Pantai Kuta Mandalika Dulu Hingga Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus

English

Selain di Bali di Lombok juga ada pantai Kuta Mandalika, yang berlokasi di Lombok selatan kabupaten Lombok Tengah, pantai ini sungguh pesonanya sangat mengagumkan bila dilihat dari ombak pantainya yang bergulung-gulung indah.

Dihiasi bukit bukit terjal yang terdapat di bibir pantai berpasir putih, dengan berbagai macam keunikan dari butir-butir pasirnya.

Aneka Pasir Putih di Pantai Kuta Mandalika

Ada yang berukuran kecil lembut dan halus, berukuran sedang, bahkan ada yang berukuran besar yang menyerupai butiran merica atau yang biasa disebut pasir merica.

Pantai Kuta Lombok
Tampak pemandangan pantai Kuta, Lombok Tengah dilihat dari atas bukit. Pantai ini masuk dalam KEK Mandalika Resort. Ivan/Lombok Post

Jika nanti Anda datang ke Lombok dan sempat berkunjung ke sini, jangan heran ketika seorang anak kecil menawarkan Anda se-botol plastik kecil air mineral 600 ml yang diisi pasir putih.

Pasir nya mirip butiran merica, itu artinya setiap pengunjung yang datang ke tempat ini sering mengambil pasir untuk dijadikan souvenir.

Baca Juga: 5 Alasan Untuk Melihat Langsung Keindahan Pantai Kuta

Jika nanti sepulang dari berlibur di Lombok untuk ditunjukkan ke sanak famili saat mereka pulang ke tempat asalnya dan bercerita tentang keunikan pasir yang berada di pantai Kuta Lombok yang saat ini sudah menjadi Kawasan Ekonomi Khusus dengan sebutan Kuta Mandalika.

Nama Mandalika merupakan nama dari putri Kerajaan yang ada di Pulau Lombok, sama halnya putri Kendedes yang merupakan putri kerajaan Singasari

Pantai Kuta Tempo Dulu Sebelum Menjadi Kawasan Khusus

Pantai Kuta dulu
Pantai Kuta dibentengi bukit-bukit cadas

Sebelumnya kawasan ini merupakan lahan yang sangat kering dan tidak terlalu banyak penduduk yang bermukim di tempat ini.

Karena lahan di sekitarnya hanya merupakan bukit-bukit cadas yang hanya saat-saat musim hujan baru akan kelihatan hijau.

Jenis tanaman yang bisa ditanam pada lahan yang terdapat di sekitar pantai Kuta berupa tanaman jagung dan kacang tanah pada celah-celah bukit yang cadas.

Hampir tidak terlihat adanya aliran air irigasi yang menuju ke daerah ini sehingga hanya sedikit saja lahan yang bisa ditanami oleh penduduk setempat dan lahan seperti ini tidak terlalu mendominasi.

Setelah Kuta Lombok menjadi destinasi pariwisata sejak tahun 1990  diiringi dengan banyaknya akomodasi penginapan berupa hotel, bungalo, home stay dan pondok yang berkembang di daerah ini termasuk usaha-usaha jenis lain yang bergerak dibidang pariwisata.

Pantai Kuta Mandalika Saat ini Sudah Tertata dan Banyak Hotel

Pantai Kuta dulu
Foto kenangan pantai kuta sebelum tertata seperti saat ini.

Pantai Kuta yang begitu indah kini sudah bukannya semakin berkembang karena dinodai oleh orang-orang setempat yang merasa memiliki wilayah.

Dengan seenaknya mendirikan bangunan-bangunan tempat berjualan yang sangat melanggar estetika keindahan pantai.

Tidak seperti sebelumnya pada saat para wisatawan melintas di pesisir pantai Kuta akan disuguhkan dengan pemandangan pantai yang indah dan mempesona (Situasi ini sekarang sudah beda)

Namun saat ini ketika menolehkan pandangan ke arah pantai justru yang tampak bangunan-bangunan liar yang tidak tertata bahkan ada yang terkesan kumuh.

Keberadaan mereka-mereka ini sungguh tidak bersahabat ketika aparat yang berwenang memperingati seakan tidak merasa bersalah justru terkesan dulu-duluan mengambil bagian kaplingan.

Saat ini keadaan tidak tertata dan banyak bangunan yang menutupi pantai sudah dibongkar, ditertibkan dan sudah tertata rapi

Tapi jangan berkecil hati untuk mengunjungi tempat ini karena tempat tempat yang kami maksudkan tersebut hanya sebagian kecil dari wilayah pantai Kuta.

Ilustrasi tulisan artikel di atas merepresentasikan keadaan yang lampau tapi kini pantai Kuta Lombok sudah merupakan kawasan pariwisata istimewa atau KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) yang berdaya saing akan mengimbangi pariwisata Bali.

Tulisan Mandalika
Bentuk perubahan terakhir atau saat ini.

Adapun perkembangan pantai Kuta saat ini sudah sangat pesat sekali sudah banyak hotel-hotel yang bermunculan di sepanjang pantai bahkan hotel-hotel yang lama kini sudah ikut berbenah menjadi lebih baik.

Banyak di antaranya yang sudah memperluas bangunannya, selain itu di pantai Kuta sudah dibangun tulisan banner sebagai tempat para pengunjung dari luar mengambil momen kunjungannya datang ke pantai Kuta atau istilah kerennya sekarang yaitu tempat Selfie yang bertuliskan dengan huruf balok besar ”THE MANDALIKA Kuta Lombok”.

Saat Ini Sudah Touristic Atau Sudah Kebanyakan Pengunjung

Letter sebelumnya
Central Kuta Lombok

Jangan heran di tempat ini saat musim kunjungan akan dipadati hingga antre untuk mengambil gambar di Lokasi ini (Lokasi ini sudah berubah wajah)

Perkembangan selanjutnya tulisan sign ini sudah diubah lagi menjadi The MANDALIKA kami-pun belum tahu dengan alasan apa hingga sekarang menjadi The MANDALIKA.

Mungkin untuk lebih memperluas makna dari lokasi jika disebutkan Mandalika maka artinya akan dimaksudkan menjadi lebih luas termasuk Tanjung Aan dan pantai Seger.

Setelah dirubah nya status zona wisata ini menjadi lebih khusus dengan kemasan menjadi KEK atau Kawasan Ekonomi Khusus yang melibatkan andil ITDC (Indonesia Tourism Developments Corporate)

Merancang objek wisata di resort Mandalika ini menjadi kelas internasional dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan Massif termasuk juga sedang dilaksanakan pembangunan Sirkuit Motto-GP untuk taraf internasional.

Proyek Kuta Mandalika
Tahap proses pemasangan paving block di pantai kuta

Adapun tempat tempat lain yang sebelumnya sudah di bangun terlebih dahulu oleh hotel Novotel dengan konsep Mandalika resort yang sudah menata jalan umum menuju masuk ke kawasan hotel dengan pekerasan yang cukup rapi dan tertata, banyak dihiasi oleh ornament batu alam dengan konsep monarki.

Kini banyak sudah yang ikut tertata dengan banyaknya persimpangan yang masih belum saya pahami seperti apa konsep rancangan yang akan penataan kawasan Mandalika resort ini.

Jalur masuk utama yang sebelumnya berada dekat dengan pasar seni kini bergeser ke arah timur dengan gerbang besar dengan dibuatnya pintu masuk dua jalur hingga lokasi ini menjadi lebih dekat menuju pantai Seger ke timur sedikit dan ke pantai Kuta dengan jarak yang sama.

Waspada Dengan Para Pengasong Yang Kurang Menyenangkan

Asongan di pantai
Para pengasong yang akan mengusik anda saat bersantai di pantai Kuta.

Adapun hal-hal yang harus Anda Waspadai saat berwisata di pantai Kuta Mandalika yaitu Anda akan dikejar kejar oleh para pedagang pengasong yang bergerombol yang akan menawarkan barang jualan mereka.

Hal ini harus Anda maklum karena ini adalah bagian dari sisi kehidupan di pantai Kuta Mandalika, tapi jangan heran mereka ini sudah fasih berbahasa Inggris.

Sejak mereka kecil mereka hidup di lingkungan pariwisata yang berharap tumpuan hidupnya dari berjualan souvenir.

Biasanya para pengasong menjual aneka gelang, baju kaos oblong (bertuliskan jargon pariwisata Lombok), ada kain yang menyerupai kain tenun Lombok.

Kenapa saya katakan demikian karena setahu saya kain tenun harganya cukup mahal di atas Rp 300,000 tapi kalau sampai harganya Rp 60,000 kemungkinan tidaklah ya.

Karena dilihat dari kasat mata juga kain akan tampak kelihatan tipis sementara kain tenun asli lebih cenderung terasa tebal dengan berat terasa bagaikan membawa kain basah.

Suhu Udara Sangat Panas di Saat Musim Hujan di Kuta Mandalika

Bersama wisatawan
Bersama dokter Dina dan keluarga

Selain itu saat siang hari udara di pantai Kuta sangat panas menyengat serta silau kalau tidak pakai kacamata hitam.

Di sana sudah ada disediakan tempat berteduh ada beberapa gazebo dan di pinggir pantai juga ada pohon pohon kecil tempat Anda berteduh.

Suhu udara memang terasa menyengat di musim hujan. Bila terasa haus di sepanjang pantai banyak para pedagang yang menjual kelapa muda tapi tidak ada yang jual es campur ya, jika nyari pedagang es campur mesti datang ke Cafe di pinggir pantai.

Perlu untuk diketahui saat ini pengelola pantai Kuta sedang gencar mencari dana jadi di setiap tempat berhenti mesti ada tukang parkir yang nodong memberikan karcis parkir.

Lumayan Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk sepeda motor di setiap tempat parkir.

Selain itu sekarang sudah dibangun fasilitas tempat toilet umum dan sedang dalam pengerjaan untuk membangun pos polisi pariwisata dan sekarang sudah berdiri mewah dengan fasilitas toilet yang cukup bersih di sebelah nya.

Pantai Kuta Lombok

Mandalika Resort

Pantai Kuta Lombok

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Harus Tau Dulu Sebelum Mengunjungi TWA Gunung Tunak

English

Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tunak artinya: Gunung eman atau Sayang atau Tanggung atau sangat Disayangkan sudah kecil di tengah laut lagi yang tidak bisa dijadikan tempat bercocok tanam hal ini perlu untuk saya perjelas mengacu pada komentar pengunjung di salah satu blog.

Dalam komentarnya seolah olah lucu dalam pemberian nama untuk lokasi atau nama Gunung Tunak adalah salah memberi nama yang dia maksud orang Lombok salah memberi nama  “sudah gunung kok di tengah laut lagi” katanya, padahal filosofi dari nama tersebut sangat kami pahami sebagai orang Lombok.

LOKASI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG TUNAK

Gunung Tunak Lombok
Gunung Tunak bagian dari sisi barat tanjung

Saat ini TWA Gunung Tunak merupakan destinasi baru-baru saja populer diperbincangkan di kalangan traveler dimulai sejak awal tahun 2014.

Taman Wisata Alam Gunung Tunak berlokasi di Lombok selatan di desa Mertak kecamatan Pujut kab. Lombok Tengah dari pantai Kuta ke arah timur kira-kira 23 km hingga sampai di view point di atas tebing cadas yang mengandung berbatuan kapur.

Apalagi setelah dikunjungi oleh selebriti tanah air kita yaitu Nadien Chandrawinata pada bulan Maret 2015 berpose duduk di ujung batu sambil menghadap bongkahan karang yang menjulang di tengah laut kira-kira berjarak 50 meter dari pinggir tebing kemudian di-posting di Facebook.

Jalur ini masih searah menuju pantai Kuta tapi di persimpangan bundaran Kuta kita harus lolos sejauh 10 km hingga kita akan tiba pada pertigaan menuju pantai Bumbang dengan ciri terdapat gapura berwarna oranye.

Daftar harga tiket masuk di Gunung Tunak
Di gerbang penjagaan polsus terdapat tulisan ketentuan yang harus ditaati

Tidak jauh dari Gapura ada banner finil di sudut persimpangan tertulis “TAMAN WISATA ALAM GUNUNG TUNAK” dan petunjuk arah 2 km ke pantai Bumbang tapi tulisan finil yang kami maksudkan sekarang sudah rusak dan digantikan dengan gambar iklan resort hotel.

Setelah berbelok ke arah kanan mengikuti jalan aspal setiba di pantai pemandangan keramba milik Balai Budidaya Laut (BBL) terlihat bertebaran bagaikan kotoran terkurung di teluk Bumbang.

Selanjutnya belok kiri mengikuti jalan aspal, memang sangat mengganggu pemandangan untuk sebuah objek wisata yang sangat indah jika tidak ada keberadaan keramba-keramba yang bertebaran di teluk Bumbang ini.

Tapi dari sisi lain untuk peningkatan hasil perikanan sangat potensial dan bagus, kita memang tidak harus egois untuk menilai semua hal dari sudut pandang kita masing-masing.

Apalagi memandang dari sisi buruknya tanpa harus mempertimbangkan sisi kebaikan lainnya, buruk untuk pariwisata tapi baik untuk hasil perikanan.

Sisi lain TWA gunung Tunak
Gunung Tunak bagian dari sisi Timur tanjung

Dari ujung jalan aspal yang berakhir di pesisir pantai tapi kini pekerasan badan jalan aspal sudah sampai pada gapura Gerbang Wisata Alam Gunung Tunak.

Selain itu sudah berdiri bangunan di samping gerbang yang merupakan bangunan milik BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) yang terdiri dari bangunan untuk pusat informasi, bangunan aula untuk pertemuan dan terdapat beberapa kamar guest house.

MEDAN JALAN DAN PUNGLI DI KAWASAN  LOKASI GUNUNG TUNAK

Dari gapura ini  terdapat jalan tanah (seksrang sudah diaspal) untuk menuju lokasi Taman Wisata Alam Gunung Tunak yang mencakup luas wilayah 312 hektar, menurut informasi dari staf penjaga TWA Gunung Tunak ini yang berseragam Polsus (Polisi Kehutanan) pada bulan Mei 2018 jalan akses masuk ke lokasi objek inti wisata Gunung Tunak akan diaspal hingga ke lokasi objek pantai.

Motor adventure di Gunung Tunak
Setelah sampai di pantai tak ada tempat teduh tempat kami harus parkir terkecuali ke arah ujung bawah tebing

Sungguh disayangkan terdapat penghalang yang terbuat dari bambu untuk penarikan tiket masuk Rp 5,000 untuk satu orang dari harga tiket masuk Rp 5,000 untuk satu orang sangat terkesan aneh karena tidak ada tiket resmi dan tidak ada loket karcis waktu itu.

Ternyata itu adalah pungli dari orang kampung yang mengklaim bahwa pengunjung melewati halaman depan rumahnya.

Barulah setelah kita menerobos pesisir pantai sejauh kira-kira 1 km meter terdapat lagi loket karcis yang tidak ada penunggunya (waktu itu) dan yang kami maksudkan adalah gapura atau gerbang wisata TWA Gunung Tunak yang saya bahas di atas dan 28 Januari 2018 kemarin saya bayar tiket masuk di sini Rp 7.500 / orang karena hari minggu.

Jika hari kerja tiket masuk kita bayarkan Rp 5.000 / orang tapi kami-pun harus masuk terus untuk menuju lokasi dengan melintasi konstruksi jalan aspal hancur dengan bahan material kerikil bertaburan.

Saat saya berkunjung yang ke dua kalinya akhir Januari 2018 badan jalan menuju pantai tergenang air hujan dan berlumpur ada beberapa pengunjung yang berbalik tidak sanggup untuk melintasinya.

Pantai Gunung Tunak
Untuk menuju objek inti kita harus menaiki tebing menuju arah lokasi menara seperti yang nampak di gambar ini

Setelah masuk ke kawasan hutan yang tidak terlalu basah 5 km sebelum masuk ke lokasi pantai terdapat lagi petugas dari departemen kehutanan dengan berseragam hijau kecokelatan dengan bentangan portal dari batang bambu dan ada petugas dari kehutanan yang berjaga di lokasi dengan menyodorkan tiket masuk sebesar Rp 7.500 / Orang

Untuk satu orang pengunjung tapi kini sudah tidak dipungut lagi di lokasi ini cukup sekali kita hanya bayar tiket masuknya di gerbang yang sudah saya sebutkan tadi. Menuju lokasi wisata ini memang aneh kok begitu banyak lokasi tempat penarikan tiket masuk terus mana yang benar ?

Teluk Gunung Tunak
Sisi kanan tebing teluk pantai Gunung Tunak

Ternyata menurut keterangan dari pos penjagaan kehutanan di sinilah tempat penarikan tiket masuk resmi sementara di lokasi yang pertama tadi itu pungli katanya lalu bagai mana bisa terjadi seperti itu.

Mereka bilang itu pungli dari masyarakat yang mengklaim pengunjung melintasi tanah pekarangan mereka, padahal tidak demikian yang kita lewati itu pesisir pantai.

Ah, sepertinya ribet untuk berkunjung ke lokasi ini menurut keterangan para penjaga pos kehutanan, mereka sebelumnya pernah berseteru melarang adanya pungutan masuk.

Mereka bersikeras mengklaim pengunjung melintas masuk melalui tanah pekarangan mereka dan kini lokasi yang kita maksudkan sudah tidak ada lagi karena pesisir pantai sudah diaspal, masak orang kampung mau pasang portal lagi di jalan aspal ?

MTB ke Gunung Tunak Lombok
Bersama teman-teman pecintai sepeda MTB berangkat dari kota Mataram.

Terus yang aneh juga kok pihak polisi kehutanan bisa mengurusi tiket masuk taman wisata kebetulan kami datang pada hari libur bersama teman-teman dari team goes sepeda MTB.

Harga tiket masuk Rp 7.500 / orang itu untuk harga hari libur dan untuk hari biasa Rp 5,000 / orang sementara untuk pengunjung asing dikenakan biaya Rp 150,000 / orang untuk hari libur dan Rp 100,000 / orang untuk hari biasa.

Harga tiket masuk ini sangat fantastis dan paling ter-mahal menurut se-pengetahuan saya untuk biaya tiket masuk destinasi pariwisata di pulau Lombok, ini sangat tidak wajar tapi hal ini sudah ada ketentuan dari pemerintah pusat bahkan sudah dipampang di tempat umum dan terdapat ketentuan-ketentuan pasal yang mengikat.

waktu itu ada 2 orang turis Prancis yang menggunakan sepeda motor yang berkunjung ke lokasi ini balik karena tidak sanggup membayar tiket masuk sebesar Rp 150.000 / Orang.

Tebing di TWA Gunung Tunak
Kita harus menaiki tebing sisi kiri untuk menuju lokasi menara

Akhirnya kami melanjutkan menuju arah pantai Gunung Tunak setelah membayar tiket masuk Rp 7.500 / orang waktu itu.

Kami datang dengan membawa sepeda MTB, tapi sebelumnya kita melihat jalan ke arah kanan itu ada tujuan ke objek lainnya juga katanya yang masih satu paket dengan harga tiket masuknya.

Baru-baru ini kami tahu dari informasi orang yang pernah berkunjung ke sana ternyata itu tujuan ke lokasi objek Gili Penyu seperti yang pernah saya lihat di gambar objek pariwisata pulau Lombok.

Menara Gunung Tunak
Kunjungan anda belum lengkap jika tidak sampai di lokasi menara itu.

Tentu sangat menyedihkan karena tidak sesuai dengan biaya masuk yang sudah kita bayarkan.

Di lokasi sangat sepi pengunjung dan tidak ada bangunan fasilitas pendukung saat itu.

kini sudah terdapat bangunan saung kayu atau gazebo di beberapa titik dan yang pasti di 3 titik dengan ukuran besar 3 x 5 meter.

DI LOKASI PANTAI TWA GUNUNG TUNAK

Terdapat tanah cadas dan semak berduri yang membuat salah satu teman kami mengalami bocor ban akibat tertusuk duri. Bahkan ada yang nyeletuk untuk tidak akan datang lagi ke lokasi ini, cukup yang pertama dan yang terakhir kali katanya.

Menara Gunung Tunak
Lebih dekat ke arah menara, di atas tebing yang cadas

Apalagi mengingat akses masuk menuju lokasi ini sangat tidak bersahabat dan tidak menyenangkan.

Akan lain ceritanya jika jalan sudah di aspal pada bulan Mei 2018 nanti, wacana ke depan dari pihak BKSDA akan membuat taman kupu-kupu kini sudah terwujud dan bangunannya sudah ada Butterfly Education Center.

Konstruksi bangunan berdinding tembok dan terdapat jaring di sebagian konstruksinya, juga akan membuat kandang rusa di sekitar pos jaga tapi tetap kami pesimis menanggapi semua itu.

harga tiket masuk terlalu mahal dengan tanpa ada fasilitas di lokasi pantai. Kami pun akhirnya berbalik dengan penuh rasa kecewa hingga di pertigaan pintu gerbang kita memilih jalur kanan menuju teluk Ekas di jalan utama dan keluar menuju jalan utama di desa Mujur menuju arah kota Praya.

View dari Menara Gunung Tunak
Sangat nampak besi menara terlihat sudah ada karat

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Mengenal Lokasi Dan Nama Pantai Yang Indah Di Pulau Lombok

Pantai di lombok

Bagi setiap orang yang tinggal di Lombok sangat tidak sulit bila ingin melihat pantai yang indah dengan tujuan tertentu, apakah hanya sekedar ingin membuang kepenatan atau pergi memancing.

Lombok merupakan pulau yang tidak terlalu besar lebih kecil dari pulau Bali yang berdiameter kira kira dari barat ke timur 80 km atau dari utara ke selatan kira-kira 120 km dengan luas 5.435 km / segi.

Pantai KedisBisa diperkirakan bila orang tinggal di Lombok sejauh jauhnya orang bila seseorang hendak melihat pantai atau pergi ke pantai bisa berkendaraan kira-kira sejauh 45 km.

Apalagi bagi orang yang tinggal di kota Mataram untuk menuju pantai tidak perlu menggunakan kendaraan bermotor cukup dengan menggunakan sepeda pancal atau berjalan kaki-pun bisa melihat pantai.

Pantai yang dekat dengan kota Mataram masih kita sayangkan karena karena dekat dengan muara masih sering kita lihat sampah sampah yang menodai pemandangan.

Karena sebagian masyarakat belum terlalu peduli dengan sampah non organik, apalagi saat musim hujan tiba. Ketika debit air sungai menjadi puluhan kali lipat maka sampah sampah yang dicantolkan di pinggir-pinggir sungai yang arah hulu hanyut diseret arus air saat musim hujan ke laut.

pantai nangguSaat-saat ini pemerintah daerah sedang bekerja keras untuk melakukan kampanye tertib sampah dengan membuat larangan-larangan untuk membuang sampah di pinggir kali.

Dengan memperbanyak sumbangan sumbangan bak sampah dan pelayanan tertib sampah gratis, dengan memobilisasi pegawai pegawai kebersihan kota dengan didukung oleh pengadaan pengadaan unit-unit mobil pengangkut sampah dan truk truk pengangkut sampah.

Pembuangan sampah sekarang ini sudah di arahkan ke TPA yang berlokasi di kabupaten Lombok Barat yang tidak jauh dari wilayah gunung Pengsong.

Setidaknya saat ini walaupun masih bisa kita melihat sampah plastik di pantai namun tidak sampai terlalu parah apalagi setelah disadari bahwa Lombok merupakan destinasi pariwisata dunia.

Sedikit mempengaruhi budaya tertib sampah karena kebiasaan orang asing sangat peduli ketimbang orang yang tinggal di dekat pantai ini sudah merupakan proses mengubah karakter bangsa.

Pantai yang indah dan bersih menjadi impian kami, saya sangat berharap pembaca blog ini bisa sadar dan bisa tertib untuk mengenali sampahnya. Agama tidak berperan memberikan sosialisasi tentang sampah di laut.

Agama islam terutama  menyebutkan tentangmenjaga kebersihan, “Annazopatu minal iman” Kebersihan sebagian dari iman. Ternyata ini hanya slogan saja tapi tidak meresap sampai ke hati sanubari.

Pengertian ayat tersebut masih bias tidak disebut secara spesifik dan tidak ada dibahas tentang kebersihan pantai, mungkin orang menganggap agama menyuruh rajin – rajin mandi dan berdandan bukan menjaga kebersihan Pantai yang indah di pulau Lombok atau di mana saja.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Bukit Merese di Tanjung Aan Dekat Lokasi MotoGP Pertamina Mandalika

pantai merese

English

Bukit Merese, arti kata Merese dalam bahasa sasak kata dasarnya adalah “meres (kb)” yang artinya : enak, mantap, nikmat, lezat.

Kata meres itu sendiri adalah bahasa suku Sasak bagian Lombok selatan karena  di Lombok mempunyai bagian-bagian pengucapan dalam penyebutan atau perbedaan kata dengan arti yang sama.

Di bagian Lombok lainnya menggunakan kata lain yaitu “maik.” berarti lokasi yang dimaksudkan ini tepat dinamakan “Merese (kt)” karena berada secara geografis di Lombok bagian selatan tepatnya sebelah timur pantai Kuta yang masuk dalam kawasan Mandalika resort.

Sisi Keindahan
Dasar pantai teluk Tanjung Aan terlihat bagaikan Blue Safir dari atas bukit Merese

Yang aneh dari lokasi ini adalah lokasi wisata yang sangat indah tapi seakan-akan baru dikenal, mengingat pantai Kuta, pantai Seger dan pantai tanjung Aan sudah jauh lebih populer.

Walaupun lokasi ini masih dalam lingkup “Mandalika Resort” jika Anda pernah ke Tanjung Aan letak lokasi ini sering kita lihat dari kejauhan.

Seperti Apa Bukit Merese

Merupakan bukit cadas hijau yang mengapit teluk Tanjung Aan di bagian barat atau sisi kanan, ketika kita berada di tanjung Aan tapi kita tidak pernah ter-pikirkan bahwa di atas sana ada objek wisata yang sangat indah.

Bukit Merese Lombok
Sisi lain dari Bukit Merese

Sejak bertahun tahun Tanjung Aan dijadikan destinasi objek wisata oleh para travel agent baru-baru ini Bukit Merese menjadi sorotan para traveler alasannya kenapa tidak dari dulu ?

Mungkin para wisatawan yang ke Tanjung Aan adalah bagian dari destinasi kunjungan terakhir, jika guide ingin mengajak para pengunjung naik ke bukit akan banyak kehilangan waktu.

Sehingga tour tidak sesuai dengan schedule itinerary perjalanan yang sudah di tetapkan oleh travel agen karena harus tiba di hotel sekitar jam 5 sore.

Bukit Merese Belum Lama Dikenal

Pohon yang sudah tiada
Ini adalah pohon yang paling fenomenal di bukit Merese dan satu satunya pohon di sini “Tapi sekarang sudah tidak ada lagi”

Mengapa baru-baru ini banyak wisatawan yang mengunjungi lokasi ini ? Mungkin setelah era smart phone menjamur banyak orang orang datang ke sini untuk berlibur yang didahului oleh wisatawan dari sekitar an Lombok sendiri.

Lokasi ini sering diposting di Facebook, yang bikin banyak traveler jadi kepoh atau ingin tahu dan memburu lokasi ini.

Jadi menurut saya pribadi sejak kapan bukit Merese populer ? saya akan menjawab sejak menjamurnya orang-orang menggunakan smart phone.

Saya sendiri sudah sejak beberapa tahun sebelumnya mengunjungi tanjung Aan, baru-baru ini saya mengenal lokasi ini setelah 2 tahun memegang smart phone.

View dari atas bukit
Dari bukit Merese tampak pantai Seger dan bisa dibayangkan jika rumput ini hijau pada saat musim hujan

Semua pengunjung harus rela berjalan kaki menuju atas bukit Merese, karena untuk kendaraan roda 2 sepertinya tidak mungkin bisa melayani jalur ini.

Selain kemiringannya curam juga di badan jalan banyak bongkahan batu menonjol, bahkan ada beberapa bongkahan batu lepas. artinya secara kasat mata sangat tidak mungkin untuk dilalui sepeda motor.

Terkecuali bagi yang mau merusak sepeda motor mungkin ya atau bisa menggunakan motor dengan tipe tertentu yang khusus buat off road seperti sejenis “The trekker.

Mendaki Bukit Merese Cukup Melelahkan

Untuk pengunjung yang mengalami obesitas atau sudah lanjut usia tidak saya saran kan mengunjungi lokasi ini karena harus berjalan kaki ke atas bukit yang cukup tinggi.

Kira-kira 50 meter, selain itu tidak ada pepohonan kecuali satu di jalur yang ke arah kanan itu pun tidak terlalu rindang.

Teluk Tanjung Aan
Setelah sampai di atas bukit Merese kemudian lihat ke belakang teluk Tanjung Aan tampak indah sekali.

Sebelum sampai di atas bukit  sambil melihat ke arah belakang pengunjung sudah bisa melihat keindahan teluk Tanjung Aan dari atas bukit Merese.

Setelah tiba di atas punggung bukit Merese ada dua pilihan berjalan ke arah kanan atau ke arah kiri, yang pasti harus mengunjungi kedua-duanya biar lengkap mengenal bukit Merese.

Jadi jika kita ke arah kiri, pengunjung akan berada di atas bukit dengan view pemandangan pantai Seger dan pantai Kuta, di sebelah barat.

Jika Anda berjalan ke arah kiri, di atas bukit terdiri dari hamparan rumput yang sangat luas, sangat hijau dan subur tapi jika pada musim kemarau rumput-rumput ini akan terlihat kusam bahkan warnanya akan menjadi coklat jika lama sekali tidak pernah turun hujan.

Pantai Seger
Batu batu yang menonjol dari permukaan rumput cukup menghiasi lokasi

Lokasi ini masih dihiasi batu-batu cadas yang tampak natural menonjol bergerombol menghiasi rimbunan rumput tapi sayang tangan-tangan usil menodai dengan mencoret dan membuat tulisan di atas batu.

Di tengah Safana hijau ini ada satu-satunya pohon tempat Anda bisa berteduh namun sayang daunnya tidak terlalu rimbun buat berteduh menghindari teriknya panas matahari (sekarang sudah tidak ada).

Tempat Berfoto Yang Fantastic

Sering sekali lokasi ini dijadikan background tempat orang-orang berfoto sebagai ciri khas lokasi bukit Merese dan yang pasti di lokasi ini Anda akan bebas dari kejaran para pedagang asongan.

Tapi ada anak anak yang lucu-lucu akan banyak membantu terutama untuk mengambil gambar buat Anda yang datang ke lokasi ini.

Mereka sangat menguasai gadget dan tau teknis fotografi, tapi alangkah senangnya mereka jika diberikan imbalan Rp 5,000 yah hitung-hitung beramallah ya.

Sisi lain di Bukit
Banyak sisi keindahan yang tersaji di sini jika kita sanggup naik lagi ke bukit arah kiri

Setelah puas menjelajah lokasi ini ke berbagai penjuru masih ada lokasi lagi yang saya maksudkan ke arah kiri tadi, memang cukup jauh untuk bertolak ke lokasi yang saya maksudkan sangat terlihat jalur menuju ke atas bukit sangat akan membuang energi.

Merupakan jalan setapak bekas pijakan kaki para pengunjung tapi jangan gentar Anda harus berjuang sedikit biar kunjungan Anda lengkap ke bukit Merese dan saya yakin nafas ngos-ngosan yang Anda keluarkan menuju bukit yang sebelah timur ini.

Pemandangan Dari Atas Bukit

Akan terbayar kan dengan pemandangan eksotis teluk tanjung Aan yang begitu mempesona dengan bentuk lengkung yang dihiasi dengan pesisir pantai pasir putih yang panjang serta daratan yang terlihat hijau dengan rimbunan pohon-pohon kelapa yang tampak samar-samar dari kejauhan.

Savanna Bukit Merese
Bisa dibayangkan jika pada musim hujan rumput di tempat ini akan sangat hijau dan sangat indah

Begitu juga tanjung yang mengapit teluk tanjung Aan bagian sebelah timur namun tidak setinggi bukit Merese terlihat elok yang di ujungnya tampak pantai Batu Payung (sekarang sudah roboh) walaupun tidak terlihat terlalu jelas.

Sisi fisiknya masih tampak batu yang menjulang tinggi dari kejauhan yang di sebut Batu Bayung, tanjung pada bukit Merese yang masih merupakan bukit ini sangat panjang sekali.

Jadi bagi yang suka dengan fotografi bisa menjelajah bukit ini hingga sampai ujung dengan kontur semakin rendah saya yakin banyak sisi-sisi yang bagus untuk fotografi.

Pantai Tanjung Aan
Bukit Merese dari Tanjung Aan
Sunset di Bukit Merese
Sunset dari atas bukit Merese
Wisatawan
Di lokasi bukit Merese selalu bawaannya ceria

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Batu Payung Kini Sudah Runtuh Dan Hanya Tinggal Kenangan

English

Batu Payung ? Mungkin tidak perlu kita harus perdebatkan asal kata nama ini karena sederhana saja dilihat dari kata Batu, yang pasti wujud dari objek yang dimaksudkan dan kata Payung mungkin sudah bisa kita sama-sama tebak.

Bentuk batu ini yang menjulang tinggi yang ter kikis bagian bawahnya atau dengan kata lain yang mengalami abrasi dalam jangka waktu yang cukup lama hingga bagian atas batu ini terlihat lebih besar daripada bagian bawah yang menyangga hingga disebut Batu Payung.

Batu Payung
Tampak tak seperti payung kan ?

Walaupun sebenarnya tidak persis seperti payung tapi istilah ini lebih gampang digunakan untuk mereferensikan bentuk wujud dari batu ini, selain itu memang batu ini bisa kita gunakan berpayung atau berteduh jika matahari sangat terik.

Menurut pendapat saya kondisi batu ini sangat membahayakan, karena kemungkinan untuk patah sangat mungkin jika dilihat dari wujudnya yang semakin terkikis oleh air sehingga beban atas tidak mampu untuk ditopang lagi oleh bagian bongkol yang sekilas seperti wujud jamur ini.

Batu payung dari Tanjung Aan
Batu Payung terlihat samar di ujung tanjung sebelah timur dari atas bukit Merese.

Lokasi ini sebenarnya populer setelah muncul di iklan rokok yang mengambil lokasi shooting di Tanjung Aan yang menampilkan wujud batu yang tampak indah. Sekilas diambil dari kamera drown hingga sekarang tempat ini menjadi incaran para wisatawan domestik, mancanegara dan terutama pengunjung lokal atau asli orang Lombok.

Selain bisa mengakses jalur pesisir untuk menuju lokasi wujud batu payung ini dapat kita lihat juga dari atas bukit Merese atau dari atas bukit sebelah kanan atau sebelah barat yang tampak samar-samar tapi bentuknya masih bisa dikenali.

Pantai Tanjung Aan
Alternatif lain bisa menyewa boat ini tanpa harus berjalan kaki menyusuri pesisir pantai yang bertebing

Selain itu juga bisa kita kunjungi dengan menyewa boat di teluk Tanjung Aan dengan sewa seharga Rp 250.000 untuk biaya pulang pergi dengan kapasitas sesuai isi boat yang bisa diperkirakan 10 orang.

Boat atau Perahu nya tidak terlalu besar sih dengan waktu tempuh 10 menit, tidak sulit untuk mendapatkan jasa ini bila Anda berkeliaran dan tampak asing di sekitar Tanjung Aan maka akan ada yang datang menawari jasa penyeberangan ke tempat lokasi Batu Payung.

Tanjung Aan
Batu Payung terletak di balik bukit atau di ujung bukit yang tampak mencorok ke laut

Pantai ini terletak tidak terlalu jauh dari pantai Kuta sekitar 5 km ke arah timur menyusuri pantai dengan jalan aspal yang kondisinya kasar dan lebarnya hanya 3,5 meter dengan urutan melintasi pantai Seger, teluk Tanjung Aan.

Pantai Batu payung tidak tampak dari jalan aspal karena lokasi batu momental tersebut berada di balik bukit cadas, untuk menuju jalur ini tidak ada tanda-tanda di berikan di pinggir jalan.

Teluk Tanjung Aan
Dari teluk TanjungAan sudah bisa terlihat Batu Payung di ujung sebelah kiri

Untuk menuju lokasi ini hanya orang-orang sekitar yang bisa kita tanya namun sangat jarang ada orang setempat yang berkelebat, hanya ada ciri-ciri jalan bekas lindasan roda 4 yang memotong lahan kering yang menyerupai jalur menuju ke sebuah gubuk nelayan dan sesekali terdapat umbul-umbul promosi atau iklan hotel.

Di sinilah akan ada pemuda yang menyambut kedatangan Anda seraya sambil menyodorkan tiket parkir Rp 5,000 untuk satu sepeda motor dan Rp 10,000 untuk kendaraan roda 4, dari tempat parkir ini objek Batu Payung tidak tampak hanya kalau kita tanya tukang parkir cuman jawabannya sederhana dengan menunjuk arah pesisir pantai berbatuan dan bertebing cadas, seraya berkata “ke arah sana dekat kok cuman jalan 1,5km”

Batu Payung
Batu Payung bisa kita lihat dari atas jika kita datang melintasi bagian atas bukit

Untuk menuju lokasi Batu Payung perlu berhati-hati karena Anda akan melintasi berbatuan cadas yang licin karena pada saat-saat tertentu air pasang dan menyebabkan ada lumut di permukaan batu cadas, kira-kira setelah berjalan 10 menit Anda akan melihat Batu Payung seperti pada gambar.

Selain itu ada jalan alternatif menaiki bukit tapi nanti saat turun akan sedikit sulit harus berputar sedikit tapi ini alternatif lebih baik ketimbang harus membasahi kaki sambil terseret seret menghindari bagian yang licin dan harus hati hati juga karena ada bagian batu cadas yang tajam tergerus ombak.

Tidak ada tempat alternatif lain untuk tempat berteduh jika cuaca sangat terik terkecuali hanya pada bagian batu yang kita kunjungi ini, tidak ada yang istimewa di lokasi ini hanya jika untuk pengambilan gambar sangat terlihat unik karena jarang lho ada batu seperti itu tapi bagi saya wujud ini saya lebih tepat untuk menyebutnya baju cadas yang masih ada unsur tanah yang keras.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang