Main kano di Gili Trawangan tidak terlalu reguler kita melihatnya hanya beberapa kali saja orang melintas menggunakan kano entah karena apa tapi biasanya kegiatan ini sering terlihat saat kondisi air laut pas lagi tenang apa mungkin karena alasan itu sehingga jarang orang bermain kano di Gili Trawangan.
Pernah juga mendengar dari wisatawan, katanya harga sewa terlalu mahal. Ada dua canoe yang umum kita lihat yaitu kano untuk tunggal dan kano untuk ganda difasilitasi dengan dayung dan lift jaket atau jaket pelampung biaya sewa dihitung per jam.
Puddle board yang disewakan di Gili Trawangan Rp 150.000 / jam termasuk lift jacket
Tapi yang pasti lokasi untuk spot bermain canoe di Gili Trawangan bisa Anda dapatkan di sekitar lokasi tempat penangkaran penyu atau di depan Oda cafe yang terdapat di sebelah pesisir timur bagian utara pulau Gili Trawangan atau sekitar 1 km ke arah utara dari pelabuhan umum.
Beberapa buah canoe akan tampak dipajang dengan cara disandarkan di pohon cemara tapi ini terutama yang jenis puddle board sementara kano di geletakkan di pinggir pantai.
Jika ingin menyewa cukup Anda berdiri di dekat barang pajangan maka akan ada yang datang menyambut Anda karena penjaga kano biasanya bersantai mengamati kanonya dari bawah pohon cemara atau di dalam warung di sekitarnya bahkan tanpa Anda harus datang mendekati kano para penyewa biasanya juga menyapa sambil menawarkan penyewaan.
Tidak ada daftar harga yang dipasang sekilas saya dengar untuk harga sewa 150.000 / jam, bentuk kano yang umum kita lihat di sini sebagian besar yang menyerupai papan surfing (puddle board)tapi ukurannya sangat besar yang difasilitasi dengan dayung dan jaket pelampung sementara yang bentuk lain juga ada seperti kano pada umumnya.
Nah inilah aksi-aksi para pecinta pantai dengan menggunakan puddle board
Sekilas terlihat kebanyakan para bule-bule yang lebih banyak menyewa dibandingkan dengan wisatawan domestik mungkin orang Indonesia kebanyakan takut kulitnya jadi hitam kali ya ? Bule-bule sangat menikmati permainan ini mereka lebih sering terlihat berdiri cara memakainya.
Sambil mendayung ke tengah beriringan terutama yang terlihat transparan para cewek bule-bule berdiri di atas board mengenakan pakaian bikini sambil mendayung dan terlihat samar ada seutas tali yang dikaitkan di pergelangan kaki agar saat terlepas ketika board terbalik atau terjatuh.
Tidak jauh berlari karena tali sudah diikatkan di pergelangan kaki, harga juga bisa berubah jika musim kunjungan sepi nah kalau masalah ini silahkan saja nanti Anda tawar-tawar harganya ya.
“Land mark adalah sebuah kata dari bahasa Inggris, kali ini saya merasa kesulitan untuk mengungkapkan sebuah kata dengan menggunakan bahasa nasional atau Indonesia. Karena orang Indonesia tidak lazim mengungkapkan kata untuk hal ini.
Land Mark: land yang artinya daratan dan mark artinya tanda. Jadi yang dimaksudkan “landmark” dalam hal ini adalah umpama ketika pulau Lombok dilihat dari atas ketinggian seperti halnya: Bukit, gunung, gedung bertingkat tinggi, terutama pesawat terbang.
Daratan pulau Lombok akan ada tanda yang paling mencolok berbentuk bangunan (Land Mark), seperti halnya pada  bangunan Madjidi haram di Makkah, Tembok Cina dan lain-lain.
Begitu juga halnya di Lombok terdapat bangunan Land Mark Lombok yang merupakan bangunan sebuah masjid yang sedang di bangun sangat besar yang pengerjaan-Nya sudah berjalan dari tahun 2009 hingga sampai sekarang masih dalam tahap pengerjaan kira-kira 85% fisik.
Proses Pembangunan IC Land Mark Lombok
Yang tampak saat ini sudah selesai tahap pembangunan kubah dan beberapa menara karena masjid ini akan difasilitasi pembangunan universitas yang menjadi satu dalam lingkup halaman masjid. Dan saat ini bangunan masjid IC sudah selesai.
Pembangunan Land mark masjid ini terdapat di jantung kota Mataram yang sangat dikenal dengan julukan 1.000 masjid. Masjid inilah yang merupakan induk dari masjid-masjid yang ada di pulau Lombok.
Namanya-pun tidak disebutkan sebagaimana mestinya masjid-masjid lainnya hanya disebut “MASJID ISLAMIC CENTER” sudah barang tentu kalau ditinjau dari namanya Majid ini akan bertaraf internasional.
Pasti para siswa-siswi yang akan belajar di universitas ini akan terdiri dari siswa-siswi dari mancanegara. Tapi baru-baru ini sudah ada nama lain selain dari Islamic Center yaitu masjid Agung Hubbul Wathan yang artinya “cinta tanah air.”
Posisi Letak Land Mark Masjid
Dari atas Menara view point lantai yang bawah tampak jalan Erlangga ke arah atas (selatan) jalan Pejanggik ke kiri (timur), jalan Langko ke kanan (barat) dan jalan Udayana ke bawah (utara)
Pembangunan masjid ini sudah pasti menelan anggaran pemerintah provinsi NTB karena pada tahap pembangunannya membebaskan Lapangan KONI, SMPN 6 Mataram, kantor perkebunan, kantor perikanan dan akan menyusul pasar kelurahan Dasan Agung.
Pasar Dasan Agung saat ini masih beraktivitas seperti biasa, masjid ini terletak di persimpangan jalan besar yaitu: ke arah utara Jln. Udayana, ke arah timur Jln. Pejanggik, ke arah selatan Jln. Erlangga dan ke arah barat Jln. Langko.
Posisi masjid ini terletak di sudut antara jalan Udayana dan jalan Langko, tokoh penggagas dari pembangunan masjid ini adalah bapak Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi M.A. atau lebih dikenal dengan sebutan TGB (Tuan Guru Bajang)
Tuang Guru di Lombok artinya Kyai dan Bajang artinya dalam bahasa Lombok adalah Muda yang mulai menjabat sejak 8 September 2008 dengan 2 periode kepemimpinan.
Wakilnya pada periode pertama adalah bapak Ir. Badrul Munir periode ( 2008 – 2013 ) sosok gubernur adalah cucu dari tokoh pendiri NW ( Nahdiatul Waton ) ulama besar atau kesohor di Lombok alm. TGH. M. Zainuddin Abdul Madjid.
Sebagai gubernur yang lulusan S2 Mesir ini berkiprah di dunia politik dari partai Bulan Bintang dan akhirnya pindah ke partai Demokrat.
Wakilnya pada periode yang ke dua adalah Ir. Muhammad Amin dan pernah mendapat rekor Muri sebagai gubernur ter-muda di Indonesia. Saat itu terpilih sejak usia 36 tahun.
ibu Rumini Awang Wisatawan asal Australia keturunan Singapura bersama staf keamanan di Masjid Hubbul Wathan
Sumber dana dari pembiayaan pembangunan masjid Islamic Centre ini juga melibatkan sumbangan dari gaji pegawai negeri yang berada di provinsi NTB di potong sekedarnya sebagai wujud partisipasi dalam beramal.
Beribadah dan membangun untuk kepentingan umat karena mayoritas hampir 90% penduduk provinsi NTB adalah sebagai pemeluk agama Islam yang memiliki ciri pola hidup masyarakat yang sangat religius.
Pulau Lombok sangat dikenal dengan julukan 1.000 masjid karena terbukti saat Anda tiba di pulau Lombok Anda akan menemukan banyak masjid yang berjejer sepanjang jalan dengan jarak yang berdekatan, dengan fisik bangunan yang rata-rata sangat besar.
Bagaimana hingga hal ini bisa demikian ?
Di Lombok masyarakatnya sangat memprioritaskan bangunan masjid dari pada bangunan rumah walaupun penghasilan masyarakat per-kapita masih tergolong rendah dibandingkan dengan daerah lainnya dan sangat dipandang tidak etis oleh masyarakat seorang kaya membangun rumah lebih tinggi dari pada bangunan masjid.
Adapun monumen seribu masjid bisa Anda lihat saat Anda dari bandara Lombok berkendara menuju kota Mataram tempatnya persis di simpang lima patung sapi kecamatan Gerung, kabupaten Lombok Barat persis di tengah – tengah bundaran.
MTQ 2016 Di Kota Mataram
Dari halaman luar Masjid harus menaiki anak tangga setinggi 2 meter untuk menuju halaman di bagian dalam masjid
Baru-baru ini pada tanggal 30 Juli 2016 Majid Hubbul Wathan mendapat kepercayaan sebagai tempat terlaksananya MTQ tingkat nasional yang ke 26 dan rangkaian acara akbar ini dibuka oleh bapak presiden Joko Widodo.
Tentu suasana ini sangat disambut meriah oleh masyarakat Lombok khususnya dan oleh masyarakat NTB pada umumnya, kehadiran para kafilah dari berbagai daerah sangat membuat suasana kota Mataram mendadak berwarna dan panitia sudah mengantisipasi segala hal untuk menghindari kemacetan agar pelaksanaan MTQ sesuai seperti yang diharapkan.
Hingga pada akhirnya pelaksanaan terbilang sukses karena tidak ada kendala dan gejala yang tidak kita inginkan, pelaksanaan lomba terdiri dari banyak kategori tapi maaf detailnya saya kurang paham untuk itu jika ingin lebih tahu silahkan tanya Google ya.
Menara masjid yang paling tinggi 99 meter di sisi timur yang difasilitasi lift menuju 2 view point untuk melihat kota Mataram
Bangunan Masjid terdiri dari Bangunan inti berlantai 3, lantai pertama untuk ruang parkir kendaraan roda 4, lantai ke 2 untuk ruang jamaah peria dan lantai paling atas untuk jamaah wanita.
Terdapat dua eskalator yang menghubungkan lantai pertama ke lantai tiga, terdapat beduk besar yang merupakan sumbangan warga muslim etnis Tiong Hoa di luar halaman inti.
Selain halaman inti terdapat halaman Masjid yang posisinya lebih tinggi 2 meter dari halaman luar masjid terdapat 5 menara masjid salah satunya yang paling tinggi yang terdapat di tegah-tengah jalan masuk dengan ketinggian 99 meter sebagai simbol Asmaulhusna.
Lokasi menara yang tertinggi digunakan untuk wisata religi, pengunjung bisa masuk ke atas menara dengan membayar tiket Rp 5.000 / orang untuk naik dengan menggunakan Lift hasil sumbangan dari perusahaan tambang Emas Batu Hijau di pulau Sumbawa PT. New Month.
Selain itu bangunan Masjid terdiri dari bagian halaman landscape yang merupakan bagian taman yang sedang dalam pengerjaan pengaspalan (sudah selesai) dan penataan bunga seta terdapat airman-cur di bagian pojok bangunan.
Beduk sumbangan masyarakat muslim Tiong Hoa terletak di samping Eskalator
Labuhan  Lombok atau memiliki nama lain dengan sebutan pelabuhan Kayangan merupakan gerbang laut yang terletak di sebelah timur pulau Lombok yang menghubungkan pelabuhan Poto Tano di pulau Sumbawa.
Merupakan pelabuhan ferry yang melintas setiap satu jam sekali dengan lama penyeberangan 2 jam perjalanan, Labuhan Lombok juga tempat pelabuhan kapal – kapal kayu nelayan tradisional yang tidak jauh dari pelabuhan yang memiliki dermaga sendiri di sisi lain masuk ke dalam teluk hingga sangat terhindar dari gelombang yang membuat para nelayan aman untuk berlabuh di tempat ini.
Selain itu ada tampak terlihat kapal cepat atau fast boat yang berlabuh di lokasi ini yang pemiliknya PT. New Mont sebuah perusahaan tambang emas yang beroperasi di kabupaten Sumbawa Barat atau di singkat KSB.
Shuttle transportasi ini untuk memfasilitasi seluruh karyawannya melintasi selat Sumbawa dengan rute Labuhan Lombok ke pelabuhan Maluk di Sumbawa Barat bagian selatan.
Pelabuhan Tambang Di Sumbawa Barat
Tapi sebelumnya pelabuhan fast boat PT. New Mont pernah beroperasi melalui pelabuhan Telong – Elong yang berlokasi di Lombok Timur bagian selatan tapi sepertinya pernah terjadi perselisihan dengan warga sekitar pelabuhan Telong – Elong hingga dari pihak PT. New Mont merasa diperas dengan sistim yang ada termasuk juga sikap dari masyarakat sekitar sudah kurang bersahabat.
Hingga dari pihak perusahaan mengambil alternatif melalui pelabuhan penyeberangan Labuhan Kayangan, hingga sekarang ini PT. New Mont hanya meninggalkan sisa pelabuhan yang digunakan oleh masyarakat setempat.
Saat ini dijadikan pelabuhan nelayan untuk warga sekitar dan juga menjadi pelabuhan boat trip yang dioperasikan ke pantai Pink atau pantai Tangsi yang saat ini sangat dikenal sebagai tujuan pariwisata yang baru populer untuk dikunjungi.
Kita balik bicara lagi tentang Labuhan Lombok yang sebenarnya memiliki potensi pariwisata jika kita melihat pemandangan sekitar yang dari pelabuhan ini tampak indah terlihat panorama gunung Rinjani yang tampak menjulang gagah jika kita melihat dari kawasan pelabuhan ini.
Panorama Sekitar Labuan Lombok
Tapi jika berada persis di pelabuhan justru gunung Rinjani tidak tampak karena terhalang oleh bukit yang berada di kecamatan Sambelia justru saat kita menaiki kapal ferry dan bergeser ke arah tengah barulah gunung Rinjani terlihat besar dan megah terutama saat cuaca sedang tidak berawan apa lagi saat setelah usai hujan.
Selain itu di sekitar tidak jauh dari pelabuhan terdapat pulau kecil yang diberi nama Gili Kondo atau dengan sebutan lain yaitu Perama Resort karena travel agent yang bernama Perama ini yang terlebih dahulu mempromosikan Gili Kondo.
Pulau kecil ini dengan seringnya berlabuh untuk pemberhentian tripnya untuk sekedar aktivitas explore dan penanaman terumbu karang yang merupakan paket boat trip dari Perama tour menuju pulau Komodo di Flores barat.
Pelabuhan haji atau lebih sering dieja Labuan Haji, berlokasi di pesisir pantai Lombok Timur bagian selatan adalah sebuah kecamatan yang masuk dalam wilayah kabupaten Lombok Timur hanya berjarak 12 km dari kota Selong yang merupakan pelabuhan barang yang dikelola oleh ASDP.
Sampai saat ini belum dioperasikan, pelabuhan ini digagas oleh bupati era Ali BD / Ali bin Dahlan yang sudah menelan biaya ratusan milyar namun sampai saat ini belum ada terlihat aktivitas produktif, hanya sering kita lihat banyak orang-orang beraktivitas memancing di dermaga ini.
Bagi siapa pun yang hendak mengunjungi pelabuhan ini dengan kendaraan sepeda motor roda dua harus berurusan dengan orang yang berjaga berseragam baju departemen perhubungan di pintu masuk dengan membayar tiket masuk hanya 2 ribu rupiah tapi jika menggunakan sepeda pancal petugas hanya mempersilakan masuk untuk sekedar bersantai.
Kenapa tempat ini disebut pelabuhan Haji karena dulu tempat ini difungsikan sebagai pelabuhan tempat pemberangkatan jamaah Haji pada era penjajahan Jepang dengan menggunakan kapal layar, waktu itu jamaah haji akan menghabiskan waktu sampai 3 bulan mengarungi lautan dan samudra.
Selain itu juga merupakan pelabuhan ekonomi yang dipelopori oleh pedagang cina dan Arab yang dulu sempat menjadikan kota Selong bergeliat tapi pada era pemberontakan Komunis di tahun 1963 warga etnis Cina menjadi sasaran pembantaian ada pun bukti sejarah keberadaan etnis Cina pada masa lalu berupa kuburan yang berjarak 500 meter dari Labuhan Haji.
Labuhan Haji dibangun atau dikembangkan sekarang sebagai sarana pendukung perekonomian untuk memasok barang-barang komoditi agar cepat didistribusikan ke kota-kota kecamatan yang berada di Lombok Timur.
Mengingat perkembangan penduduk yang semakin meledak di Lombok hingga dapat menimbulkan arus lalulintas yang padat pada jalan utama, untuk itu sangat perlu dibangun pelabuhan-pelabuhan agar bisa mengurangi aktivitas kendaraan besar pengangkut barang di jalan raya
Selain pelabuhan Ferry, di Lombok sudah ada beberapa pelabuhan yang dibangun, bahkan ada sedang di kerjakan juga, seperti-halnya untuk pelabuhan peti kemas sedang di bangun di desa Gili Mas yang masih bertetangga dengan pelabuhan Lembar.
Wcananya pelabuhan ini akan menjadi pelabuhan terbesar di wilayah Indonesia Timur yang saat ini proyek pengerjaan pelabuhan ini dilaksanakan oleh PT. Pelindo
Mengenal kuliner Lombok masakan daerah tempat yang Anda kunjungi memiliki makna tersendiri. Setelah seharian di atas kendaraan menikmati pemandangan alam pulau Lombok, saat perut terasa lapar mungkin ada hasrat ingin mengenal kuliner masakan khas Lombok.
Bisa Anda tanyakan kepada sopir apa saja kuliner makanan yang khas di Lombok dan di mana tempat mendapatkannya, tapi hati hati bagi yang tidak suka masakan pedas karena orang Lombok sangat suka dengan bumbu pedas.
Sangat suka dengan masakan dengan bahan bumbu cabe yang masih mentah seperti halnya pada sayur Pelecing Kangkung. Beberok dan sambal colet.
Ketiga unsur kuliner ini sangat tidak bisa lepas dari menu sehari hari saat makan, terutama Beberok dan sambal colet. Tapi tidak ada hal yang berlaku mutlak.
Yang pasti ada juga orang Lombok yang tidak suka bumbu pedas, dalam hal ini kita berbicara secara umum bahwa orang Lombok suka dengan masakan pedas, ada beberapa jenis masakan Lombok yang patut Anda coba seperti: Ayam bakar Taliwang, Nasi Puyung, nasi Rarang, sate Rembiga, sate Tanjung, Bulayak, Pelecing kangkung dan Sayur Ares.
INI DIA 7 MACAM KULINER LOMBOK YANG PATUT ANDA COBAÂ
Merupakan campuran dari cabe mentah (kira-kira 12 biji), terasi, tomat, Bawang, garam, penyedap masakan (Sasa atau Aji no Moto) dan tambahan sayuran terong dan kacang panjang mentah. Untuk porsi ini biasanya untuk 1 atau 2 orang yang menyajikannya pas kebetulan lagi tidak ada lauk lainnya (tidak ada uang untuk membeli)
Beberok Rusu dengan bahan dasar sambal mentah dan irisan terong dan kacang panjang dan bawang mentah
Sambal ini pun sudah cukup untuk menghabiskan nasi satu piring tapi sekiranya bisa ada tambahan sangat cocok disantap dengan tahu goreng, tempe goreng, kerupuk kulit, dan lainnya.
Sekalipun orang Lombok sudah memasak masakan lain dengan diberi bumbu pedas seperti tumis kangkung, sayur nangka muda, sawi, kecipir dan lainnya walaupun bumbunya sudah pedas tetap beberok sedapat mungkin harus ada tapi ini tidak berlaku untuk semua orang Lombok.
Secara umum seperti itu yang sering saya jumpai bahkan ada juga beberapa orang Lombok yang tidak suka sambal mentah, ada juga orang Lombok yang tidak suka dengan bumbu pedas seperti halnya salah satu dari adik saya sangat anti dengan beberok.
Kuliner Lombok Sambal Colet (Sambal Tradisional)
Kata colet mengindikasikan ujung telunjuk meraih sambal, merupakan racikan dari cabe mentah (kira kira 12 biji), terasi, garam dan penyedap masakan seperti (sasa dan aji no moto) sebisa mungkin ada limo.
Sambal ini lebih sederhana dari pada beberok hanya tidak ada unsur tomatnya saja letak bedanya bisa di hidangkan tanpa lauk lainnya juga untuk porsi menghabiskan satu piring nasi tapi paling cocok di hidangkan dengan ikan asin goreng, ikan segar goreng, teri goreng dan ayam goreng.
Dihidangkan saat nasi masih dalam keadaan hangat Kedua sambal tersebut di atas merupakan sambal menu pengiring makan yang sangat mendasar di Lombok tapi kalau bicara makanan khas Lombok yang tidak dapat ditemukan di daerah lain yaitu; Ayam bakar Taliwang, Pelecing kangkung, sate Bulayak, sate Tanjung, sate Rembiga.