Selong Belanak Pantai Terindah di Pulau Lombok

Beautiful beach in Lombok

English

Selong Belanak merupakan deretan pantai yang berjejer sangat indah berdekatan dengan pantai- pantai yang lainnya, berjejer dari arah timur di mulai dari pantai Kuta ke arah barat secara berurutan.

Yaitu Pantai Areguling, pantai Mawun, pantai Tepar, pantai Semeti, Pantai Mawi barulah pantai Selong Belanak. berbicara soal keindahan pantai ini sedikit lebih bagus.

Jika Membandingkan Pantai Selong Belanak

Menurut saya jika dibandingkan dengan pantai Kuta, karena pantai ini merupakan teluk yang sangat indah dihiasi tebing dan bukit-bukit hijau sepanjang mata memandang.

Pantai Selong Belanak
Kemegahan pantai Selong Belanak

Pantai ini dihiasi beberapa pulau yang berbukit hijau di tengah jauh dari pantai yang sedikit menghiasi lokasi ini, pantai ini tidak di dukung oleh fasilitas akomodasi yang banyak.

Hanya satu satunya hotel yang sudah beroperasi di sini yaitu hotel Sempiak (dulu) yang bisa juga menggunakan lahan parkir hotel untuk memarkir kendaraan karena pihak hotel berharap dari setiap pengunjung untuk makan di restoran hotel.

Kali ini sudah ada muncul hotel dan beberapa restoran di sekitar teluk Selong Belanak dan di atas bukit jauh dari pantai seperti-halnya hotel Selong Selo

Selong Belanak Pantai Tempat Lokasi Surfing Pemula

hotel Sempiak
Sempiak Vilas di Selong Belanak

Sebelumnya pantai ini hanya populer bagi wisatawan yang suka berolahraga surfing. karena ombak pantai ini memiliki gulungan yang tinggi dan panjang.

Sangat disayangkan masyarakat setempat kurang peduli dengan kebersihan pantai (dulu) walaupun kita masuk ke kawasan ini dikenakan tiket masuk Rp 5.000 untuk sepeda motor. Tapi oknum penjaga hanya mengambil uang, tanpa memberikan sobekan tiket waktu itu.

Artinya entrance fee hanya untuk pribadi tidak untuk digunakan memperbaiki fasilitas umum di pantai.

Saat ini sudah banyak perubahan, sepertinya ada beberapa lahan sudah menjadi milik resort swasta. Karena pantai ini sudah tidak bisa kita lihat dari kejauhan seperti dulu.

Saat ini kita harus masuk lorong menuju pantai dengan dinding yang cukup tinggi dipagari pagar beton. Masuk melalui lorong dengan melintasi lahan parkir.

Tidak jauh dari pantai ada toilet umum berbayar, berkonstruksi seperti bangunan darurat di perkotaan, dengan memanfaatkan kontainer bekas sebagai bahan konstruksinya.

Gembala Kerbau
Pemandangan yang lazim di pantai Selong Belanak

Di kawasan pantai selain kita bisa bersantai di sekitar ada warung-warung tempat memesan kopi, es kelapa muda, makanan ringan dan lain-lain. Di sini juga Anda bisa mendapatkan guide surf bila ingin dikawal saat berselancar.

Sekalian bisa diajari teori-teorinya dan memberitahukan situasi kawasan sekitar menyangkut dengan urusan keadaan ombak tapi sangat jarang orang membutuhkan jasanya.

Harapan dan Tanggapan Masyarakat

Sempat saya berbincang dengan penduduk lokal yang mengaku sebagai guide surf, sambil memandangi lautan dengan menyipitkan matanya, dia mengeluhkan tentang sedikitnya kunjungan turis mengunjungi pantai Selong Belanak (saat itu)

Hanya sudah lelah berharap dari tahun ke tahun seperti ini saja tidak ada perubahan katanya, itu dulu saat saya tanya beberapa tahun yang lalu tapi sekarang pengunjung yang datang ke pantai ini sepertinya sudah meningkat dan pantainya pun sudah bersih, sepertinya sudah terkoordinasi oleh pihak pengelola kawasan.

MTB Selong Belanak
Hamparan pasir putih pantai Selong Belanak sangat luas dan datar

Selain itu tidak jauh dari pantai selong Belanak ada pantai Semeti yang hanya perlu berjalan atau berkendara sepanjang 3 km ke arah timur.

Pantai Semeti sangat populer bagi kalangan backpacker karena sangat sering saya pantau melalui media Instagram kalangan anak-anak muda yang suka jalan jalan pada posting gaya selfie di ujung batu terjal yang ada pada pantai Semeti.

Tidak dipungkiri pantai Semeti memiliki keelokan bentuk yang sangat fantastis untuk pengambilan foto karena pantai ini terdiri dari bongkahan batu-batu yang dihempas oleh ombak.

Memiliki keunikan pada batu-batu cadas yang menjulang tinggi mengitari pantai sehingga ombak yang datang dari arah laut akan masuk dan terkurung oleh berbatuan terjal yang ada di pantai Semeti.

Jalur Menuju Pantai Selong Belanak

hotel Selong Selo
Teluk Selong Belanak dari hotel Selong Selo

Lalu bagaimana cara kita menuju pantai Selong Belanak ? jika dari arah kota Mataram sepertinya sangat gampang sekali, cukup mengikuti jalur menuju arah bandara Internasional Lombok.

Di simpang desa Penujak terdapat masjid besar di pojok jalan raya lalu belok kanan dengan berputar sedikit agak jauh, kemudian Anda akan menemukan pasar tradisional Penujak belokan.

Jalan aspal pertama menuju bendungan Pengga, selanjutnya setelah lewat pasar ada jembatan dengan konstruksi baja Australia setelahnya belok kanan dan terus lurus saja ke arah selatan, jangan berbelok.

Ruas jalan relatif sepi lebih, didominasi dengan tanaman pertanian, biasanya tanaman jagung, padi atau tembakau.

jalur dari Sempiak hotel
Pantai Selong Belanak dari halaman parkir hotel Sempiak

Sebelum mendekati arah lokasi pantai jalanan akan terasa menanjak dan berkelok-kelok hingga nantinya pantai Selong Belanak akan tampak dari atas ketinggian.

Dengan pesona keindahannya, ada tempat view point sebelah kanan jalan sangat terlihat kentara bekas roda kendaraan menuju ke atas tempat parkir, tidak pernah ada pungutan biaya parkir di sini.

Antara 5 atau 10 menit di sini kita langsung turun sejauh 4 km dengan kondisi jalan turunan, paling panjang dan jika berbalik akan menjadi tanjakan paling tinggi di Lombok.

Jika sudah sampai di bawah di pertigaan jalan Anda belok kanan saja 500 meter menuju pantai.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Kenali Sepanjang Pesisir Pantai Malimbu dan Keindahannya

English

Bila kita bicara beberapa puluh tahun yang lalu tentang pariwisata di Lombok, Terutama tentang pantai Malimbu mungkin saya sendiri sebagai orang Lombok tidak pernah terpikir tentang masa depan pulau ini akan menggantungkan harapan kepada pariwisata sebagai sumber PAD yang akan menjanjikan bagi masyarakat Lombok.

Saya lahir di Lombok hingga dewasa tidak pernah merasa Lombok itu sesuatu yang unik secara geografis tapi setelah banyak melihat dari televisi maupun mengunjungi daerah lain barulah saya sadar ternyata apa yang saya lihat di luar pulau Lombok tidak se-bagus seperti apa yang saya lihat di Lombok.

Pantai Malaka Lombok
Keadaan jalur pantai Malimbu sekarang sudah mulus

Bicara soal pantai Malimbu pertama kali saya melintasi di jalur ini sekitar tahun 1994 waktu itu berkendara dengan motor operasional kantor dari tempat teman saya bekerja.

Saya saat itu statusnya di bonceng, kebetulan kita baru saja pulang dari Sembalun (100 Km dari kota Mataram) pulang melintasi jalur Malimbu.

Pertama kali saya melintasi jalur ini, dari Sembalun setiba di perempatan kecamatan Pemenang ada 2 pilihan jalur yaitu: kalau kita belok kiri melalui hutan Pusuk kita akan menempuh jarak 30 km ke kota Mataram tapi kita lolos saja melalui pantai Malimbu berjarak 45 km jika berputar menuju kota Mataram melalui jalur pesisir pantai.

Sungguh tidak saya sangka jalur ini benar-benar ekstrim dengan kondisi jalan yang rusak, berlubang, tikungan nya sangat tajam dan tanjakan nya Nauzubillah mungkin itu kata yang tepat untuk mengilustrasikan medan ini, hampir-hampir antara ya atau tidak motor SupraXX yang kita tunggang ini benar-benar mengerang dan berjalan sangat pelan.

Mungkin sama persis dengan kecepatan orang berjalan kaki dan tanjakan seperti ini sangat banyak mungkin hampir puluhan tempat dan tidak ada tampak angkutan umum Satu pun yang melintas atau mungkin juga memang tidak ada karena sepanjang jalan tidak ada yang tampak perkampungan, saat itu sudah sore dan kita-pun merasa diburu waktu karena takut berjumpa gelap.

Teluk Nipah Lombok
Tampak Teluk Nipah di bawah bukit Malimbu

Semua cerita perjalanan yang eks trim ini benar-benar terasa seimbang karena sepanjang perjalanan saya betul-betul merasa terpesona dengan panorama sepanjang perjalanan, melihat pantai yang begitu indah, bertebing namun seperti diukir.

Pohon-pohon kelapa yang rimbun nan subur, terlihat siluet gunung Agung yang hampir tersapu senja, tampak 3 Gili (Trawangan, Meno dan Air) berjejer sangat indah, air laut yang tampak tenang sunyi dan syahdu. Suasana seperti itu hingga saat ini masih terekam dalam kerinduan saya tentang jalur ini.

Pantai Malimbu Lombok
Kini jalan raya sudah berkonstruksi dan terdapat relling disetiap jurang

Mungkin cerita itu sudah menjadi sebuah kenangan kini jalur yang saya jabar kan sudah berubah pesat sangat bagus, tertata, berkonstruksi Lebar, halus dan semua tanjakan yang eks trim sudah di turunkan elevasinya dan sisi-sisi jalan yang bertebing dikepras dengan menggunakan alat berat.

Karena sebelumnya terlalu sering ada mobil yang mogok hingga menurunkan penumpang baru bisa menaiki tanjakan termasuk bus-bus pariwisata lebih baik memilih berputar melalui desa Sandik kecamatan Gunung Sari dan melintasi hutan Pusuk untuk tujuan ke pelabuhan Bangsal atau pun untuk tujuan berwisata ke air terjun yang berada di Senaru kabupaten Lombok Utara.

Teluk Malimbu Lombok
Dari sini nampak dengan jelas Gili Trawangan

Pantai Malimbu berjarak tidak jauh dari pantai Senggigi sedikit ke arah utara kira-kira 10 km dan 3 km sebelumnya ada patokan pembatas kabupaten Lombok Utara dan Lombok Barat persis berada di atas tanjakan yang dekat dengan hotel Jeeva Klui dan bukit Malimbu berada pada wilayah kabupaten Lombok Utara.

Saat ini pada sore hari banyak para kalangan remaja yang datang menggunakan sepeda motor dari kota Mataram berbondong-bondong untuk pergi bersantai menunggu matahari terbenam, pantai ini sungguh menawan yang terdiri dari pesisir pantai yang berbukit-bukit hijau.

Malimbu bertebing terjal, apabila tempat penginapan Anda berlokasi di kawasan Senggigi dan hendak mengunjungi Gili Trawangan Anda akan melintasi jalur ini.

Malimbu di waktu Sore
Wajah Malimbu sebelum matahari Terbenam

Konstruksi jalan menuju pantai Malimbu cukup lebar dan beraspal licin ada dua tempat pemberhentian (view point) yang diberi reeling pengaman di sini Anda bisa turun untuk beberapa menit untuk mengambil foto di mana dari sini akan tampak Gili Trawangan, Meno dan Air dari kejauhan serta bukit-bukit hijau yang menjulang tinggi yang dihiasi oleh pohon-pohon kelapa di bagian bawah bukit.

Begitu juga halnya dengan garis pantai yang berpasir putih yang ditanami pohon-pohon kelapa secara teratur yang membuat perjalanan Anda melintas di lokasi ini akan berdecak kagum dengan pesona keelokan pantai Malimbu.

Saat ini di kawasan pantai Malimbu sudah terlihat ada beberapa villa yang sudah dibangun megah begitu juga pembangunan hotel berbintang berskala besar sudah tampak beberapa unit konstruksi bangunan kamar hotel sudah mau hampir jadi di teluk Nipah.

View Villa Hantu Lombok
Lokasi pengambilan gambar dari Villa Hantu

Terlebih dahulu hotel “Puri Malimbu” sudah mendahului pertama kali yang terletak persis di tanjung yang paling tampak tajam mencorok ke lautan.

Selain itu juga banyak hotel-hotel yang menyusul dibangun salah satunya ada yang gagal untuk dilanjutkan mungkin ini berkaitan dengan izin bangunan yang tidak direstui oleh pemerintah daerah.

Hingga kini menjadi terlantar setengah jadi hingga orang-orang memberi nama Villa Hantu karena villa ini seperti rumah yang sudah dihuni hantu, yah kira-kira begitu (ini kan kata saya) tapi kini villa Hantu menjadi lokasi yang sangat populer untuk tempat lokasi berfoto dan selfy karena view di lokasi ini sangat bagus untuk fotografi.

Selain itu view point di bukit Malaka di tepi tebing sudah dibuat lebar untuk tempat parkir motor di sini pengunjung bisa turun sedikit untuk mencari lokasi mengambil gambar yang bagus.

Terdapat rimbunan beberapa pohon kelapa yang membelakangi birunya lautan dan siluet gunung Agung di Bali yang tampak terlihat indah, juga dari lokasi ini sangat bagus untuk mengambil Gambar Teluk Nipah di bawah rimbunan pohon-pohon kelapa.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Pantai Kuta Mandalika Dulu Hingga Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus

English

Selain di Bali di Lombok juga ada pantai Kuta Mandalika, yang berlokasi di Lombok selatan kabupaten Lombok Tengah, pantai ini sungguh pesonanya sangat mengagumkan bila dilihat dari ombak pantainya yang bergulung-gulung indah.

Dihiasi bukit bukit terjal yang terdapat di bibir pantai berpasir putih, dengan berbagai macam keunikan dari butir-butir pasirnya.

Aneka Pasir Putih di Pantai Kuta Mandalika

Ada yang berukuran kecil lembut dan halus, berukuran sedang, bahkan ada yang berukuran besar yang menyerupai butiran merica atau yang biasa disebut pasir merica.

Pantai Kuta Lombok
Tampak pemandangan pantai Kuta, Lombok Tengah dilihat dari atas bukit. Pantai ini masuk dalam KEK Mandalika Resort. Ivan/Lombok Post

Jika nanti Anda datang ke Lombok dan sempat berkunjung ke sini, jangan heran ketika seorang anak kecil menawarkan Anda se-botol plastik kecil air mineral 600 ml yang diisi pasir putih.

Pasir nya mirip butiran merica, itu artinya setiap pengunjung yang datang ke tempat ini sering mengambil pasir untuk dijadikan souvenir.

Baca Juga: 5 Alasan Untuk Melihat Langsung Keindahan Pantai Kuta

Jika nanti sepulang dari berlibur di Lombok untuk ditunjukkan ke sanak famili saat mereka pulang ke tempat asalnya dan bercerita tentang keunikan pasir yang berada di pantai Kuta Lombok yang saat ini sudah menjadi Kawasan Ekonomi Khusus dengan sebutan Kuta Mandalika.

Nama Mandalika merupakan nama dari putri Kerajaan yang ada di Pulau Lombok, sama halnya putri Kendedes yang merupakan putri kerajaan Singasari

Pantai Kuta Tempo Dulu Sebelum Menjadi Kawasan Khusus

Pantai Kuta dulu
Pantai Kuta dibentengi bukit-bukit cadas

Sebelumnya kawasan ini merupakan lahan yang sangat kering dan tidak terlalu banyak penduduk yang bermukim di tempat ini.

Karena lahan di sekitarnya hanya merupakan bukit-bukit cadas yang hanya saat-saat musim hujan baru akan kelihatan hijau.

Jenis tanaman yang bisa ditanam pada lahan yang terdapat di sekitar pantai Kuta berupa tanaman jagung dan kacang tanah pada celah-celah bukit yang cadas.

Hampir tidak terlihat adanya aliran air irigasi yang menuju ke daerah ini sehingga hanya sedikit saja lahan yang bisa ditanami oleh penduduk setempat dan lahan seperti ini tidak terlalu mendominasi.

Setelah Kuta Lombok menjadi destinasi pariwisata sejak tahun 1990  diiringi dengan banyaknya akomodasi penginapan berupa hotel, bungalo, home stay dan pondok yang berkembang di daerah ini termasuk usaha-usaha jenis lain yang bergerak dibidang pariwisata.

Pantai Kuta Mandalika Saat ini Sudah Tertata dan Banyak Hotel

Pantai Kuta dulu
Foto kenangan pantai kuta sebelum tertata seperti saat ini.

Pantai Kuta yang begitu indah kini sudah bukannya semakin berkembang karena dinodai oleh orang-orang setempat yang merasa memiliki wilayah.

Dengan seenaknya mendirikan bangunan-bangunan tempat berjualan yang sangat melanggar estetika keindahan pantai.

Tidak seperti sebelumnya pada saat para wisatawan melintas di pesisir pantai Kuta akan disuguhkan dengan pemandangan pantai yang indah dan mempesona (Situasi ini sekarang sudah beda)

Namun saat ini ketika menolehkan pandangan ke arah pantai justru yang tampak bangunan-bangunan liar yang tidak tertata bahkan ada yang terkesan kumuh.

Keberadaan mereka-mereka ini sungguh tidak bersahabat ketika aparat yang berwenang memperingati seakan tidak merasa bersalah justru terkesan dulu-duluan mengambil bagian kaplingan.

Saat ini keadaan tidak tertata dan banyak bangunan yang menutupi pantai sudah dibongkar, ditertibkan dan sudah tertata rapi

Tapi jangan berkecil hati untuk mengunjungi tempat ini karena tempat tempat yang kami maksudkan tersebut hanya sebagian kecil dari wilayah pantai Kuta.

Ilustrasi tulisan artikel di atas merepresentasikan keadaan yang lampau tapi kini pantai Kuta Lombok sudah merupakan kawasan pariwisata istimewa atau KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) yang berdaya saing akan mengimbangi pariwisata Bali.

Tulisan Mandalika
Bentuk perubahan terakhir atau saat ini.

Adapun perkembangan pantai Kuta saat ini sudah sangat pesat sekali sudah banyak hotel-hotel yang bermunculan di sepanjang pantai bahkan hotel-hotel yang lama kini sudah ikut berbenah menjadi lebih baik.

Banyak di antaranya yang sudah memperluas bangunannya, selain itu di pantai Kuta sudah dibangun tulisan banner sebagai tempat para pengunjung dari luar mengambil momen kunjungannya datang ke pantai Kuta atau istilah kerennya sekarang yaitu tempat Selfie yang bertuliskan dengan huruf balok besar ”THE MANDALIKA Kuta Lombok”.

Saat Ini Sudah Touristic Atau Sudah Kebanyakan Pengunjung

Letter sebelumnya
Central Kuta Lombok

Jangan heran di tempat ini saat musim kunjungan akan dipadati hingga antre untuk mengambil gambar di Lokasi ini (Lokasi ini sudah berubah wajah)

Perkembangan selanjutnya tulisan sign ini sudah diubah lagi menjadi The MANDALIKA kami-pun belum tahu dengan alasan apa hingga sekarang menjadi The MANDALIKA.

Mungkin untuk lebih memperluas makna dari lokasi jika disebutkan Mandalika maka artinya akan dimaksudkan menjadi lebih luas termasuk Tanjung Aan dan pantai Seger.

Setelah dirubah nya status zona wisata ini menjadi lebih khusus dengan kemasan menjadi KEK atau Kawasan Ekonomi Khusus yang melibatkan andil ITDC (Indonesia Tourism Developments Corporate)

Merancang objek wisata di resort Mandalika ini menjadi kelas internasional dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan Massif termasuk juga sedang dilaksanakan pembangunan Sirkuit Motto-GP untuk taraf internasional.

Proyek Kuta Mandalika
Tahap proses pemasangan paving block di pantai kuta

Adapun tempat tempat lain yang sebelumnya sudah di bangun terlebih dahulu oleh hotel Novotel dengan konsep Mandalika resort yang sudah menata jalan umum menuju masuk ke kawasan hotel dengan pekerasan yang cukup rapi dan tertata, banyak dihiasi oleh ornament batu alam dengan konsep monarki.

Kini banyak sudah yang ikut tertata dengan banyaknya persimpangan yang masih belum saya pahami seperti apa konsep rancangan yang akan penataan kawasan Mandalika resort ini.

Jalur masuk utama yang sebelumnya berada dekat dengan pasar seni kini bergeser ke arah timur dengan gerbang besar dengan dibuatnya pintu masuk dua jalur hingga lokasi ini menjadi lebih dekat menuju pantai Seger ke timur sedikit dan ke pantai Kuta dengan jarak yang sama.

Waspada Dengan Para Pengasong Yang Kurang Menyenangkan

Asongan di pantai
Para pengasong yang akan mengusik anda saat bersantai di pantai Kuta.

Adapun hal-hal yang harus Anda Waspadai saat berwisata di pantai Kuta Mandalika yaitu Anda akan dikejar kejar oleh para pedagang pengasong yang bergerombol yang akan menawarkan barang jualan mereka.

Hal ini harus Anda maklum karena ini adalah bagian dari sisi kehidupan di pantai Kuta Mandalika, tapi jangan heran mereka ini sudah fasih berbahasa Inggris.

Sejak mereka kecil mereka hidup di lingkungan pariwisata yang berharap tumpuan hidupnya dari berjualan souvenir.

Biasanya para pengasong menjual aneka gelang, baju kaos oblong (bertuliskan jargon pariwisata Lombok), ada kain yang menyerupai kain tenun Lombok.

Kenapa saya katakan demikian karena setahu saya kain tenun harganya cukup mahal di atas Rp 300,000 tapi kalau sampai harganya Rp 60,000 kemungkinan tidaklah ya.

Karena dilihat dari kasat mata juga kain akan tampak kelihatan tipis sementara kain tenun asli lebih cenderung terasa tebal dengan berat terasa bagaikan membawa kain basah.

Suhu Udara Sangat Panas di Saat Musim Hujan di Kuta Mandalika

Bersama wisatawan
Bersama dokter Dina dan keluarga

Selain itu saat siang hari udara di pantai Kuta sangat panas menyengat serta silau kalau tidak pakai kacamata hitam.

Di sana sudah ada disediakan tempat berteduh ada beberapa gazebo dan di pinggir pantai juga ada pohon pohon kecil tempat Anda berteduh.

Suhu udara memang terasa menyengat di musim hujan. Bila terasa haus di sepanjang pantai banyak para pedagang yang menjual kelapa muda tapi tidak ada yang jual es campur ya, jika nyari pedagang es campur mesti datang ke Cafe di pinggir pantai.

Perlu untuk diketahui saat ini pengelola pantai Kuta sedang gencar mencari dana jadi di setiap tempat berhenti mesti ada tukang parkir yang nodong memberikan karcis parkir.

Lumayan Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk sepeda motor di setiap tempat parkir.

Selain itu sekarang sudah dibangun fasilitas tempat toilet umum dan sedang dalam pengerjaan untuk membangun pos polisi pariwisata dan sekarang sudah berdiri mewah dengan fasilitas toilet yang cukup bersih di sebelah nya.

Pantai Kuta Lombok

Mandalika Resort

Pantai Kuta Lombok

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang