Sunbathin in Trawangan

 

As a true traveler, wherever you want to visit wherever possible, every moment you want is recorded, at least it can be recorded by the picture of your smart phone right? No exception if you are going to visit Gili Trawangan surely you want to show that you really are on Gili Trawangan with the characteristics there are Caucasians and Caucasians again basking on the beach.

Location in front of Ombak Sunset Hotel

Well, the sunbathing location on Gili Trawangan is generally seen in front of the Horizontal pub lounge which is about 300 meters from the public port on Gili Trawangan, walking to the right because in this area it has a vast expanse of white sand, Caucasians who want to embezzle the color of the skin is where they are basking in bikini clothing to sleep on their backs while reading thick novels using a glass sun or we call black glasses.

Almost most of the sunbathers here are western or for Indonesians we call Caucasians because the color of the skin is white, if there are local or indigenous people who join here it will look strange, for Caucasians to darken the skin is their tradition while on vacation to the tropics which is sometimes their pride as a sign of returning home from the tropics because Europeans enjoy less sunlight than people who live close to the equator.

Sunbathing location on the east coast of Gili Trawangan in front of turtle breeding

Sunbathing in mini clothes for Caucasians and Caucasians is a tradition of their culture in vacation, walking in bikini clothes even when paddling a few times, but don’t get mistaken that doesn’t mean this is porn action but this is a matter of tradition and does not mean Caucasians are free to be touched because of their way or their meteoric culture, it is not for them a bitch or porn is part of their lifestyle.

When they dress like that they will be very disturbed if you glare at it especially if you dare to touch an unnatural part of the body, the Caucasians will report you to the authorities. For now the tourist visit to Gili Trawangan is very swollen in the area that I mentioned above has been unable to accommodate so many people who will bask in front of Horizon pub so now in the place I mentioned it is no longer playing set.

On the west coast of Gili Trawangan beach many foreign tourists are sunbathing sporadically, especially now that all the buildings on the beach are evicted by the district government apparatus, more and more areas are considered comfortable to relax or sunbathe, unlike before if you just sit there suddenly will come to offer food menus at quite fantastic prices.

Sunbathing location on the North coast of Gili Trawangan in front of the Bali Kana hotel.

On Gili Trawangan, although it is the largest tourism destination in the archipelago, it does not mean that Caucasians and foreigners have the freedom to carry their customs and traditions to this island because they are very good and the values ​​of social norms are still highly valued on this island. Caucasians are limited not to wander haphazardly into the village by wearing their bikinis because in every alley and entrance, a warning has been given with the prohibition against using bikini clothing into the village.

Previously the coast was dominated by business people so it did not provide space for people who just wanted to sunbathe.

Only they are given the flexibility at the beach side location, of course, especially for naked naked without clothes they are already in the path with writing on the sunbathing location not to be naked and must respect the norms of the local community especially now that it has been standing for a long time 2 mosques are quite large and wrong one is quite magnificent with modern architecture.

berjemur di gili trawangan

Lokasi Berjemur

English

Berjemur di Gili Trawangan di mana saja wokeh, terkecuali jangan di area pelabuhan atau tempat aktivitas ramai, Sebagai seorang wisatawan sejati, ke mana saja tempat yang akan Anda kunjungi sedapat mungkin setiap momen kepingin nya terekam, setidaknya bisa terekam oleh gambar smart phone Anda kan ?

Tidak terkecuali jika Anda akan mengunjungi Gili Trawangan pasti Anda ingin menunjukkan bahwa Anda benar-benar berada di Gili Trawangan dengan ciri khas ada bule-bule lagi berjemur di pantai.

berjemur di gili trawanganNah, lokasi berjemur di Gili Trawangan umumnya banyak terlihat di depan Horizontal lounge pub yang berjarak kira – kira 300 meter dari pelabuhan umum di Gili Trawangan, berjalan ke arah kanan karena di areal ini memiliki hamparan pasir putih yang luas para bule-bule yang mau menggelapkan warna kulit di sinilah lokasinya mereka berjemur dengan busana bikini tidur telentang sambil membaca novel-novel tebal dengan menggunakan sun glasses atau kita sebut kaca mata hitam.

Hampir sebagian besar yang berjemur di sini adalah western atau bagi orang Indonesia kita sebut bule karena warna kulitnya yang berwarna putih, kalau ada orang lokal atau pribumi yang bergabung di sini justru akan kelihatan aneh.

Bagi bule-bule menggelapkan kulit merupakan suatu tradisi mereka saat berlibur ke daerah tropis yang kadang untuk dijadikan kebanggaan mereka sebagai tanda baru pulang liburan dari daerah tropis karena orang Eropa lebih sedikit menikmati sinar matahari dari pada orang yang tinggal dekat dengan garis khatulistiwa.

berjemur di gili trawangan sisi timur

berjemur di gili trawangan

Lokasi berjemur di pesisir timur Gili Trawangan depan penangkaran penyu

Berjemur dengan pakaian mini bagi para bule-bule sudah merupakan tradisi adat budaya mereka dalam berlibur, berjalan jalan dengan pakaian bikini bahkan saat mengayuh sepeda pun.Jangan salah kaprah, bukan berarti ini porno aksi tapi ini masalah tradisi dan bukan berarti para bule-bule ini bebas untuk dijamah karena cara mereka atau budaya mereka seperti. itu bagi mereka bukan suatu yang jalang atau porno itu adalah bagian dari gaya hidup mereka. Saat mereka berpakaian seperti itu mereka akan sangat terganggu kalau Anda memelototi nya apalagi kalau Anda berani menyentuh bagian badan yang tidak wajar pasti si bule akan melaporkan Anda ke pihak berwajib. Untuk saat ini kunjungan wisatawan ke Gili Trawangan sangat membludak di area yang saya sebutkan di atas sudah tidak mampu untuk menampung sekian banyak orang yang akan berjemur di depan Horizon pub jadi sekarang di tempat yang saya sebutkan sudah tidak main set lagi. Di pesisir barat pantai  Gili Trawangan wisatawan asing banyak berjemur secara sporadis apalagi sekarang setelah semua bangunan di pinggir pantai digusur oleh aparat pemerintah kabupaten semakin banyak area yang dianggap nyaman untuk bersantai atau berjemur, tidak seperti sebelumnya jika Anda salah tempat duduk saja tiba-tiba ada yang akan datang menyodorkan menu makanan dengan harga yang cukup  fantastis harganya.

Pantai gili trawangan bagian Sisi Utara 

Sisi uara Trawangan

Lokasi berjemur di pesisir Utara Gili Trawangan depan hotel Bali Kana.

Di Gili Trawangan walaupun merupakan destinasi pariwisata terbesar di nusantara bukan berarti para bule-bule ini memiliki kebebasan untuk semaunya membawa adat dan tradisi mereka ke pulau ini karena awik-awik dan nilai norma kemasyarakatan masih sangat dijunjung tinggi di pulau ini oleh karena itu para bule-bule dibatasi untuk tidak berkeliaran sembarangan ke dalam kampung dengan menggunakan busana bikini nya karena di setiap gang maupun jalan-jalan masuk sudah di berikan peringatan dengan tulisan larangan untuk tidak menggunakan busana bikini masuk ke dalam kampung.

Hanya mereka diberikan keleluasaan pada lokasi pinggir pantai saja, sudah tentu apalagi untuk bertelanjang  tanpa busana mereka sudah di jegal dengan tulisan di lokasi tempat berjemur untuk tidak telanjang sembarangan dan harus menghormati norma masyarakat setempat apalagi sekarang sudah berdiri sejak lama 2 masjid yang cukup besar dan salah satunya cukup megah dengan ber-arsitektur modern.

Sisi Timur Trawangan

Sebelumnya pesisir pantai dikuasai oleh para pebisnis hingga tidak memberikan ruang bagi orang yang hanya sekedar ingin berjemur saja.