Trip Memanah ikan, Cara ini tentunya sangat membutuhkan keahlian dalam hal menyelam terutama ketahanan nafas saat mengejar ikan sebagai target yang akan dipanah karena orang yang melakukan kegiatan ini hanya menggunakan alat snorkeling, baju selam dan panah.
Yang pasti kegiatan trip mancing Lombok ini sangat harus di dukung oleh perahu atau kapal sejenisnya karena spot untuk memanah tidak sembarangan, tapi untuk kegiatan ini apabila dilakukan di sekitar kawasan 3 Gili lokasi yang ditentukan sangat terbatas oleh karena itu sebaiknya trip ini diorganize ke tempat lain, jauh dari pulau Gili.
Produksi panah ikan By Mr. Jabut
Kenapa bisa demikian ? Karena lokasi 3 Gili sudah di klaim sebagai tempat wisata bahari yang tidak boleh untuk melakukan pengeksploitasi penangkapan ikan, apa bila hal ini Anda langgar maka bersiap siaplah untuk berurusan dengan penjaga pantai di Gili Trawangan.
Aturan dalam spear fishing juga tidak sembarang karena spear fishing di Lombok mempunyai komunitas yang lumayan solid, mereka sudah menentukan mana ikan – ikan yang mesti tidak boleh ditangkap atau jenis ikan mana saja yang boleh di tangkap.
Umumnya para penyuka spear fishing terdiri dari kalangan remaja atau kalangan muda yang fisiknya masih Handal untuk dibawa berenang, kegiatan ini sangat didominasi oleh para pemanah yang memberi nama kelompoknya “Jabut spear fishing.”
Nanti apabila ada yang berminat bisa menghubungi saya dan master spear fishing Mr. Jabut akan memandu Anda, selain itu juga beliau memproduksi panah sendiri yang sudah banyak di order hingga ke pulau Bali bahkan sangat laris untuk dipesan oleh para pencinta memanah di Lombok.
In other locations you can also try our newest Rafting adventure trip located in Batu Keliang sub-district, North Central Lombok district. Called “Stokel Rafting”
About 29 km from the city of Mataram, there is still one lane with a road leading to the Benang Kelambu waterfall and the Benang Stokel waterfall.
About 6 km before arriving at the Benang Kelambu waterfall, at the base camp location there are 6 units of bungalows that are concept of Rumah Sawah with a rental price / night of Rp 350,000 including breakfast.
Stokel Rafting Adventure Location
On the asphalt road on the left side of the road, in the middle of the rice fields. It looks very transparent, because there are still no buildings on the left and right side.
Looks like chairs and chairs like a restaurant and there are some rubber boats, this is our Base Camp “STOKEL RAFTING.”
Its name is inspired by the name of the waterfall that is not far from the base camp location where everything is ready before leaving and after the Rafting activity is complete.
Nameplate Rafting on the roadside
In principle, it is the same as the regulation operated in Lingsar sub-district, Batu Mekar village.
If you are a tourist from outside the island of Lombok and live in a hotel, located in Senggigi or Mataram, it is very suitable to be packaged into a tour package.
As a package to visit the Benang Kelambu waterfall that is not too far from this base camp location.
From the base camp to the location of our start point it only takes 10 minutes to head up the river, across villages, rice fields and off road terrain.
Anticipate When in The Wet Season
If in the summer we need to admit that the water debit is very small, we do not operate Rafting activities here.
If the water is enough volume, we operate this trip provided that our boat is filled with only two participants so that the load is not heavy to avoid running aground.
So what if the water discharge is large? What is certain is that I recommend this place with a stretch of 6 km with a travel time of 2 hours if the water discharge is small, 1.5 hours if the water discharge is moderate and 1 hour of rafting if the water discharge is large.
Umbrella rapids in Stokel Rafting
At the Stokel Rafting location there are many rapids, but not too extreme.
If we make the names of rapids in the “Round of crows” or “River of the Round” this seems like most.
It’s not important either, but there are only 2 locations that are worthy of being given the title of rapids, namely the Umbrella rapids and Jeppy rapids.
Why is it given the name of Umbrella’s rapids, which is more or less like an umbrella and why is it given the name Jeppy because it’s 7 meters high, right?
Well because it’s high that’s why it’s given the name Jeppy rapids or other words from the Giraffe. On struggel there are many places for taking a photo break.
All you have to do is ask the Guide where you want to stop taking pictures, until you reach the finish location, you can see the pickup car on a large unpaved bridge waiting.
This bridge is intended to support irrigation access. After that we returned to the base camp across fertile and green rice fields, taking about 7 minutes.
Restaurant in Stokel Rafting
In addition, this location is open to the public, if anyone wants to stop by for lunch, especially those who like the menu of processed freshwater fish.
Next to this location is a fish-raising pond that is intentionally prepared for visitors who want to take a break at this location.
I guarantee cool, but not just because the fish menu, of course because at this location makes us feel at home to relax while enjoying the breeze, making it sleepy.
In addition, this location is good for self y or photos around it, because this location seems to have many types of colorful flowers, and there are several gazebo.
At the most corner location there is a mosque, close to the dressing room or the rinsing room after Rafting is finished, now let’s go here?
I am Supardani with the Team Explore “Gerbang Wisata”
Besides Rafting, there are other matters too. Uh, I mean there is another trip at this location, there is an ATV (All Terrain Vehicle) motorbike or a four-wheeled motorbike.
This type of vehicle is controlled by handlebars like a motorcycle in general, you can try it here, later there will be a local guide who invites to the rice fields while looking at the natural scenery of rice fields to the Janggut waterfall.
Besides that, there is another option by using a Jeep vehicle that we can prepare to go along the off road terrain which is not far around the base camp location.
Also available are MTB bikes with the same terrain. Regarding the package price, we will consult with colleagues at the location.
OK! We are waiting for the reservation and we should contact you in advance.
ATV Stokel Rafting Batukeliang Utara district, Central Lombok
Di lokasi lain bisa juga Anda mencoba tempat terbaru Rafting kami yang berlokasi di kecamatan Batukliang Utara kabupaten Lombok Tengah. “Stokel Rafting”
Kira-kira 29 km dari kota Mataram, masih satu jalur dengan jalan yang menuju air terjun Benang Kelambu dan air terjun Benang Stokel.
Lokasi Stokel Rafting di Kabupaten Lombok Tengah
Kira-kira 6 km sebelum sampai di air terjun Benang Kelambu, di lokasi base camp terdapat 6 unit bungalo yang berkonsep Rumah sawah dengan harga sewa / malam Rp 350.000 sudah termasuk sarapan.
Di jalan aspal di sebelah kiri jalan, di tengah sawah. Sangat terlihat transparan, karena masih belum ada bangunan apa pun di samping kiri dan kanannya.
Terlihat bangku-bangku dan kursi layaknya seperti rumah makan dan ada beberapa perahu karet, ini adalah Base Camp kami “STOKEL RAFTING.”
Namanya terinspirasi dari nama air terjun yang ada tidak jauh dari lokasi base camp tempat mempersiapkan segala sesuatu sebelum berangkat dan sesudah kegiatan Rafting selesai.
Papan Nama Stokel Rafting di pinggir jalan
Pada prinsipnya sama seperti regulasi rafting di Lombok yang dioperasikan di kecamatan Lingsar, desa Batu Mekar.
Jika Anda adalah wisatawan dari luar pulau Lombok dan tinggal di hotel, berlokasi di Senggigi atau Mataram, sangat cocok untuk dikemas menjadi paket tour.
Sekalian dijadikan satu paket untuk mengunjungi air terjun Benang Kelambu yang tidak terlalu jauh dari lokasi base camp ini.
Dari base camp menuju lokasi start point kita hanya membutuhkan waktu 10 menit saja menuju hulu sungai, melintasi perkampungan, persawahan dan medan off road.
Saat Musim Panas Sebaiknya Ditunda ke Stokel Rafting
Jika dalam kondisi musim panas perlu kami akui debit air sangat kecil, kami tidak mengoperasikan kegiatan Rafting di sini.
Jika air cukup volume nya, kami mengoperasikan Trip ini dengan syarat perahu kami isi hanya buat dua orang peserta saja agar muatan tidak berat untuk menghindari kandas.
Nah lalu bagaimana jika debit airnya besar ? Yang pasti tempat ini saya rekomendasi-kan dengan panjang pengarungan sejauh 6 km dengan waktu tempuh 2 jam jika debit air keci, 1,5 jam jika debit air sedang dan 1 jam pengarungan jika debit air besar.
Jeram Payung di Stokel Rafting Lombok Tengah
Di lokasi Stokel Rafting terdapat banyak sekali jeram, tapi tidak terlalu eks trim.
Jika kita buat-kan nama jeram-jeram yang ada di “kokok Babak” atau “sungai Babak” ini sepertinya kebanyakan.
Tidak penting juga sih, tapi hanya ada 2 lokasi yang layak diberikan predikat jeram yaitu jeram Payung dan jeram Jeppy.
Kenapa diberikan nama jeram Payung yah kurang lebih karena mirip-mirip payung sih dan kenapa diberikan nama Jeppy karena tingginya 7 meter, tinggi kan ?
Nah karena tinggi makanya diberi nama jeram Jeppy atau kata lain dari Jerapah. Dalam pengarungan terdapat banyak tempat-tempat buat beristirahat untuk berfoto.
Tinggal minta sama Guide di mana mau berhenti berfoto, hingga sampai di lokasi finish terlihat dari bawah, mobil pen-jemputan di atas jembatan besar yang tidak beraspal sudah menunggu.
Jembatan ini diperuntukkan untuk mendukung akses irigasi. Setelah itu kita kembali ke base camp melintasi persawahan yang subur dan hijau, dengan menempuh waktu kira-kira 7 menit.
Musholla di Stokel Rafting di sebelahnya tempat lokasi berbilas
Selain itu lokasi ini terbuka untuk umum, jika ada yang mau singgah untuk makan siang terutama yang suka dengan menu olahan ikan air tawar segar..
Di sebelah lokasi ini terdapat kolam pemeliharaan ikan yang sengaja dipersiapkan bagi pengunjung yang mau beristirahat makan siang di lokasi ini.
Saya jamin asyik deh, tapi bukan karena menu ikan nya saja, tentu karena di lokasi ini bikin kita betah untuk bersantai sambil menikmati hembusan angin persawahan, bikin bawaannya kantuk.
Selain itu juga lokasi ini bagus buat Selfy atau foto-foto di sekelilingnya, karena lokasi ini tampak banyak jenis kerumunan bunga warna-warni, dan ada beberapa paruga.
Di lokasi paling pojok terdapat Musholla, dekat dengan ruang ganti atau ruang berbilas setelah selesai Rafting, nah ayo kapan mau ke sini ?
Stokel Rafting ATV Bisa Disewa Untuk Mengelilingi Desa
Selain urusan Rafting ada urusan lain juga. Eh, maksud saya ada trip lain juga di lokasi ini, ada tersedia motor ATV (All Terrain Vehicle) atau motor untuk semua medan dengan roda empat.
Jenis kendaraan ini dikendalikan dengan setang seperti sepeda motor pada umumnya, bisa Anda coba di sini, nanti ada guide lokal yang mengajak ke medan persawahan sambil lihat pemandangan alam persawahan menuju air terjun Janggut.
Selain itu ada pilihan lain dengan menggunakan kendaraan Jeep yang bisa kami siapkan untuk menyusuri medan off road yang tidak jauh di sekitar lokasi base camp.
Juga tersedia sepeda MTB dengan medan yang sama. Mengenai harga paket nanti kita konsultasi-kan dengan rekan-rekan di lokasi.
OK ! Kami tunggu reservasi nya dan sebaiknya jauh hari sebelumnya Anda menghubungi kami.
ATV Stokel Rafting kec. Batukliang Utara, Lombok Tengah
Paket mendaki Rinjani yang ke dua ini sama dengan yang kita lakukan pada paket pertama hanya saat bangun pagi pada hari ke 3 di Rim Senaru atau Pelawangan Senaru untuk melanjutkan perjalanan ke danau Segara Anak.
Setelah sarapan lalu kita lanjutkan perjalanan mendaki Rinjani untuk turun ke danau, melalui dinding tebing yang curam.
View danau dari Rim Senaru
Di sini para pendaki dituntut untuk lebih berhati-hati karena ada bagian tempat tertentu yang tampak bahaya, saat kita berjalan turun melintasi trek yang sangat sempit, jurang yang sangat curam dan tinggi.
Namun dari pengelola pendakian gunung Rinjani Taman Nasional Gunung Rinjani TNGR sudah membuat reeling pengaman dengan besi pada tempat-tempat tertentu untuk berpegangan saat kita melintas.
Waktu yang kita butuh kan untuk turun ke danau gunung Rinjani kurang lebih 2,5 – 3 jam tapi di sini tidak ada post peristirahatan seperti yang kita jumpai di trek sebelumnya hingga tiba di danau Segara Anak baru ada post peristirahatan dan Anda berada pada posisi ketinggian 2.008 m dpl.
Guide dan porter pendakian gunung Rinjani segera melakukan persiapan untuk memasak makan siang tapi sebelumnya guide akan mengajak rombongan ke tempat pemandian air panas dulu untuk berendam, lokasinya berada di bawah elevasi permukaan danau Segara Anak gunung Rinjani.
Danau Segara Anak ketika turun dari arah pintu pendakian rim Senaru
Persis nya di daerah luapan air danau Segara Anak, dari danau ke lokasi air panas hanya ditempuh dengan berjalan kaki kira-kira 15 menit dari post peristirahatan danau, di sini ada 4 kolam yang sudah di petak-petak secara sederhana untuk membedakan level temperatur panas air.
Pada petak-petak air panas juga terdapat aliran pipa untuk mengarahkan air hangat ke masing-masing petak kolam tempat berendam.
Di sini Anda dapat mencelupkan badan atau berendam tapi sebelumnya harus Anda tanyakan ke pemandu level-level yang mana yang harus Anda dahului.
Harus memulai dari temperatur yang rendah dulu hingga sampai yang paling hangat. Sebaiknya badan dimasukkan ke tempat air yang hangat kemudian setelah beberapa saat Anda berpindah ke yang lebih hangat lagi, kemudian ke level cukup panas.
Dari danau menuju rim Sembalun
Berendam di sini yang akan kita rasakan semua lelah kita terasa hilang seakan mendapatkan energi tenaga layaknya seperti baru mengawali pendakian.
Kira-kira setelah berendam selama kurang lebih satu jam pemandu akan menyambangi dan mengajak rombongan balik ke danau untuk makan siang.
Kira-kira setengah jam setelah makan siang kita lanjutkan perjalanan ke crater rim Sembalun gunung Rinjani.
Dari danau ke Rim Sembalun dibutuhkan waktu kira-kira 3 jam perjalanan untuk sampai di Rim Sembalun pada posisi ketinggian 2.639 m dpl.
Perjalanan ini diawali dengan perjalanan yang tidak begitu berat sesekali kita menoleh ke arah kanan ke arah danau seakan akan ada perasaan kita akan berpisah meninggalkan kenangan danau yang ada di gunung Rinjani ini, dengan sesuatu yang sulit untuk kita lupakan.
Karena saat berjalan meninggalkan danau sedikit demi sedikit danau Segara Anak menghilang dari pandangan arah belakang kita.
Untuk melihat danau segara Anak kurang sempurna jika kita melihat dari kawah atau pelawangan Sembalun, hanya jika kita mengambil rute perjalanan pendek hanya ingin menaklukkan puncak Rinjani, Satu – satunya jalan yang paling dekat hanya jika kita ambil rute perjalanan pendakian dari rute desa Sembalun Lawang.
Gunung Baru Jari tidak terlihat dari Rim Sembalun
Kemudian setelah 1 jam perjalanan kita akan merasakan medan semakin berat, sambil berjalan sesekali kita tanyakan ke pemandu arah yang akan kita tuju, seakan terasa mustahil melalui tebing yang begitu curam tegak bagai dinding dari kejauhan, sebelah kanannya puncak gunung Rinjani.
Cadas dan panas, ketika matahari condong ke arah barat, ternyata rute yang tadinya dari kejauhan seperti dinding tebing vertikal masih ada jalan selebar 1,5 meter.
Di atas tebing dan bila melihat ke arah bawah wow…!!! tebing yang sangat curam dan dalam, saya sarankan waspada dan ber-konsentrasi saja, di gunung Rinjani bukan tempat bergurau.
Semakin dekat ke tempat tujuan medan sedikit berubah yang tadinya pijakan kita tanah cadas kali ini agak berpasir yang membuat sedikit lebih berat saat berpijak.
Setelah sampai di tempat tujuan Rim Sembalun di sini kita bermalam untuk yang kedua kalinya pada program mendaki Rinjani dengan tujuan ke danau tapi balik pulangnya lewat Sembalun ya.
Rim Sembalun, Tempat berkemah malam terakhir
Dalam perjalanan ini biasanya porter terlebih dahulu sampai, karena mereka harus segera memasang tenda kemah dan segera menyiapkan masakan malam.
Yang pasti perjalanan hari ke dua ini sangat melelahkan terutama saat melewati dinding tebing yang sangat curam tadi, otot kaki sungguh sudah terasa lemas dan sesekali waktu terdengar erangan dari peserta lain yang tidak terbiasa melakukan trekking.
Terkadang juga ada di antara pendaki yang kakinya keram termasuk saya saat itu juga mengalami keram kaki dan peserta yang mengerang tadi itu juga saya, heheheheee…!!! jadi malu deh.
Rim Sembalun tidak seindah rim Senaru karena di sini yang tampak danau Segara anak hanya kelihatan setengah saja dan kerucut vulkanik gunung Rinjani, tidak kelihatan sama sekali.
Setelah makan malam selesai, akan sangat indah jika ada bulan purnama dan angin tidak bertiup kencang.
HARI KEEMPAT MENDAKI RINJANI DARI SENARU
Rim Sembalun – Bawak Nao
Pos peristirahatan di Sembalun.
Kemudian setelah bangun pagi guide dan porter sudah terlebih dahulu bangun untuk menyiapkan sarapan pagi.
Termasuk menyiapkan teh hangat, disarankan bangun pagi supaya bisa menyaksikan fajar pagi dan matahari terbit dari arah timur.
Kira-kira jam 7 pagi kita lanjutkan perjalanan turun menuju desa Sembalun dengan menyusuri savanna, hampir tidak ada pepohonan dan trik matahari akan sangat menyengat.
Tidak ada tantangan di sini hanya jika matahari terik cukup panas tapi tidak terasa menyengat jika angin bertiup ke arah tubuh, tetap asik sambil merasakan betis melakukan perjalanan dengan gagah.
Maklum sudah pasti betis terasa kencang dan perkasa, sambil mengucapkan sukur sudah diberikan kenikmatan dan sebentar lagi akan kita akhiri perjalan di dusun Bawak Nao.
Medan selanjutnya (savanna) menuju Bawak Nao
Kita tidak menyadari itu, karena savanna yang luas yang terbentuk indah oleh punggung bukit kaki gunung Rinjani, di sini ada terdapat banyak post-post pemberhentian.
Untuk beristirahat, mirip menyerupai post siskamling yang sudah disediakan oleh pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang diperuntukkan sebagai tempat beristirahat-nya para pendaki.
Maaf itu dulu ya, sekarang sudah diubah menjadi lebih bagus setelah dinobatkan menjadi GEOPARK atau taman dunia, dimana gunung Rinjani jadi makin terkenal ke seluruh dunia.
Masyarakat Internasional melihat dan ingin tahu secara nyata, seperti apa sebenarnya Geopark Rinjani.
Kita fokus lagi berbicara soal Pos Siskamling, kini tentu sudah banyak berubah secara fisik maupun detail informasi yang di berika pada rute perjalanan pendakian.
Menit terakhir pendakian di Bawak Nao
Pos peristirahatan di Rinjani juga termasuk tujuan untuk beristirahat memasak makan siang, biasanya pendaki tiba di desa Sembalun di-target kira-kira jam 2 sore sudah sampai di Sembalun Lawang desa Bawak Nao di pinggir jalan.
Desa Bawak Nao merupakan akses keluar yang lebih dekat menuju jalan aspal ketimbang berjalan menuju gerbang masuk pendakian Sembalun.
Di sini (dusun Bawak Nao) sudah ada mobil pen-jemputan yang di belakang tanpa atap hanya sekedar untuk menjemput rombongan untuk balik ke desa Senaru.
Berkendara kira-kira 30 menit untuk mengambil barang-barang titipan dan membersihkan badan lalu ke tempat tujuan terakhir yaitu transport ke Senggigi atau ke 3 Gili, jika ada tujuan lain seperti-halnya ke Kuta Lombok, Lembar atau Bandara akan dikenakan biaya tambahan.
Itulah akhir cerita dari perjalanan mendaki Rinjani dari Senaru dengan tujuan ke danau dan berakhir di Sembalun.
HARGA PAKET SHARING TREKKING GUNUNG RINJANI (DANAU) 4H/3M
Ilustrasi menu masakan dan makanan selama PendakianNasi Goreng Menu makan siang atau makan malam ala camping Rinjani
SARAPAN;Â Pancake, Martabak tepung, Pisang goreng dan fruit salad
MAKAN SIANG; Mee rebus dengan sayuran, ayam, kentang goreng, ayam goreng dan nasi putih Â
MAKAN MALAM; Nasi goreng spesial, Telur dadar, Ayam goreng dan nasi putih
MINUMAN; Air mineral kemasan botol, Teh, Kopi, jeruk panas, Susu kaleng (pilihan sehabis makan)
HARGA PAKET TREKKING GUNUNG RINJANI SUDAH TERMASUK:
TRANSPORT: Pen-jemputan dari semua tempat di pulau Lombok dan transport hantar balik di semua tempat dipulau Lombok.
MAKAN: Sarapan pagi, Makan siang dan makan malam (setiap saat minum kopi atau teh kami juga menghidangkan makanan sekelas biskuit atau roti )
MINUM: Air minum sangat utama selama pendakian, saat memulai pendakian kami menyediakan air minum kemasan 1 botol 1,5 liter namun setelah habis air minum kita peroleh dari sumber mata air karena untuk suplai air tidak mungkin membawanya dari awal pendakian.
TENDA: Untuk satu tenda untuk 2 orang (perlengkapan ini dibawa oleh porter)
SLEEPING BAG: Sangat penting saat tidur di gunung karena cuaca sangat dingin.
PORTER: Porter sangat berperan penting dalam pendakian, untuk 2 orang pendaki akan dibantu 1 orang porter dan sudah merangkap guide.
TIKET MASUK: Setiap pendaki diwajibkan membayar tiket masuk demi kepentingan administrasi dan registrasi.
PENGINAPAN DI SENARU: Sebelum melakukan pendakian peserta harus mempersiapkan diri di desa Senaru 1 hari sebelumnya untuk mempersiapkan segala sesuatu termasuk bertemu dengan Master trek agar bisa melakukan komunikasi dan tanya jawab mengenai medan pendakian di gunung Rinjani.
ASURANSI:Â Setiap peserta diasuransikan
YANG TIDAK TERMASUK DALAM PAKET TREKKING GUNUNG RINJANI
Tiket masuk wisata mendaki Rinjani bukan WNI Rp 250.000 / Hari (Hari libur dan hari Minggu biaya dobel)
Keperluan pribadi lainnya selama mendaki Rinjani
untuk keperluan barang pribadi lainnya harus menggunakan jasa porter atau tambahan extra.
Karena alasan cuaca tidak bagus pada tanggal 01 Januari – 28 Maret segala program pendakian gunung Rinjani ditutup oleh TNGR dan mulai dibuka kembali pada tanggal 1 April
Trip bersepeda di Lombok merupakan cara berwisata kekinian, selain bisa melihat pemandangan yang menarik di pulu lombok mata akan dimanjakan dengan suasana yang jarang kita dapatkan dalam keseharian beraktifitas di kota.
Kami berharap trip bersepeda ini selain memberikan kesegaran pandangan kita akan mendapatkan kesegaran jasmani dan kebugaran fisik. Mari jika ada yang menyukai trip bersepeda sampaikan apa yang menjadi angan angan dan kami akan mengolahnya untuk liburan anda di Lombok.
HARGA PAKET TRIP SEPEDA LOMBOK
Rp 1.00.000 / Orang ( 2 0rang Peserta)
Rp 800.000 / Orang (3 – 5 0rang Peserta)
Rp 700.000 / Orang (6 – 15 0rang peserta)
Rp 600.000 / Orang (16-40 orang Peserta)
HARGA SUDAH TERMASUK
♥ Sepeda MTB (POLYGON PREMIER)
♥ Helm Sepeda
♥ Tiket Masuk Objek Wisata
♥ Air Minum Botol Se-puasnya
♥ Makan Siang + buah-buahan
♥ Mobil Pick Up Loading
♥ Penjemputan dari hotel ke start point
♥ Guide Bersepeda
♥ Marshal (untuk peserta group)
CATATAN:
Untuk rute bersepeda akan dikondisikan sesuai kemampuan fisik peserta atau bisa memilih rute yang sudah kami tampilkan di halaman ini, sekiranya dapat dipertimbangkan sesuai informasi yang kami tulis.
Dalam pelaksanaan, peserta harus tidak terpecah menjadi beberapa bagian. Agar mudah dalam pengontrolan Guide dan menghindari salah jalur.
Untuk perlengkapan kami hanya menyediakan Sepeda, helm, mobil Pick Up Loading untuk keperluan lain seperti halnya untuk membawa sepeda cadangan dan logistik lainnya.
Untuk perlengkapan lainnya merupakan inisiatif peserta, karena ini ajang santai dan rileks sambil berwisata.
Minimal 5 orang peserta jika kurang akan ada hal-hal lainnya yang harus diperhitungkan. Dalam paket trip adventure ini kami mengilustrasikan lokasi pemberangkatan dari kota Mataram.
Lokasi start sangat fleksibel yang bisa Anda minta dari mana saja terutama dari kawasan Senggigi, pantai Kuta, Pelabuhan Bangsal dan lainnya karena lokasi hotel tempat menginap sangat banyak untuk wisatawan.
Rute perjalanan 100% jalan aspal, dari kota Mataram kita akan menempuh perjalanan sejauh 97 km untuk tiba di Sembalun Bumbung.
Perjalanan dari kota Mataram melintasi lalulintas sangat ramai dua jalur tapi lebar jalan sangat memadai, sedapat mungkin kita berangkat pagi.
Medan tidak saja jauh. Dari kota Mataram hingga di kecamatan Mantang jalan tidak terasa menanjak sejauh 28 km. Setelah itu jalan turun naik hingga di perempatan kecamatan Aikmel menuju puncak Sembalun.
“Medan sangat ekstrim, karena kita akan menaklukkan ketinggian 1.600 mdpl dan kita perkirakan jam 4 sore sudah tiba di kecamatan Sembalun kabupaten Lombok Timur.
Menginap di Sembalun Lawang. Selanjutnya hari ke dua, kita lanjutkan perjalanan menuju Mataram melalui Lombok Utara menyusuri sisi utara dan barat pulau Lombok rutenya akan lebih panjang 115 km hingga sampai di kota Mataram.
Medan nya lebih ringan, hanya ada 3 zona lokasi yang berat di antaranya di tanjakan Kokok Putek, dua tanjakan di Sambi Elen, Batu Gerantung dan beberapa tanjakan di Pusuk, total perjalanan diperkirakan sejauh 212 km cocok untuk para penggila gowes dan tidak disarankan untuk pemula.