahu ke pulau Komodo dan finish di Labuan Bajo (Flores)

berlayar ke pulau Komodo
Para peserta Boat trip berlayar ke pulau Komodo

Tepat jam 11.30 am rombongan akan diajak menuju dermaga di pelabuhan Bangsal untuk memasukkan tas atau bagasi (barang bawaan) ke dalam ruang kapal yang terletak di bagian bawah atau di bagian perut kapal.

Kemudian berangkat Berlayar ke pulau Komodo sambil menikmati pemandangan pesisir pantai utara pulau Lombok, sambil menunggu para awak kapal memasak untuk sajian makan siang.

Pemberhentian pelayaran dimulai saat sampai di sebuah pulau Sugian yang masuk ke dalam wilayah kabupaten Lombok Timur, Di sini bisa melakukan aktivitas Snorkeling atau sekedar loncat untuk berenang.

berlayar ke pulau Komodo

Peralatan Snorkeling sudah disiapkan di atas perahu tapi tidak ada Fin atau kaki-katak, karena ukuran kaki harus pasti, lain halnya dengan ukuran Mask atau google bisa sama semua hanya tinggal mengencangkan atau mengendurkan tali yang diikatkan di kepala, untuk menyesuaikan ukuran kepala.

Kemudian naik ke atas perahu untuk menikmati matahari terbenam dan awak kapal sudah mulai sibuk untuk menyiapkan masakan malam, sambil menjalankan mesin kapal kita menikmati santap malam.

Sehabis makan sambil Mengobrol dengan rombongan lainnya mesin kapal tetap hidup sambil berjalan hingga rombongan memutuskan untuk tidur ke tempat masing-masing.

HARI KEDUA TRIP PULAU KOMODO

Pulau Medang
Dermaga Boat kayu di pulau Medang

Setelah bangun pagi sekitar jam 6 pagi rombongan sudah tiba di pulau Medang utara pulau Sumbawa, yang masuk dalam wilayah kecamatan Labuhan Badas kab. Sumbawa Besar.

“Di-sinilah sebagian besar kapten dan awak kapal perahu bermukim yang merupakan suku pendatang dari daratan Sulawesi yang terkenal dengan kemampuan maritim nya.

Mereka bermukim sudah berpuluh tahun di pulau Medang ini. Di tempat ini terdapat 2 suku maritim yang bermukim yaitu: suku Bajo dan suku Bugis (pelaut dari daratan Sulawesi selatan)

Sanggalo
Air terjun Senggalo hanya berjalan 5 menit dari Boat bersandar di pinggir pantai Moyo

Sepertinya sesuatu yang sudah ter rencana para awak kapal ini terlihat mengambil kebutuhan yang lain, saat itu kami lihat para awak menaikkan dan menurunkan sesuatu ke dalam kapal lagi.

Seperti halnya bahan bakar untuk persiapan selama berlayar (4H/3M) dan menurunkan barang-barang belanjaan untuk kebutuhan di pulau. Kemungkinan sang istri dari nakhoda kapal memesannya.

Karena yang pasti kehidupan di pulau sangat terbatas untuk mencari kebutuhan rumah tangga, sehabis sarapan dengan menu Pancake dan segelas teh atau kopi hangat yang sudah disiapkan selalu sedia sepanjang hari perjalanan.

Kira-kira jam 10.00 am diperkirakan rombongan harus tiba di pulau Moyo di sini peserta akan diajak turun berjalan di tengah hutan menuju air terjun yang sangat indah di dalam hutan tersebut.

berlayar ke pulau Komodo
Tidur di dek dengan kasur berjejer

Hanya berjalan kira-kira 10 menit rombongan sudah bisa menjumpai air terjun Senggalo, hanya untuk sekali ini saja rombongan bisa merasakan mandi air tawar, selama dalam perjalanan hingga Flores. kira-kira setengah jam mandi di air terjun ini rombongan diajak balik ke perahu.

Melanjutkan perjalanan menuju pulau Satonda yang lokasinya di utara gunung Tambora yang masuk ke dalam wilayah kabupaten Dompu, danau ini merupakan danau air asin yang dikelilingi bukit-bukit hijau.

Banyak terdapat pohon-pohon bakau di sekitarnya, selain itu danau ini cukup terlihat cantik karena sekilas menyerupai danau air tawar yang tenang, dikelilingi bukit-bukit hijau, di dalamnya terdapat jenis ikan air asin juga karena danau ini memang terletak jauh dari daratan pulau Sumbawa .

Pulau Satonda
Pulau Satonda masuk ke dalam wilayah kabupaten Dompu NTB

Dalam perjalanan ke pulau Satonda, sambil menikmati makan siang rombongan akan tiba kira-kira jam 4 sore di pulau Satonda, di sini bagi yang hendak turun akan dijemput dengan sampan kecil untuk menuju pulau Satonda.

Karena perut kapal akan kandas jika dipaksakan untuk ke tepi pantai Satonda di sini rombongan akan dikenakan biaya tambahan masing-masing Rp 20.000 / orang untuk biaya antar jemput ke pulau Satonda.

Sudah termasuk tiket masuk wisata atau sudah termasuk donasi dan untuk Guide lokal yang selalu siaga di tempat tersebut. Ada hal yang menarik di pulau Satonda, selain dapat melihat keindahan danau air asin.

Di pulau ini banyak batu-batu yang digantung dengan seutas benang atau tali Raffia di pepohonan bakau sekitar area kunjungan pinggir danau, yang menurut keterangan guide setempat, bahwa batu-batu tersebut sengaja digantung oleh orang-orang lokal atau orang suku Sumbawa.

berlayar ke pulau Komodo
Makan secara prasmanan

Penduduk di sekitar sebarang, yang datang berkunjung sekalian menggantungkan harapan sesuai niatnya pada pohon-pohon di sekitar danau Satonda, niat yang dimaksud di antaranya, bisa mendapatkan jodoh sesuai dengan pujaan hati yang diharapkannya, berniat untuk kesembuhan penyakit yang diderita dan niat-niat lainnya.

Apabila niatnya dianggap ter-kabul oleh sebab batu yang digantungkan pada pohon di pulau Satonda mereka akan datang untuk melaksanakan upacara selamatan, dengan menyembelih kambing atau kerbau di tempat tersebut, sebagai tanda syukur atas ter-kabulkan nya niat dan harapannya.

Bagi yang tidak ikut turun mengunjungi danau di pulau Satonda bisa melakukan aktivitas santai di atas Boat atau bersenorkeling di sekitar, tidak jauh dari tempat Boat berlabuh. Cukup bagus untuk bersenorkeling.

Di pantai Satonda masih bisa melihat ikan warna-warni, juga penyu. Setelah selesai melihat-lihat di pulau Satonda rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju pulau Banta yang akan diperkirakan akan tiba besok pada pagi gelap.

berlayar ke pulau Komodo
Kondisi air setelah masuk di perairan pulau Komodo

Sambil melihat ke arah belakang perahu, peserta rombongan akan disuguhkan dengan pemandangan silhouette yang mempesona di saat matahari terbenam, serta siluet-silhouette daratan di sekitar gunung Tambora.

Para awak kapal melakukan aktivitas rutin nya yaitu menyiapkan hidangan untuk santap makan malam, setelah santap makan malam selesai, sebagian rombongan biasanya duduk-duduk di sekitar ujung depan Boat.

Sambil menikmati ayunan Boat saat berjalan, didorong oleh gelombang. Sudah pasti akan lebih asyik sambil melihat ke atas sambil berbaring menatap bulan dan bintang biasanya para rombongan mengisi waktu malam ini untuk mengobrol sambil menunggu saat kantuk.

HARI KETIGA TRIP PULAU KOMODO

Gerbang pulau Komodo
Pintu gerbang masuk di kawasan pulau Komodo

Jangan lupa untuk bangun lebih pagi sebelum jam 6 karena saat itu kita sudah memasuki perairan Taman Nasional Komodo sekitar pulau Banta, untuk menyaksikan ratusan ikan lumba-lumba berlompatan menyambut pagi di sekitar perahu.

Bahkan kalau melihat ke arah bawah perahu ada beberapa ikan lumba-lumba yang mengejar riang dan melompat sangat dekat di hadapan kita dan yang harus tidak lupa bangun pagi yang pasti para awak untuk mempersiapkan sarapan pagi.

Kira-kira jam 09:00 am rombongan akan tiba di Gili Laba untuk aktivitas hiking, naik ke atas bukit untuk melihat pesona pemandangan perairan pulau Komodo.

Pasti bagi yang suka dengan fotografi harus berjuang naik ke atas bukit karena perlu untuk diakui hiking ke atas bukit di pulau Laba sangat menguras energi, selanjutnya turun dari pulau laba kita lanjutkan perjalanan menuju perairan “Manta poin.

Untuk melihat dan berenang bersenorkeling bersama puluhan ikan Pari secara berdekatan, lokasi ini sudah dekat dengan daratan pulau Komodo dan tidak jauh dari Red beach atau pantai Pink, yang sangat dikenal oleh wisatawan bule-bule.

Setelah selesai menyaksikan ikan Pari secara berdekatan para rombongan naik ke atas perahu untuk menuju Pink beach, di sini terdapat banyak Moring atau semacam bola terapung yang menandai adanya tali ke dalam dasar laut.

Diperuntukkan bagi perahu atau kapal wisata yang berlabuh, agar tidak membuang jangkar sembarangan untuk menghindari rusaknya terumbu karang.

Pulau Laba
Pemandangan pulau Komodo dari pulau Laba jika saat musim hujan

Di pantai Pink bagi yang kemampuan berenangnya bagus bisa berenang ke arah tepi pantai Pink, untuk berjemur sesaat di hamparan pasir yang berwarna Pink (untuk bule2), juga di lokasi ini sangat bagus untuk bersenorkeling.

Namun hati-hati karena arus air laut di sini cukup deras, Anda bisa minta tali untuk berpegangan atau bisa minta jaket pelampung, agar tidak terlalu capek mengayuh kaki saat menghadapi arus air.

Arus yang menyeret kita menjauh dari perahu, selanjutnya rombongan setelah selesai bersenorkeling akan diajak naik perahu untuk menuju check in poin di dermaga Loh Liang Taman Nasional Komodo (pulau Komodo) di sini semua administrasi pembayaran di lakukan termasuk pembayaran Entrance fee.

Tiket masuk “Tidak termasuk dalam harga Trip nya ya. Di sana sudah ada daftar harga tiket masuk yang tidak bisa saya pastikan karena selalu berubah ubah tapi yang pasti untuk wisatawan mancanegara mereka harus bayar 2 X lipat dibanding harga tiket masuk yang wisatawan domestik.

Ada juga biaya tambahan untuk kamera fee Rp 50.000 bagi yang membawa kamera dan kamera pada telepon seluler (HP) tidak dikenakan biaya tambahan.

berlayar ke pulau Komodo
Makan siang di atas Boat trip ala petualang

Setelah selesai untuk urusan administrasi, lokal Guide akan mengajak kita ke papan penjelasan, untuk mengetahui aturan aturan di TNK (Taman Nasional Komodo)

Termasuk juga rombongan akan dijelaskan rute hiking yang akan dilalui. Setelah selesai, penjelasan 2 orang pawang sekalian guide, dengan membawa tongkat khas untuk menaklukkan Komodo.

Pada ujung tongkat ada dua cabang atau ranting yang menyerupai kayu pada ketepel akan mengajak kita melintasi rute-rute yang sudah ditentukan untuk melihat habitat Komodo secara dekat.

Yang pasti dalam perjalanan pawang akan berbicara tentang seluk-beluk Komodo termasuk Guide TNK itu mengatakan Komodo sebenarnya memiliki 3 mata yang salah satu matanya terdapat pada Jidad Komodo.

Matanya tersembunyi kecil di celah sisik nya, karena Komodo sering berburu dengan metode berpura-pura tidur, sementara mata yang berada di kening nya itu memantau gerak gerik mangsanya.

Ketika mangsanya mendekat barulah Komodo akan menyambar dan menggigit bagian tubuh. Misalnya kerbau, rusa, babi, kuda. Hingga bakteri yang ada pada liur Komodo menyebarkan bakteri infeksi penyakit ke dalam tubuh mangsanya.

Pada saat itu mangsanya akan dilepaskan lalu ditunggu hingga menjadi sakit dan mati, barulah Komodo akan mencari bangkai mangsanya dengan penciuman yang sangat tajam.

Walaupun bangkai mangsanya sudah ter-kapar dengan jarak kilo-an meter. Tidak hanya Komodo saja yang bisa kita lihat. Di sini banyak rusa yang berkeliaran, babi hutan, kerbau liar dan aneka unggas seperti ayam hutan, gagak pemakan bangkai sisa Komodo dan lainnya.

Balik dari TNK tidak jauh dari gerbang selamat datang anda bisa membeli suvenir ukiran kayu yang menyerupai Komodo, baju-baju dengan sablon gambar Komodo, tulisan tulisan Jargon, peta pulau Komodo dan banyak juga yang berupa kalung dan gelang yang bahannya terbuat dari bekas kuku Komodo.

berlayar ke pulau Komodo
Menyambut pagi sambil sarapan dengan menu Pancake pisang

Balik ke perahu hidangan makan siang sudah siap. Sambil makan siang perahu melaju ke tempat tujuan selanjutnya yaitu pulau Kalong.

Di dekat pulau Kalong, rombongan akan tiba kira-kira jam 5 sore untuk berhenti di suatu tempat yang dikelilingi bukit-bukit cadas dan kering saat musim kemarau.

Terdapat di lembah yang rimbun tepi pantai, di sinilah kita bisa menyaksikan kalong atau kelelawar bergelantungan di pepohonan.

Namun puncak keindahannya, saat senja “binatang ini, akan beterbangan menghiasi senja yang menghantarkan datangnya kegelapan malam, seraya menunggu waktu senja di perairan laut yang tenang.

Anda akan disambut oleh bocah-bocah yang menggunakan perahu motor kecil yang berasal dari perkampungan Komodo, menghampiri perahu rombongan dengan tujuan menjajakan barang barang suvenir.

Suvenir berupa ukiran-ukiran kayu patung Komodo, melalui anak-anak penjual suvenir ini juga Anda bisa minta dibawa bolak-balik dari perahu ke perkampungan Komodo.

Bila Anda ingin melihat lihat situasi dan gaya hidup mereka di pemukiman yang sangat kecil ini, dengan biaya sekitar Rp 150.000 untuk 3 orang.

Di dalam perkampungan terdapat banyak orang berjualan layaknya di kampung kecamatan yang merupakan permukiman para nelayan, di sini Anda dapat membeli minuman kaleng atau makanan ringan.

Dengan harga sedikit lebih mahal pastinya dibanding berbelanja di kota kabupaten. Untuk saat ini tidur Anda akan terasa pulas dibanding dengan malam-malam sebelumnya karena kondisi perahu posisi lepas jangkar.

HARI KEEMPAT BERLAYAR KE PULAU KOMODO

berlayar ke pulau Komodo
Sambil menikmati Trip hari terakhir di pulau Kelor 2 jam perjalanan lagi ke Labuan Bajo

Pagi ini Anda akan dibangunkan oleh suara mesin Boat yang kita tumpangi menuju pulau Rinca, kira-kira 2 jam perjalanan.

Saya sarankan Anda bangun dan duduk di pinggir perahu karena saat jam tersebut akan banyak ikan lumba-lumba mengejar perahu yang Anda tumpangi, sambil melompat-lompat di sisi kiri kanan perahu Anda.

Sehabis sarapan dan minum kopi serta teh hangat yang selalu sedia sepanjang hari. Kira-kira kita akan sampai di pelabuhan Loh Buaya di pulau Rinca jam 8 pagi langsung menuju gerbang check in point.

Guide perahu Trip yang kita tumpangi akan mengurus segala sesuatunya seperti-halnya apa yang kita lakukan di Loh Liang check in point di pulau Komodo namun di sini kita tidak harus bayar kamera fee lagi.

Karena sudah satu paket dengan biaya sebelumnya, hiking di pulau Rinca suasananya sedikit berbeda dengan hiking di pulau Komodo, di pulau Rinca medannya seperti padang rumput terbuka atau Savanna.

Sangat sedikit pepohonan dan sangat jelas kita akan bisa melihat binatang liar melintas dari jarak dekat dan jauh, seperti kerbau, kijang, kuda dan yang pasti Komodo.

Sesekali kita bisa melihat Komodo sedang menyantap seekor rusa atau sedang beramai-ramai menyantap seekor kerbau besar.

Kebiasaan di sini sehabis menyelesaikan hiking di Rinca para rombongan mengambil foto bersama, berpose membelakangi lautan yang tampak indah untuk hasil fotografi.

di Pulau Rinca
Hiking di pulau Rinca sambil melihat habitat Komodo di alam terbuka

Dari pulau Rinca rombongan berbalik ke perahu untuk makan siang yang sudah siap sambil perahu bergerak menuju ke arah Labuan Bajo.

Rombongan akan diajak singgah di pulau Kelor untuk aktivitas Snorkeling dan berjemur di pantai, bagi bule-bule tentunya.

Pemandangan di sekitar pulau ini cukup bagus, air yang jernih hingga ikan-ikan yang cukup besar bisa kita lihat dari atas perahu.

Jika ingin mengambil foto bisa juga naik ke atas bukit pulau Kelor, seperti yang Anda lihat pada halaman paling depan blog ini.

Labuan Bajo
Suasana Labuan Bajo di lihat dari atas Ferry

Kira-kira jam 2 siang kita lanjutkan akhir perjalanan menuju Kota pelabuhan yaitu Labuan Bajo. Nah di sinilah ujung dari perjalanan Trip (4H/4M) Malam terakhir ada dua pilihan untuk bermalam.

Yaitu jika Anda tidak dapat penginapan di Labuan Bajo maka untuk malam terakhir anda bisa bermalam di dalam perahu dan paginya bisa mencari transport untuk tujuan Anda selanjutnya.

Namun pada malam terakhir di perahu sudah tidak ada pelayanan untuk makan malam, sehingga untuk makan malam hanya dengan berjalan ratusan meter bisa Anda dapatkan di Labuan Bajo.

Banyak pedagang-pedagang warung pendatang terutama yang berasal dari suku Bugis atau suku Bajo di Sulawesi selatan dan suku Jawa, lokasi warung ini kebanyakan berjejer di pinggir jalan tepi pantai.

Di atas trotoar jalan yang cukup lebar yang memang sengaja lokasi ini dibangun untuk penjaja kuliner. Lalu bagai mana dengan tempat mandi setelah selesai Trip berperahu ini ?

Saya sarankan datang ke bangunan ruang tunggu di pelabuhan PELNI di sana ada yang berjualan makanan dan minuman namanya “pak Kahar” dari pak Kahar bisa menyewa kamar mandi sebelum mencari tempat kuliner.

Bayarannya sekitar Rp 10.000 karena tempat mandinya lumayan bersih (fasilitas pelabuhan juga sih) tapi “pak Kahar” statusnya menyewa tempat untuk berjualan di ruang tunggu.

“Pak Kahar juga, seorang keturunan Bugis yang sudah lama berkecimpung di Trip perjalanan berperahu ke pulau Komodo dari Lombok dan sebagai direktur “Wannua Adventure.”

KONDISI PERAHU TRIP PULAU KOMODO

  • Panjang : 20 M – 25 M
  • Lebar 4 M – 4,5 M
  • Mesin : Yanmar 25 HP – 30 HP
  • Layar : Hanya untuk membantu mesin
  • Crew : 5 – 6 orang
  • Kapasitas penumpang : 25 – 30 orang
  • Terdapat 2 kabin sederhana
  • Dapur
  • Toilet sederhana

FASILITAS YANG TERSEDIA

  • Jaket pelampung
  • Sebuah kano
  • Alat mancing sederhana
  • Alat snorkeling (Mask dan Snorkel)
  • Bantal
  • Selimut
  • Kasur
  • Tidur berjejer di deck Rp 2.800.000 / Orang
  • 1 kabin untuk 2 orang dan harga Tripnya Rp 3.300.000 / Orang

HARGA SUDAH TERMASUK

  • Makan 3 kali sehari
  • Kopi dan teh setiap saat
  • 6 botol air mineral 1,500 ml

HAL PENTING YANG HARUS DIBAWA

  • Pakaian ganti seperlunya
  • pakaian untuk berenang
  • Tas kecil ( body pack )
  • Dry bag jika punya
  • Alat Snorkeling ( karena di perahu sangat terbatas )
  • Jaket tebal untuk antisipasi angin kencang
  • Jas hujan
  • Power bank
  • Kamera dan perlengkapannya
  • Colokan sakelar
  • kacamata hitam
  • lotion anti serangga
  • Obat – obatan pribadi
  • Makanan ringan

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang