Pelabuhan lembar merupakan pintu gerbang laut yang terletak disebelah barat pulau Lombok yang menghubungkan pelabuhan Padang Bai di Bali dengan lama penyeberangan 4 jam.
Pelabuhan Lembar merupakan pelabuhan yang sangat ramai aktivitas nya dengan terlihat banyak antrian truk truk yang menunggu untuk menyeberang ke padang Bai tidak saja truk truk besar ini berasal dari bali tapi truk truk tersebut sebagian besar truk truk yang membawa komoditi yang berasal dari kota kota besar di pulau jawa.
Selain merupakan pelabuhan ferry yang beroperasi tiap jam juga merupakan pelabuhan peti kemas dan pelabuhan kapal kapal PELNI yang melintas ke penjuru nusantara. Berlokasi terpisah, pelabuhan nya sekarang dinamakan pelabuhan Gili Mas.
Lembar bisa anda tempuh dari Kota Mataram melalui jalur bypass Bandara. Di bundaran patung sapi berbelok ke selatan sejauh 25 Km. Jangan Khawatir banyak petunjuk jalan yang bisa anda jumpai di jalan besar, dijamin anda tidak akan tersesat.
Saat ini Toll laut sudah bisa anda buktikan adanya. Kini pelabuhan lembar juga melayani penyeberangan menuju lang sung ke pelabuhan perak di Surabaya dan bahkan sudah dibuka lagi penyeberangan dari Lembar ke Banyuwangi masing-masing 2 kali penyeberangan dalam 1 minggu.
Kini Lombok dan daerah lainnya sudah gampang diakses melalui Bali, Banyuwangi dan Surabaya, sudah mudah bukan ke Lombok dengan akses laut ?
Jangan Khawatir soal tindak calo dan kriminal di pelabuhan Lembar, tidak seperti dulu saya kena tipu oleh calo-calo tiket liar. Kini anda bisa membeli tiket lewat aplikasi Ferryzy dan bisa mereservasi penyeberangan jauh hari sebelumnya biar tidak kehilangan kursi.
Aturannya tidak boleh telat dan tiket tidak dapat ditukar untuk penyeberangan berikutnya atau di lain hari alias tiket yang sudah anda pesan statusnya akan hangus.
Pelabuhan lembar sangat indah dari atas ferry, dari atas ferry terlihat panorama pantai Sekotong yang sangat indah, Bahkan jika berada di sekitar pelabuhan lembar banyak tempat persinggahan tempat menikmati kuliner sambil melihat ferry melintas lalu-lalang masuk pelabuhan menumpah penumpang.
Tidak jauh lagi setelah keluar dari teluk Lembar banyak tempat bersantai menikmati alam pantai sekitarnya, sepanjang pantai dari teluk Lembar sampai ujung Bangko-bangko di bagian barat pulau Lombok hingga bisa juga melihat pulau Nusa Penida di Bali
Anda sebaiknya membaca artikel ini agar tidak salah dalam waktu berkunjung ke 3 Gili, pelabuhan Bangsal yang berada di kecamatan Pemenang, merupakan gerbang utama untuk penyeberangan ke 3 Gili yaitu: Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Pelabuhan Bangsal merupakan pelabuhan kapal kayu yang berkapasitas 40 penumpang.
Saat ini sudah ada perahu dengan kapasitas melebihi dari ketentuan dengan kapasitas mesin 100 PK, Pelabuhan ini berlokasi di Lombok Utara berjarak 25 Km dari kota Mataram.
Pelabuhan Bangsal masuk ke dalam wilayah kecamatan pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU). Sebelum menuju pelabuhan Bangsal setiap kendaraan, mobil atau bus pariwisata yang datang harus parkir di terminal Bangsal yang berjarak kira-kira 300 meter dari pelabuhan Bangsal.
Cara Menuju ke 3 Gili, Dari terminal Bangsal menuju pelabuhan Boat penyeberangan pilihannya ada 3 cara untuk menuju pelabuhan yaitu: Dengan berjalan kaki, naik ojek atau naik Cidomo (andong) Berlaku bagi setiap kendaraan roda 4 yang membawa penumpang wisatawan tidak diperbolehkan menurunkan penumpang di areal pelabuhan.
Karena akan berakibat kendaraan terlalu berjejal di area pelabuhan Bangsal yang relatif sempit itu, terkecuali bagi kendaraan yang datang tidak membawa penumpang untuk tujuan pen-jemputan, aturannya diperbolehkan masuk ke area parkir pelabuhan.
Untuk tujuan pen-jemputan wisatawan yang datang dari 3 Gili, selain itu juga ada alasan lain dari pemda agar bisa memberikan manfaat bagi kusir Cidomo (andong) atau ojek di pelabuhan Bangsal untuk bisa mengais rezeki di daerah tempat tinggalnya agar tidak hanya jadi penonton saja di atas lahan sendiri.
Tempat Parkir Inap di Pelabuhan Bangsal
Gerbang pelabuhan bangsal, belok kanan ke terminal parkir
Adapun yang datang dengan menggunakan kendaraan roda 2 bisa masuk langsung tanpa harus berbelok kanan ke arah terminal Bangsal, lolos saja nanti tidak jauh dari pantai Anda bisa memarkir sepeda motor di tempat jasa parkir.
Untuk satu hari biaya dikenakan Rp 10,000 atau jika menginap bisa juga dengan biaya yang sama. Ada beberapa tempat jasa parkir di sekitar area pelabuhan Bangsal dan dijamin aman untuk menitipkan motor di sini.
Langkah pertama menitipkan motor, ada semacam kartu yang akan diberikan oleh pihak pengelola parkir dan yang pasti kartu tersebut jangan sampai hilang biar tidak ribet urusannya saat mengambil sepeda motor titipannya.
Selain itu bila Anda adalah rombongan dengan menggunakan mobil pribadi bisa Anda titipkan di terminal pelabuhan Bangsal tapi kalau untuk menginap harus menitipkan di jasa titipan mobil yang tempatnya sama dengan tempat titipan motor, untuk satu hari akan dikenakan biaya Rp 25.000 dengan prosedur yang sama yaitu dengan mengisi daftar registrasi.
Harga Tiket Penyeberangan Publik Boat Pelabuhan Bangsal
Di bangunan beratap biru tempat pembelian tiket penyeberangan menuju 3 Gili kini bangunan tersebut sudah rata dan pindah tidak jauh dari tempat itu
Untuk tiket penyeberangan ke 3 Gili langsung bisa dibeli di loket pelabuhan biaya Rp 23.000/ orang untuk penyeberangan ke Gili Trawangan dengan waktu tempuh 30 menit, Rp 21.000/ orang untuk penyeberangan ke Gili Meno dengan waktu tempuh 25 menit dan Rp 18.000/ orang untuk penyeberangan ke Gili Air dengan waktu tempuh 15 menit.
Saya ingatkan jangan mau kompromi dengan siapa pun untuk urusan membeli tiket di pelabuhan Bangsal, langsung saja ke loket tiket di bangunan kecil perkiraan luas 2 X 3 meter di situ sudah terpampang harga tiket seperti pada kolom yang sudah saya buatkan seperti di bawah ini, lokasinya langsung nempel di ruang tunggu yang panjang di bibir pantai.
Harga Berlaku Mulai Tanggal 9 November 2022
PUBLIK BOAT ONE WAY / PERSON
Destination
Price
GILI AIR
Rp 18.000
GILI MENO
Rp 21.000
GILI TRAWANGAN
Rp 23.000
CHARTER PUBLIK BOAT (20 PEOPLES) ONE WAY
Destination
Price
GILI AIR
Rp 560.000
GILI MENO
Rp 650.000
GILI TRAWANGAN
Rp 750.000
CHARTER PUBLIK BOAT (20 PEOPLES) RETURN
Destination
Price
GILI AIR
Rp 1.000.000
GILI MENO
Rp 1.150.000
GILI TRAWANGAN
Rp 1.300.000
CHARTER & DESTINASI (40 ORANG)
Destination
Price
G. Air – G. Meno – G. Trawangan
Rp 2.000.000
G.Trawangan – G. Meno
Rp 1.700.000
G. Trawangan – G. Air
Rp 1.800.000
G. Air – G. Meno
Rp 1.500.000
Himbauan Kepada penumpang Yang kan Menyeberang Publik Boat
Ini harus diperhatikan, himbauan ini berarti kesepaktan juga dengan pihak pelabuhan agar jangan sampai terjadi pada setiap penumpang.
Pastikan diri siap untuk menyebrang
Publik yang sudah penuh akan diinformasikan sesuai warna tiket yang anda pegang
Pemberitahuan 3 X dari loket, jika penumpang tidak naik boat, maka tiket tidak dapat digunakan lagi pada boat pemberangkatan selanjutnya
Tiket yang sudah dibeli tidak dapat dibatalkan setelah publik boat diinformasikan penuh oleh loket
Untuk penumpang rombongan sebelumnya agar memastikan anggota rombongan sudah berkumpul di pelabuhan dan siap berangkat
Penumpang yang ketinggalan boat bukan menjadi tanggungjawab petugas loket (Tiket yang sudah dibeli tidak dapat digunakan lagi pada boat pemberangkatan berikutnya)
Penumpang membeli tiket di loket resmi yang telah disediakan oleh koperasi angkutan laut Karya Bahari tanpa melalui perantara
Pembelian tiket di luar loket bukan menjadi tanggungjawab petugas loket
Penumpang yang sudah membeli tiket agar menunggu pemberangkatan boat di ruang tunggu.
Penyebrangan Fast Boat & Speed Boat Dari Pelabuhan Bangsal
Di pelabuhan Bangsal ada pilihan lain cara menyeberang untuk ke 3 Gili: Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air dengan menggunakan Fast boat dengan biaya Rp 85.000/ orang dengan jadwal 7 kali penyebrangan sehari setiap jam dan untuk tujuan Gili Meno tidak ada saat ombak lagi besar karena tidak ada tempat untuk berlabuh dikarenakan Fast boat tidak bisa berlabuh dengan aman di Gili Meno karena akan terhempas gelombang yang keras.
Bahkan Fast boat pernah terdorong ke tepi pantai hingga membuat crew harus turun untuk mendorong Fast boat ke tengah lagi dan yang paling berisiko adalah bagian dari baling-baling mesin Fast boat yang di khawatirkan akan terkena benda keras di dalam air.
“harga tiket dihitung sama untuk tujuan Gili mana-pun. Berikut tabelnya
FAST BOAT
DESTINASI
TIME
Gili.Air
Gili Meno
Gili Trawangan
09.00 AM
10.00 AM
11.00 AM
12.00 AM
01.00 PM
02.00 PM
03.00 PM
04.00 PM
Rp 85.000/ Person
Kemudian untuk penyeberangan speed boat setiap waktu, begitu anda bayar langsung berangkat. Bentuk dan ukurannya tentu beda fast boat berkapasitas sampai 60 orang sedangkan speed boat maksimal hanya 6 orang saja, ukurannya tentu lebih kecil.
Speed boat tentu lebih cepat dibandingkan dengan fast boat, yang pasti goncangannya lebih dah besar dan hati hati cari tempat duduk biar tidak basah terhempas ombak berikut daftar harga penyeberangan dengan mengguanakan speed boat ke 3 Gili.
SPEED BOAT TO 3 GILI
Destination
Price
GILI AIR
Rp 300.000
GILI MENO
Rp 350.000
GILI TRAWANGAN
Rp 400.000
Selain itu bila Anda tiba di sekitar pelabuhan Bangsal dan ingin mengisi perut sebelum menyeberang ke Bangsal ada beberapa restoran yang bisa anda kunjungi di antaranya Cafe Arnel, Bunga – bunga cafe, Dikky Travel Cafe dan Lombok Cafe, selain itu untuk yang mau harga murah bisa juga masuk ke area pelabuhan untuk mencari nasi bungkus atau bakso yang berada di samping ATM BNI 46.
Selain itu bagi yang ingin membeli camilan sejenis kue – kue dan roti atau makanan kering juga minuman kaleng bisa Anda beli di sebelah loket tiket ada dua unit bangunan mini market, silakan beli segala kemungkinan yang Anda butuh kan selama di Gili karena kalau beli di Gili pastinya harga lebih mahal bahkan sangat mahal.
Perhatikan Warna Boatnya ya, yang ke Gili Air parkir nya di sebelah dermaga
Perlu untuk diketahui tentang situasi di pantai dengan melihat perahu-perahu yang parkir dengan berbagai macam warna yang sudah disepakati untuk tujuan masing-masing Gili: perahu untuk tujuan Gili Trawangan berwarna warna Merah putih, untuk warna merah kuning perahu dengan tujuan ke Gili Meno dan untuk warna putih biru untuk tujuan ke Gili Air yang berlabuh terpisah di samping kanan dermaga.
Adapun yang tampak terlihat di sekitar pelabuhan beberapa perahu parkir yang mirip dengan perahu nelayan Bugis di sebelah kanan yang tidak jauh dari dermaga itu adalah perahu untuk Trip dengan tujuan ke pulau Komodo (4 hari – 4 malam) yang senantiasa menunggu gilirannya untuk Trip berikutnya dan ada juga terlihat beberapa Fast boat parkir mepet di dermaga sebelah kanan yang sedang siap sedia membawa penumpang untuk menyeberang ke 3 Gili setiap jam.
Porter di Pelabuhan Bangsal
Selain itu ada beberapa Cidomo parkir yang tidak jauh dari tempat penjualan tiket yang sedang menunggu penumpang menanti kedatangan perahu dari 3 Gili dan tampak terlihat bahan lauk-pauk berjejer di bibir pantai yang siap dinaikkan ke atas perahu biasanya ada jasa angkut atau Porter yang akan menaikkan ke atas perahu dan mereka (Porter) sudah diberikan seragam dengan nomor punggung pada baju kaosnya.
Untuk Anda yang ingin menggunakan jasa Porter ini terlebih dahulu harus tanya berapa ongkosnya dulu karena pasti akan tidak sama dengan para pedagang yang reguler membawa barang dagangan ke 3 Gili, sudah pasti kalau Anda kelihatan tampang wisatawan orang kota mereka akan minta bayaran jasa lebih mahal.
Untuk informasi pariwisata Lombok secara visual Anda bisa Subscribe Channel Youtube kami “Gerbang Wisata Lombok”
Akses untuk menuju ke tiga Gili (Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air) yang paling utama adalah melalui pelabuhan Bangsal yang pada saat-saat tertentu pelabuhan Bangsal ditutup, seiring dengan ditutupnya pelabuhan Lembar atau pelabuhan lainnya di Indonesia, dengan fenomena tahunan banyak truk – truk antri di berbagai pelabuhan di tanah air karena alasan cuaca buruk.
Begitu pula yang terjadi pada pelabuhan Bangsal banyak perahu – perahu penyeberangan yang parkir di pelabuhan Bangsal harus diungsikan karena sifat dari ombak ini terlihat tenang di permukaan, namun di kedalaman arus air laut sangat kencang.
Orang-orang setempat (orang Bangsal) menyebutnya ”Ombak Sorong” Sorong artinya “Dorong, diambil dari karakter sifat ombak ini yang mendorong boat-boat mereka yang parkir hingga ter hempas oleh ombak musiman ini.
Tidak seperti ombak yang pada umumnya terlihat bergelombang namun boat tetap dioperasikan, Â pada saat Ombak Sorong nyaris kelihatan ombak tidak terlalu besar namun di kedalaman arus sangat kencang sehingga keadaan di pantai “ombak ini, bisa membanting boat hingga setinggi 2 meter.
Momen-momen seperti ini hanya berlangsung beberapa hari saja kisaran 3 sampai 5 hari pelabuhan Bangsal akan dialihkan ke pantai Sira yang tidak jauh beberapa Km di sebelahnya yang masih terlihat dari pelabuhan Bangsal.
Petunjuk arah pelabuhan sementara “Umbak Belek”
Pelabuhan sementara ini-pun lebih dikenal namanya menyesuaikan keadaan yaitu pantai “Umbak Belek” Umbak artinya ombak, Belek artinya besar (bahasa Sasak) jadi maksudnya pantai ombak besar.
Karena pantai ini sering digunakan di kala ombak tinggi atau ombak Sorong terjadi tadi, bisa dibilang wajib setiap tahun ( pada bulan Februari ), lokasi ini hanya 2 km ke arah utara pelabuhan Bangsal.
Akses menuju pelabuhan darurat pantai Ombak belek yang berlokasi di kawasan panatai Sira harus melintasi hektar an kebun kelapa yang di bawahnya ditanami umbi-umbian seperti singkong, ubi jalar, kacang tanah yang saat itu harus rusak tergilas oleh roda-roda kendaraan mobil-mobil travel yang mengantar wisatawan menyeberang ke 3 Gili.
Saat situasi seperti ini penumpang yang kapasitas 60 orang harus diisi setengahnya yaitu menjadi 30 penumpang agar boat atau perahu penyeberangan mudah untuk dikendalikan.
Bus DAMRI yang beroperasi di bandara Internasional Lombok
Setiap penumpang diharuskan menggunakan jaket pelampung untuk menjaga kemungkinan terjadi hal yang tidak terduga. Harga tiket  menjadi 2 kali lipat Rp 30.000 / orang yang tujuan ke Gili Trawangan, Rp 28.000 / orang untuk tujuan Gili Meno dan Rp 24.000 / orang untuk tujuan ke Gili Air, begitu juga konter ticketing yang di Bangsal akan di pindah sementara waktu ke pelabuhan sementara “Ombak belek.” Dengan kondisi pelayanan darurat.
Dengan bangku biasa dan beratapkan daun kelapa para petugas melayani setiap orang yang ingin menyeberang ke 3 Gili, tentu hal ini sedikit membuat senang para pemilik perahu penyeberangan.
Ada penambahan jadwal pemberangkatan selama musim “Ombak Sorong, begitu pula dengan para tukang ojek akan kebagian peluang untuk mendapatkan angkutan penumpang dari pelabuhan Bangsal menuju pantai Sira.
Banyak para karyawan yang bekerja di 3 Gili menitipkan sepeda motor di tempat penitipan motor di Bangsal.
Setiba di bandara internasional Lombok atau BIL Anda bisa menggunakan taksi ongkos bisa dilihat di Argo dengan biaya kira-kira kurang dari Rp 250.000 (perjalanan 2 jam)
Anda tidak bisa menggunakan aplikasi Grab di bandara Lombok karena angkutan online ini dianggap tidak punya izin dan dianggap merusak harga, sering terjadi compline dan kericuhan di bandara hingga pengguna taksi online sering diusir oleh travel yang punya izin.
Bisa menggunakan mobil pribadi tapi biaya pastinya lebih mahal atau mobil travel jemputan dengan guide, tergantung pilihan dan kebutuhan Anda, bisa juga menggunakan mobil shuttle Damri dari bandara ke Mataram atau ke Senggigi.
Dengan biaya sangat murah hal ini cocok buat para backpacker, tarif ke Mataram hanya Rp 25.000 / orang dan untuk tujuan Senggigi Rp 30.000 / orang, tempat membeli tiketnya silahkan datangi konter DAMRI di pintu keluar bandara.
Ada juga transport umum dari bandara tapi ini akan sangat menyita waktu yang pastinya lebih murah dan harus berhenti di terminal seketeng Praya setelah itu dilanjutkan menuju terminal bus stasiun Mandalika di Bertais 7 km dari kota Mataram.
Dari sini Anda harus naik bus yang jurusan Tanjung, turun di perempatan Pemenang, lalu naik cidomo ke Bangsal, setiba di Bangsal langsung menuju loket tempat memesan tiket di kantor koperasi Karya Bahari yang pasti Anda akan kehilangan banyak waktu karena serba menunggu.
Setiap kendaraan yang datang harus masuk ke area terminal, perhatikan tanda panah yang di gambar, dilarang lolos kecuali untuk tujuan penjemputan penumpang yang sudah pasti
Untuk yang datang dengan menggunakan mobil atau bus pariwisata semua kendaraan harus masuk ke areal terminal bus Bangsal, kecuali Cidomo bisa langsung masuk ke pelabuhan penyeberangan, dari terminal Bangsal ke pelabuhan hanya berjarak kira-kira 200 meter.
Semua kendaraan harus turun di terminal dengan maksud supaya Cidomo ada harapan bisa dapat penumpang karena ini merupakan kebijakan pemda setempat agar bisa bagi-bagi rezeki.
Anda tidak dipaksakan harus naik Cidomo bila Anda ingin jalan menuju pelabuhan Bangsal itu tidak jadi masalah, ongkos Cidomo atau andong (kalau di Jawa) untuk 3 orang penumpang ongkosnya Rp 30.000 dan setiap periode harga juga bisa berubah mengikuti inflasi.
Ketika Anda hendak ingin menyeberang Anda bisa membeli tiket di loket koperasi Karya Bahari seharga Rp 23.000 / orang untuk menyeberang ke Gili Trawangan dengan lama penyeberangan sekitar 30 menit.
Kadang bisa lebih juga bisa kurang, karena setiap boat memiliki kapasitas mesin yang berbeda-beda dari 40PK sampai 115PK boat yang menuju ke Gili Trawangan lebih besar ketimbang boat yang menuju Gili lainnya.
Kapasitas maksimal dibatasi 60 orang penumpang tapi selalu ada tambahan penumpang karena ada penumpang yang malas beli tiket, kemungkinan ini jadi tambahan buat yang mengambil tiket dan captain boat, pernah juga tertib harus menggunakan tiket tapi tak lama kembali lagi aturan ilegal ini.
Tempat membeli tiket penyeberangan ke tiga Gili di bangunan dengan genting berwarna biru.
Harga tiket Rp 21.000 / orang untuk penyeberangan ke Gili Meno berdurasi kira-kira 25 menit dan harga tiket Rp 18.000 / orang untuk penyeberangan ke Gili Air berdurasi kira-kira 20 menit.
Bila Anda rombongan kurang dari 15 orang bisa juga menyeberang dengan charter boat Rp 375.000 ke Gili Trawangan, Rp 350.000 ke Gili Meno dan Rp 280.000 ke Gili Air.
Setelah membeli tiket publik boat Anda bisa langsung ke pantai atau ke ruang tunggu untuk menunggu pengumuman kapan boat dinyatakan penuh sementara bagi boat charter akan langsung diumumkan untuk berangkat.
Setiap boat dipatok 60 orang penumpang barulah boat dinyatakan penuh, tapi sekarang patokan bisa lebih karena kapasitas boat bisa sampai ratusan penumpang karena boat saat ini semakin besar, kemudian bersiap siap di pinggir pantai naik ke dalam boat.
Sebelum naik perlu untuk mengenali warna tiket yang Anda pegang karena dalam satu kali pemberangkatan dalam satu perahu harus dengan warna tiket yang sama. Boat-boat yang beroperasi ke tiga Gili diberi warna karakter berbeda-beda.
Supaya penumpang lebih mengenali boat yang akan ditumpanginya atau jangan sampai salah naik boat, yang tujuan ke Gili Trawangan boat diberi warna cat merah putih, yang beroperasi ke Gili Meno diberi warna cat merah kuning dan warna cat biru putih untuk boat yang beroperasi ke Gili Air.
Para calon penumpang yang sedang menunggu boat penuh sambil menunggu barang-barang jualan yang akan mereka bawa ke 3 Gili
Di pelabuhan ini mungkin pelayanan agak kurang terkoordinasi dengan baik entah ada apa dibalik sistem atau prosedur karna ketika boat sudah dinyatakan penuh barulah para porter bergegas menaikkan barang-barang para pedagang yang berjualan di Gili, artinya begitu diumumkan melalui pengeras suara bahwa boat sudah penuh untuk warna tiket tertentu.
Namun harus tunggu lagi para porter menaikkan barang ke atas boat dan setelah naik-pun para penumpang sulit untuk memijak-kan kaki karena di atas boat terlalu banyak barang-barang jenis lauk-pauk dan sembako untuk komoditi yang akan dijual di Gili.
Sehingga para penumpang harus menginjak tempat duduk dengan kaki dalam keadaan basah dan berpasir yang membuat tempat duduk menjadi kotor karena kondisi basah dan banyak pasir bekas pijakan kaki-kaki para penumpang itu sendiri, kondisi ini memang sangat tidak nyaman (keadaan yang saya jabarkan sekarang sudah berubah menjadi tertib tidak pakai nunggu dan lebih baik bahkan saat di dalam boat penumpang dilarang merokok dan boat yang beroperasi banyak yang diganti menjadi semakin besar)
Pelabuhan publik boat di Gili Trawangan
Selain itu ada alternatif lain bagi yang hendak menyeberang ke Gili, saat ini ada fast boat ( kapal cepat ) yang dioperasikan untuk pilihan bagi yang ingin menyeberang lebih cepat dan kaki tidak mesti basah menyentuh air seperti halnya bila menggunakan publik boat.
Ada dermaga atau jetty sebelah timur dermaga dengan membayar tiket seharga Rp 85.000 / orang dan bisa membeli tiket di tempat yang sama yaitu di loket koperasi “Karya Bahari, fast boat ini mempunyai jadwal 7 kali penyeberangan dalam satu hari beroperasi dari jam 09:00 pagi – 05:00 sore rute (Bangsal – Gili Trawangan)
Adapun jadwal pemberangkatan yang sudah di tetapkan pemberangkatan dari Bangsal jam 09:00 am, jam 10:30 am, jam 11:30 am, jam 01:00 pm jam 02:30 pm, jam 03:30 pm dan 04.30 pm kemudian fast boat yang menyeberang dari Gili Trawangan ke Bangsal berangkat jam 09:30 am, jam 11:00 am, jam 12:00 pm, jam 01:30 pm, jam 03:00 pm, jam 04:00 pm dan jam 05:00 pm dan setiap pemberangkatan menyinggahi Gili Air dan Gili Meno untuk menurunkan penumpang dan juga menaikkan penumpang.
Dermaga Utama speed boat di gili Trawangan
Akses lain untuk ke 3 Gili bisa melalui pelabuhan speed boat yang dioperasikan melalui pelabuhan Teluk Kodek atau Teluk Nara kira-kira 5 km dari pelabuhan Bangsal ke arah barat dengan biaya Rp 500.000, maksimal 5 orang penumpang.
Untuk speed boat yang berukuran besar bisa juga menampung hingga 12 orang penumpang dan makan waktu sekitar 10 menit sampai 12 menit untuk menyebebrang ke Gili Trawangan tergantung kekuatan mesin dan jumlah orang yang dibawa, juga tergantung cuaca.
Saat ini harga sangat ketat karena belum ada kesepakatan-kesepakatan secara teknis antara para pemilik speed boat di Gili dengan orang-orang yang punya speed boat di Teluk Nara atau pun Teluk Kodek.
Mereka ini masih berselisih pendapat dan memutuskan hasil yang tidak tepat untuk sementara karena antara kedua belah pihak tidak saling memperbolehkan mengambil penumpang di daerahnya masing-masing.
Fast boat dengan rute Bali – Lombok dan Lombok – Bali beroperasi setiap hari
Adapun akses lain ke Gili Trawangan menggunakan fast boat dari Bali dengan jumlah kedatangan hampir setiap setengah jam, setiap fast boat rata-rata berkapasitas 60 penumpang sampai 115 penumpang yang datang dari pelabuhan Serangan, Sanur, Lembongan, Padang Bai dan Amed di Bali dengan rute tujuan ke Senggigi, Teluk Nara, Teluk Kodek, Bangsal (Lombok) dan 3 Gili (Trawangan, Meno dan Air)
Harga bervariasi mulai dari Rp 350.000 sampai 690.000 tergantung pelabuhan asal, fasilitas yang disediakan, kenyamanan dan persaingan harga tiket antara perusahaan fast boat. Yang pasti harga bisa berubah-ubah terutama saat musim kunjungan ramai, harga tiket fast boat dengan rute Bali – Lombok bisa naik hampir 2 kali lipat.
Akses lain dengan menggunakan shuttle bus dari Bali yang tiket tiketnya bisa Anda beli di konter-konter informasi di Bali dengan harga Rp 250.000 / orang tiket ini sudah termasuk transport dari Kuta, Ubud, Sanur, Seminyak ke pelabuhan Padang Bai.
Tiket Ferry dari pelabuhan Padang Bai (Bali) ke pelabuhan Lembar (Lombok) transport shuttle bus dari pelabuhan Lembar ke pelabuhan Bangsal, kota Mataram dan Senggigi, tiket boat penyeberangan dari pelabuhan Bangsal ke Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air, semua sudah terorganisir oleh pihak perusahaan shuttle bus sudah ada yang jemput di setiap pelabuhan.
Sudah ada pengurus hingga sampai tujuan Anda terkecuali penumpang lokal untuk jenis trip ini sering diprotes di pelabuhan Padang Bai hingga ada kesepakatan yang tidak resmi bahwa penumpang lokal tidak diizinkan menggunakan trip ini.
Dari pihak jasa angkutan umum merasa pangsa penumpangnya diambil terkecuali ada pasangan yang salah satunya wisatawan asing atau ada salah satu yang bertampang bule karena mereka beranggapan bahwa jenis transport ini khusus buat wisatawan mancanegara.
Landasan Helikopter disisi barat pulau gili Trawangan
Yang terakhir bagi orang-orang tertentu dalam arti kata orang kaya, orang penting, pejabat tinggi negara dapat menggunakan transport Helikopter yang dioperasikan oleh Air Bali dan lokasi lepas landas helikopter ini terdapat di bagian selatan pulau Trawangan persisnya di areal sunset point.
Bisa dibilang wisatawan yang menggunakan transport ini sangat jarang yang pasti karena ongkos sewanya mahal. Adapun koperasi karya Bahari mengoperasikan boat antar 3 Gili (Trawagan, Meno dan Air) yang lebih populer disebut ”Hopping Island Boat.”
Beroperasi dari Gili Air pada jam 08:50 am menuju Gili Meno turunkan penumpang di Gili Meno kemudian menaikkan penumpang yang tujuan ke Gili Trawangan jam 09:15 am berangkat menuju Gili Trawangan turunkan dan mengambil penumpang jam 09:30 am dari Gili Trawangan menuju Gili Meno turunkan dan menaikkan penumpang jam 09:45 am boat menuju Gili Air kira-kira sampai jam 10:00 am.
Adapun trip sore ”Island Hopping boat” beroperasi berangkat dari gili Air jam 03:00 pm menuju Gili Meno kemudian dari Gili Meno Menuju Gili Trawangan berangkat jam 03:20 pm menuju Gili Trawangan, dari Gili Trawangan jam 04:00 pm menuju Gili Meno dari Gili Meno ke Gili Air jam 04:15 pm dan sampai di Gili Air kira-kira jam 04:30 pm.
Transport antar pulau ini juga bisa Anda gunakan apa bila saat Anda berada di salah satu Gili terlalu lama hingga bisa menimbulkan rasa bosan untuk mengunjungi pulau yang lainnya tiketnya bisa Anda beli di loket pelabuhan dengan harga kisaran dua kali lipat dari harga tiket penyebrangan ke pelabuhan Bangsal ( Rp 35.000 – Rp 40.000 )
Kenapa bisa demikian karena boat ini tidak menunggu penumpang sampai penuh sekalipun penumpang hanya beberapa orang saja boat ini harus jalan sesuai jadwal yang sudah di tetapkan, tapi dalam satu hari Anda hanya akan bisa mengunjungi satu Gili saja dan bisa mengunjungi Gili yang lainnya pada hari yang berbeda.
Tiket ini bisa juga Anda beli di loket tiket informasi yang berada berjejer di pinggir pantai tapi dengan harga lebih mahal dari harga tiket di konter pelabuhan karena mereka harus mendapatkan untung dari harga tiket yang dipatok di pelabuhan tapi sebagian juga mereka tidak mau menjual tiket trip ini karena alasan untungnya tidak seberapa.
Ada beberapa akses ke Lombok, Bagi yang hendak mengunjungi Lombok untuk berwisata atau-pun dengan tujuan lain bisa menggunakan transportasi melalui akses utama melalui BIL (Bandara Internasional Lombok)
Atau dengan sebutan lain yaitu LIA (Lombok International Airport) dan saat ini menjadi BIZAM (Bandara Internasional Zainudin Abdul Majid) yang merupakan nama yang diambil dari nama seorang pahlawan nasional asal Lombok.
Berlokasi di Lombok Tengah persis di jantung pulau Lombok sedikit ke selatan di jalan Tanak Awu, bandara (akses Utama) ini mulai pertama kali dioperasikan tanggal 01 Oktober 2011 yang dioperasikan oleh PT. Angkasa Pura untuk mengalih fungsikan bandara lama yang berlokasi di kota Mataram yaitu bandara Selaparang.
Wajah bandara Lombok sebelum pengembangan di bagian lobby
Dengan melayani rute-rute penerbangan domestik dan Internasional adapun maskapai yang beroperasi di BIL di antaranya adalah Garuda, Citilink.
Merpati Nusantara (sudah collapse), Lion Air, Wings Air, Transnusa, Sky Aviation (non reguler), Travira Air (non reguler) rute internasional di layani oleh Air-Asia dan Silk Air jadwal penerbangan hanya sampai jam 12 malam setelah itu akses utama bandara tutup hingga pagi penerbangan di mulai dari jam 6 pagi.
Selama akses utama bandara tutup otomatis aktivitas di bandara sepi tidak ada transportasi yang beroperasi lagi seperti halnya taksi, transport shuttle dan transport lainnya hanya akan beroperasi sampai penerbangan terakhir.
Setelah itu aktivitas di bandara menjadi sepi berhubung juga karena lokasi bandara jauh dari kota Mataram atau-pun kota lainnya seperti kota Praya (kota kabupaten Lombok Tengah) di lokasi lingkar bandara hanya merupakan perkampungan penduduk yang konsep bangunannya menyerupai rumah-rumah pedesaan dan letaknya sporadis.
Begitu juga dengan penduduk setempat masih berpenampilan bersahaja seperti-halnya penduduk desa, praktik preman kampung pun pernah terjadi di bandara Internasional Lombok, ada beberapa oknum pemuda yang mengaku sebagai bagian dari komunitas lingkup bandara yang melakukan pungli terhadap kendaraan transportasi yang masuk ke bandara.
Terutama kendaraan travel dikenakan uang keamanan hanya buat pribadi agar mereka aman tidak diganggu oleh pemuda sekitar karena sebelumnya sering terjadi kendaraan dicoret-coret oleh benda keras.
Untuk saat ini mereka sudah tidak berani lagi setelah ditindak tegas oleh petugas berbaju loreng hingga saat ini masih kita lihat aparat tentara berjaga-jaga di bandara.
Ruas jalan menuju Bandara Internasional Lombok 4 jalur
BIL/LIA masih tergolong baru jadi atau masih dalam proses pengerjaan bangunan-bangunan pendukung dan taman di area bandara karena masih tampak tanah-tanah kosong yang menyerupai semak di dalam pagar halaman bandara.
Belum banyak maskapai maskapai asing yang langsung landing di bandara ini kemungkinan seiring dengan pembenahan infrastruktur pemerintah provinsi NTB tetap optimis untuk menjadikan BIL bisa bersaing dengan bandara internasional lainnya.
Oleh karena itu pembangunan infrastruktur kemudian digalakkan terutama pembangunan jalan raya bebas hambatan dengan metode dua jalur yang terpisahkan oleh median jalan yang tertata dengan penanaman pohon-pohon peneduh jalan dan bunga-bunga penghias yang ditanam di median jalan.
Selain itu jalan dua jalur ini dibuat lebar bahkan ada ruas jalan baru yang sedang dikerjakan dengan mengambil konsep seperti di kota-kota besar dengan dibangun beberapa jalan fly Over di setiap persimpangan hingga pengguna jalan tidak harus menunggu lampu merah lagi untuk melintas.
Untuk menanggulangi kemacetan jalur bandara Internasional Lombok sangat didukung penuh dengan lebar jalan dan ruas jalan yang memadai terutama jalur ini bebas macet karena tidak ada lampu rambu-rambu lalulintas, ruas jalan yang berhubungan ke lintas jalur ini sudah dibuatkan  5 tempat flay over dan ini adalah konsep jalan Flay Over yang pertama di pulau Lombok.
Di sisi ruas jalur ini masih merupakan lahan pertanian terutama tanaman padi hingga jika melintas di jalur ini akan sangat menyenangkan karena masih banyak sawah-sawah yang terlihat di sisi kiri dan kanan, tapi baru-baru ini sudah tampak ada beberapa bangunan yang berdiri yang pada akhirnya nanti akan sama seperti di Bali ruas jalan akan diisi oleh bangunan bangunan art shop.
Ruas jalan ini terbagi menjadi 4 ruas terutama dari arah Patung sapi menuju kota Mataram yang bisa ditempuh hanya dengan waktu 10 menit dengan panjang kira-kira 6 km di sisi lain ada ruas jalan yang sedang diperbaiki.
Digalinya aspal lama untuk mengeluarkan tanah Liat yang terkandung di bawah aspal atau di bawah badan jalan yang mengakibatkan permukaan jalan yang dulunya mulus dan lurus tapi kini mulus dan bergelombang yang berakibat tidak nyaman untuk digunakan terutama pada posisi kendaraan pada saat dikendarai dengan kecepatan tinggi.
Sekarang ruas jalan yang sebelah sudah selesai diperbaiki dengan konsep konstruksi yang lebih mewah karena fondasi dasar dari jalan ini sudah digali dengan sangat dalam dan setelah itu diberi lapisan plastik pada dasar jalan mungkin maksudnya agar unsur tanah liat tidak lagi mengontaminasi struktur fondasi jalan raya.
Akses Penyeberangan Pelabuhan Ferry
Ferry penyeberangan lintas Bali – Lombok
Kemudian akses laut Anda bisa menggunakan ferry yang reguler melayani penyeberangan dari pelabuhan Padang Bai  (Bali) menuju pelabuhan Lembar (Lombok) dengan jadwal setiap jam selama 24 jam, lama penyeberangan 4 jam dan harga tiket untuk penumpang biasa kira-kira Rp 38.000 akses ini bisa dibilang jalur lintasan wisatawan Back Packer dari Bali menuju Lombok.
Dengan menggunakan transport umum atau shuttle bus yang sudah terorganize sejak lama tapi akses ini sudah ter-gantikan dengan banyaknya wisatawan back packer menggunakan fast boat dari Bali ke Lombok.
Seiring semakin banyaknya agent-agent fast boat yang beroperasi dan menimbulkan persaingan hingga harga tiket fast boat hanya lebih mahal sedikit saja jika dibandingkan  dengan menggunakan tiket transport shuttle bus dari Bali menuju Lombok.
Begitu juga ferry yang beroperasi lintas Lombok – Sumbawa beroperasi 24 jam dari Pelabuhan Kayangan (Lombok) ke Poto Tano (Sumbawa) penyeberangan selama 2 jam harga tiket kisaran Rp 25.000 untuk seorang penumpang dewasa jalur ini tidak terlalu banyak dilintasi wisatawan hanya merupakan jalur ekonomi.
Wisatawan porosnya di pulau Bali, sesekali waktu ada juga beberapa wisatawan asing yang terlihat menyeberang kemungkinan dengan tujuan menuju Labuan Bajo (Flores) Lakei (surfing spot di Dompu) Maluk (Sumbawa barat) dan lain-lain.
Akses ke Lombok Dengan Kapal Cepat
Biasanya penyeberangan laut akan ada masalah pada bulan Februari selama se-mingguan pelabuhan akan ditutup karena cuaca buruk, biasanya ini terjadi di seluruh perairan nusantara di pelabuhan-pelabuhan fenomena truk-truk yang mengangkut barang-barang lintas pulau akan tampak antre memadati areal pelabuhan.
Fast boat dari Bali langsung menuju Gili Trawangan
Akses lain bisa menggunakan kapal cepat atau fast boat dari pelabuhan Padang Bai, Serangan, Sanur dan Amed di Bali yang dioperasikan terutama untuk wisatawan-wisatawan dari Bali yang hendak menuju pulau Lombok atau ke tiga Gili (Trawangan, Meno dan Air) dengan pelabuhan tujuan Senggigi, Teluk Kodek, Teluk Nara dan Bangsal.
Harga tiket kisaran Rp 350.000 – Rp 690.000 sudah termasuk transport jemputan dari Hotel di area Kuta, Seminyak, Ubud, Sanur, Nusa Dua dan Jimbaran.
Perbedaan harga tiket tergantung fasilitas, kenyamanan dan tergantung pemberangkatan pelabuhan asal terutama yang berangkat dari dan tujuan Serangan harganya lebih mahal namun lebih menghemat waktu dan cara alternatif menghindari kemacetan lalu lintas di Bali.
Harga tiket juga tergantung dari musim kunjungan bila musim kunjungan ramai terutama pada bulan Juli dan Agustus harga sangat mahal untuk saat itu sebaiknya mereservasi fast boat 2 hari sebelumnya.
Brosur Fast boat dengan harga yang tidak tetap
Bukan masalah harga lagi tapi syukur-syukur masih ada korsi karna pengalaman sebelumnya tamu bule marah-marah meradang karena merasa tidak bisa keluar dari Gili Trawangan dikarenakan semua agen fast boat penuh dan saya coba terus untuk menelepon agen-agen fast boat lainnya.
Namun sayang tetap saja penuh sekalipun sang bule ngotot dia akan bayar berapa kali lipat asal bisa ke Bali hari itu tapi sayang tetap saja tidak ada agen fast boat yang bersedia, kekesalannya ditujukan kepada front Office di hotel karena merasa tidak diinformasikan keadaan yang akan terjadi pada saat itu.
Untuk jadwal tertentu ada penyeberangan kapal-kapal PELNI yang berukuran besar seperti Tilong Kabila, Kelimutu dll yang lintas lautan nusantara berlabuh di Lembar menuju pelabuhan Bima, Labuan Bajo (Flores) Kalimantan atau Sulawesi, untuk rute pelayaran ini biasanya sekali seminggu tapi untuk lebih jelas silahkan hubungi kantor PELNI terdekat dan bisa membeli tiket nya di sana.