Land Mark Lombok Pulau Seribu Masjid Berada Di Kota Mataram

lombok landmark

English

“Land mark adalah sebuah kata dari bahasa Inggris, kali ini saya merasa kesulitan untuk mengungkapkan sebuah kata dengan menggunakan bahasa nasional atau Indonesia. Karena orang Indonesia tidak lazim mengungkapkan kata untuk hal ini.

Land Mark: land yang artinya daratan dan mark artinya tanda. Jadi yang dimaksudkan “landmark” dalam hal ini adalah umpama ketika pulau Lombok dilihat dari atas ketinggian seperti halnya: Bukit, gunung, gedung bertingkat tinggi, terutama pesawat terbang.

Daratan pulau Lombok akan ada tanda yang paling mencolok berbentuk bangunan (Land Mark), seperti halnya pada  bangunan Madjidi haram di Makkah, Tembok Cina dan lain-lain.

Begitu juga halnya di Lombok terdapat bangunan Land Mark Lombok yang merupakan bangunan sebuah masjid yang sedang di bangun sangat besar yang pengerjaan-Nya sudah berjalan dari tahun 2009 hingga sampai sekarang masih dalam tahap pengerjaan kira-kira 85% fisik.

Proses Pembangunan IC Land Mark Lombok

Yang tampak saat ini sudah selesai tahap pembangunan kubah dan beberapa menara karena masjid ini akan difasilitasi pembangunan universitas yang menjadi satu dalam lingkup halaman masjid. Dan saat ini bangunan masjid IC sudah selesai.

Pembangunan Land mark masjid ini terdapat di jantung kota Mataram yang sangat dikenal dengan julukan 1.000 masjid. Masjid inilah yang merupakan induk dari masjid-masjid yang ada di pulau Lombok.

Namanya-pun tidak disebutkan sebagaimana mestinya masjid-masjid lainnya hanya disebut “MASJID ISLAMIC CENTER” sudah barang tentu kalau ditinjau dari namanya Majid ini akan bertaraf internasional.

Pasti para siswa-siswi yang akan belajar di universitas ini akan terdiri dari siswa-siswi dari mancanegara. Tapi baru-baru ini sudah ada nama lain selain dari Islamic Center yaitu masjid Agung Hubbul Wathan yang artinya “cinta tanah air.”

Posisi Letak Land Mark Masjid

Tampak dari atas
Dari atas Menara view point lantai yang bawah tampak jalan Erlangga ke arah atas (selatan) jalan Pejanggik ke kiri (timur), jalan Langko ke kanan (barat) dan jalan Udayana ke bawah (utara)

Pembangunan masjid ini sudah pasti menelan anggaran pemerintah provinsi NTB karena pada tahap pembangunannya membebaskan Lapangan KONI, SMPN 6 Mataram, kantor perkebunan, kantor perikanan dan akan menyusul pasar kelurahan Dasan Agung.

Pasar Dasan Agung saat ini masih beraktivitas seperti biasa, masjid ini terletak di persimpangan jalan besar yaitu: ke arah utara Jln. Udayana, ke arah timur Jln. Pejanggik, ke arah selatan Jln. Erlangga dan ke arah barat Jln. Langko.

Posisi masjid ini terletak di sudut antara jalan Udayana dan jalan Langko, tokoh penggagas dari pembangunan masjid ini adalah bapak Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi M.A. atau lebih dikenal dengan sebutan TGB (Tuan Guru Bajang)

Tuang Guru di Lombok artinya Kyai dan Bajang artinya dalam bahasa Lombok adalah Muda yang mulai menjabat sejak 8 September 2008 dengan 2 periode kepemimpinan.

Wakilnya pada periode pertama adalah bapak Ir. Badrul Munir periode ( 2008 – 2013 ) sosok gubernur adalah cucu dari tokoh pendiri NW ( Nahdiatul Waton ) ulama besar atau kesohor di Lombok alm. TGH. M. Zainuddin Abdul Madjid.

Sebagai gubernur yang lulusan S2 Mesir ini berkiprah di dunia politik dari partai Bulan Bintang dan akhirnya pindah ke partai Demokrat.

Wakilnya pada periode yang ke dua adalah Ir. Muhammad Amin dan pernah mendapat rekor Muri sebagai gubernur ter-muda di Indonesia. Saat itu terpilih sejak usia 36 tahun.

Halaman Masjid
ibu Rumini Awang Wisatawan asal Australia keturunan Singapura bersama staf keamanan di Masjid Hubbul Wathan

Sumber dana dari pembiayaan pembangunan masjid Islamic Centre ini juga melibatkan sumbangan dari gaji pegawai negeri yang berada di provinsi NTB di potong sekedarnya sebagai wujud partisipasi dalam beramal.

Beribadah dan membangun untuk kepentingan umat karena mayoritas hampir 90% penduduk provinsi NTB adalah sebagai pemeluk agama Islam yang memiliki ciri pola hidup masyarakat yang sangat religius.

Pulau Lombok sangat dikenal dengan julukan 1.000 masjid karena terbukti saat Anda tiba di pulau Lombok Anda akan menemukan banyak masjid yang berjejer sepanjang jalan dengan jarak yang berdekatan, dengan fisik bangunan yang rata-rata sangat besar.

Bagaimana hingga hal ini bisa demikian ?

Di Lombok masyarakatnya sangat memprioritaskan bangunan masjid dari pada bangunan rumah walaupun penghasilan masyarakat per-kapita masih tergolong rendah dibandingkan dengan daerah lainnya dan sangat dipandang tidak etis oleh masyarakat seorang kaya membangun rumah lebih tinggi dari pada bangunan masjid.

Adapun monumen seribu masjid bisa Anda lihat saat Anda dari bandara Lombok berkendara menuju kota Mataram tempatnya persis di simpang lima patung sapi kecamatan Gerung, kabupaten Lombok Barat persis di tengah – tengah bundaran.

MTQ 2016 Di Kota Mataram

Tangga halaman
Dari halaman luar Masjid harus menaiki anak tangga setinggi 2 meter untuk menuju halaman di bagian dalam masjid

Baru-baru ini pada tanggal 30 Juli 2016 Majid Hubbul Wathan mendapat kepercayaan sebagai tempat terlaksananya MTQ tingkat nasional yang ke 26 dan rangkaian acara akbar ini dibuka oleh bapak presiden Joko Widodo.

Tentu suasana ini sangat disambut meriah oleh masyarakat Lombok khususnya dan oleh masyarakat NTB pada umumnya, kehadiran para kafilah dari berbagai daerah sangat membuat suasana kota Mataram mendadak berwarna dan panitia sudah mengantisipasi segala hal untuk menghindari kemacetan agar pelaksanaan MTQ sesuai seperti yang diharapkan.

Hingga pada akhirnya pelaksanaan terbilang sukses karena tidak ada kendala dan gejala yang tidak kita inginkan, pelaksanaan lomba terdiri dari banyak kategori tapi maaf detailnya saya kurang paham untuk itu jika ingin lebih tahu silahkan tanya Google ya.

Menara masjid
Menara masjid yang paling tinggi 99 meter di sisi timur yang difasilitasi lift menuju 2 view point untuk melihat kota Mataram

Bangunan Masjid terdiri dari Bangunan inti berlantai 3, lantai pertama untuk ruang parkir kendaraan roda 4, lantai ke 2 untuk ruang jamaah peria dan lantai paling atas untuk jamaah wanita.

Terdapat dua eskalator yang menghubungkan lantai pertama ke lantai tiga, terdapat beduk besar yang merupakan sumbangan warga muslim etnis Tiong Hoa di luar halaman inti.

Selain halaman inti terdapat halaman Masjid yang posisinya lebih tinggi 2 meter dari halaman luar masjid terdapat 5 menara masjid salah satunya yang paling tinggi yang terdapat di tegah-tengah jalan masuk dengan ketinggian 99 meter sebagai simbol Asmaulhusna.

Lokasi menara yang tertinggi digunakan untuk wisata religi, pengunjung bisa masuk ke atas  menara dengan membayar tiket Rp 5.000 / orang untuk naik dengan menggunakan Lift hasil sumbangan dari perusahaan tambang Emas Batu Hijau di pulau Sumbawa PT. New Month.

Selain itu bangunan Masjid terdiri dari bagian halaman landscape yang merupakan bagian taman yang sedang dalam pengerjaan pengaspalan (sudah selesai) dan penataan bunga seta terdapat airman-cur di bagian pojok bangunan.

Beduk masjid
Beduk sumbangan masyarakat muslim Tiong Hoa terletak di samping Eskalator

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Labuhan Lombok Atau Labuhan Kayangan Penyeberangan Ke Sumbawa

Labuhan  Lombok atau memiliki nama lain dengan sebutan pelabuhan Kayangan merupakan gerbang laut yang terletak di sebelah timur pulau Lombok yang menghubungkan pelabuhan Poto Tano di pulau Sumbawa.

Merupakan pelabuhan ferry yang melintas setiap satu jam sekali dengan lama penyeberangan 2 jam perjalanan, Labuhan Lombok juga tempat pelabuhan kapal – kapal kayu nelayan tradisional yang tidak jauh dari pelabuhan yang memiliki dermaga sendiri di sisi lain masuk ke dalam teluk hingga sangat terhindar dari gelombang yang membuat para nelayan aman untuk berlabuh di tempat ini.

Selain itu ada tampak terlihat kapal cepat atau fast boat yang berlabuh di lokasi ini yang pemiliknya PT. New Mont sebuah perusahaan tambang emas yang beroperasi di kabupaten Sumbawa Barat atau di singkat KSB.

Shuttle transportasi ini untuk memfasilitasi seluruh karyawannya melintasi selat Sumbawa dengan rute Labuhan Lombok ke pelabuhan Maluk di Sumbawa Barat bagian selatan.

Pelabuhan Tambang Di Sumbawa Barat

Tapi sebelumnya pelabuhan fast boat PT. New Mont pernah beroperasi melalui pelabuhan Telong – Elong yang berlokasi di Lombok Timur bagian selatan tapi sepertinya pernah terjadi perselisihan dengan warga sekitar pelabuhan Telong – Elong hingga dari pihak PT. New Mont merasa diperas dengan sistim yang ada termasuk juga sikap dari masyarakat sekitar sudah kurang bersahabat.

Hingga dari pihak perusahaan mengambil alternatif melalui pelabuhan penyeberangan Labuhan Kayangan, hingga sekarang ini PT. New Mont hanya meninggalkan sisa pelabuhan yang digunakan oleh masyarakat setempat.

Saat ini dijadikan pelabuhan nelayan untuk warga sekitar dan juga menjadi pelabuhan boat trip yang dioperasikan ke pantai Pink atau pantai Tangsi yang saat ini sangat dikenal sebagai tujuan pariwisata yang baru populer untuk dikunjungi.

Kita balik bicara lagi tentang Labuhan Lombok yang sebenarnya memiliki potensi pariwisata jika kita melihat pemandangan sekitar yang dari pelabuhan ini tampak indah terlihat panorama gunung Rinjani yang tampak menjulang gagah jika kita melihat dari kawasan pelabuhan ini.

Panorama Sekitar Labuan Lombok

Tapi jika berada persis di pelabuhan justru gunung Rinjani tidak tampak karena terhalang oleh bukit yang berada di kecamatan Sambelia justru saat kita menaiki kapal ferry dan bergeser ke arah tengah barulah gunung Rinjani terlihat besar dan megah terutama saat cuaca sedang tidak berawan apa lagi saat setelah usai hujan.

Selain itu di sekitar tidak jauh dari pelabuhan terdapat pulau kecil yang diberi nama Gili Kondo atau dengan sebutan lain yaitu Perama Resort karena travel agent yang bernama Perama ini yang terlebih dahulu mempromosikan Gili Kondo.

Pulau kecil ini dengan seringnya berlabuh untuk pemberhentian tripnya untuk sekedar aktivitas explore dan penanaman terumbu karang yang merupakan paket boat trip dari Perama tour menuju pulau Komodo di Flores barat.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Pelabuhan Haji Digunakan Untuk Pemberangkatan Haji Pada Masa Lampau

Pelabuhan haji atau lebih sering dieja Labuan Haji, berlokasi di pesisir pantai Lombok Timur bagian selatan adalah sebuah kecamatan yang masuk dalam wilayah kabupaten Lombok Timur hanya berjarak 12 km dari kota Selong yang merupakan pelabuhan barang yang dikelola oleh ASDP.

Sampai saat ini belum dioperasikan, pelabuhan ini digagas oleh bupati era Ali BD / Ali bin Dahlan yang sudah menelan biaya ratusan milyar namun sampai saat ini belum ada terlihat aktivitas produktif, hanya sering kita lihat banyak orang-orang beraktivitas memancing di dermaga ini.

Bagi siapa pun yang hendak mengunjungi pelabuhan ini dengan kendaraan sepeda motor roda dua harus berurusan dengan orang yang berjaga berseragam baju departemen perhubungan di pintu masuk dengan membayar tiket masuk hanya 2 ribu rupiah tapi jika menggunakan sepeda pancal petugas hanya mempersilakan masuk untuk sekedar bersantai.

Kenapa tempat ini disebut pelabuhan Haji karena dulu tempat ini difungsikan sebagai pelabuhan tempat pemberangkatan jamaah Haji pada era penjajahan Jepang dengan menggunakan kapal layar, waktu itu jamaah haji akan menghabiskan waktu sampai 3 bulan mengarungi lautan dan samudra.

Selain itu juga merupakan pelabuhan ekonomi yang dipelopori oleh pedagang cina dan Arab yang dulu sempat menjadikan kota Selong bergeliat tapi pada era pemberontakan Komunis di tahun 1963 warga etnis Cina menjadi sasaran pembantaian ada pun bukti sejarah keberadaan etnis Cina pada masa lalu berupa kuburan yang berjarak 500 meter dari Labuhan Haji.

Labuhan Haji dibangun atau dikembangkan sekarang sebagai sarana pendukung perekonomian untuk memasok barang-barang komoditi agar cepat didistribusikan ke kota-kota kecamatan yang berada di Lombok Timur.

Mengingat perkembangan penduduk yang semakin meledak di Lombok hingga dapat menimbulkan arus lalulintas yang padat pada jalan utama, untuk itu sangat perlu dibangun pelabuhan-pelabuhan agar bisa mengurangi aktivitas kendaraan besar pengangkut barang di jalan raya

Selain pelabuhan Ferry, di Lombok sudah ada beberapa pelabuhan yang dibangun, bahkan ada sedang di kerjakan juga, seperti-halnya untuk pelabuhan peti kemas sedang di bangun di desa Gili Mas yang masih bertetangga dengan pelabuhan Lembar.

Wcananya pelabuhan ini akan menjadi pelabuhan terbesar di wilayah Indonesia Timur yang saat ini proyek pengerjaan pelabuhan ini dilaksanakan oleh PT. Pelindo

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Kuliner Lombok Citarasa Masakan Khas Yang Patut Dicoba

English

Mengenal kuliner Lombok masakan daerah tempat yang Anda  kunjungi memiliki makna tersendiri. Setelah seharian di atas kendaraan menikmati pemandangan alam pulau Lombok, saat perut terasa lapar mungkin ada hasrat ingin mengenal kuliner masakan khas Lombok.

Bisa Anda tanyakan kepada sopir apa saja kuliner makanan yang khas di Lombok dan di mana tempat mendapatkannya, tapi hati hati bagi yang tidak suka masakan pedas karena orang Lombok sangat suka dengan bumbu pedas.

Sangat suka dengan masakan dengan bahan bumbu cabe yang masih mentah seperti halnya pada sayur Pelecing Kangkung. Beberok dan sambal colet.

Ketiga unsur kuliner ini sangat tidak bisa lepas dari menu sehari hari saat makan, terutama Beberok dan sambal colet. Tapi tidak ada hal yang berlaku mutlak.

Yang pasti ada juga orang Lombok yang tidak suka bumbu pedas, dalam hal ini kita berbicara secara umum bahwa orang Lombok suka dengan masakan pedas, ada beberapa jenis masakan Lombok yang patut Anda coba seperti: Ayam bakar Taliwang, Nasi Puyung, nasi Rarang, sate Rembiga, sate Tanjung, Bulayak, Pelecing kangkung dan Sayur Ares.

INI DIA 7 MACAM KULINER LOMBOK YANG PATUT ANDA COBA 

  1. Ayam Taliwang Masakan Istimewa di Lombok
  2. Pelecing Kangkung Masakan Sederhana Orang Lombok
  3. Sayur Ares Terbuat dari Batang Pisang Kepok Muda
  4. Nasi Petasan atau Nasi Mercon di Puyung
  5. Kelezatan Sate Rembiga Perlu Dicoba, Buang Rasa Penasaran
  6.  Sate Tanjung Besutan Kuliner Lombok Utara
  7.  Sate Bulayak Kuliner dari kabupaten Lombok Barat

Kuliner Beberok Rusu (Sambal Tradisional)

Merupakan campuran dari cabe mentah (kira-kira 12 biji), terasi, tomat, Bawang, garam, penyedap masakan (Sasa atau Aji no Moto) dan tambahan sayuran terong dan kacang panjang mentah. Untuk porsi ini biasanya untuk 1 atau 2 orang yang menyajikannya pas kebetulan lagi tidak ada lauk lainnya (tidak ada uang untuk membeli)

Sambal Rusu kuliner Lombok
Beberok Rusu dengan bahan dasar sambal mentah dan irisan terong dan kacang panjang dan bawang mentah

Sambal ini pun sudah cukup untuk menghabiskan nasi satu piring tapi sekiranya bisa ada tambahan sangat cocok disantap dengan tahu goreng, tempe goreng, kerupuk kulit, dan lainnya.

Sekalipun orang Lombok sudah memasak masakan lain dengan diberi bumbu pedas seperti tumis kangkung, sayur nangka muda, sawi, kecipir dan lainnya walaupun bumbunya sudah pedas tetap beberok sedapat mungkin harus ada tapi ini tidak berlaku untuk semua orang Lombok.

Secara umum seperti itu yang sering saya jumpai bahkan ada juga beberapa orang Lombok yang tidak suka sambal mentah, ada juga orang Lombok yang tidak suka dengan bumbu pedas seperti halnya salah satu dari adik saya sangat anti dengan beberok.

Kuliner Lombok Sambal Colet (Sambal Tradisional)

Kata colet mengindikasikan ujung telunjuk meraih sambal, merupakan racikan dari cabe mentah (kira kira 12 biji), terasi, garam dan penyedap masakan seperti (sasa dan aji no moto) sebisa mungkin ada limo.

Sambal ini lebih sederhana dari pada beberok hanya tidak ada unsur tomatnya saja letak bedanya bisa di hidangkan tanpa lauk lainnya juga untuk porsi menghabiskan satu piring nasi tapi paling cocok di hidangkan dengan ikan asin goreng, ikan segar goreng, teri goreng dan ayam goreng.

Dihidangkan saat nasi masih dalam keadaan hangat Kedua sambal tersebut di atas merupakan sambal menu pengiring makan yang sangat mendasar di Lombok tapi kalau bicara makanan khas Lombok yang tidak dapat ditemukan di daerah lain yaitu; Ayam bakar Taliwang, Pelecing kangkung, sate Bulayak, sate Tanjung, sate Rembiga.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Gerabah Dan Tembikar Banyumulek Kualitas Export

lombok pottery village

English

Gerabah dan Tembikar Banyumulek merupakan produksi desa tradisional Banyumulek yang hanya beberapa kilo meter saja dari kota Mataram (7 km) ke arah selatan, wilayahnya masuk ke dalam wilayah kabupaten Lombok Barat.

Sudah dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai daerah pengrajin tembikar dan Gerabah nah jujur saja saya belum tahu mengenai asal ke dua kata tersebut.

Perbedaan Gerabah dan Tembikar

Apakah gerabah itu bahasa daerah Lombok dan kata tembikar adalah bahasa Indonesia tapi ada yang berpendapat kalau sebutan Gerabah itu untuk hasil kerajinan tanah kemudian dibakar lalu setelah jadi dipergunakan untuk alat-alat dapur.

Untuk Sebutan Tembikar itu untuk hasil pekerjaan kerajinan tanah kemudian dibakar untuk keperluan ornamen atau hiasan seperti Pot, Fast bunga, Asbak, hiasan dinding, guci dan lain sebagainya.

OK, di mana era sebelum merambahnya pariwisata di Lombok pengrajin tembikar desa Banyumulek hanya merupakan pengrajin tradisional yang membuat gerabah dengan bentuk dan model sesuai tuntutan masyarakat sekitar untuk keperluan perlengkapan dapur.

Seperti halnya: Jangkih atau tungku untuk memasak, Sigon atau wajan (penggorengan), Kemik atau  panci untuk memasak, Ceret atau kocor untuk minum, Bong atau kendi tempat menaruh air untuk mandi dan cuci kaki, Selao atau kendi untuk menampung air untuk memasak di dapur.

Pemasaran Gerabah dan Tembikar Banyumulek

pengrajin Gerabah dan Tembikar
Pengrajin gerabah wanita Banyumulek yang selalu ramah

Semua hasil produksi bersifat milik perorangan yang dikerjakan secara rutin setiap hari oleh penduduk masyarakat desa Banyumulek

Gerabah setelah jadi kemudian dipasarkan ke pasar tradisional terdekat atau diasong ke desa tetangga dengan menggunakan sepeda pancal atau dipikul, bahkan pemasarannya sampai ke kota Mataram.

Kini fenomena seperti itu sudah berlalu di telan masa walaupun sampai saat ini masih kita lihat sebagian masyarakat Banyumulek masih ada yang berkeliling memikul hasil kerajinannya.

Untuk dijual ditawarkan dari pintu ke pintu terutama seperti pot bunga yang sudah difinishing dengan bentuk yang lebih memikat.

penjaja Gerabah & Tembikar
Pemasaran gerabah ke kampung-kampung tradisional

Ada juga sebagian yang memikul pot bunga dengan bunganya langsung tapi lebih sering kita lihat diasong dengan sepeda pancal dan kini kerajinan tembikar desa Banyumulek sudah bergeser secara fungsi alias naik gengsi tidak untuk  dijadikan keperluan alat-alat dapur atau perabot rumah tangga lainnya lagi.

Kini kerajinan gerabah Banyumulek sudah menjadi konsumsi pariwisata dan di produksi secara besar-besaran dengan diikuti oleh model dan inovasi desain yang cukup memikat untuk para pelancong.

Kerajinan Ini di Mata Wisatawan Asing

Pelancong yang datang secara khusus untuk melihat sisi corak dan seni yang ditampilkan oleh para pengrajin-pengrajin desa Banyumulek.

Bahkan peminatnya banyak yang dipesan untuk diekspor ke negara-negara berkembang terutama Eropa dan Amerika atau bisa dibilang kerajinan tembikar Banyumulek “Go Internasional.”

aneka Gerabah & Tembikar
Tembikar Banyumulek untuk keperluan interior rumah dan kantor

Tentu yang kita maksudkan bukan Gerabah seperti yang dijual di pasar tradisional tadi kini Gerabah Desa Banyumulek sudah dikombinasikan dan dikembangkan menjadi ribuan bentuk, model dan desain.

Difinishing dengan beragam macam motif dengan teknis yang dikombinasikan dengan anyaman Ketak, semacam bahan anyaman jenis tumbuhan semak yang mempunyai tekstur seperti benang tapi lebih besar namun sangat alot dan kuat untuk dianyam.

Setelah dianyam pada bagian luar dari tembikar akan diberikan cairan pernis atau cairan lain untuk memberi kesan klasik atau kuno tentu model yang ditawarkan ke pelanggan.

Lebih berorientasi pada kebutuhan untuk interior dan exterior rumah mewah, kantor dan sebagainya yang bisa diletakkan di atas bufet, di pojok teras rumah atau pun kantor.

Yang bentuknya pipih untuk hiasan dinding, ada juga untuk keperluan tempat menaruh buah-buahan, alas panci di atas meja makan dan ada juga untuk menempatkan lilin bahkan lampu listrik agar terlihat unik.

pengeringan tembikar
Proses penjemuran Tembikar di halaman rumah masing-masing

Tembikar desa Banyumulek sekarang sudah sangat berkembang untuk mendukung pariwisata sebagai destinasi tujuan pariwisata kerajinan tradisional Lombok.

Terutama bagi kalangan masyarakat Eropa sungguh ingin tahu untuk membandingkan era teknologi yang berkembang di negaranya dengan sistim produksi yang sangat mendasar dan tradisional.

Saat ini ketersediaan material bahan tanah liat yang ada sudah menjadi masalah baru karena banyaknya permintaan produksi.

Permintaan tidak saja dari luar negeri tetangga pulau sebelah pun seperti Bali memajang di art shop yang ada di Bali dengan tampilan brand Bali.

Padahal barang tersebut berasal dari desa Banyumulek, ketersediaan material tanah harus dibeli dari kecamatan lain, bahkan dari lokasi yang sangat jauh di daerah Sekotong.

Hingga pembuatan Tembikar menimbulkan biaya produksi menjadi naik dan harga jual pun jadi meningkat.

Proses Pembuatan Gerabah Desa Banyumulek

Menumbuk Material
Proses menumbuk tanah liat sebelum diayak

Sering sekali kita dengar gerabah dan tembikar yang berbahan dasar dari tanah liat yang dibuat dengan melalui proses yang cukup rumit dan menjelimet dengan proses dengan cara dijemur dulu berminggu-minggu.

Untuk menghasilkan kualitas material tanah yang bagus untuk proses pembuatan tembikar, ditumbuk hingga halus kemudian diayak, selanjutnya diendapkan dengan cara diberikan air.

Untuk beberapa hari setelah itu barulah ke tahap proses pembentukan model sesuai bentuk yang diinginkan atau sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

Kemudian setelah itu barulah hasil yang sudah dibentuk dijemur dengan cara diangin-anginkan atau dengan kata lain dijemur dengan tidak ditaruh di bawah terik matahari untuk beberapa hari sambil mempersiapkan proses pembakaran.

tungku Pembakaran
Tempat pembakaran Gerabah atau Tembikar secara kolektif

Dengan menggunakan bahan bakar jerami kering yang tempat proses pembakaran di desa Banyumulek sudah ditempatkan secara kolektif di beberapa tempat dengan bangunan yang sudah disediakan oleh aparat desa dengan didukung oleh pihak departemen pariwisata.

Untuk lebih jelasnya mari datang ke desa Banyumulek untuk melihat secara langsung proses cara pembuatan nya hingga proses finishing bisa Anda lihat di desa Banyumulek.

Tentu masyarakat sudah terbiasa dengan hal semacam ini jika seseorang atau kelompok yang datang berkunjung ke lokasi ini terutama para wisatawan yang dengan sengaja datang ingin melihat proses pembuatan gerabah jangan sungkan untuk menyapa juga bisa bertanya ke penduduk setempat.

proses pembentukan
Suasana kegiatan pengrajin bekerja di depan rumah masing-masing

Dengan mengeksplorasi kampung mereka yang sederhana ini dari pintu ke pintu, hampir setiap rumah mengerjakan pembuatan tembikar, terutama proses membentuk dengan cara memutar alat sederhana tempat menaruh atau mendudukkan bahan material tanah yang untuk digunakan menjadi mesin manual yang sangat sederhana.

Dibentuk sesuai permintaan yang diinginkan atau untuk stok produksi, kemudian setelah terbentuk akan dijemur di depan halaman rumah sebelum dilanjutkan ke proses pembakaran.

Tentu dengan memperhatikan jadwal giliran karena proses pembakaran berlokasi jauh dari pemukim agar efek bahaya atau pun asap pembakaran bisa dihindari dan digunakan secara kolektif di satu tempat yang sudah ditentukan oleh aparat desa.

Lokasi Pembuatan Gerabah dan Tembikar Banyumulek

tourist di Banyumulek
Empat Wisatawan asal Belanda di Work Shop Rismunika

Kemudian bagaimana cara kita menuju ke desa Banyumulek ? tentu tidak sulit jika Anda tahu Cakranegara di perempatan pos Polisi ambil jalur ke arah kanan jika Anda datang dari arah kota Mataram.

Melewati Rumah sakit Provinsi NTB di Dasan Cermen selanjutnya akan menjumpai perempatan tetap lolos ke arah selatan hingga nanti ada perempatan lagi yang di tengahnya ada monumen kendi atau kentong Anda berbelok ke arah kanan.

Melintasi jalur aspal sempit di perkampungan Lelede dan kemudian desa Banyumulek Anda akan disambut dengan gerbang Selamat datang kemudian ada beberapa art shop besar sudah mulai tampak.

“Rismunika” dan beberapa art shop kecil-kecil berjejer hingga ada art shop yang cukup besar tapi tidak tampak dari pinggir jalan seperti halnya art shop “Berkat Sabar.”

Jalur alternatif lain bisa juga Anda gunakan akses jalur bandara lewat Mataram dengan patokan di perempatan Masjid Hubull Wathan atau masjid “Islamic Center”

Ke arah selatan hingga tembus ke jalur by pass menuju Bandara Internasional Lombok setelah melewati dua fly over nanti ada jalur ke kiri tapi pak sopir pasti tahulah ya.

Pengrajin Gerabah dan Tembikar Banyumulek

kondisi pengrajin di desa Banyumulek ada beberapa pengrajin yang menjual ke art shop setempat dengan bentuk setelah dibakar tapi belum difinishing.

berkat sabar
Gudang tembikar art shop Berkat Sabar

Sebagian art shop bekerja sama dengan pihak travel agen untuk mengemas kerajinan ini menjadi tujuan wisata karena kita lihat banyak kendaraan-kendaraan travel yang singgah di salah satu art shop  berjubel.

Karena di lokasi art shop juga ada kursus gratis teori membentuk gerabah tentu setelah selesai kursus mereka berharap Anda membeli hasil karyanya yang sudah dipajang di toko atau jika tidak berkeberatan Anda memberi uang tipping untuk tutornya saja jika tidak keberatan.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang