Kerajinan Lombok

Gerabah Banyumulek

MENGUNJUNGI:
♥ Desa Rungkang
Desa Banyumulek
Desa Sukarara

HARGA SUDAH TERMASUK:
♦ Mobil ber AC
♦ Tour Guide (Jika lebih dari 5 orang peserta)
♦ Lokal Guide
♦ Tiket Masuk Objek Wisata
♦ Biaya Parkir
♦ Air minum kemasan

HARGA: Rp 750.000 / 2 Orang

NOTA

Peserta bisa menentukan lokasi untuk tidak dikunjungi sebagaimana seperti yang tertera dalam paket dengan maksud agar bisa lebih lama di lokasi kunjungan yang lain atau karena alasan tidak menarik untuk dikunjungi, extra tambahan Rp 150.000 / Orang dari setiap tambahan jumlah peserta dan tipe mobil yang akan digunakan akan disesuaikan dengan jumlah peserta tour. Semua paket tour kami ilustrasikan berangkat dari lokasi hotel di kota Mataram atau di area Senggigi.

Dalam tour harian yang kami buat, kami tidak melibatkan diri dalam urusan hotel atau urusan tempat makan karena kami ingin memberikan keleluasaan dalam hal memilih kriteria sesuai budget atau kelas yang dikehendaki.

Tapi bukan berarti kami tidak bisa membantu untuk mengemas semua rencana dari kunjungan Anda di Lombok, tentu dalam hal ini kami siap membantu untuk merekomendasikan tempat hotel yang nyaman, murah dan sesuai dengan yang diharapkan. Begitu juga tempat makan atau prasmanan kami siap untuk membantu mengorganize jika kedatangan Anda adalah group.

Untuk kunjungan pada bulan-bulan tertentu pada puncak musim ramai harga paket tour kami naikkan 10% karena biaya operasional di setiap lini ada kenaikan yang cukup signifikan terutama pada bulan Agustus (puncak liburan Eropa) dan 25 Desember sampai 5 January (liburan akhir tahun)

Sewaktu-waktu semua harga bisa berubah terkecuali bagi yang sudah melakukan pembayaran deposit sebesar 50% dari harga paket yang sudah disepakati.

YUK BOOKING HOTEL MELALUI KAMI DAN DAPATKAN DISCOUNT 10% PAKET TOUR DI :
Kila Senggigi Resort, Sheraton Senggigi Beach Resort, Jeeva Klui Resort, Novotel Lombok Resort & Villas, Vila Ombak Gili Trawangan, Ombak Sunset Gili TrawanganHoliday Resort LombokKatamaran ResortLiving Asia Holiday ResortSvarga ResortPuri Mas.

ITINERARY

Penjemputan dari hotel akan kami usahakan tepat waktu karena kunjungan kita kali ini tidak sebatas melihat sekilas, tapi lebih mengesankan observasi.

Mencermati dan meneliti dari setiap karya yang dihasilkan oleh tangan-tangan yang terampil masyarakat suku sasak pinggiran, kenapa saya katakan demikian karena seperti itulah adanya.

Masyarakat kota lebih memilih pekerjaan kantoran, sedangkan masyarakat yang kelas bawah lebih memilih jadi tukang parkir.

Orang-orang seperti ini sepertinya lebih berbicara naluri dari pada berbicara soal uang atau penghasilan, karena mereka sangat menjiwai dari pekerjaan yang menuntut kecermatan dan ketelatenan.

Hingga menghasilkan karya yang mereka banggakan, mengapresiasi pikiran dan jiwa seni. Melalui palu dan mata pahat yang selalu mereka genggam setiap hari.

Kunjungan pertama akan kita awali untuk berkunjung ke desa Rungkang kecamatan Sayang-Sayang kabupaten Lombok Barat.

Lokasinya masih tidak jauh dari kota Mataram, utara Cakranegara, di sini kita akan mengunjungi pengrajin ukiran kayu yang mempunyai corak dan ciri ukiran Lombok.

Dengan memberikan ornamen CUKLI atau serpihan tempelan kerang yang sudah dibentuk segi tiga yang ditempelkan dengan cara ukiran dilubangi seukuran serpihan segi tiga kerang.

Akan dibenam ke dalam lubang kayu kemudian untuk lebih melekat Cukli dibantu dengan lem, di sini Anda bisa tanya tanya hal lain atau melihat koleksi yang sudah jadi.

Di sini tidak ada guide lokal atau bayar tiket masuk wisata karena di lokasi ini hanya lokasi pengrajin ukiran yang bercorak khas Lombok.

Setidaknya Anda harus membeli barang yang kecil dan murah seperti asbak, kotak tisu dan lain-lainnya sekedar berpartisipasi sekalipun itu bagian dari barang yang termurah.

Selesai dari sini kita berpindah lokasi untuk mengunjungi desa Banyumulek sebagai salah satu desa pengrajin tembikar Lombok yang berjarak sekitar 10 km ke arah selatan.

Dengan berjalan-jalan masuk menuju perkampungan yang terkesan pedesaan, karena memang di lokasi ini kita akan banyak menjumpai rumah rumah yang masih berdinding anyaman bambu.

Ada juga yang sudah berdinding pasangan tembok sederhana, di depan rumah biasanya mereka masih menyisakan lahan untuk sekedar menjemur hasil kerajinan yang belum di proses ke tungku pembakaran.

Tungku Pembakaran sudah di siapkan secara kolektif oleh administrasi desa yang agak jauh dari pemukiman kampung agar terhindar dari bahaya kebakaran, bisa dibayangkan ya jika setiap rumah mereka membakar hasil kerajinan masing-masing.

Sepanjang perjalanan masuk ke kampung selain berwisata kerajinan kita juga akan merasakan perasan hidup di masa tempo dulu.

Dengan melihat aktivitas masyarakat yang sangat tradisional dan sangat mahir dalam membentuk desain keramik yang terbuat dari tanah liat yang pasti Anda juga bisa membeli langsung ke penduduk karena harganya lebih murah.

Apabila menginginkan hasil karya yang bercita rasa tinggi nanti pak sopir akan mengajak Anda ke tempat toko yang mengoleksi dari semua hasil penduduk desa dengan polesan finishing yang lebih menarik dan sangat bervariasi.

Selain itu di toko mereka menyiapkan tenaga terampil untuk tutor bila ada yang ingin mencoba atau mempraktikkan cara membentuk tanah liat menjadi sebuah hasil karya yang menarik untuk Anda jadikan koleksi sebagai kenang-kenangan pernah berkunjung ke desa Banyumulek.

Setelah itu Anda bisa membayar tutor seikhlasnya atau tidak perlu membayar kalau Anda membeli barang yang ada di art shop.

Selanjutnya kita akan mengunjungi lokasi desa pengrajin tenun ikat khas Lombok yaitu kita akan mengunjungi desa Sukarara atau kalau di eja oleh orang Lombok dibaca Sukarara.

Lokasi ini berjarak sekitar 20 km dari desa Banyumulek ke arah selatan 5 km sebelum masuk kota Praya kecamatan Jonggat kabupaten Lombok Tengah.

Sebelum menuju desa Sukarara kita beristirahat sejenak sambil mencari makan siang di desa Puyung di RM Inaq Esun yang sangat populer sebagai pelopor masakan khas Lombok “nasi Puyung.”

Berjarak hanya 2 km dari desa Sukarara, selesai dari sini kita langsung menuju desa Sukarara, setiba di desa Sukarara suasana desa sepanjang jalan aspal di desa ini terdiri dari banyak art shop berjejer sepanjang jalan.

Lokasi ini sering dikunjungi wisatawan mancanegara tapi bila kita masuk ke dalam perkampungan kita sama halnya saat kita mengunjungi desa Banyumulek tadi, bernuansa kampung yang banyak berdinding bedek anyaman bambu dan ada sebagian juga yang sudah berdinding tembok.

Aktivitas masyarakat desa Sukarara setiap hari menenun untuk mengisi waktu kosong saat tidak ada aktivitas kegiatan di sawah.

Sebagian masyarakat adalah buruh tani dan kaum wanita sangat diharuskan bisa menenun untuk membantu ekonomi keluarga.

Menenun juga terkadang tidak mengeluarkan biaya semua bahan-bahan bisa di minta dari pengepul atau dari pemilik art shop dan dibayar setelah menjadi bahan yang sudah siap di jual.

Setelah mengexplore kampung kita juga bisa berkunjung ke salah satu art shop untuk melihat semua desain kolektif yang sudah jadi dengan berbagai aneka ragam corak dan perpaduan warna yang kontras atau bahkan ada yang redup atau kalem.

Di sini kita bisa meminta untuk didandani mengenakan produksi kain tenun berdandan ala orang Lombok kemudian ada beberapa Balai lumbung di sekitar, yang bisa kita gunakan sebagai background berfoto atau bisa juga naik ke atas balai lumbung melalui tangga yang sudah ada dan berfoto seolah-olah orang Lombok di masa kerajaan begitu. Selesai dari sini kita bertolak ke hotel.

Apabila ada agenda lain seperti halnya dinner di luar lokasi hotel, belanja oleh-oleh, berobat mengunjungi klinik kesehatan, apotek, rumah sakit dan lain-lainnya kami siap menemani hingga acara selesai sebagai wujud tambahan extra dari pelayanan kami.

Paket Wisata harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang

Paket Wisata 2h/1m

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang

Paket Wisata 3h/2m

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang

Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang

RESERVASI HOTEL

Rp 250.000 – USD 450 / Orang