Bukit Cacing

English

Trek sepeda Bukit Cacing, Yah. Mungkin itulah yang sering  terdengar ditelinga jika anda adalah penggemar bersepeda MTB dan juga jika Anda adalah penggemar sepeda DH atau Down Hill, mengapa demikian?

Ya, memang seperti itulah kenyataan dan yang saya rasakan sebelum mengunjungi tempat ini.

Di akhir tahun 2018 Goes MTB ke Bukit Cacing sangat santer disebut-sebut, hingga pada akhirnya saya pun menyempatkan diri untuk goes ke lokasi ini.

Trek atau medan di lokasi bukit Cacing sangat beda dari lokasi bersepeda MTB pada umumnya tapi sayang sekali trek ini agak pendek bagi saya.

Bukit Cacing
Puncak bukit Cacing

Dari tempat saya tinggal di pusat kota Mataram untuk menuju lokasi puncak bukit Cacing hanya 9 km saja dengan kondisi medan yang berliuk-liuk seperti liukan cacing.

Mungkin seperti itu saya gambarkan dan mungkin karena ini alasannya hingga tempat ini di sebut bukit Cacing oleh para pecinta MTB.

Lihat Juga: Trip Sepeda Gunung (MTB) Lombok

Sementara penduduk setempat menyebutnya dengan sebutan lain yaitu dengan sebutan Orong atau dalam bahasa Nasional Indonesia, Orong adalah Lorong.

Mungkin juga filosofi kata Orong bagi penduduk setempat sangat tepat untuk memberikan nama tersebut dengan istilah Orong.

Karena di saat kita menuju ke lokasi kita memasuki Orong atau lorong bambu, karena jalan menuju lokasi ini dirimbuni oleh pohon bambu yang lebat.

Rute Bukit Cacing
Jalur selamat datang di bukit Cacing

Bagaimana jika Anda mau pergi ke lokasi Bukit Cacing? Nah kali ini saya akan mengarahkan Anda menuju bukit yang dimaksudkan.

Jika Anda adalah warga kota Mataram maka tidak akan sulit untuk menemukan bukit Cacing, patokan utama adalah Anda cukup berkendara ke arah kelurahan Rembiga.

Rembiga yang terkenal dengan kuliner satenya itu, kemudian menuju arah kecamatan Gunungsari, ke arah utara dengan melintasi 2 jembatan besar.

hingga sampai di pusat penjualan kerajinan bambu Gunungsari, jalan ini sedikit berkelok dan ada beberapa persimpangan.

Baik itu, ke kiri dan ke kanan, tapi pastikan Anda sampai di simpang empat, di mana jika berbelok ke kiri jalan utama ini akan menuju desa Sandik, desa Montong dan belok kanan menuju ke arah pantai Senggigi.

Jalur Bukit Cacing Dulu
Orong atau Lorong menuju bukit Cacing

Selanjutnya jika kita lolos ke arah Utara maka Anda akan menuju kabupaten Lombok Utara, melintasi bukit hijau yang tak jauh tampak di depan Anda.

Nah jika berbelok ke arah kanan kira-kira 300 meter maka akan terbelah ke kiri dan ke kanan.

Jika ke kanan akan menuju banyak tempat, ke Dopang, Penimbung, Lingsar dan lain sebagainya, tapi jika berbelok ke arah kiri maka itulah jalan menuju bukit Cacing yang kita maksudkan.

Saat awal berbelok kiri kondisi jalan ini beraspal bagus bahkan ada markanya sejauh kurang dari 1 km, setelah itu jalan aspal lepas atau aspal yang sudah tinggal kerikilnya saja.

Kini jalan ke bukit Cacing sudah diaspal hingga 1 km sebelum sampai ke puncak bukit Caing dan saat ini bukit Cacing sudah dibebaskan untuk dijadikan trek khusus sepeda MTB terutama Down hill.

Masyarakat sangat mendukung kegiatan ini, sehingga banyak yang merelakan tanahnya dikeruk untuk dibuat trek bersepeda bahkan informasinya tanah warga disewa kan sebagai jalur lintasan.

Jalan ke Bukit Cacing akan menanjak terus dengan kondisi pekerasan beton rabat menelusuri Orong atau lorong bambu yang lebat, sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk terkena panasnya terik matahari.

Simpang Bukit Cacing
Posisi sepeda ke atas kanan adalah jalur menuju puncak yang sulit ditebak

OK, jadi seperti itulah suasana yang Anda jumpai nantinya jika ada rencana mau goes ke sana.

Tapi ulasan ini pastinya belum selesai sampai di sini karena kita belum sampai di lokasi puncak bukit Cacing.

Sebelum sampai di puncak bukit Cacing akan ada sedikit kendala di sini, karena lorong jalan tanah untuk menuju puncak bukit Cacing sangat tidak diduga.

Karena tidak ada petunjuk arah, jadi Anda harus bertanya-tanya ke orang-orang sekitar yang bermukim di sana.

“Bila perlu, sebelum bertanya menuju ke lokasi Anda sebaiknya tanyakan di mana tempat orang jual “Tuak Manis” (Minuman dari pohon aren)

Jika kebetulan ada yang jual, ya saran saya belilah sekedarnya buat suplemen Anda naik menuju bukit.

Selanjutnya tanyakan lokasi jalan menuju ke atas bukit Cacing.

Di atas Bukit Cacing
Saat bersantai di bawah pohon mangga yang ada di bukit Cacing sambil menikmati kopi dari pedagang dadakan

Selanjutnya setelah menemukan jalur menuju ke atas puncak bukit Cacing, ada 2 step tempat pemberhentian atau view point.

Selanjutnya step ke 2 lebih luas dan di lokasi inilah high light, inilah yang disebut bukit Cacing atau puncak bukit Cacing.

Dari sini tampak jajaran bukit yang indah ke arah timur, hingga ke kaki gunung Rinjani tapi dari sini gunung Rinjani tidak akan tampak karena terhalang oleh bukit yang ada di depan Anda.

Selain itu jika sudah sampai di atas bukit yang puncaknya datar, kira-kira seluas 30 are di situ Anda bisa memesan kelapa muda dengan harga yang cukup murah untuk satu buahnya sekitar Rp 5.000.

Juga bisa memesan kopi dan beberapa camilan. Gorengan pisang, juga ada pisang yang direbus, selain itu ada minuman kemasan botol.

Jalur Alternatif Lain
Jalur alternatif lain saat turun dari atas bukit Cacing

Selanjutnya jika sudah puas di atas bukit, lalu bagaimana dengan medan saat berbalik untuk pulang? Tentu, jalur pulangnya lain.

Tanyakan saja ke penjual dadakan di atas bukit Cacing tersebut mengenai arah turunnya, jika sudah turun maka harus berhati-hati karena medannya sangat curam.

Maka tak salah jika pesepeda DH paling suka ke Bukit Cacing, karena medan ini sangat cocok untuk Down Hill, jalur turunnya ada beberapa cabang tapi semuanya akan menuju ke lokasi awal Anda naik ke bukit Cacing.

Ada jalur khusus juga yang dibuat untuk DH, tapi jika tidak ada yang menunjuki pasti Anda tidak bakalan tau jalur ini.

Baiklah mungkin sampai di sini informasi sementara tentang bukit Cacing sampai jumpa di coretan lainnya. Salam goes Sehat !!!

Puncak Bukit Cacing
Nikmatnya kelapa muda setelah sampai di atas bukit Cacing
Blogger Supardani
Salam kenal dari Blogger