Aktivitas jalan-jalan di Trawangan terkesan sepele dan dianggap murah atau tidak akan mengeluarkan isi dompet Anda, Sebelum kita bicara lebih jauh sebaiknya anda harus tau dulu akses menuju Gili Trawangan.
Dalam hal melakukan aktivitas jalan jalan di Trawangan ini bukan masalah biaya atau seberapa banyak kita berhemat berjalan-jalan atau lebih keren kita bilang “sight seeing” juga merupakan aktivitas asyik selain bisa meregangkan atau melenturkan otot-otot.
Meneliti dan Mengamati Suasana Gili Trawangan
Dengan berjalan-jalan di Trawangan Anda akan lebih teliti dalam melihat hal-hal yang kita lalui seperti halnya di saat kita berjalan-jalan di Trawangan di saat Anda menoleh ke arah kiri dan kanan.
Banyak bangunan-bangunan hotel dan bungalow yang mungkin bisa menginspirasi cara menata: Taman, Rumah, Kebun, Tanaman, model teras dan lain-lainĀ di rumah Anda nantinya setelah selesai berlibur.

Jalan-jalan di Gili Trawangan akan memberikan nuansa yang berbeda selain melihat keadaan aktivitas kanan kiri Anda di sini Anda bisa berjumpa dengan orang-orang dari segala penjuru dunia.
Dengan tingkah laku yang mungkin kita anggap berbeda begitu-pun sebaliknya ketika mereka melihat Anda, waktu yang tepat untuk melakukan aktivitas untuk berjalan-jalan adalah saat matahari tidak terlalu terik atau saat pagi atau sore.
Lokasi Yang Kami Sarankan Untuk di Kunjungi di Trawanagan
Rekomendasi jalan-jalan di Gili Trawangan saya sarankan ke tempat penangkaran penyu yang berlokasi di sebelah timur pulau Gili Trawangan.
Jalan ke arah kanan dari pelabuhan umum pulau ini kira-kira 700 m ke arah utara di sini terdiri dari 2 kolam penangkaran yang berukuran 4 x 4 meter yang ditempatkan di sebuah bangunan yang menyerupai aula dan beratapkan alang – alang berlantai kan batu alam yang berkonstruksi permanen, di sinilah bibit-bibit penyu ditangkar hingga anak anak penyu ini sudah dianggap mampu untuk hidup mandiri di dalam laut dan setelah besar dilepas kembali ke habitatnya.
Jangan dikhawatirkan keberadaan penyu di Trawangan karena orang Lombok maupun orang Gili tidak mengonsumsi penyu untuk di konsumsi sebagai makanan seperti-halnya di pulau Bali.
Bibit penyu ini dihasilkan dari penyu-penyu yang naik ke darat untuk bertelur kemudian telur-telur dipindahkan tidak jauh dari tempat lokasi penangkaran dan setelah menetas kura kura kecil dipindah ke dalam kolam dan setiap saat diberikan makanan dengan sayat – sayatan ikan segar.
Jalan Jalan di Trawangan Waktu Sore Lebih Mengasikkan
Kemudian saya rekomendasi kan untuk berjalan jalan sore hari ke arah sun seat point untuk melihat atau menunggu saat-saat matahari terbenam di tempat ini sudah terorganize sejak lama oleh pengelola yang memiliki lahan sekitar sun seat point mereka membentuk bar terbuka dengan meletakkan kursi-kursi dan meja di atas pasir putih.

Di tempat ini Anda bisa memesan berbagai macam jenis minuman sambil bersantai menunggu saat-saat matahari terbenam diiringi dengan musik barat yang berdentum kencang.
Selain itu ada yang baru baru ini populer untuk dikunjungi yaitu mengunjungi ayunan di depan hotel Ombak Sunset.
Pihak hotel dengan sengaja menempatkan ayunan di pantai dengan posisi terendam oleh air agar terlihat artistik ketika orang-orang berpose berfoto di ayunan yang terdiri dari 3 buah ayunan.
Salah satu di antaranya yang di tengah persis di depan restoran terdapat 2 swing atau ayunannya double, tempat ini sangat populer diburu oleh para netizen yang suka browsing karena tempat ini sangat sering diposting di Facebook atau-pun di Instagram.
Ayunan hotel ombak Sunset Gili Trawangan kini sudah bisa dibilang sukses menarik perhatian para traveler hingga saat ini sering terlihat orang-orang antre panjang menunggu giliran untuk berpose di ayunan atau kalau traveler Malaysia bilang “buaian” Gili Trawangan.
Pihak hotel-pun tidak punya otoritas untuk melarang kepada siapa pun yang ingin berkunjung di tempat ini sekalipun para pengunjung tidak mampir untuk berbelanja atau memesan minuman di restoran Ombak Sunset tapi di antara ratusan pengunjung adalah yang memesan minuman di restoran.
Selain itu di tempat ayunan terdiri dari 2 orang fotografer yang terlihat selalu membasahi kakinya hingga lutut untuk mengambil gambar di ayunan dengan maksud sekiranya ada yang tertarik dengan hasil jepretan mereka.
Fotonya bisa diminta dengan syarat harus bayar di operator yang stand by di dekat restoran, mengenai berapa harga per lembar foto nanti langsung saja datang ke sini dan tanya sendiri ya.
Paket Wisata Harian
Rp 300.000 – 600.000 / Orang
Paket Wisata 2H/1M
Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang
Paket Wisata 3H/2M
Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang
Paket Wisata 4H/3M
Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang
Paket Wisata 5H/4M
Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang
Paket Wisata 6H/5M
Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang
Paket Wisata 7H/6M
Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang
Trekking Rinjani
Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang
Trip Pulau Komodo
Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang
Trip Arung Jeram
Rp 250.000 – 300.000 / Orang
Trip Sepeda MTB
Rp 350.000 – 450.000 / Orang
Kursus Diving
Kursus DSD Rp 900.000 / Orang
Tiket Fast Boat
Rp 350.000 – 700.000 / Orang
Reservasi Hotel
Rp 250.000 – USD 450 / Orang



