Tiu Teja Air Terjun Kembar di Desa Santong Lombok Utara

Tiu Teja

English

Air terjun ini persis berlokasi di ujung keramaian desa Santong Kecamatan Kayangan kabupaten Lombok Utara yang berjarak 72 km dari kota Mataram air terjun Tiu Teja memiliki luncuran yang unik dengan ketinggian kir-kira 42 meter.

Berada di bawah lembah kaki bukit, airnya mengalir sangat jernih dengan 2 luncuran kembar dengan debit yang cukup besar apalagi saat musim hujan.

Dari kota Mataram Anda bisa melalui jalur menuju kecamatan Gunungsari Kab. Lombok Barat menuju Pusuk Pass atau hutan Pusuk perbatasan antara kabupaten Lombok Barat dengan kabupaten Lombok Utara dan terdapat gerbang perbatasan pada puncak jalan.

Simpang patung Kuda Lombok Utara
Pertigaan monumen patung kuda kecamatan Kayangan

Ruas jalan aspal lebar dengan bahu jalan  rata-rata 1 meter kiri dan kanan dengan konstruksi beton cor, di lokasi ini banyak terdapat monyet-monyet duduk bersantai di pinggir jalan.

Selanjutnya jalan menurun sejauh 13 km hingga tiba di perempatan kecamatan Pemenang dan berbelok ke arah kota Tanjung yang merupakan ibu kota kabupaten Lombok Utara.

Hingga pada pertigaan monumen patung Kuda di kecamatan Kayangan mungkin pada speedo kendaraan sudah menunjukkan Anda sudah berjalan sejauh kurang lebih 60 km lalu berbelok ke arah desa Santong dengan kondisi jalan mendaki sejauh 12 km hingga di tempat lokasi parkiran.

Tiu Teja KLU
My Friend Tigor Jeeva

Jalur untuk menuju lokasi ini masih satu arah dengan jalur menuju air terjun Tiu Sekeper yang merupakan air terjun tertinggi di pulau Lombok namun untuk menuju ke lokasi Tiu Sekeper perjalanan akan menempuh 3 jam jalan kaki.

Menerobos hutan yang lebat, saat kita melintasi jalur ke Tiu Sekeper masih bisa kita lihat luncuran air terjun Tiu Teja dari atas lereng bukit yang rimbun dengan pepohonan kayu milik HTI (Hutan Tanaman Industri) Paket Tour

Setelah tiba di ujung jalan aspal terdapat gerbang selamat datang dan terdapat gambar air terjun terpasang dengan gambar berbahan cetakan finil, tidak jauh dari gerbang kita melirik ke arah kanan 20 meter pada jalur jalan yang tidak beraspal dengan kondisi jalan tanah sedikit terkerikil.

Terdapat orang berjualan atau warung kopi dan memiliki halaman cukup luas untuk memarkir 2 buah mobil dan beberapa unit sepeda motor anda bisa menitipkan kendaraan di sini dengan jasa parkir Rp 10.000 untuk satu unit mobil.

Untuk sepeda motor Rp 2.000 nama pemilik warung tersebut pak Badarudin yang jualan anaknya, pak Badarudin juga termasuk organizer untuk urusan perjalanan ke air terjun Tiu Teja dan Tiu Sekeper juga bisa minta jasanya sebagai guide lokal menuju ke 2 air terjun.

Gerbang Tiu Teja
Pintu gerbang Tiu Teja sebelum menuruni anak tangga

Anda juga bisa lolos dengan kendaraan roda 2 menuju tempat parkir sejauh 1 km melalui jalan yang sedikit berbatuan kerikil, licin, jalan tanah basah, ada juga sebagian jalan yang sudah di rabat.

Sebelah kanan dalam perjalanan ada bangunan PDAM terlihat di sebelah kiri dalam perjalanan jalur tanah menanjak katanya ke arah sana ada perkampungan penduduk kata pak Badarudin.

Setelah tiba di lokasi air terjun Tiu Teja ada lahan parkir dengan tarif Rp 2.000 untuk satu unit sepeda motor, di lokasi ini ada penjaga untuk pemeriksaan tiket masuk karena tiket masuk harus di beli di loket pintu gerbang.

Yang memeriksa berseragam rapi dengan kartu pengenal badge di cantel di kantong namanya pak Rizal beliau sangat ramah sekali dalam menyambut wisatawan yang akan menuju air terjun Tiu Teja.

tidak jauh dari lokasi parkir lokasi air terjun Tiu Teja berada di bawah lokasi tempat parkir dengan menuruni 230 anak tangga dengan rata-rata tinggi anak tangga kira-kira 30 cm berarti kita akan menuju ke lokasi ke bawah 30 cm X 230 = 6.900 cm berarti kita akan turun sejauh 69 meter dengan lebar jalan rata-rata 1 meter menyusuri tebing.

Jalan menuju air terjun  sudah ditata dengan pekerasan rabat pondasi batu kali dengan bentuk jalan setapak bertangga menurun hingga hampir mendekati luncuran air terjun yang di sisinya terdiri dari semak-semak basah, hingga sampai di lokasi air terjun silahkan anda bisa menikmati luncuran air dinginnya.

Di lokasi ini Anda bisa berenang tapi air paling dalam hanya sebahu orang dewasa saja. Bila ada beruntung biasanya setelah selesai hujan di lokasi sering muncul pelangi atau sabuk bidadari kata orang Lombok.

Pelangi menghiasi luncuran kedua air terjun dengan sangat indah dan itu adalah kesempatan buat Anda untuk segera mengabadikan kejadian tersebut dengan kamera digital atau dengan kamera smart phone Anda.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Tiu Sekeper Tak Tertandingi Ketinggiannya di Pulau Lombok

Tiu Sekeper

English

Tiu Sekeper tak tertandingi ketinggiannya. Lombok banyak memiliki air terjun yang sumbernya berporos pada gunung Rinjani hingga diperkirakan masih ada yang belum di tau persis keberadaannya karena kondisi medan masih merupakan hutan lebat yang masih sulit untuk di jangkau.

Begitu juga halnya dengan air terjun Tiu Sekeper yang merupakan air terjun yang tertinggi di pulau Lombok hingga memiliki ketinggian kurang lebih sampai 102 meter.

Luncuran Sekeper
Bentuk penuh air terjun Tiu Sekeper

Pendapat lain juga menyebutkan ketinggiannya diperkirakan 140 meter dan katanya masuk dalam 10 besar air terjun tertinggi di Indonesia, baru 2 tahun ini diketahui keberadaannya.

Kondisi medan untuk menuju lokasi harus menerobos hutan lebat hingga memakan waktu 3 jam perjalanan menuju lokasi dengan berjalan kaki.

Hal ini tidak membuat saya heran karena saat saya berbincang-bincang dengan salah satu pemuda yang bermukim tidak jauh dari pintu gerbang masuk ke lokasi air terjun Tiu Sekeper, sebelum saya mendapat kan guide lokal untuk memandu kami ke lokasi air terjun Tiu Sekeper, dan saat pemuda ini menanyakan saya hendak ke mana ?

“Saya jawab mau hiking ke air terjun Tiu Sekeper, lalu dia sedikit terlihat mengerutkan kening sambil berkata “saya kira mau ke air terjun Tiu Teja, katanya !

Lokasi Air Terjun Tiu Sekeper

Kalau lokasi air terjun Tiu Teja cuma 500 meter saja dari sini tapi kalau ke Tiu Sekeper saya sendiri belum pernah ke sana kata pemuda ini.

Guide Sekeper
Bersama pak Badarudin (lokal guide)

Tidak lama kemudian ada seseorang laki-laki bertubuh tidak besar datang menuju tempat saya berdiri dekat warung, ternyata dia adalah orang tua dari pemilik warung tempat kami membeli air minum.

Setelah berkenalan namanya pak Badarudin, setelah bercakap-cakap dia juga katanya sering menghantar orang yang mau mengunjungi air terjun Tiu Sekeper.

Nah kebetulan kami juga menawarkan beliau untuk menjadi guide untuk menghantarkan kita ke lokasi air terjun, setelah sepakat sanggup dengan biaya.

Medan ke Sekeper
Kondisi jalan yang basah dan terus menanjak

Tidak lama kemudian kami berkemas-kemas sambil mempersiapkan makanan, minuman, buah juga sempat kami beli pisang kemudian kami masukkan ke dalam tas punggung kecil  dan jalan menuju lokasi air terjun Tiu Sekeper.

Sebelum berangkat kita ambil photo dulu lalu kita posting di Facebook hal ini secara tidak langsung jika terjadi sesuatu dan lain hal setidaknya saat itu kita diketahui sedang berada di desa Santong sedang menuju lokasi air terjun Tiu Sekeper.

Perjalanan ke Lokasi Tiu Sekeper

Pada awal perjalanan jalan setapak masih lebar hingga ke lokasi parkir air terjun Tiu Teja dengan suasana hutan yang lebat rimbun dan sejuk, semakin ke dalam trek semakin terasa menanjak dan di sebelah kanan masih bisa kita lihat luncuran air terjun Tiu Teja di bawah lembah.

Dalam perjalanan menerobos hutan dengan kondisi jalan setapak dengan banyak cabang-cabang yang membuat saya berpikir seandainya tidak menggunakan guide lokal pastilah akan banyak menghadapi masalah salah jalur.

Daun Jelateng
Pohon Jelateng yang harus dihindari

Semakin kami memasuki hutan medan sangat terasa menanjak terus hingga kami banyak minum dan air pun habis, tapi jangan khawatir sebelum kami berangkat pak Badarudin sudah memberitahu kami mengenai lama perjalanan.

Akan menghabiskan waktu normal 3 jam berjalan kaki dan bila kita kehabisan air minum masih banyak sumber mata air yang berhamburan sepanjang jalan. Paket Tour

Di dalam hutan yang lebat ini sangat terasa aroma udara segar yang kami huruf dan sangat terasa beda dengan yang kita hirup setiap hari di kota Mataram, sesekali saat air minum kami habis ada beberapa mata air yang dipancurkan dari pipa plastik tempat kami mengisi air botol yang sudah habis.

Waspadai Daun Jelateng

Keep Clean di area
Pak badarudin sedang membersihkan sampah-sampah plastik dan membawanya turun.

Sambil berjalan ada hal-hal yang mesti harus kita hindari kata pak Badarudin yaitu bila melihat pohon seperti ini kata pak Badarudin sambil menunjuk salah satu daun dengan pohon yang tidak terlalu besar, ini kalau kami sebut namanya pohon “Jelateng.

Jika kita menyentuh atau tergores dengan duri yang ada pada daun Jelateng ini akan mengakibatkan kulit yang tertusuk duri daun jelateng akan menjadi bengkak dan terasa bagaikan disengat lebah selama 2 atau 3 hari katanya.

jadi kita harus mengenali pohon dan daun ini jangan sampai kita terkena duri nya kata pak Badarudin.

Medan ke air terjun
Jalan setapak yang berputar-putar

Sambil kami melanjutkan perjalanan masih ada beberapa pohon yang sudah ditebang entah oleh oknum siapa dan juga kami menemukan gubuk-gubuk tak berpenghuni di dalam hutan.

Sepertinya milik warga yang berkebun kopi dan pisang yang tampak di dalam hutan ini setelah kami berjalan 1,5 jam kami pun sesekali waktu berhenti untuk beristirahat karena capek juga.

Sambil duduk-duduk di batang pohon yang tumbang bersama teman saya Mas Helmi Subhan kebetulan kami hanya berdua saja sambil mengamati ada beberapa jenis serangga yang belum pernah kami lihat sebelumnya.

Kelestarian Lingkungan

Begitu pun juga pak Badarudin terlihat sedang mengais-ngais sampah plastik yang berceceran di sekitar sambil menempatkan di sebuah kantong keresek bekas makanan yang kami bawa, “sepertinya pak Badarudin sudah sadar lingkungan.

Supardani guide
Seleberasi sebelum turun ke lokasi air terjun

Sepanjang perjalanan kami juga menemukan aliran sungai dan beberapa air terjun namun tidak tinggi hanya setinggi 5 meter saja dan sungai ini tidak lebar dan sudah ada jembatan kecil untuk kita gunakan melintas.

Bahkan sudah dipasang atap sepertinya ini sekalian buat berteduh jika terjadi turun hujan, dalam pikiran saya sebenarnya jalan ini tidak akan jauh jika medannya lurus karena jalur ini sangat terasa berkelok-kelok sambil mendaki.

Setelah perjalanan lebih dari 2 jam kami sangat merasakan benar-benar berada di dalam hutan yang lebat karena tanah yang kami pijak terasa basah dan pohon-pohon semakin rindang, lebat dan bersemak.

Kira-kira hampir mendekati lokasi air terjun medan semakin sulit, kami melintasi dinding tebing dan di bawahnya terdapat lembah yang sangat dalam tapi sisi seramnya ditutupi rimbunnya semak belukar dan pepohonan di bawah lembah.

Badarudin Guide
My Friend Helmi Subhan and Mr. Badarudin

Tapi di lokasi ini sudah ada akar pohon yang panjang tempat kami berpegangan bahkan ada tangga yang terbuat dari kayu untuk turun menyambung jalan setapak yang terputus oleh medan yang terbentuk oleh alam.

Tidak jauh dari lokasi ini barulah terdengar suara khas air terjun yang jatuh dari ketinggian dan suara gemuruh air yang jatuh dari pancuran air terjun.

Kami memutuskan dulu untuk beristirahat beberapa menit sambil menikmati pemandangan air terjun sambil mengambil gambar dari kamera Smart phone karena bila melihat lokasi yang akan kita tuju lagi masih berada lokasi sangat bawah dengan medan turun yang sedikit licin.

Air terjun ini menurut saya memiliki luncuran yang tidak indah namun yang menarik karena memiliki ketinggian yang cukup tinggi dan memiliki medan trekking yang mengasyikkan.

Tentu, bagi orang yang menyukai wisata trekking dengan suasana alam hutan lebat, sampai saat ini pun saya masih merindukan suasana menuju air terjun Tiu Sekeper.

Tiu Teja
Air terjun Tiu Teja, sejalur dengan Tiu Sekeper

Nafas pun sudah terasa siap untuk turun lalu kami lanjutkan untuk menyusuri medan setapak dengan kondisi tanah padat dan basah.

Banyak batang semak-semak tempat untuk berpegang di saat merasa medan mengancam, akhirnya setelah tiba 50 meter di bawah luncuran suasana ini indahnya tidak bisa terlukiskan dengan kata-kata.

Yang pasti jiwa kita terasa terbang dihempas tempias dingin luncuran yang tidak bisa utuh bila kami coba untuk mengambil gambar dengan jarak dekat, bagi yang mau mandi silahkan saja.

Asal jangan pada kubangan luncuran karena pernah terjadi korban meninggal setelah ter-hempas oleh luncuran mayatnya terbenam tergulung ke dasar luncuran nah untuk itu jangan coba-coba main jago-jagoan di sini ya !!!

Perhatikan Hal Penting Ini

Setelah satu jam berada di lokasi ini badan pun sudah terasa cukup dingin silahkan ganti celana pendek basah Anda, jangan berbasah-basah kembali ke lokasi tempat parkir mobil.

Ini pengalaman pribadi saya hanya bawa 1 celana pendek, sementara celana panjang pengganti kami taruh di tempat parkir dan mengakibatkan selangkangan saya lecet karena celana basah bergesekan dengan kulit.

Hal yang paling saya ingat saat balik ke lokasi parkir saya merasakan benar benar tidak hafal dengan medan yang sudah kami lalui, saat saya coba-coba berjalan paling depan.

Pak Badarudin selalu meng instruksi-kan dari belakang bahwa saya berbelok dengan mengambil jalur yang salah, bisa dibayangkan kalau kita ke lokasi ini dengan tanpa menggunakan guide lokal, “Bisa nyasar ke alam lain kali ya ?

Supardani di Sekeper
Walaupun lelah tidak menjamin bisa kurus

Akhirnya kami hampir sampai di lokasi tempat parkir kaki sudah terasa mau gempor rencana semula tadi mau mampir di air terjun Tiu Teja saat balik.

Sudah tidak menarik lagi akhirnya setelah tiba di lokasi tempat parkir kami ucapkan terima kasih dengan pak Badarudin dengan harapan kami akan datang lagi menemui pak Badarudin dengan janji saya akan menjual paket wisata ke air terjun Tiu Sekeper.

Tentu harapan ke depan bila semua rencana lancar pak Badarudin bisa menjadi koordinasi guide lokal menuju air terjun Tiu Sekeper, dari sini kami harus berbalik ke kota Mataram dengan menempuh perjalanan 72 km.

Saya perkirakan bisa sampai di rumah sekitar kurang dari jam 07:00 pm sebagian perjalanan kami tempuh saat matahari sudah tenggelam.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Air Terjun Tiu Pupus Belum Siap Menerima Kenyataan

Air terjun ini terdapat di kecamatan Gangga kabupaten Lombok Utara sekitar 10 km dari kecamatan Tanjung di sisi kanan jalan persis di tikungan terdapat gerbang yang bertuliskan TIU PUPUS WATERFALL dari sini kita masuk melalui jalan aspal sempit dan kurang bagus yang terus mendaki sepanjang jalan hingga puluhan km berujung pada jalan tanah dan tidak ada tempat penjualan tiket.

Waktu itu ada kelihatan seorang pemuda datang bergegas menghampiri dan menunjukkan tempat parkir lalu saya tanya tempat air terjun dan orang itu menghantarkan ke lokasi.

Tidak seperti megahnya gerbang ternyata air terjun ini cuma setinggi 20 meter dan saat itu airnya kecil katanya kalu waktu musim hujan baru airnya besar waduh untuk mandi-pun sepertinya enggan.

Ada konstruksi kecil sepertinya untuk irigasi lalu orang itu bilang kalau airnya besar bagusnya itu kalah air terjun yang di Senaru katanya sudah pasti orang ini belum pernah ke Senaru.

Lalu saya bahas tempat penjualan tiket dia bilang kami tidak mengizinkan pihak pihak tertentu untuk menarik bayaran katanya trus saya tanya biasanya bapak dibayar berapa dia bilang seikhlasnya saja.

Pernah juga bawa tamu bule dan dibayar 150.000 katanya waduh saya jadi tidak mengerti dengan arah pembicaraannya bapak ini akhirnya saya kasi 10.000 dan balik menuju air terjun Senaru, yah cukup sekedar untuk tau saja.

Suatu saat nanti saya akan datang ke tempat ini di sekitar Air terjun Tiu Pupus lagi dan ingin tau perkembangan nya lagi setelah puluhan tahun kemudian. Ada foto 2 orang anak yang sempat saya dokumentasikan dan nanti akan saya tanya orang sekitar dan pasti mengenal anak yang di foto.

Ingin membuat suatu pengalaman yang unik dan beda di sini Tiu Pupus, kemungkinan anak itu sudah gadis atau mungkin sudah bersuami, maklum orang kampung sangat cepat mengambil keputusan untuk menikah.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Lokasi Tiu Ngumbak di Desa Gumantar Kecamatan Kayangan Lombok

Gambar Air Terjun

Lokasi Tiu Ngumbak, Air terjun yang berlokasi di desa Gumantar kecamatan Kayangan, kabupaten Lombok Utara (KLU) ini tergolong masih sulit untuk di akses oleh pengunjung karena masih belum terlalu banyak yang datang berkunjung ke lokasi ini hingga infrastruktur belum dipersiapkan oleh pengelola dari aparat kantor desa Gumantar.

Bundaran Kayangan
Bundaran pertigaan Patung Kuda ini bisa dijadikan patokan untuk menuju desa Gumantar, berbelok menuju desa Santong

Destinasi wisata menuju lokasi Tiu Ngumbak saat ini masih hangat diperbincangkan oleh para traveler lokal setelah beberapa pengunjung yang pernah mengunjungi lokasi ini memposting gambar air terjun ini lewat media Facebook, para kaum muda terutama masyarakat Lombok pencinta alam atau traveler lokal sangat antusias ingin mengunjungi lokasi ini namun lokasi yang cukup jauh.

Memasuki jalan aspal menuju desa Gumantar ke arah selatan dari jalan utama lingkar utara yang tampak kering saat musim panas, namun setelah mengakses bukit hijau yang tampak dari kejauhan yang masih merupakan bagian dari hutan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR)

Gambar Tiu Ngumbak
Air terjun Tiu Ngumbak dari sisi paling bawah

Jika Anda ingin atau berniat mengunjungi atau mencari lokasi Tiu Ngumbak atau dalam bahasa sasak Lombok Utara Tiu artinya pusaran air dari air terjun dan Ngumbak artinya berombak karena bentuk air terjun ini bertumpang-tumpang seperti berombak jadi filosofi namanya diambil dari bentuk air terjun ini.

Tentunya dengan menggunakan aplikasi google map akan menghantarkan Anda ke lokasi ini yang paling efektif yang bisa menunjukkan ke arah lokasi air terjun ini tapi akan saya tambahkan untuk lebih memperjelas mengenai letak lokasi Tiu Ngumbak.

Jika kita ambil patokan kedatangan dari arah kota Mataram maka kita akan menuju arah utara, datanglah ke arah desa Santong karena desa Santong adalah desa transmigrasi yang cukup populer di telinga masyarakat orang Lombok tapi sangat banyak juga yang tidak tau di mana desa Santong, persisnya di kabupaten Lombok Utara di kecamatan Kayangan sebelah utara dari kecamatan Gangga dan selatan dari kecamatan Bayan.

Pusuk pass
Meeting point kami di Pusuk pass jam !0:00 am harus berangkat menuju Tiu Ngumbak

Setelah melakukan perjalanan dengan kendaraan bermotor sejauh 60 km dari kota Mataram Anda akan menemukan monumen patung Kuda di pertigaan jalan utama.

Belok kanan ke arah desa Santong, sebelum tiba di desa Santong di dusun Sesait 2 km dari jalan utama ada belokan ke kiri pertama dengan konstruksi jalan aspal.

Nah saya sarankan mulai dari sini Anda harus aktif bertanya-tanya kepada masyarakat setempat tapi jangan tanyakan di mana lokasi air terjun Tiu Ngumbak karena orang sekitar lebih mengenal di mana lokasi desa Gumantar ketimbang menanyakan di mana lokasi air-terjun Tiu Ngumbak.

Jika sudah sampai di desa Gumantar maka sembarang orang akan tahu di mana lokasi air terjun Tiu Ngumbak.

rumah adat Gumantar
Di rumah adat penduduk setempat masih tinggal di situ hidup seperti apa adanya

Desa Gumantar masih merupakan desa yang sangat terbelakang dari peradaban, jika kita bicara beberapa puluh tahun ke belakang.

Di desa Gumantar kita masih bisa melihat rumah adat yang sangat tradisional dengan beratapkan ilalang tanpa jendela dengan pintu setinggi 1,5 meter.

Tentunya kalau kita mengulas tentang hal ini ada filosofi-filosofi tersendiri tentang model bangunan setempat tapi di sini tidak akan saya ulas, saya akan menggiring para pembaca mencari Tiu Ngumbak karena lokasinya akan melintasi desa adat ini dan ujung aspal akan berakhir di lokasi wisata budaya rumah adat Gumantar.

Persimpangan Gumantar
Ke Kanan arah menuju Desa Gumantar dan air terjun Tiu Ngumbak

Sepanjang perjalanan dari desa Santong menuju desa Gumantar merupakan lahan pertanian yang begitu subur jika pada musim hujan tapi jika musim kering sepertinya lokasi ini akan kekurangan sumber air karena berada pada punggung bukit.

Juga ada beberapa tanaman pohon padi jenis Gogorancah yaitu jenis padi yang hanya bisa tumbuh di lahan basah tanpa genangan air.

Setelah tiba di beberapa persimpangan akan ada petunjuk arah menuju : Tiu Ngumbak, Hutan adat, Masjid Kuno dan ke arah lain P. Tanjung Gumantar ada juga di dekat petunjuk arah bertuliskan Selamat Datang dengan arah panah ke arah kanan Dusun Gumantar dan arah panah ke kiri Dusun Amor-amor tapi kita fokus menuju arah Dusun Gumantar saja ya.

Gerbang desa wisata
Pintu gerbang selamat datang memasuki daerah wisata

Mungkin saya hanya bisa berbicara kira-kira saja ya karena kami kesini bertujuan untuk berwisata sambil cari tau objek wisata bukan mau ukur jalan, setelah dari persimpangan tadi kami akhirnya disambut oleh pintu gerbang bertuliskan SELAMAT DATANG “DI DESTINASI WISATA DESA BELEQ” DESA GUMANTAR.

Setelah berjalan 2 km dari petunjuk arah pertama tadi di dekat pintu gerbang sudah bisa kita lihat rumah adat juga, waktu itu saya sempat melihat nenek-nenek tidak menggunakan bra atau BH kemudian lolos saja sampai ada beberapa papan nama lagi yang menunjukkan lokasi masjid Tua, setelah itu di ujung aspal terdapat sekelompok rumah yang terbuat dari bahan bambu dan beratapkan ilalang itulah rumah adat dusun Gumantar.

Dusun Gumantar
Rumah adat Gumantar yang sekarang menjadi destinasi wisata budaya

Di rumah adat saya menyempatkan diri masuk untuk mengambil gambar dan video untuk saya upload ke Youtube tapi sebelumnya saya sudah minta izin dengan lokal Guide di depan halaman.

Mereka sangat antusias sekali dan mempersilahkan saya masuk ke bagian halaman utama. Kemudian setelah itu saya sempat kan diri untuk bertanya-tanya tentang keberadaan air terjun Tiu Ngumbak, beliau bilang setelah berkendara 1 km sambil menunjuk arah jalan rabat selebar 2 meter ke arah kanan, nanti setelah sampai di pertigaan jalan tanah belok kiri dan mengikuti jalur tanah.

jalur ke lokasi
Motor saya parkir di bawah pohon

Setelah pamit dan mengikuti instruksi seperti yang disarankan oleh orang di desa Gumantar tadi kami pun tancap gas memasuki arah jalan yang dimaksudkan melintasi rimbunan pepohonan.

Belum sampai di pertigaan yang di maksudkan tadi kami sudah merasa kesulitan untuk mengendalikan sepeda motor dan pada akhirnya kami terperosok terus karena jalan banyak lubang bekas gerusan air hujan juga sangat licin.

Akhirnya kami memutuskan untuk memarkir motor di bawah pohon besar dan rindang, kebetulan di situ ada gubuk dan tampak ada penghuninya sayang kami tidak bisa ke gubuk itu karena harus melintasi jembatan kecil yang terbuat dari kayu.

Akhirnya ada 3 orang anak wanita sedang ada di situ yang katanya mau cari sayur pakis kami suruh menjaga motor dan memberikan imbalan uang seadanya.

Mereka-pun senang dan berkata saya akan duduk terus di sini menjaga motornya pak, sepertinya mereka tidak jadi mencari sayur Pakis, yah syukurlah perjalanan kami pun jadi aman dan tenang.

Lihat Juga: Tiu Tiding Tersembunyi di Desa Genggelang

Luncuran air terjun
Luncuran Tiu Ngumbak dengan airnya yang cukup dingin

Menurut keterangan adik-adik tadi kami harus berjalan menuju air terjun sejauh 1 km lagi, melintasi lahan perkebunan hanya merupakan jalan setapak yang terus mendaki secara perlahan sesekali ada medan yang turun juga melintasi aliran sungai kecil yang kering.

Akhirnya setelah berjalan 1 km kami berjumpa dengan nenek tua di kebun dan menanyakan lokasi air terjun.

Beliau bilang jalan ke kanan masih 1 km lagi, wah tadi informasi dari adik-adik berjalan 1 km nah ini berjalan 1 km lagi juga, hmmm dan ternyata nenek tadi itu benar juga kami sudah sampai 1 km sudah mendekati lokasi.

Sebelum turun ke lokasi air terjun kami menjumpai pengunjung (gadis) yang baru saja balik dari lokasi air terjun dengan wajah pucat, mereka berdua saja sama-sama menggunakan Hijab dan tidak lama kemudian ada kawan lainnya (laki) muncul lagi dan berkata hati-hati pak perjalanan masih 1 jam lagi.

My teams
Bersama teman-teman explore di Tiu Ngumbak

Wow saya mendengarnya sebagai kabar kurang baik, dan ternyata memang benar kami tiba 1 jam di air terjun dengan melewati tebing yang sangat sulit di lalui, harus berpegang kuat di be-batuan dan akar kayu untuk turun ke bawah.

Ada juga beberapa akar rotan yang sudah di ikat oleh orang-orang setempat, kami sering turun ke air terjun untuk memancing katanya, di sini saya sudah tidak enjoy lagi untuk mengambil gambar dari Smart phone, karena kurang aman buat saya juga buat hand phone.

Saya terjatuh 3 kali, jadi Hp saya aman kan dalam tas yang penting harus turun dengan aman dan sampai tujuan, setelah sampai kami berjumpa dengan teman-teman yang sudah datang lebih awal di air terjun dengan sorak-sorai gembira bisa bertemu di lokasi air terjun.

Di Lokasi Tiu Ngumbak tidak ada tempat penarikan tiket atau biaya apa pun menuju lokasi wisata ini, ada beberapa baut untuk kegiatan Canon yang saya jumpai di situ yang ter-tancap di batu dengan cara di bor, kami-pun sempat mandi di lokasi genangan air terjun, airnya dingin dan jernih. Selamat mencoba !!!

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Tiu Kelep Air Terjun Terindah di Kabupaten Lombok Utara

air terjun senaru

English

Air terjun Tiu Kelep adalah air terjun yang terindah di pulau Lombok dengan bentuk luncuran sedikit terkesan seperti terbang hingga dari sinilah terbentuk nama “Kelep” yang artinya terbang.

Air terjun Tiu Kelep Lombok Utara
Tiu Kelep Waterfall

Rintik rintik kecil yang berada di bawah luncurannya terkesan seperti sayapnya, berlokasi persis di bagian utara pulau Lombok utara, dari kota Mataram kira kira perjalanan akan menempuh waktu 2 jam – 2,5 jam.

Dengan berkendara roda empat baru akan sampai di desa Senaru. Kira-kira 75 km dari kota Mataram yang juga (Senaru) dikenal sebagai pintu gerbang utama akses untuk pendakian ke Taman Nasional Gunung Rinjani.

Kira-kira elevasi ketinggian desa Senaru kurang lebih 600 m dpl, setiba di sini Anda akan disambut dengan bangunan bangunan penginapan dengan bertuliskan banner para organizer trekking menawarkan jasa pelayanan untuk pendakian gunung Rinjani.

Tangga Sipon menuju Tiu Kelep
Mendan yang akan kita lalui jika hendak mengunjungi air terjun Tiu Kelep

Di sisi kiri jalan utama desa Senaru akan tampak pintu gerbang menuju lokasi 2 air terjun dan salah satunya ke Tiu Kelep di loket tempat pembelian tiket di sini setiap orang akan dikenakan biaya untuk tiket masuk Rp 10.000/ orang.

Sebelum membeli tiket biasanya pengunjung yang baru pertama kali ke lokasi ini akan tengok kiri tengok kanan mencari tempat parkir, di sini ada 2 tempat parkir yaitu: yang dekat dengan gerbang air terjun. Paket Tour

Dari pintu gerbang yang menuju air terjun Anda bisa parkir di tempat parkir an umum lokasinya tidak jauh dari pintu gerbang kira kira 30 meter maju ke depan sebelah kanan jalan.

Lokasi parkir yang ke dua Anda bisa parkir di halaman “Pondok Senaru” sebelah kiri jalan 10 meter sebelum pintu gerbang menuju air terjun di sini Anda akan di sambut oleh pelayan restoran Pondok Senaru untuk masuk ke restoran.

Tapi bukan untuk makan semata selain itu Anda akan di tawari untuk memesan sekedar kopi tapi tidak harus beli.

Di sini Anda harus  memberdayakan Guide lokal untuk memandu Anda ke lokasi air terjun, mereka akan tanya tujuan kunjungan Anda apakah sampai air terjun pertama atau sampai air terjun ke dua.

Selain air terjun Tiu Kelep ada ada air terjun Sendang Gile yang lebih dekat dengan pintu gerbang yaitu berjalan turun melalui anak tangga kira kira 10 menit saja.

Luncuran Tiu Kelep
Air terjun Tiu Kelep butuh waktu 30 menit untuk mencapainya dari pintu gerbang reservasi

Di sini terdapat 3 air terjun dengan melalui pintu gerbang yang sama tapi biasanya Anda akan di tawarkan cuma 2 air terjun saja karena air terjun yang ke 3 sangat jauh dan memerlukan ekstra energi untuk mencapai ke arah sana tapi sekiranya ada waktu jangan lewatkan untuk melihat air terjun yang ke 2 yaitu Tiu Kelep.

Tiu Kelep merupakan air terjun yang paling indah di pulau Lombok jalan akses sudah dibuat pengerasan berupa pasangan batu alam untuk jalan setapak juga ada reeling untuk berpegang saat turun menuju air terjun.

Karena para pengunjung juga banyak dari kalangan usia lanjut terkadang harus berhenti untuk berpegangan pada reeling selain itu juga sudah banyak pos-pos tempat pemberhentian yang bisa digunakan untuk berteduh saat turun hujan.

Air terjun ini memang kalah tinggi dengan air terjun pertama tapi tidak kalah indah dan menawan tentu sangat sayang untuk di lewatkan.

Wisatawan ke Tiu Kelep Lombok
Sebisa mungkin harus bawa makanan ke lokasi air terjun, lumayan jauh juga sih.

Setelah sepakat dengan Guide lokal Anda akan di hantar menuju gerbang masuk tidak usah khawatir pasti Anda sedang berpikir berapa harus bayar Guide lokal ya sekiranya Anda berdua ya kira-kira Rp 50.000 sampai 100.000 tergantung kebijakan Anda saja.

Air terjun yang ke 2 cukup jauh harus masuk ke dalam hutan dan harus menyeberangi arus sungai yang deras dan Guide lokal akan sangat membantu untuk membawakan Anda sandal atau sepatu saat menyeberangi sungai.

Setelah tiba Anda akan disambut dengan suara gemuruh air dan uap dingin akibat tempias air air-terjun yang di terbangkan angin di sini Anda bisa mandi dan berenang sambil menahan dingin.

Setelah selesai mandi balik ke tempat parkir dan bisa memesan makan di restoran Pondok Senaru, di sini adalah tempat menikmati pemandangan yang sangat indah karena dari restoran ini Anda akan disuguhkan pemandangan lembah hijau yang sangat dalam dan petak petak sawah petani dari kejauhan.

Juga dari sini Anda bisa melihat luncuran air terjun yang pertama yaitu air terjun Sendang gila yang ditutupi pepohonan besar, sambil menunggu makanan pesanan Anda bisa berjalan jalan di lokasi taman sambil mengambil foto dari segala penjuru, selain itu juga saat cuaca cerah lereng gunung Rinjani sangat tampak menjulang gagah dari lokasi ini.

Tidak hanya di sini saja tempat harus bisa memesan makan siang tapi yang pasti tidak sebagus di sini untuk tempat mendapatkan pemandangan sambil menikmati makan siang Anda.

Selain itu juga banyak terdapat warung warung tempat membeli makan siang dengan harga murah tapi tempat juga akan menentukan harga dari makanan yang kita pesan.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang