Pulau-Pulau Yang Menawan Mengitari Daratan Pulau Lombok

English

Bicara pulau pulau kecil yang mengelilingi pulau Lombok sangatlah banyak, terdiri dari 43 pulau kecil yang mengelilingi pulau Lombok (masih ada juga yang belum diketahui), untuk pulau kecil orang Lombok menyebutnya ”Gili” yang menghiasi lautan di kala kita berada di pinggir pantai.

Hanya ada 13 Gili yang sudah siap untuk di kunjungi namun dalam hal ini yang akan kita bahas hanya Gili yang populer saja di antaranya 7 Gili  yaitu: Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air, Gili Nanggu, Gili Tangkong, Gili Sudak, Gili Kedis, Gili Gede, Gili Rengit Gili Kondo, Gili Merengke.

Terutama rentetan 3 Gili yang paling populer ialah Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air yang berlokasi di “barat laut” pulau Lombok.

pulau sekotong
Nampak Gili Gede, Gili Rengit, Gili Layar, Gili Asahan

Ketiga Gili tersebut sangat populer bagi wisatawan asing maupun domestik terutama di kalangan orang yang suka jalan jalan, yang paling utama di antara ke tiga Gili itu adalah Gili Trawangan yang sudah dijadikan idola untuk dikunjungi oleh para kalangan selebriti Indonesia.

Bahkan hampir semua selebriti Indonesia pernah mengunjungi Gili Trawangan untuk itu bagi yang hendak berwisata ke Gili Trawangan setidaknya menyiapkan anggaran yang lumayan  karena apa pun yang akan kita beli mesti mahal.

Begitu pula dengan Gili Meno yang letak posisinya di sebelah tenggara Gili Trawangan atau yang posisinya diapit oleh Gili Trawangan dan Gili Air, Gili Meno di antara ketiga Gili adalah yang paling kecil dan yang memiliki danau air asin di sisi sebelah barat pulau.

Akomodasi yang tersedia sangat sedikit dan infrastruktur ruas jalan yang mengelilingi pulau ini hanya sedikit saja dan tidak berkonstruksi hanya jalan tanah bekas gilasan telapak kaki bahkan di sisi sebelah barat hanya terdiri dari pesisir pantai yang berpasir putih dan 100% pulau ini dikelilingi pasir putih.

Salah satu dari ketiga pulau ini yang memiliki taman burung yang berlokasi di jantung pulau ini, malam hari tidak ada kegiatan party,  pada malam harinya lebih sunyi dan cocok bagi wisatawan yang mencari ketenangan.

Yang pasti taman laut yang mengelilingi pulau ini lebih indah dari pada Gili Trawangan karena taman lautnya tidak terusik oleh keberadaan Boat-Boat trip seperti yang terdapat di Gili Trawangan.

Gili Air adalah sumber dari asal penduduk asli orang orang Gili yang awalnya adalah para nelayan nomad-en dari Sulawesi (Bugis) yang menetap terlebih dulu di pulau ini dan berkembang menjadi kelompok kelompok keluarga besar Gili Air tidak jauh beda degan Gili-Gili yang lainnya (Trawangan dan Meno)

Dibanding dengan kedua Gili tersebut Gili Air memiliki lokasi tempat untuk bersenorkeling paling bagus di antara ketiga Gili terutama sisi pulau ini yang sebelah timur wisatawan bisa melakukan feeding fish atau memberi makan ikan saat bersenorkeling.

Untuk lebih detail lihat di halaman lain dari blog yang sudah saya tulis secara khusus agar tidak terjadi penulisan ganda untuk itu cukup saya akan memberikan daftar nama – nama Gili yang mengelilingi pulau Lombok.

Tidak semua Gili yang tercantum sebagai destinasi pariwisata hanya saja sekedar untuk kita ketahui sebagai wawasan tentang pulau pulau kecil yang mengelilingi pulau Lombok.

Tidak menutup kemungkinan secara satu persatu Gili yang terdaftar akan dikembangkan menjadi destinasi pariwisata Lombok di masa yang akan datang, berikut nama -nama Gili yang sudah di ketahui dengan nama – namanya.

DAFTAR NAMA-NAMA 35 GILI YANG SUDAH DIKENAL YANG MENGELILINGI  PULAU LOMBOK ;

Barat Laut Pulau Lombok

Timur Laut Pulau Lombok

  • Gili Lawang
  • Gili Sulat
  • Gili Petagan
  • Gili Bidara
  • Gili Lampu
  • Gili Puyu
  • Gili Kondo

Timur Pulau Lombok

  • Gili Puyuh
  • Gili Sulat

Tenggara Pulau Lombok

  • Gili Indah
  • Gili Merengke
  • Gili Belek
  • Gili Ular

Selatan Pulau Lombok

  • Gili Solet
  • Gili Sarang Burung
  • Gili Kawu
  • Gili Puyuh
  • Gili Sayak
  • Gili Anak Ewok
  • Gili Golong
  • Gili Anak Anjan
  • Gili Medas
  • Gili Nuse
  • Gili Sarang
  • Gili Kao
  • Gili Kere
  • Gili Penggantung Sango ( dari timur ke barat )

Barat Daya Pulau Lombok

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Luncuran Air Terjun Asin Saat Musim Angin di Pantai Nambung

Pantai Nambung merupakan pantai yang terletak di kawasan kecamatan Sekotong Timur, di desa Buwun Mas dusun Nambung, yang merupakan tempat perkampungan para nelayan yang sangat terpencil.

Sangat jauh dari keramaian bahkan di lokasi ini sangat jarang kita melihat kendaraan melintas, terkecuali akhir akhir ini sudah tampak beberapa mobil pribadi melintas, mungkin karena di sekitar jalur ini sudah ada beberapa hotel yang sudah mulai di bangun bahkan sudah ada yang beroperasi.

Pantai Nambung Terlihat dari atas jalan raya menuju Sekotong, sayang saat pengambilan gambar sedang mendung.

Di tebing pantai Nambung sendiri sudah ada hotel yang di bangun yang mengambil view ke arah pantai Nambung, nama nya pun mengadopsi nama Nambung. “Nambung View Hotel kalau tidak salah, maaf saat itu saya sambil melintas dan melihat bangunan sedang dikerjakan, terlihat besar berwarna putih.

Sepertinya hotel berbintang jika dilihat dari penampakan-Nya, setelah jalan turun lagi di situlah jalan masuk menuju lokasi pantai.

Baca Juga: Panorama Alam Perbukitan Buwun Mas di Sekotong

Kebetulan saat itu kedatangan saya melalui arah pantai Selong Belanak, jalur ini sangat asing bagi sebagian besar orang Lombok, pemukim masih sangat sedikit dan jarang penduduk.

Jalan ini beraspal standar, tidak terlalu bagus dan hanya selebar 4 meter, medan-Nya berkelok-kelok dan turun naik, sisi kiri dan kanannya di dominasi perbukitan rimbun.

Pantai Nambung
Di ujung kaki bukit itu letak air terjun asin pantai Nambung

Pantai ini populer karena ada sisi be batuan cadas yang sedikit menjulang di tepi pantai hingga pada musim musim tertentu terutama jika ombak saat itu kencang air akan merambat naik hingga ke atas batu cadas.

Air tumpah layaknya seperti air terjun, fenomena seperti itu sangat bagus untuk pengambilan gambar.

Sebelum mendapatkan gambar yang bagus Anda harus berjuang dulu jalan kaki sejauh kira-kira kurang dari 2 km, setelah tiba di tempat parkir yang luasnya seperti lapangan sepak bola juru parkir akan menunjukkan Anda jalan masuk ke perkampungan nelayan, tidak jauh setelah belusukan ke halaman depan pemukim Anda akan menjumpai pantai berpasir putih, jalan ke arah kiri menyusuri pantai.

Tebing Pantai Nambung
Jika kedatangan tidak tepat pada waktunya maka yang terjadi tidak ada air terjun asin pantai Nambung

Pada dasarnya penduduk setempat dulunya sempat heran dengan kedatangan orang-orang berbondong bondong mengunjungi pantai Nambung karena bagi mereka yang sudah terbiasa dengan pemandangan tersebut sesuatu yang biasa-biasa saja, bahkan seperti orang heran dengan berkata.” Oh ini yang mereka kunjungi.

Kenapa baru sekarang padahal dari dulu seperti itu kok sekarang pada datang katanya, bagi mereka pengunjung dilihat aneh, heheheee… ya kan kalau di kota gak ada yang seperti itu “pak ! bapak juga kalau ke Mataram mall pasti lucu juga cuma jalan-jalan seharian tapi gak belanja.

Baca Juga: Pantai Teluk Mekaki Hampir Tidak Dikenal

Bagaimana menuju lokasi ini, dari kota Mataram kita menuju pelabuhan Lembar yang merupakan pelabuhan  Ferry menuju pelabuhan Padang Bai di Bali, sebelum sampai di pelabuhan terdapat simpang tiga dan berbelok ke kiri menuju jalur Sekotong dan melintasi jurang Gerepek atau Sekotong lewat atas.

Setelah turun dari jurang Gerepek terus berkendara sampai menjumpai pasar yang terdapat simpang tiga dan berbelok kiri ke jalur jalan raya Sepi hingga nanti setelah 20 km akan ada tanda bertuliskan pantai Nambung dan harus masuk menyusuri perkampungan  tinggal tanya orang di sana.

Jalan menuju pantai
Dari jalan aspal akan nampak seperti ini untuk menuju tempat parkir wisata pantai Nambung

Alternatif ke dua bisa Anda akses melalui jalan utama menuju pantai Selong Belanak sebelumnya melalui desa Penujak Lombok Tengah.

Sebelum tiba di pantai Selong Belanak kira-kira 4 Km ada jalan simpang 3 jika lolos menuju pantai Selong Belanak dan jika berbelok ke kanan menuju Sekotong, kira-kira 20 km Anda akan melihat pantai teluk Nambung.

Dari atas jalan aspal di bawahnya, tinggal turun dan pastikan di ujung timur teluk adalah lokasi tempat air terjun asin pantai Nambung.

Kemunculan buayaSedang viral di Sekotong Timur sekitar kawasan pantai Nambung. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat bahwa pada hari Jumat tanggal 15 Juni 2018

Dilihat oleh masyarakat setempat adanya seekor buaya muncul dan berenang di perairan pantai dusun Nambung, desa Buwun Mas kec. Sekotong kab. Lombok Barat.

Munculnya seekor buaya tersebut saat ini meresahkan masyarakat setempat yang mana sebagian warga setempat beraktivitas sebagai nelayan, petani rumput laut serta saat ini pantai Nambung menjadi salah satu destinasi wisata lokal maupun mancanegara.

Kemunculan buaya tersebut sangat membahayakan dan dikhawatirkan menimbulkan korban jiwa, buaya tersebut terakhir terlihat pada hari Senin tanggal 18 Juni 2018, saat ini masyarakat setempat sedang melakukan perburuan terhadap buaya tersebut.

NB :
♦Telah dilaporkan kepada bimaspol setempat dan aparat pemerintah desa
♦Saat ini kemunculan buaya di beberapa tempat menjadi tren/viral
♦Rumah penduduk setempat kebanyakan di pesisir pantai

PETA LOKASI PANTAI

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Lokasi Pantai Tempat Para Bule Berjemur Di Gili Trawangan

berjemur di gili trawangan

English

Berjemur di Gili Trawangan di mana saja wokeh, terkecuali jangan di area pelabuhan atau tempat aktivitas ramai, Sebagai seorang wisatawan sejati, ke mana saja tempat yang akan Anda kunjungi sedapat mungkin setiap momen kepingin nya terekam, setidaknya bisa terekam oleh gambar smart phone Anda kan ?

Tidak terkecuali jika Anda akan mengunjungi Gili Trawangan pasti Anda ingin menunjukkan bahwa Anda benar-benar berada di Gili Trawangan dengan ciri khas ada bule-bule lagi berjemur di pantai.

berjemur di gili trawanganNah, lokasi berjemur di Gili Trawangan umumnya banyak terlihat di depan Horizontal lounge pub yang berjarak kira – kira 300 meter dari pelabuhan umum di Gili Trawangan.

Berjalan ke arah kanan karena di areal ini memiliki hamparan pasir putih yang luas para bule-bule yang mau menggelapkan warna kulit di sinilah lokasinya.

Mereka berjemur dengan busana bikini tidur telentang sambil membaca novel-novel tebal dengan menggunakan sun glasses atau kita sebut kaca mata hitam.

Hampir sebagian besar yang berjemur di sini adalah western atau bagi orang Indonesia kita sebut bule karena warna kulitnya yang berwarna putih, kalau ada orang lokal atau pribumi yang bergabung di sini justru akan kelihatan aneh.

Bagi bule-bule menggelapkan kulit merupakan suatu tradisi mereka saat berlibur ke daerah tropis yang kadang untuk dijadikan kebanggaan mereka sebagai tanda baru pulang liburan dari daerah tropis karena orang Eropa lebih sedikit menikmati sinar matahari dari pada orang yang tinggal dekat dengan garis khatulistiwa.

Berjemur di Gili Trawangan Sisi Timur

berjemur di gili trawangan

Lokasi berjemur di pesisir timur Gili Trawangan depan penangkaran penyu

Berjemur dengan pakaian mini bagi para bule-bule sudah merupakan tradisi adat budaya mereka dalam berlibur, berjalan jalan dengan pakaian bikini bahkan saat mengayuh sepeda pun.Jangan salah kaprah, bukan berarti ini porno aksi tapi ini masalah tradisi dan bukan berarti para bule-bule ini bebas untuk dijamah.

Cara mereka atau budaya mereka seperti. itu bagi mereka bukan suatu yang jalang atau porno itu adalah bagian dari gaya hidup mereka. Saat mereka berpakaian seperti itu mereka akan sangat terganggu kalau Anda memelototi nya apalagi kalau Anda berani menyentuh bagian badan yang tidak wajar pasti si bule akan melaporkan Anda ke pihak berwajib.

Untuk saat ini kunjungan wisatawan ke Gili Trawangan sangat membludak di area yang saya sebutkan di atas sudah tidak mampu untuk menampung sekian banyak orang yang akan berjemur di depan Horizon pub jadi sekarang di tempat yang saya sebutkan sudah tidak main set lagi.

Di pesisir barat pantai  Gili Trawangan wisatawan asing banyak berjemur secara sporadis apalagi sekarang setelah semua bangunan di pinggir pantai digusur oleh aparat pemerintah kabupaten semakin banyak area yang dianggap nyaman untuk bersantai atau berjemur.

Tidak seperti sebelumnya jika Anda salah tempat duduk saja tiba-tiba ada yang akan datang menyodorkan menu makanan dengan harga yang cukup  fantastis harganya.

Pantai Gili Trawangan Bagian Sisi Utara 

Sisi uara Trawangan

Lokasi berjemur di pesisir Utara Gili Trawangan depan hotel Bali Kana.

Di Gili Trawangan walaupun merupakan destinasi pariwisata terbesar di nusantara bukan berarti para bule-bule ini memiliki kebebasan untuk semaunya membawa adat dan tradisi mereka ke pulau ini karena awik-awik dan nilai norma kemasyarakatan masih sangat dijunjung tinggi di pulau Gili Trawangan.

Oleh karena itu para bule-bule dibatasi untuk tidak berkeliaran sembarangan ke dalam kampung dengan menggunakan busana bikini nya karena di setiap gang maupun jalan-jalan masuk sudah di berikan peringatan dengan tulisan larangan untuk tidak menggunakan busana bikini masuk ke dalam kampung.

Hanya mereka diberikan keleluasaan pada lokasi pinggir pantai saja, sudah tentu apalagi untuk bertelanjang  tanpa busana mereka sudah di jegal dengan tulisan di lokasi tempat berjemur untuk tidak telanjang sembarangan.

Harus menghormati norma masyarakat setempat apalagi sekarang sudah berdiri sejak lama 2 masjid yang cukup besar dan salah satunya cukup megah dengan ber-arsitektur modern.

Sisi Timur Trawangan

Sebelumnya pesisir pantai dikuasai oleh para pebisnis hingga tidak memberikan ruang bagi orang yang hanya sekedar ingin berjemur saja.

Saat ini sudah likakukan pembongkaran lapak lapak yang menguasai pantai sehingga ada keleluasaan untuk setiap pengunjung menikmati pantai di Gili Trawangan. Semoga saaja aturan ini permanen sampai seterusnya.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Wisata Populer Pulau Gili Trawangan di Kabupaten Lombok Utara

English

Pulau wisata Gili Trawangan adalah merupakan wisata pulau yang berada di Lombok Utara. Bicara soal pariwisata salah satu tempat wisata yang paling populer saat ini di wilayah Lombok adalah pulau Gili Trawangan, sebuah pulau yang terletak di barat laut pulau Lombok.

Tempat ini terdiri dari 3 pulau kecil yang disebut Gili oleh orang lokal setempat atau sebutan untuk orang Lombok menyebut untuk pulau yang kecil yaitu dengan sebutan Gili atau kini lebih dikenal dengan tempat berwisata paling populer atau wisata Gili Trawangan beserta 2 tetangganya yaitu Gili Meno dan Gili Air yang lebih dekat ke daratan pulau Lombok.

Untuk lebih jelas tentang keberadaan Gili ini, terdiri dari tiga Gili yang terletak secara berjejer di antaranya ialah: Gili yang paling dekat dari daratan yaitu Gili Air, kemudian Gili Meno yang paling kecil yang posisinya di apit dan yang terakhir pulau wisata Gili Trawangan.

Sunrise dari Gili Trawangan
Matahari terbit di balik gunung Rinjani dari Gili Trawangan

Gili yang paling jauh dan yang paling besar daratannya, di antara ketiga Gili yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan adalah yangpaling populer oleh wisatawan yaitu pulau wisata Gili Trawangan yang paling besar daratan nya di antara ke tiga Gili.

Perkiraan Luas dan Keliling Gili Trawangan

Luas pulau wisata Gili Trawangan kira kira 360 km / segi dan panjang kelilingnya 8 km, kemudian Gili Air dan yang paling kecil Gili Meno. Jika hendak berjalan kaki mengelilingi Gili Trawangan akan menghabiskan waktu kira-kira 2 jam dan jika bersepeda pancal kira-kira 45 menit, panjang keliling Gili Trawangan 8 km, aktivitas berpusat di bagian timur pulau ini.

Habitat Yang Ada di Pulau Gili Trawangan

Tempat wisata Gili Trawangan terjaga dari polusi kendaraan karena yang boleh beroperasi di sini hanya sepeda dan cidomo, juga tidak akan anda kutemukan anjing peliharaan atau-pun anjing liar tapi yang tampak banyak kucing yang berkeliaran.

Perkembangbiakan nya sudah dicegah dengan cara dikebiri oleh LSM asing yang sangat berperan dalam menjaga dan melestarikan Gili Trawangan yaitu Gili Eco Trust  yang didanai oleh para donatur yang terlibat dalam bisnis diving.

Transportasi Penyeberangan Boat ke Pulau Gili Trawangan

Boat-boat yang beroperasi di Bangsal sangat reguler untuk jalur ke Gili Trawangan sementara boat-boat yang dioperasikan ke Gili Meno dan Gili Air sangat jarang bahkan bagi orang yang hendak menyeberang ke Gili Meno bisa menunggu Boat penuh sampai 2 jam.

TRANSORT TRAWANGAN
Publick boat di pelabuhan Bangsal dengan lama penyeberangan 30 menit ke Gili Trawangan

Khusus Gili Meno ada Shuttle Boat pada jam 14:00 dan 16:00 dengan harga Rp 25.000 / orang.

Pesisir Pantai Pulau Gili Trawangan

Pesisir pantai di Gili Trawangan didominasi oleh bangunan bangunan hotel terutama pesisir pantai yang sebelah timur yang merupakan pusat aktivitas dan keramaian.

Di pesisir pantai sebelah barat  masih berupa pantai yang belum ada bangunan hanya beberapa hotel besar seperti Exile, 5 Element, Ombak Sunset, Aston Sunset, Le Pirate, Vila Julius dan ada beberapa vila yang masih dalam tahap pengerjaan.

Transportasi Darat di Pulau Gili Trawangan

Untuk transport di Gili Trawangan hanya bisa menggunakan Cidomo atau Andong kalau di Jawa, kapasitas penumpang dibatasi untuk satu Cidomo tidak boleh lebih dari 3 orang dewasa dan tidak diizinkan menggunakan kendaraan bermotor.

Untuk memesan Cidomo sedikit ribet, Anda tidak boleh asal cegat di jalan tapi semua sudah di atur oleh operator melalui radio orari.

Penumpang Fast boat Gili Trawangan
Pelabuhan Fast Boat di Gili Trawangan

Gili Trawangan satu-satunya di antara 3 Gili yang memiliki bukit dan terpancang dua buah transmisi telekomunikasi Telkomsel dan XL.

Pembangkit Listrik di Pulau Gili Trawangan

Terdapat pusat pembangkit listrik tenaga surya yang dikelola PLN untuk membatu power-plant yang terdapat di ujung utara pulau Gili Trawangan.

Selain itu setiap hotel, terutama hotel berbintang memiliki power pembangkit listrik dari mesin generator untuk mengantisipasi listrik dari PLN mati.

Di bagian tengah pulau Gili Trawangan masih banyak terdapat kebun kelapa dan tanaman Ubi jalar.

Saat ini Gili Trawangan sangat diminati untuk dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara, Gili Trawangan merupakan destinasi ke 2 se Asia setelah pantai Pataya di Thailand.

Asal Mula Penduduk Asli Pulau Gili Trawangan

Orang-orang Gili yang dulunya hidup miskin setelah imbas dari kedatangan wisatawan ekonomi orang-orang penduduk asli Gili menjadi meningkat drastis banyak orang Gili yang sudah mempunyai bungalo, restoran, rumah makan, bar.

Terutama kepemilikan boat trip seperti-halnya glass bottom boat sangat dimonopoli dengan tidak mengizinkan orang luar pulau memiliki boat semacam itu.

Organisasi karang taruna sangat berperan dalam hal membuat awik-awik dan membuat kegiatan mengadakan pertunjukan musik, Peresean, tarian joget dan lain lain.

Antisipasi Waktu Kedatangan Anda Ke Pulau Ini

Jangan lupa bila hendak berkunjung ke Gili Trawangan pastikan tanggal kedatangan Anda, ini sangat penting karena di Gili Trawangan ada saat musim ramai, musim sepi atau seimbang.

Apabila kedatangan anda pada musim ramai akan sangat sulit untuk mencari tempat penginapan dan sudah pasti harga penginapan akan menjadi berlipat-lipat antara dua kali lipat sampai tiga kali lipat.

Ojo Lali Parkir Kendaraan Anda di Pelabuhan Bangsal 

Jika datang menggunakan transportasi pribadi kendaraan bisa Anda titipkan di pelabuhan Bangsal yang berjarak 30 m – 50 m dari pinggir pantai.

Parkir Ojolali di Bangsal
OJOLALI PARKIR

Saya saran kan menitip kendaraan di tempat parkir di “OJOLALI” nama pemilik tempat pak Sahar istrinya orang Jawa dan pak Sahar orang bangsal asli (Ojo lali mampir yo)

Selain tempatnya luas juga tidak terlalu dekat dengan pantai karena ini untuk mengantisipasi kendaraan Anda aman dari tempias air laut yang bisa mengakibatkan karat pada kendaraan Anda nantinya.

Dengan tarif sekitar Rp 10.000 / hari untuk sepeda motor dan Rp 25.000 / hari untuk kendaraan roda empat. Tiket penyeberangan ke tiga Gili hanya bisa dibeli di loket koperasi Karya Bahari seharga Rp 15.000 / orang.

Hati-hati jangan beli di jalanan bisa jadi palsu atau Anda akan diberikan harga jauh lebih mahal karena ini sering terjadi, maklum di sekitar lingkar pelabuhan banyak calo-calo gak jelas.

Harga Apapun Lebih Mahal di Gili Trawangan 

Apapun di Gili Trawangan harga mesti mahal karena bisa 2 kali lipat dari harga yang mesti Anda beli di Lombok karena untuk biaya operasional setiap usaha di Gili Trawangan sangat mahal.

Karena barang yang akan dibawa ke Gili membutuhkan Porter, membutuhkan transport, harus membayar karyawan lebih mahal bahkan untuk tempat sewa lokasi sangat mahal apalagi kalau Anda membelinya di hotel atau restoran berbintang harus mempersiapkan anggaran yang besar.

Maka tidak salah kalau kita bilang Gili Trawangan adalah tempat orang buang uang, ATM apa saja sudah ada di bangun terkecuali ATM BCA yang belum ada terlihat.

Tapi jangan khawatir Anda masih bisa menarik uang tunai di ATM Common Wealth yang berlokasi dekat dengan konter tiket pelabuhan umum.

Kondisi semua ATM di Gili Trawangan sering kosong karena intensitas orang menarik uang tunai sangat sering, terutama para wisatawan asing sering melakukan tarik tunai dalam jumlah besar.

Untuk berbagai macam keperluan terutama untuk pembayaran Trip dan pembayaran kamar untuk setiap hotel yang tidak menerima pembayaran dengan  sistem transfer.

Masalah Sampah di Gili Trawangan

Sampah di Gili Trawangan
Sampah di Gili Trawangan dalam kontrol LSM asing “Gili Echo Trust”

Yang sering menjadi sorotan di Gili Trawangan saat ini adalah masalah sampah yang akumulasi nya sudah di ambang batas.

Sehingga di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sangat menggunung, berlokasi di tengah pulau yang selalu menjadi topik pembahasan para pemuka masyarakat.

Bergandeng tangan dengan LSM asing Gili Eco Trust untuk mengawal perkembangan Gili Trawangan dan juga membahas masa depan Gili Trawangan.

Untuk hal ini sudah ada petugas-petugas yang sangat sigap mengangkut sampah-sampah yang sudah ditumpuk di depan pojok-pojok hotel untuk di bawa ke TPA dengan menggunakan dokar yang ditarik kuda.

Untuk kegiatan ini didanai dari pungutan yang disesuaikan dengan besar kecilnya usaha yang setiap bulan ada yang datang menagih iuran dengan memberikan kwitansi bukti pembayaran iuran sampah.

Sumber Air Tawar di pulau Gili Trawangan

Penertiban lahan pantai Gili Trawangan
Situasi saat penertiban bangunan liar di Gili Trawangan awal tahun 2017

Masalah air juga sudah menjadi masalah di Gili Trawangan karena air tanah sudah tercemar oleh dari sekian banyaknya “Septik tank” yang tertanam di dalam tanah, hingga pada musim tertentu air tanah ini bila digunakan untuk air mandi sudah menimbulkan bau pada air.

Banyak masyarakat sekarang menggunakan air sulingan dari air laut untuk mandi yang setiap bulan harus membayar mahal ke pengelola usaha ini, seperti-halnya air PDAM yang kita gunakan di kota.

Hampir semua hotel terutama hotel besar menggunakan jasa air sulingan ini untuk keperluan air mandi di hotel juga untuk keperluan mengairi kolam renang hotel.

Bangunan Liar di Tepi Pantai

Akhir akhir ini semakin banyak masalah yang bermunculan di Gili Trawangan tapi yang paling penting dan paling transparan adalah masalah pembangunan liar di pesisir pantai tentu ini adalah bagaikan bom waktu jika ini tidak segera ditangani maka Gili Trawangan akan sedikit demi sedikit akan ditinggalkan para wisatawan.

Karena sudah tidak indah lagi, oleh karena itu dari hasil yang ke sekian kalinya rapat koordinasi antara pemerintah daerah kabupaten Lombok Utara (KLU) dengan para tokoh-tokoh dan pengusaha di Gili Trawangan.

Mengeluarkan keputusan bahwa setiap bangunan yang berada di pinggir pantai harus dibongkar agar tidak mengganggu estetika keindahan pantai.

Pada akhirnya eksekusi dilakukan pada bulan Maret 2017 sampai saat ini masih belum tertata dengan maksimal hanya saja sekarang sudah tidak ada bangunan berkonstruksi di pinggir pantai, terkecuali masih ada kursi dan meja restoran yang dianggap sah sesuai kesepakatan.

Kuliner & Restoran di Gili Trawangan

Sea Food Gili Trawangan
Kuliner di Food Market depan dermaga Gili Trawangan

Masalah kuliner sudah banyak pilihan yang beragam, mulai dari nasi bungkus hingga menu makanan di hotel atau di restoran yang berbintang.

Nasi bungkus masih bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 10.000 hingga Rp 15.000 ada penjaja pedagang keliling yang lalu-lalang menjual di jalan utama pinggir pantai.

Kemudian sudah banyak warung-warung yang bertebaran dengan harga yang lebih mahal sedikit tapi Anda bisa duduk di warungnya.

Ada juga warung yang sedikit lebih berkelas hingga harga harus menjadi Rp 25.000 dengan perbandingan harga nasi bungkus, ada juga food market yang buka cuma pada malam hari saja yang berlokasi di area pasar seni.

Dekat dermaga pelabuhan. Harga kisaran mulai Rp 20.000an sampai Rp 35.000 bahkan bisa lebih bila Anda memesan ikan bakar yang sudah di jajakan di depan warung dalam keadaan masih di atas es batu.

Ada juga restoran yang ber budget menengah untuk harga standar Rp 60.000 ada juga restoran yang terlihat dari menu masakan bisa sampai Rp 250.000 untuk satu porsi bahkan bisa sampai jutaan bila Anda memesan lobster.

Island Security atau Satpam Pulau

Penertiban pantai Gili Trawangan
Pembongkaran bangunan liar di Gili Trawangan

Yang berperan masalah keamanan di Gili Trawangan adalah “Island Security” atau satpam pulau Gili Trawangan yang tampilannya sedikit lebih eksekutif dibanding satpam pada umumnya.

Mereka berpakaian layaknya pasukan pengawal Kepresidenan, yah begitulah penilaian saya karena tidak ada simbol simbol yang melekat pada baju seragamnya dan menggunakan sepatu layaknya sepatu kantoran.

Satpam di Gili Trawangan memiliki kantor persis di samping loket tiket pelabuhan penyeberangan umum ke Bangsal di bawah rimbunan pohon cemara.

Suatu saat anda memiliki masalah keamanan  bisa anda datangi kantornya untuk meminta bantuan kebetulan ketuanya saya tau pak Panjano tapi di kalangan teman-teman pergaulan-Nya lebih sering dipanggil “Pak Panjang”

Beliau ini sangat berpengaruh di hadapan anak buahnya. Masalah keamanan di Gili Trawangan sudah tergolong kondusif walaupun ada tapi belum pernah sampai ada kejadian pembunuhan.

Kriminalitas di Gili Trawangan
Tidak jarang wisatawan bule pun banyak yang bertindak kriminal

Yang paling sering terjadi hanya masalah pencurian barang barang kecil di tingkat antara karyawan-karyawan yang bekerja di hotel atau bungalo yang tertangkap beraksi dalam rekaman CCTV.

Bahkan sangat banyak  juga yang tertangkap melakukan tindak kriminal pencurian dari kalangan wisatawan asing (bule) yang mencuri barang kerajinan di sebuah Art shop, mencuri tas tamu restoran saat makan sesama bulenya, mencuri barang-barang pajangan Boutique dan banyak lagi yang lainnya.

Kalau sudah tertangkap oleh para satpam ini mereka para pelaku harus siap digunduli dan diarak keliling pulau dengan keadaan telanjang dada dan akan digantungkan tulisan sesuai dengan perbuatannya.

Seperti “SAYA PENCURI TAS” atau kalau orang asing ” I TEFT A BAG” dan akan menjadi tontonan masyarakat Gili Trawangan, hal ini dilakukan sebelum diproses ke pihak kepolisian.

Kalau tindak kriminal ini tidak bisa dilanjutkan ke tingkat kepolisian karena tergolong kriminal ringan si pelaku akan diberikan hukuman untuk tidak diperbolehkan masuk Gili Trawangan selama kurun waktu 3 tahun.

Masalah Narkotika di Pulau Trawangan

Selain itu tugas para satpam pulau ini di setiap acara giliran party di setiap pub harus di bawah pengawasan nya untuk menjaga terjadinya keributan yang akan mengancam ketenteraman wisatawan yang lain yang berkunjung ke Gili Trawanagan.

Selain itu masalah narkotika juga sering terdengar dengung-Nya di Gili Trawangan karena banyak para pelaku pengedar menganggap bahwa Gili Trawangan adalah tempat yang aman untuk bertransaksi narkoba dan menganggap para pecandu sangat mudah mendapatkan uang untuk membelinya.

Mungkin semua itu benar tapi jangan salah karena di Gili Trawangan juga banyak intelpol yang menyamar membuntuti para pengedar hingga harus tertangkap basah saat melakukan transaksi jual beli narkoba.

Para pelaku juga sudah banyak yang tertangkap hingga ada juga sebagian yang sudah bebas setelah menjalani hukuman pidana kurungan.

Untuk itu bagi Anda yang hendak mengunjungi Gili Trawangan sebaiknya menjauhi hal-hal seperti itu, kenapa saya katakan demikian karena ada beberapa pengunjung yang pernah tanya langsung ke saya di mana tempat membeli ganja ?

Waduh orang ini kok omongnya enteng sekali tanpa ada rasa takut atau khawatir atau mungkin karena mereka menganggap Gili Trawangan adalah tempat yang bebas untuk melakukan transaksi narkoba.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang


Aturan Dan Tempat Sewa Sepeda Di Gili Trawangan

English

Sewa sepeda di Gili Trawangan sepertinya harus jika hendak tinggal lebih dari satu hari, walaupun sebenarnya sewa sepeda di Gili Trawangan  dianggap mahal, namun jika dibanding dengan keperluan Anda untuk harus mengexplore Gili Trawangan tentu harga sewanya tidak terlalu berarti.

Jika dibandingkan dengan keperluan Anda untuk banyak tau tentang banyak hal di Gili Trawangan. Karena dengan sepeda Anda bisa mengelilingi pulau Gili Trawangan, pergi mengeluyur ke segala penjuru di Gili Trawangan.

Sepeda di Trawangan
Tempat lokasi penyewaan sepeda di Gili Trawangan

Adapun alasan mengapa menyewa sepeda di Gili Trawangan harga sewa sepeda  sangat mahal: Pertama karena sepeda di Gili Trawangan lebih cepat rusak.

Sangat rentan dengan tiupan angin laut yang membawa uap air asin yang mengakibatkan body sepeda cepat keratan. kedua karena sewa lahan tempat menaruh sepeda di Gili Trawangan sangat mahal.

Harga sewa sepeda tergantung kondisi sepeda, harga sewa sepeda rata-rata dipatok Rp 50.000 / hari dan juga bisa disewa dengan hitungan Rp 15.000 / jam, Rp 30.000 / 3 jam dan Rp 40.000 (after Sunset / hingga sore) dan untuk satu hari Rp 50.000 (Harga tahun 2015)

Harga sewa sepeda pada musim kunjungan akan disewakan lebih mahal lagi hingga Rp 75.000 / hari ini artinya setara dengan kita menyewa sepeda motor per hari bahkan bisa lebih murah jika di kota tapi ini adalah karena pilihan terpaksa dari pada tidak.

Terutama pada bulan Juli, Agustus dan September (musim kunjungan Eropa) bulan Desember menjelang natal dan tahun baru hingga 5 hari setelah tahun baru harga sewa sepeda di Gili Trawangan sudah di luar nalar tapi mau bagaimana lagi, yah hitung-hitung sekali kapan lah.

Sepeda di Trawangan
Sepeda didominasi seperti bentuk yang ini

Ada bermacam macam jenis sepeda yang disewakan di Gili Trawangan, mulai dari sepeda cewek yang ada keranjang di muka sepeda, ada jenis sepeda MTB, ada sepeda Tandem yang bentuknya panjang yang bisa di guncang oleh pengendara yang di belakang.

Lihat Juga: Trip Sepeda Gunung (MTB) Lombok

Ada sepeda yang ban depan dan ban belakang besar seperti ukuran ban sepeda motor Honda Tiger dan ada juga yang baru-baru ini merambah di Gili Trawangan yaitu sepeda listrik.

Sepada ini memiliki lampu layaknya sepeda motor dan hampir mirip dengan sepeda motor Matic jenis Mio keluaran pertama tapi yang membedakan ada pedal pengguncang cadangan di kala baterai habis sebelum di charge.

Sepeda ini bisa juga di guncang tapi sedikit lebih berat dibandingkan dengan sepeda biasa pada umumnya tapi jenis sepeda ini tidak disewakan, yang tampak yang banyak menggunakan adalah kalangan orang tua yang sudah lanjut usia dan anak-anak remaja perempuan.

Selain itu yang paling menonjol adalah kalangan pengusaha karena dituntut cepat dan rutin dalam aktivitas bisnisnya untuk mengecek barang-barang yang datang di pelabuhan, nah yang jarang sepeda untuk anak ada tapi sangat jarang sekali yang sekelas MBX atau sepeda mini .

Sepeda di Trawangan
Dengan tampilan seperti ini anda sudah bisa ditebak berada di Gili Trawangan

Jenis yang paling banyak disewakan di Gili Trawangan adalah jenis sepeda perempuan yang ada keranjang di depan, hampir 80% dan bila Anda cowok jangan risih untuk menggunakan jenis sepeda ini.

Di Gili Trawangan cowok lebih kelihatan trendy menggunakan jenis sepeda ini karena lebih terkesan sebagai wisatawan, umumnya orang lebih melihat sisi praktisnya karena dengan sepeda yang ada keranjang bisa digunakan untuk menaruh barang bawaan.

Umumnya para bule-bule menggunakannya sebagai tempat menaruh handuk dan air minum sambil mencari arah pantai tempat bersnorkeling atau tempat berjemur, jadi kalau ada yang merasa tidak maco memakai sepeda yang berkeranjang nyarinya jangan di pulau Gili Trawangan ya.

Selain itu ada sepeda jenis tandem yang kelihatannya keren atau terkesan romantis kalau digunakan bersama pasangan tapi sebenarnya menggunakan sepeda ini harus latihan dulu karena akan sulit bagi yang baru mencobanya, terutama saat menyatukan irama saat mengayuh atau mengguncang pedal yang harus se irama bersamaan.

Selain itu pengendara yang depan akan merasakan lebih sulit dibandingkan dengan sepeda yang umum digunakan, ada juga sepeda yang baru trendy yaitu: dengan menggunakan sepeda ban besar.

Jenis sepeda ban besar lebih berat sedikit dengan yang jenis biasa tapi sangat cocok untuk medan berpasir sementara ruas jalan di Gili Trawangan hanya 500 meter saja  yang berpasir itu pun di bagian belakang atau sisi utara pulau Gili Trawangan.

Sepeda di Trawangan
Situasi di sisi utara Gili Trawangan memaksa kita untuk menenteng sepeda

Perlu saya ingatkan jangan lupa di tempat penyewaan sepeda Anda harus meminta kunci atau gembok sepeda setelah me reservasi, biasanya penyewa mencatat di mana hotel tempat Anda tinggal, nomor kamar, kode nomor sepeda, jam mulai menyewa, tanggal menyewa dan tanda tangan.

Saat-saat sekarang ini urusan sepeda sering bermasalah  di Gili Trawangan karena jumlah sepeda sudah terlalu banyak, selain didapat dari tempat penyewaan sepeda juga didapat dari fasilitas hotel-hotel (sewa) sehingga sering terjadi  ter tukar dengan yang lainnya.

Ada kalanya dipakai sama orang-orang yang tidak bertanggung jawab setelah selesai ditaruh di tempat yang jauh atau tidak ditaruh ditempat semula, sehingga penyewa akan kaget ketika hendak mengambil sepeda sewaannya ternyata tidak ada di tempat mereka parkir.

Bisa jadi juga sepeda dicuri lalu warna catnya diganti, bila hal ini diabaikan maka bersiap-siap untuk berurusan dengan orang di tempat Anda menyewa sepeda, bisa jadi mereka akan minta ganti rugi seharga sepeda baru.

Sepeda di Trawangan
Sisi bagian utara Gili Trawangan masih terlihat asri karena tidak ada pengerasan jalan hanya berupa hamparan pasir putih.

Bila ingin mengelilingi Gili Trawangan dengan bersepeda kira-kira membutuhkan waktu 45 menit jika Anda bersepeda tanpa berhenti. Panjang keliling Gili Trawangan kira-kira 8 km dengan kondisi jalan 40% sudah dirabat setebal 10 cm yang bagian pesisir timur dari pulau Gili Trawangan karena merupakan bagian yang ter-ramai.

Jika dilihat dari lokasi sebagian besar akomodasi penginapan hotel, katanya sih rabat jalan yang sudah sebagian dikerjakan dan sudah selesai sekarang ini merupakan fondasi dari rencana badan jalan yang nantinya akan di aspal keliling menurut keterangan seorang mandor saat mengawasi pekerjaan rabat waktu itu.

Ada jalur jalan menuju tengah pulau Gili Trawangan yang sebagian belum ter-struktur secara merata ada yang sudah diberi pekerasan paving blok tapi sudah rusak karena pukulan sepatu kuda atau rusak karena dokar dan Cidomo.

Ada yang masih berupa jalan tanah padat, di beberapa tempat ada jalan yang berdebu saat musim panas dan berlumpur saat musim hujan tapi yang jelas di Gili Trawangan kalau banjir paling hitungan setengah jam saja air hujan sudah pada minggat ke laut.

Sapi di Trawangan
Suasana di tengah pulau Gili Trawangan

Dengan sepeda Anda bisa melihat-lihat ke arah tengah Gili Trawangan di sini Anda bisa melihat gaya hidup penduduk asli pulau Gili Trawangan.

Sekarang kesan kumuh sudah tergeser karena orang Gili Trawangan sudah pada kaya semua, di tengah-tengah pulau ini masih bisa menemukan resort hotel atau villa dengan konsep arsitektur pulau yang sangat mewah.

Ada juga yang berkonsep arsitektur modern, sebagian adalah rumah para bule-bule expert yang bekerja di Gili Trawangan atau bule – bule pemilik usaha diving atau-pun hotel dan restoran, selain itu Anda bisa melihat aktivitas pembuatan batako tapi material pasirnya dibawa dari daratan pulau Lombok.

Di 3 Gili ada larangan untuk menambang pasir, juga ada bengkel sepeda, toko-toko grosir, agen air galon, jasa laundry, sebagian masih terdapat ladang dan kebun yang cukup luas.

Lapangan sepak bola serta pasar tradisional yang tidak jauh dari pelabuhan umum selain itu di tengah tengah pulau Gili Trawangan masih ada beberapa ternak seperti kambing dan sapi digembalakan.

Utara Gili Trawangan
Sisi timur bagian utara pulau Gili Trawangan lebih teduh karena masih banyak terdapat pohon-pohon cemara.

Pada sore hari saya sarankan untuk mengunjungi Sunset area atau bersepeda ke arah Sunset untuk menyaksikan saat-saat matahari terbenam karena setiap sore ada bar khusus yang untuk dikunjungi pas saat matahari terbenam.

Pengelola restoran akan menjejer meja dan bangku di atas hamparan pasir putih yang cukup luas nah di sana Anda bisa memesan minuman kemudian duduk bersantai sambil mendengar dentuman musik barat karena pengunjung biasanya akan di dominasi oleh pengunjung bule-bule.

Selain itu untuk bersepeda pada siang hari di Gili Trawangan kurang menyenangkan karena suhu udara sangat panas maklum karena pinggir pantai daerah tropis pastilah begitu.

Kalau saat siang saya sarankan bersepeda ke arah utara karena masih banyak terdapat pohon cemara yang rindang dan bisa mampir ke tempat penangkaran Penyu lokasinya kira -kira 1,5 km ke arah utara dari pelabuhan.

Paket Wisata Harian

Rp 300.000 – 600.000 / Orang


Gili Sudak

Paket Wisata 2H/1M

Rp 407.000 – 1.300.000 / Orang


paket tour lombok

Paket Wisata 3H/2M

Rp 422.500 – 1.735.000 / Orang


trip 3h2m

Paket Wisata 4H/3M

Rp 1.158.000 – 2.665.000 / Orang


Paket Wisata 5H/4M

Rp 1.034.000 – 3.825.000 / Orang


pergasingan

Paket Wisata 6H/5M

Rp 1.800.000 – 4.310.000 / Orang


trip 5h4m

Paket Wisata 7H/6M

Rp 2.100.000 – 5.230.000 / Orang


Lombok Adventure

Trekking Rinjani

Rp 1.500.000 – 2.250.000 / Orang


trekking rinjani

Trip Pulau Komodo

Rp 2.300.000 – 2.700.000 / Orang


Komodo island

Trip Arung Jeram

Rp 250.000 – 300.000 / Orang


arung jeram lombok

Trip Sepeda MTB

Rp 350.000 – 450.000 / Orang


MTB Lombok

Kursus Diving

Kursus DSD Rp 900.000 / Orang


Lombok dive master

Tiket Fast Boat

Rp 350.000 – 700.000 / Orang


Fast boat bali - lombok

Reservasi Hotel

Rp 250.000 – USD 450 / Orang