Saya Supardani lahir dan besar di Lombok, pariwisata bukan dasar pendidikan saya tapi pariwisata mendidik saya untuk terlibat menjadi bagian dari pelaku pariwisata. Pariwisata adalah sesuatu yang menyenangkan. Lahir di Mataram 10 Oktober 1973 tidak pernah belajar tentang pariwisata secara akdemis tapi tanpa belajar pariwisata mengajarkan saya secara otodidak. Pasti akan banyak kekurangan.
Tamat belajar hanya sampai tingkat SLTA, tamatan STMN Mataram jurusan bangunan dan pernah bekerja lama di bidang konstruksi. Akhirnya takluk untuk menjadi pelaku pariwisata. Pernah menjadi tour guide hanya bermodalkan bahasa Inggris pas-pasan, dari sinilah saya mengenal pariwisata lebih dekat dan hingga kini saya sudah banyak menulis blog tentang pariwisata, tentunya masih banyak kekurangan, berinovasi terus agar bisa melayani semakin baik kedepannya.
Pelabuhan lembar merupakan pintu gerbang laut yang terletak disebelah barat pulau Lombok yang menghubungkan pelabuhan Padang Bai di Bali dengan lama penyeberangan 4 jam.
Pelabuhan Lembar merupakan pelabuhan yang sangat ramai aktivitas nya dengan terlihat banyak antrian truk truk yang menunggu untuk menyeberang ke padang Bai tidak saja truk truk besar ini berasal dari bali tapi truk truk tersebut sebagian besar truk truk yang membawa komoditi yang berasal dari kota kota besar di pulau jawa.
Selain merupakan pelabuhan ferry yang beroperasi tiap jam juga merupakan pelabuhan peti kemas dan pelabuhan kapal kapal PELNI yang melintas ke penjuru nusantara. Berlokasi terpisah, pelabuhan nya sekarang dinamakan pelabuhan Gili Mas.
Lembar bisa anda tempuh dari Kota Mataram melalui jalur bypass Bandara. Di bundaran patung sapi berbelok ke selatan sejauh 25 Km. Jangan Khawatir banyak petunjuk jalan yang bisa anda jumpai di jalan besar, dijamin anda tidak akan tersesat.
Saat ini Toll laut sudah bisa anda buktikan adanya. Kini pelabuhan lembar juga melayani penyeberangan menuju lang sung ke pelabuhan perak di Surabaya dan bahkan sudah dibuka lagi penyeberangan dari Lembar ke Banyuwangi masing-masing 2 kali penyeberangan dalam 1 minggu.
Kini Lombok dan daerah lainnya sudah gampang diakses melalui Bali, Banyuwangi dan Surabaya, sudah mudah bukan ke Lombok dengan akses laut ?
Jangan Khawatir soal tindak calo dan kriminal di pelabuhan Lembar, tidak seperti dulu saya kena tipu oleh calo-calo tiket liar. Kini anda bisa membeli tiket lewat aplikasi Ferryzy dan bisa mereservasi penyeberangan jauh hari sebelumnya biar tidak kehilangan kursi.
Aturannya tidak boleh telat dan tiket tidak dapat ditukar untuk penyeberangan berikutnya atau di lain hari alias tiket yang sudah anda pesan statusnya akan hangus.
Pelabuhan lembar sangat indah dari atas ferry, dari atas ferry terlihat panorama pantai Sekotong yang sangat indah, Bahkan jika berada di sekitar pelabuhan lembar banyak tempat persinggahan tempat menikmati kuliner sambil melihat ferry melintas lalu-lalang masuk pelabuhan menumpah penumpang.
Tidak jauh lagi setelah keluar dari teluk Lembar banyak tempat bersantai menikmati alam pantai sekitarnya, sepanjang pantai dari teluk Lembar sampai ujung Bangko-bangko di bagian barat pulau Lombok hingga bisa juga melihat pulau Nusa Penida di Bali
Anda sebaiknya membaca artikel ini agar tidak salah dalam waktu berkunjung ke 3 Gili, pelabuhan Bangsal yang berada di kecamatan Pemenang, merupakan gerbang utama untuk penyeberangan ke 3 Gili yaitu: Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Pelabuhan Bangsal merupakan pelabuhan kapal kayu yang berkapasitas 40 penumpang.
Saat ini sudah ada perahu dengan kapasitas melebihi dari ketentuan dengan kapasitas mesin 100 PK, Pelabuhan ini berlokasi di Lombok Utara berjarak 25 Km dari kota Mataram.
Pelabuhan Bangsal masuk ke dalam wilayah kecamatan pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU). Sebelum menuju pelabuhan Bangsal setiap kendaraan, mobil atau bus pariwisata yang datang harus parkir di terminal Bangsal yang berjarak kira-kira 300 meter dari pelabuhan Bangsal.
Cara Menuju ke 3 Gili, Dari terminal Bangsal menuju pelabuhan Boat penyeberangan pilihannya ada 3 cara untuk menuju pelabuhan yaitu: Dengan berjalan kaki, naik ojek atau naik Cidomo (andong) Berlaku bagi setiap kendaraan roda 4 yang membawa penumpang wisatawan tidak diperbolehkan menurunkan penumpang di areal pelabuhan.
Karena akan berakibat kendaraan terlalu berjejal di area pelabuhan Bangsal yang relatif sempit itu, terkecuali bagi kendaraan yang datang tidak membawa penumpang untuk tujuan pen-jemputan, aturannya diperbolehkan masuk ke area parkir pelabuhan.
Untuk tujuan pen-jemputan wisatawan yang datang dari 3 Gili, selain itu juga ada alasan lain dari pemda agar bisa memberikan manfaat bagi kusir Cidomo (andong) atau ojek di pelabuhan Bangsal untuk bisa mengais rezeki di daerah tempat tinggalnya agar tidak hanya jadi penonton saja di atas lahan sendiri.
Tempat Parkir Inap di Pelabuhan Bangsal
Gerbang pelabuhan bangsal, belok kanan ke terminal parkir
Adapun yang datang dengan menggunakan kendaraan roda 2 bisa masuk langsung tanpa harus berbelok kanan ke arah terminal Bangsal, lolos saja nanti tidak jauh dari pantai Anda bisa memarkir sepeda motor di tempat jasa parkir.
Untuk satu hari biaya dikenakan Rp 10,000 atau jika menginap bisa juga dengan biaya yang sama. Ada beberapa tempat jasa parkir di sekitar area pelabuhan Bangsal dan dijamin aman untuk menitipkan motor di sini.
Langkah pertama menitipkan motor, ada semacam kartu yang akan diberikan oleh pihak pengelola parkir dan yang pasti kartu tersebut jangan sampai hilang biar tidak ribet urusannya saat mengambil sepeda motor titipannya.
Selain itu bila Anda adalah rombongan dengan menggunakan mobil pribadi bisa Anda titipkan di terminal pelabuhan Bangsal tapi kalau untuk menginap harus menitipkan di jasa titipan mobil yang tempatnya sama dengan tempat titipan motor, untuk satu hari akan dikenakan biaya Rp 25.000 dengan prosedur yang sama yaitu dengan mengisi daftar registrasi.
Harga Tiket Penyeberangan Publik Boat Pelabuhan Bangsal
Di bangunan beratap biru tempat pembelian tiket penyeberangan menuju 3 Gili kini bangunan tersebut sudah rata dan pindah tidak jauh dari tempat itu
Untuk tiket penyeberangan ke 3 Gili langsung bisa dibeli di loket pelabuhan biaya Rp 23.000/ orang untuk penyeberangan ke Gili Trawangan dengan waktu tempuh 30 menit, Rp 21.000/ orang untuk penyeberangan ke Gili Meno dengan waktu tempuh 25 menit dan Rp 18.000/ orang untuk penyeberangan ke Gili Air dengan waktu tempuh 15 menit.
Saya ingatkan jangan mau kompromi dengan siapa pun untuk urusan membeli tiket di pelabuhan Bangsal, langsung saja ke loket tiket di bangunan kecil perkiraan luas 2 X 3 meter di situ sudah terpampang harga tiket seperti pada kolom yang sudah saya buatkan seperti di bawah ini, lokasinya langsung nempel di ruang tunggu yang panjang di bibir pantai.
Harga Berlaku Mulai Tanggal 9 November 2022
PUBLIK BOAT ONE WAY / PERSON
Destination
Price
GILI AIR
Rp 18.000
GILI MENO
Rp 21.000
GILI TRAWANGAN
Rp 23.000
CHARTER PUBLIK BOAT (20 PEOPLES) ONE WAY
Destination
Price
GILI AIR
Rp 560.000
GILI MENO
Rp 650.000
GILI TRAWANGAN
Rp 750.000
CHARTER PUBLIK BOAT (20 PEOPLES) RETURN
Destination
Price
GILI AIR
Rp 1.000.000
GILI MENO
Rp 1.150.000
GILI TRAWANGAN
Rp 1.300.000
CHARTER & DESTINASI (40 ORANG)
Destination
Price
G. Air – G. Meno – G. Trawangan
Rp 2.000.000
G.Trawangan – G. Meno
Rp 1.700.000
G. Trawangan – G. Air
Rp 1.800.000
G. Air – G. Meno
Rp 1.500.000
Himbauan Kepada penumpang Yang kan Menyeberang Publik Boat
Ini harus diperhatikan, himbauan ini berarti kesepaktan juga dengan pihak pelabuhan agar jangan sampai terjadi pada setiap penumpang.
Pastikan diri siap untuk menyebrang
Publik yang sudah penuh akan diinformasikan sesuai warna tiket yang anda pegang
Pemberitahuan 3 X dari loket, jika penumpang tidak naik boat, maka tiket tidak dapat digunakan lagi pada boat pemberangkatan selanjutnya
Tiket yang sudah dibeli tidak dapat dibatalkan setelah publik boat diinformasikan penuh oleh loket
Untuk penumpang rombongan sebelumnya agar memastikan anggota rombongan sudah berkumpul di pelabuhan dan siap berangkat
Penumpang yang ketinggalan boat bukan menjadi tanggungjawab petugas loket (Tiket yang sudah dibeli tidak dapat digunakan lagi pada boat pemberangkatan berikutnya)
Penumpang membeli tiket di loket resmi yang telah disediakan oleh koperasi angkutan laut Karya Bahari tanpa melalui perantara
Pembelian tiket di luar loket bukan menjadi tanggungjawab petugas loket
Penumpang yang sudah membeli tiket agar menunggu pemberangkatan boat di ruang tunggu.
Penyebrangan Fast Boat & Speed Boat Dari Pelabuhan Bangsal
Di pelabuhan Bangsal ada pilihan lain cara menyeberang untuk ke 3 Gili: Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air dengan menggunakan Fast boat dengan biaya Rp 85.000/ orang dengan jadwal 7 kali penyebrangan sehari setiap jam dan untuk tujuan Gili Meno tidak ada saat ombak lagi besar karena tidak ada tempat untuk berlabuh dikarenakan Fast boat tidak bisa berlabuh dengan aman di Gili Meno karena akan terhempas gelombang yang keras.
Bahkan Fast boat pernah terdorong ke tepi pantai hingga membuat crew harus turun untuk mendorong Fast boat ke tengah lagi dan yang paling berisiko adalah bagian dari baling-baling mesin Fast boat yang di khawatirkan akan terkena benda keras di dalam air.
“harga tiket dihitung sama untuk tujuan Gili mana-pun. Berikut tabelnya
FAST BOAT
DESTINASI
TIME
Gili.Air
Gili Meno
Gili Trawangan
09.00 AM
10.00 AM
11.00 AM
12.00 AM
01.00 PM
02.00 PM
03.00 PM
04.00 PM
Rp 85.000/ Person
Kemudian untuk penyeberangan speed boat setiap waktu, begitu anda bayar langsung berangkat. Bentuk dan ukurannya tentu beda fast boat berkapasitas sampai 60 orang sedangkan speed boat maksimal hanya 6 orang saja, ukurannya tentu lebih kecil.
Speed boat tentu lebih cepat dibandingkan dengan fast boat, yang pasti goncangannya lebih dah besar dan hati hati cari tempat duduk biar tidak basah terhempas ombak berikut daftar harga penyeberangan dengan mengguanakan speed boat ke 3 Gili.
SPEED BOAT TO 3 GILI
Destination
Price
GILI AIR
Rp 300.000
GILI MENO
Rp 350.000
GILI TRAWANGAN
Rp 400.000
Selain itu bila Anda tiba di sekitar pelabuhan Bangsal dan ingin mengisi perut sebelum menyeberang ke Bangsal ada beberapa restoran yang bisa anda kunjungi di antaranya Cafe Arnel, Bunga – bunga cafe, Dikky Travel Cafe dan Lombok Cafe, selain itu untuk yang mau harga murah bisa juga masuk ke area pelabuhan untuk mencari nasi bungkus atau bakso yang berada di samping ATM BNI 46.
Selain itu bagi yang ingin membeli camilan sejenis kue – kue dan roti atau makanan kering juga minuman kaleng bisa Anda beli di sebelah loket tiket ada dua unit bangunan mini market, silakan beli segala kemungkinan yang Anda butuh kan selama di Gili karena kalau beli di Gili pastinya harga lebih mahal bahkan sangat mahal.
Perhatikan Warna Boatnya ya, yang ke Gili Air parkir nya di sebelah dermaga
Perlu untuk diketahui tentang situasi di pantai dengan melihat perahu-perahu yang parkir dengan berbagai macam warna yang sudah disepakati untuk tujuan masing-masing Gili: perahu untuk tujuan Gili Trawangan berwarna warna Merah putih, untuk warna merah kuning perahu dengan tujuan ke Gili Meno dan untuk warna putih biru untuk tujuan ke Gili Air yang berlabuh terpisah di samping kanan dermaga.
Adapun yang tampak terlihat di sekitar pelabuhan beberapa perahu parkir yang mirip dengan perahu nelayan Bugis di sebelah kanan yang tidak jauh dari dermaga itu adalah perahu untuk Trip dengan tujuan ke pulau Komodo (4 hari – 4 malam) yang senantiasa menunggu gilirannya untuk Trip berikutnya dan ada juga terlihat beberapa Fast boat parkir mepet di dermaga sebelah kanan yang sedang siap sedia membawa penumpang untuk menyeberang ke 3 Gili setiap jam.
Porter di Pelabuhan Bangsal
Selain itu ada beberapa Cidomo parkir yang tidak jauh dari tempat penjualan tiket yang sedang menunggu penumpang menanti kedatangan perahu dari 3 Gili dan tampak terlihat bahan lauk-pauk berjejer di bibir pantai yang siap dinaikkan ke atas perahu biasanya ada jasa angkut atau Porter yang akan menaikkan ke atas perahu dan mereka (Porter) sudah diberikan seragam dengan nomor punggung pada baju kaosnya.
Untuk Anda yang ingin menggunakan jasa Porter ini terlebih dahulu harus tanya berapa ongkosnya dulu karena pasti akan tidak sama dengan para pedagang yang reguler membawa barang dagangan ke 3 Gili, sudah pasti kalau Anda kelihatan tampang wisatawan orang kota mereka akan minta bayaran jasa lebih mahal.
Untuk informasi pariwisata Lombok secara visual Anda bisa Subscribe Channel Youtube kami “Gerbang Wisata Lombok”
Pelabuhan Kota Ampenan pada masa lampau adalah pusat dari pada aktivitas perdagangan di pulau Lombok karena juga merupakan lintas perdagangan yang menghubungkan Bali melalui pelabuhan Padang Bai.
Hingga kini kecamatan Ampenan dihuni oleh berbagai etnis pendatang yaitu : etnis Tionghoa, etnis Arab, etnis Bugis, etnis Melayu, etnis Bali yang hidup berdampingan dan rukun.
Era 1980an pantai Ampenan sering diadakan pentas hiburan rakyat seperti: rona-rona, film layar tancap, pertunjukan wayang kulit, panggung musik dangdut dan lainnya termasuk juga terdapat bioskop persis di simpang lima yang menuju arah Senggigi, kelurahan Pejeruk, Pasar Ampenan, Kota Mataram dan menuju pantai Ampenan tapi kini sudah menjadi bangunan Bank Danamon.
Penataan pantai Ampenan saat ini
Kini pelabuhan Ampenan tinggal menyisakan tiang-tiang dermaga yang sudah patah termakan karat dan masih ada sisa-sisa bangunan tua yang tinggal tunggu waktu akan disulap menjadi bangunan megah.
Sekarang daerah bekas pelabuhan sudah dijadikan taman kota Ampenan yang sering dikunjungi pada sore hari pada saat menunggu matahari terbenam dan saat ini sudah ada leter yang bertuliskan PANTAI AMPENAN sudah beberapa kali tempat ini akan dikelola investor tapi masih fiktif dengan maksud tujuan tidak jelas juga sering dijadikan ajang janji politik.
Lokasi wisata warga kota di tanggul pantai Ampenen
Belakangan ini pantai Ampenan sudah banyak perubahan wajah secara bertahap, mulai dari penataan ruang bermain untuk umum.
Di area pantai saat ini sudah tertata namun tetap saja terlihat semrawut karena gerobak para pedagang kaki lima selalu sulit untuk ditertibkan, padahal tujuan pemerintah kota agar masyarakat setempat betul-betul bisa di berdaya-kan dengan dibangunnya bilik-bilik untuk berjualan.
Tapi terkadang perkembangan barang dagangan yang harus bertambah yang membuat perluasan bangunan bilik ditambah dengan terpal-terpal lusuh sehingga merusak estetika yang sudah dibentuk.
Ajungan Satu Hati brand Honda
Di depan pantai pada bangunan ini sudah ditata oleh pihak swasta tapi dengan syarat harus mencantumkan merek dagang seperti-halnya sebuah anjungan yang di beton sekalian sebagai tanggul.
Juga ada kursi tempat bersantai tapi ada pamrih juga tempat tersebut bertuliskan SATU HATI dengan logo produk sepeda motor Honda. Untuk informasi pariwisata Lombok secara visual Anda bisa subscribe Chanel Youtube kami “Gerbang Wisata Lombok”
Berlokasi di kabupaten Lombok utara yang sebenarnya objek wisata ini bisa dibilang kebetulan saja karena beberapa tahun yang lalu terjadi longsoran dipinggir pantai yang dipicu oleh abrasi hingga bekas longsoran ini membentuk tebing yang cukup tinggi 30m dan nampak indah untuk pengambilan gambar.
Sebenarnya tempat ini bisa dianggap rawan untuk pengunjung yang berada di bawah tebing karena dinding tebing merupakan lapisan tanah yang terdiri dari kombinasi lapisan pasir, tanah gembur yang bisa dianggap kemungkinan bisa terjadi longsor lagi.
Objek wisata pantai tebing merupak destinasi wisata baru yang saat ini sudah mulai dikemas dengan adanya tempat orang berjualan camilan dan air minum kemasan, dulu setiap beberapa kali saya melintas di ruas jalan yang tidak jauh dari lokasi ini pantai tebing merupakan bukit kecil yang mencorok ke tengah laut.
Ombak pantainya tergolong tenang hingga pada suatu ketika musim angin kencang dan ombak menjadi tinggi menghempas ujung dari bukit yang mencorok ke laut menjadi longsor hingga terbentuklah bekas longsoran ini menjadi bentuk yang unikdan layak untuk dijual untuk dijadika objek wisata.
Pelabuhan Tanjung Luar merupakan pantai berpasir hitam, Tanjung luar sebenarnya bukan tujuan wisata pantai tapi Tanjung Luar merupakan daerah tempat para nelayan menjual hasil tangkapan ikan yang siap untuk didistribusikan ke daerah Lombok bagian timur bahkan pasar hiu pun ada di Tanjung luar.
Tidak ada yang menarik untuk dilihat namun untuk turis bule senang dengan suasana kedaerahan, karena orang orang di sini masih berpenampilan bersahaja, dan masih terdapat banyak-pasar pasar yang terlihat sangat tradisional.
Objek wisata di sini Anda bisa melihat hasil tangkapan ikan hiu yang berukuran besar, bila hendak melihat hasil tangkapan hiu harus pada bulan bulan tertentu tergantung musim angin dan bisa Anda lihat setiap pagi sekitar jam 9 pagi.
Ikan ikan hiu ini merupakan hasil tangkapan para nelayan lokal yang menggunakan kapal kayu yang bisa menempuh jarak yang sangat jauh hingga mendekati perairan teritorial perairan Australia.
Tanjung Luar kini sering dikunjungi wisatawan terkait dengan trip menuju ke pantai Pink. Jadi Tanjung Luar sudah tidak asing lagi bagi para pelaku wisata di Lombok. hampir setiap hai puluhan boat trip dioperasikan melalui pelabuhan ini.
jangan lupa jika mau berwisata ke pantai Pink, pesan makannya langsung di sini saja karena di lokasi ini sumbernya ikan segar. Tinggal dimasakin terus dibawa ke pantai Pink, nanti makannya di sana saja biar asik.
Yang paling dikenal di sini organizer boatnya atau perahu motor yaitu boat “Garuda” yang dikelola oleh pak Amat. Memiliki hampir puluhan boat dengan brand Garuda dengan berbagai macam ukuran.
Dari tempat kawasan wisata atau tempat penginapan sangat jauh untuk menuju lokasi ini, jadi harus sepagi mungkin untuk merencanakan perjalanan ke lokasi ini atau ke pelabuhan ini.
Dalam perjalanan ke lokasi ini dari arah kota Mataram atau kawasan pantai Senggigi dapat Anda singgah di salah satu objek wisata yang masih satu arah, yaitu mengunjungi destinasi kampung tenun di desa Sukarara.
Di desa Sukarara dapat mengalokasikan waktu untuk satu jam saja sudah cukup, tergantung bagaimana Anda meng kondisikan seberapa penting di desa Sukarara dan seberapa penting di tujuan wisata pantai Pink.
Boat Trip di Pelabuhan Tanjung LuarBoat trip Tanjung Luar di pantai Pink